Die ersten 200 Zeilen.
Indonesian translated by razedsgn
Apa itu?
Hanya anak malam, John.
Sini.
Duduk disampingku di beranda.
Terasa dingin diluar sini.
Oh, tidak, kau salah
Ini indah.
Aku sangat menyukai malam hari.
Aku tak pernah melihatmu secantik ini, Nina.
Sangat muda...
Sangat...
Cerah.
Sangat...
Ya?
Bibirmu sangat merah.
Begitu?
Maukah kau menciumnya?
Mengapa kau memandingiku seperti itu, Nina?
Ini bukan kau, Jonathan.
Lehermu!
Pernahkah orang memberitahumu
ini nampak indah.
Tidak.
Kemari.
Sandarkan kepalamu di dadaku.
Hentikan, kau makhluk malam!
Siapa kau yang sudah mengganggu makan malamku?
Aku Peter Vincent,
pembunuh vampir!
Tidak!
Tidak! Menjauhlah!
Menjauh dariku!
Tidak.
Dan sekarang pembawa acaramu, Peter Vincent.
Fright Night!
Aku Peter Vincent,
mempersembahkan acara Fright Night.
Charley, ada Peter Vincent.
Lupakan Peter Vincent.
Tapi kau menyukainya.
Tapi aku lebih menyukaimu.
Perjalanan malam ini yang menakutkan
adalah Kastil Darah.
Kupikir jika aku
Charley, hentikan.
- Aku tahu pastil. - Ini salah satu favoritku
karena suatu alasan.
Aku pemerannya.
Fright Night!
Charley, Kubilang hentikan!
Jesus, Amy, yang benar saja!
Sudah hampir setahun kita bersama, dan aku hanya mendengar, "Charley, hentikan."
Aku minta maaf, Amy.
Aku, juga.
Aku hanya takut, itu sajal.
Ayo kita ke ranjang.
Kau serius?
Charley...
Aku siap.
Amy, kau tak akan mempercayai ini.
Ada dua orang di halaman dan kupikir mereka membawa peti mati.
Kita telah berjanji pada setan.
Tentu saja.
Dan mereka di kapal, bukan?
Amy, aku serius.
Aku juga. Kau mau bercinta atau tidak?
Amy, cepat kesini. Kau harus melihat ini!
Amy!
Baik, mungkin itu bukan peti mati,
tapi aku melihat dua orang membawag sesuatu ke dalam rumah itu.
Aku tak mengerti. Petama kau ingin bercinta, kemudian kau tak mau.
Amy? Charley? Ada apa?
Uh,tak apa-apa, ibu.
Kemarilah, kalian berdua.
Apa kalian sedang bertengkar?
Tidak, ibu, bukan begitu.
Tak ada yang salah dengan itu.
Dikatakan bahwa tingkat perceraian lebih tinggi 76%
pada pasangan yang tak bertengkar sebelum pernikahan.
Ibu, kami masih SMA.
Tak ada salahnya merencanakannya.
Oh, Amy, tolong ingatkan ibumu
kita akan bermain kartu dirumahnya minggu ini.
Baik, nyonya Brewster.
Selamat malam, Charley.
Ya, selamat malam.
Selamat malam, nyonya Brewster.
Selamat malam, Amy. Terima kasih sudah membantu PR Charley.
Sama-sama.
Sampai ketemu besok, Charley?
Charley, itu tak baik.
Tidak mengantar Amy sampai ke depan.
Ibu, ada orang di rumah sebelah.
Oh, pemilik barunya udah pindah kesitu.
Pemilik baru apa?
Bukannya sudah kukatakan? Bob Hopkinsbilang dia akhirnya bisa pindah dari situ.
Dia jual kepada siapa?
Aku tak tahu, orang yang kerjanya memperbaiki rumah mungkin.
Orang yang cukup menarik, sepertinya.
Aku hanya berharap siapapun dia, dia tahu apa yang akan dia lakukan dengan rumah itu.
Dan berita setempat kali ini.
Semalam seorang pria ditemukan terbunuh
dibalik pekarangan rel kereta api.
Keterangan lebih lanjut masih ditunggu, berdasarkan pemberitahuan dari keluarganya.
Terima kasih, tuan Smith. Selamat menikmati akhir minggumu.
Keparat itu!
Kenapa dia tidak bilang kalau dia akan mengadakan ulangan dadakan?
Itulah inti dari ulangan dadakan, Brewster,
untuk mengagetkanmu.
Terima kasih, Teach.
Hey, Amy. Amy!
Apa dia akhirnya tahu kau itu seperti apa?
Diam, Evil.
Panggil aku semaumu.
Kaulah yang kalah Trig, bukan aku.
Oh.
Apa ini 99 Oak?
Bukan. Bukan, itu di sebelah.
Oh. Terima kasih.
Hey, ibu? Ya? Aku disini.
Apa kau sudah bertemu tetangga baru di sebelah?
Belum, tapi kudengar dia sedang melakukan pekerjaan tuang kayunya.
Aku beruntung. Dia mungkin gay.
Tidak. Kurasa tidak.
Kenapa? Apa yang kau ketahui sedangkan aku tidak?
Oh, tak ada. Aku harus belajar. Sampai nanti.
Belajar? Kau?
Hai.
Hai!
Dengar, Aku minta maaf tentang malam itu.
Bukan salahmu.
Begitu?
Amy, aku mencintaimu.
Aku tak ingin lagi bertengkar denganmu, oke?
Aku senang semua sudah kembali seperti semula lagi.
Aku sengsara sekali dua hari kemarin.
...pembunuhan kedua dalam dua hari.
Korban kedua, yang mayatnya ditemukan pagi ini,
adalah seorang PSK.
...tak bisa menelponmu.
Charley, apa kau mendengarkanku?
Mayat yang termutilasi
ditemukan dibawah jembatan dekat pabrik tua.
Sampai sekarang, polisi masih belum memiliki bukti.
Kau tahu apa yang kudengar dari sekumpulan polisi kemarin?
Apa?
Itu bukan pembunuhan satu-satunya.
Yang kedua dalam dua hari.
Dan...
kepala kedua mayat itu terpenggal.
Bisakah kau percaya itu?
Kau gila.
Hei!
Charley?
Oh, kau sangat keren, Brewster!
Aku tak bisa menahan tawa!
Hei, bocah!
Apa yang kau lakukan?
Tidak ada.
Oh, ya?
Sebaiknya memang begitu, bocah.
Oh!
Ibu, kau harus bangun!
Ibu, aku tak pecaya apa yang terjadi di sebelah.
Apa, apa, apa?
Dia punya taring! Orang yang membeli rumah itu punya taring.
Oh, taring. Itu bagus Charley! Aku harus bangun jam 7:00.
Charley?
Kau lupa sesuatu.
Charley.
Charley.
Apa yang kau...
Microwave ini tak mampu bekerja dengan baik.
Minum itu.
Ibu,aku tidak butuh coklat panas. Aku tak bermimpi buruk.
Mereka membunuh wanita disana.
Berapa lama kau begadang untuk belajar?
Ibu, aku tak sakit!
Orang itu punya taring, dan kelelawar terbang diatas kepalaku.
Kemudian dia keluar dari bayangan.
Kau tak tahu apa artinya itu?
Tunggu biar kutebak. Apa?
Dia adalah vampir.
Apa?
Vampir! Bisakah kau dengar apa yang kukatakan?
Charley, apa ini semacam trik agar aku bisa kembali lagi padamu?
Lupakan lah. Aku akan ke polisi.
Charley, kau tak bisa ke polisi dengan cerita seperti itu
Mereka akan menahanmu.
Baiklah, aku tidak akan mengatakan bahwa mereka adalah vampir.
Tapi aku akan memberitahu tentang dua wanita itu.
Charley! Charley!
Kau yakin?
Ya?
Tuan Dandrige?
Aku teman kamarnya, Billy Cole.
Letnan Lennox, bagian pembunuhan. Bisa aku masuk?
Tidak apa, masuklah.
Kau punya tempat yang sunyi.
No comments yet. Be the first to leave one.