Bangkok Love Stories: Plead

Bangkok Love Stories: Plead

Bangkok รัก Stories 2 ตอน เรื่องที่ขอ

Download Indonesian Untertitel

Staffel 1

Release Info

Bangkok Love Stories Plead S01E04 WEBRip x264-ION10
Ein Kommentar von UFSIMV
EPS 04

Tags

webrip
web
x264
BRip
Veröffentlicht am: 2021-12-29
Downloads: 28
Hörgeschädigt: No

Indonesian Untertitel-Vorschau

Die ersten 200 Zeilen.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Modal recehan jadi Jutawan! Visi Mis Foya Foya, cuma di RECEH88

Pai.

- Pai. - Astaga.

Hati-hati.

Pai.

Pai.

- Pai. - Tee.

Kau baik-baik saja?

Pai.

Kau terluka?

Pulanglah denganku.

Baiklah.

Mana tongkatnya?

Perhatikan jalan kalian.

Kenapa harus mengebut?

Halo, Tee.

Kau ada di mana?

Aku sedang di taksi.

Begitu. Baiklah.

Segera pulang. Sudah larut.

Baik, Ayah.

Baiklah.

VIRUPAKSHA

Kau menyukai Elle?

Tee.

Kau menyukai Elle?

Apa maksudmu?

Jika suka, bilang saja.

Tak perlu malu.

Pai.

Kau kenapa?

Kudukung jika kau suka dia.

Dia tampak sempurna bagimu

karena dia cantik.

Tahu dari mana dia cantik?

Aku tadi menanyakan para tamu

apakah Elle cantik.

Semuanya bilang dia cantik.

Aku tak ada apa-apanya.

Kenapa bandingkan dirimu dengannya?

Kenapa kau begitu?

Aku tak boleh membandingkan diriku?

Sial.

Pai.

Apa yang terjadi?

Katakan kepadaku.

Tak ada.

Aku baik-baik saja, sungguh.

Baiklah.

Aku kasihan dengan Elle.

Ya.

Aku juga kasihan dengannya.

Pai.

Kenapa menangis?

Aku kasihan dengan Elle.

Hei, Kalian.

Kurasa pasangan tak seharusnya bicara begitu,

penuh sindiran.

Kami bukan pasangan.

Bukan?

Kalian bertengkar seolah sedang berakting sinetron.

Sejujurnya, kalian cocok bersama.

Tapi sayang sekali

kalian tunanetra.

Dia sudah punya kekasih.

Namanya Elle.

Pai.

Hentikan.

Tidak.

Kau mau apa?

Jika tak berhenti,

aku tak mau bicara denganmu.

Maaf, Pak.

Itu...

Lalu lintasnya padat hari ini.

Pai, kau dari mana saja?

Kenapa pulang larut?

Kau tak menjawab telepon.

Biarkan aku sendiri.

Tee, kau apakan Pai? Kenapa dia menangis?

Kudengar dia ke rumahmu.

- Masa... Beraninya? - Tunggu, Ong.

- Ini soal Pai. - Berhenti.

Tanyakan saja sopirnya kami dari mana.

Pak, kau jemput mereka di mana?

Di motel mana? Katakan.

Mereka dari kuil.

Apa?

Maafkan aku.

Kalian tak bisa mesum di kuil.

Menurutmu? Tentu saja tidak.

Ong, periksa keadaan Pai.

Aku tak tahu aku salah apa.

Kenapa dia marah?

Periksalah keadaan dia sekarang.

Aku mau pulang.

Tolong tutup pintunya.

Terima kasih.

Pai.

Kemari.

Kau apakan putriku? Katakan!

Aku tak lakukan apa pun.

Lalu kenapa dia menangis?

Kenapa? Katakan!

Aku...

Tenanglah.

Katakan!

Aku tak tahu.

Dia...

pergi bersama Tee.

Aku tak tahu kenapa dia menangis.

Biar kutanyakan sekarang.

Kuberi tahu nanti setelah tahu.

Baiklah.

Kuberi waktu lima menit.

Jika jawabanmu tak memuaskan,

kau tahu

apa yang akan terjadi kepadamu, 'kan?

Kau paham?

Ya.

Cepat. Waktumu lima menit!

Baik, Pak.

Cepat!

Pergi.

Baik.

Jangan merahasiakannya

Jika kau menemukan yang tepat

Ungkapkan saja perasaanmu

Tak melakukan apa-apa Membuatmu tampak seperti pecundang

Orang itu pun tak akan tahu Perasaanmu yang sebenarnya

Kau suka lagu itu?

Aku suka maknanya.

Nyanyikan saja sendiri.

Tee!

Tee, kau baik-baik saja?

Ayah, siapa yang pindahkan meja kemari?

Ayah yang pindahkan.

Untuk memudahkan saat kau di dapur.

Jangan, Ayah.

Hentikan. Ayah tak perlu lakukan ini.

Tee!

Buka pintunya.

Biarkan aku sendiri.

Tee, buka pintunya.

Tee.

Ayah mohon, buka pintunya.

Ayah mohon, bukalah.

Tee.

Ayah.

Kembalikan kamarku seperti semula.

Aku tak mau semuanya berubah.

Aku tahu Ayah bermaksud baik,

tapi jangan lakukan ini.

Baiklah.

Ayah kembalikan besok.

Namun, ayah tak menjamin akan seberantakan biasanya.

Kamarmu sungguh berantakan.

Ayah.

Bersikaplah seperti biasa.

Kita lakukan dengan perlahan.

Baik, akan ayah lakukan.

Omong-omong,

ayah akan pergi Sabtu ini.

Mau ke mana?

Mau ke Asosiasi Tionghoa?

Bukan.

Ayah mau menonton film.

Film?

- Ya. - Sungguh?

Pergi dengan siapa?

Ada banyak yang ikut.

Aku tahu Ayah mau pergi dengan seorang wanita.

Ayah.

Menurutku,

Bu Hong lumayan.

Ayah kencani saja dia.

Aku merestui Ayah.

Apa hubungannya dia dengan ini.

Bagaimana denganmu

dan Pai?

Bagaimana hubungan kalian?

Apa maksudmu, Ayah?

Pai seperti adikku.

Aku kenal dia sejak kami kecil.

Adikmu?

Ada apa dengan Ayah?

Baiklah.

Bagaimana dengan

wanita itu?

Yang mana?

Kau tahu. Wanita

yang berkulit putih.

Wanita yang berkulit putih.

- Kulit putih. - Ya.

Benar.

- Aku tunanetra, Ayah. - Benar juga.

Ayah ini bagaimana?

Ayah lupa.

Wanita

Bangkok Love Stories: Plead subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Bangkok Love Stories: Plead

Kommentare

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left