Pillion

Pillion

Download Indonesian Untertitel

Release Info

Pillion 2025 WEB-DL Pahe
Ein Kommentar von SatoruGolojo
Original subtitle from (bisounours), Translated/Sync by Satoru Golojo

Tags

webdl
professional_translation
full_subtitles
uncensored_version
Veröffentlicht am: 2026-02-05
Downloads: 209
Hörgeschädigt: No

Indonesian Untertitel-Vorschau

Die ersten 200 Zeilen.

Daaaa...

Satu, dua, tiga...

Da, da, ba, da, da, ba, du-wa

Oh, oh, oooh...

Jika Sinterklas melewati kaos kakiku

Aku berjanji tidak akan keberatan

Satu-satunya hal yang kuinginkan saat Natal

Hanyalah menjaga apa yang kumiliki sekarang

Dekapan hangat di sekitarku

Taman bunga forget-me-nots

Satu-satunya keinginanku saat Natal

Hanyalah menjaga apa yang ku...miliki...

Apa yang kumiliki

Ayo, buka pikiran kalian

Berhasil atau tidak, aku harus coba gaya juru lelang ini

Aku harus sukses jadi pelelang

Ada yang mau kasih 25 dolar? 30 dolar?

Bisa kasih 30? Ayo, 30 dolar saja

Bisa kasih 30? Siapa yang mau kasih 30 dolar nih?

Sudah dapat 30, sekarang 35!

Ada yang mau tambah jadi 35? Ayo, 35?

Bisa kasih 35? Ayo, 35 dolar

Dapat 35 dolar, lanjut ke 40! 40?

40, ada yang mau kasih 40? 40 dolar saja

Bisa kasih 40?

Siapa yang mau kasih 40 dolar?

40, 40 dolar

Sudah dapat 40, ada yang mau 45?

Bisa genapkan jadi 45?

Bisa kasih 45? Dan babi ini terjual seharga 45 dolar!

Dulu dia hanyalah seorang anak sekolah

Kini tumbuh jadi pria yang keren

Apa kamu pernah naik motor?

Oh, belum pernah.

Jadi belum pernah kencan sama anak motor?

Aku? Anak motor? Tidak.

Kalau kamu?

Belum juga, tidak pernah.

Bukan seleraku.

Lalu...

apa ibumu sering menjodohkanmu dengan banyak pria?

Tidak. Sebenarnya, kamu yang pertama.

Oh.

Beruntungnya aku.

Aku mau ke toilet dulu.

Mau ikut?

Cuma bercanda.

Satu minuman lagi, lalu...

kita pergi dari sini.

Baguslah.

Woi!

- Maaf, kawan-kawan. - Cepat sedikit.

Siapa berikutnya?

Hai.

- Emm... - Ada keripik apa saja??

Asin, Garam Cuka, dan Udang.

Kami pesan masing-masing satu.

Totalnya 4,80 dolar.

- Nah, iya... - Begitu, sudah benar kok.

Bagus. Sekali lagi?

Tolong ya.

Halo?

Hai.

Bagaimana tadi, Col?

Kamu senang?

Ya, begitulah.

- Orangnya baik, kan? - Mm-hmm.

Baiklah. Selamat malam, Sayang.

Buka kado jam delapan, oke?

Kamu menang!

Luar biasa, Bu!

Dengarlah malaikat bernyanyi...

Aku mau puding figgy...

- Kamu tidak apa-apa, Bax? - Baxy, kamu baik-baik saja, Sayang?

Kamu oke, Sayang? Iya?

- Lihat, apa kamu mau makan malam? - Sini, berikan petasanmu.

Lihat, Nenek masak makan malam enak.

- Nah, buka petasannya... - Ayah, bantu dia buka petasannya.

- Ayo. - Apa kamu dapat mainan lilin?

Kamu mau main ini?

Oh, baiklah. Ini dia...

Siapa namanya?

Anu...

Kami belum sempat...

- Kamu tidak tahu namanya? - Aku tidak tanya, Don.

- Aku bisa tunggu di dekat sana jika mau. - Tidak usah, tidak apa-apa.

Semua aman.

Bawa anjingnya.

Dia kotor. Aku tidak mau bawa anjingnya.

Orang normal mana yang minta kencan saat Hari Natal?

- Mungkin dia sedang sendirian. - Ya, mungkin dia kesepian.

Mungkin kepalaku bakal dipukul atau semacamnya. Entahlah.

Omong kosong. Abaikan saudaramu.

Ini sebuah petualangan.

Sejak kapan Colin suka petualangan?

Kurasa anak motor terdengar seru.

Kamu bisa pinjam jaket kulit ayahmu.

Malam kudus

Malam sunyi

Semua tenang

Terang benderang

Bunda Maria

Ibu dan anak

Bayi kudus yang lembut dan tenang

Tidurlah dalam...

Oh... ketenangan

Tidurlah dalam ketenangan

Indah sekali. Sangat indah.

Anu...

Ehm...

Oh, sial!

Biarkan saja.

Ehm... biarkan saja?

Ooh...

Mm.

Harus kuapakan kamu ini?

Terserah apa maumu...

sungguh.

Angkat tanganmu.

Terbalik.

Oh.

Oh!

Aku tahu cara yang ini.

Jadi... sudah siap?

Ugh!

Oh, ya.

Urgh.

Ya. Wah, kamu kuat sekali!

Uh...

Mau menyerah?

Apa... maksudmu?

Mau menyerah?

Ee... ee... argh, iya!

Iya!

Ugh!

Maaf.

-Urgh. -Turun.

Ehm...

Turun?

Jilat.

Ehm... er...

Uh...

Seperti itu? Ehm, oh...

Huh.

Huh.

Hu, hu, hu, huh. Mm...

Mm... uh...

Baiklah.

Ah.

- Ayo... - Urgh.

Baiklah.

Ya.

Ray.

Colin.

Oh...

Jadi, kalau kamu tidak keberatan jalan kaki sebentar,

aku melihat bar saat kemari tadi

yang buka sampai tengah malam.

Aku harus pergi.

Hei, manis.

Oh...

Ya, tentu saja.

Tentu saja kamu harus pergi.

Ehm...

Aku...

Aku...

maaf aku tadi agak...

tadi aku agak payah.

Kurasa seperti kebanyakan hal lainnya,

ini hanya butuh sedikit latihan.

Ya.

Mungkin...

aku bisa berlatih bersamamu?

Ehm...

Aku jarang ada di sini, jadi...

-Ah. -Ya.

Baiklah kalau begitu, Colin.

Selamat Natal.

Terima kasih!

Halo.

Dia masih hidup!

Ya, nyaris saja.

Sudah kubilang udara dingin itu bisa merusak tenggorokanmu.

Kamu bersenang-senang?

Mm.

Orangnya baik?

Mm. Ya.

Mm. Apa kamu sudah jadian?

Oh, tidak. Kurasa tidak, Bu. Kurasa dia tidak terlalu menyukaiku.

Oh, tentu saja dia suka.

Kalian berciuman?

Kurasa itu bukan urusanmu. Jadi...

Yah, masuk akal juga.

Mm.

Baiklah.

Mau cokelat lagi?

Mm.

Brengsek.

Ada rencana malam ini?

Tidak ada.

Kommentare

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left