The Chosen One

The Chosen One (O Escolhido)

Download Indonesian Untertitel

Staffel 2

Release Info

The Chosen One S02E05 WEBRip x264
Ein Kommentar von UFSIMV
EPS 05

Tags

webrip
web
x264
BRip
Veröffentlicht am: 2022-02-26
Downloads: 25
Hörgeschädigt: No

Indonesian Untertitel-Vorschau

Die ersten 200 Zeilen.

Saudaraku, air matamu.

Badai akan datang, Santiago.

Badai yang terburuk dari semuanya.

Setelah momen keraguan terbesarku,

kau kembalikan hidup ibuku.

Engkau, Yang Terpilih, adalah kudus.

Wanita, tak bisakah kau melihat air mataku?

Kau tak paham ini menetes karena kengerian?

Kengerian yang dibawa Si Ular.

Yang Terpilih, kau yang melakukannya.

Bukan aku. Ini bukan perbuatanku.

Santiago, bawa makhluk itu pergi, demi kasih Tuhan.

Tidak. Apa yang kau lakukan?

Kau tak bisa mengambilnya dariku lagi. Tak bisa!

Zulmira. Selama ini kau wanita beriman.

Aku pun selalu jujur.

Jadi, percayalah saat kukatakan dia bukan ibumu.

Ibumu sudah mati. Dia akan tetap mati.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Rumah yang sederhana, tapi kami hidup nyaman.

Pelancong yang menemui Yang Terpilih memberi kami persenan.

Dan istrimu?

Bukankah dia datang ke Aguazul bersamamu?

- Bu... - Silvino.

Panggil aku Eva. Sekarang kita teman, bukan?

Setelah disembuhkan, dia minta tak kembali ke sana.

Menurutmu, kenapa dia tak mau kembali?

Dia meragukan Yang Terpilih.

Haruskah begitu?

Dia wanita sederhana. Kami orang-orang sederhana.

Dia tak mau aku cemas, tapi aku mencemaskan dia.

Dia sangat berbeda.

Bisa aku berbicara dengannya? Kau turut hadir di sana.

Pekerjaanku mengajariku mengerti orang, dan kurasa aku bisa membantu kalian.

Kau mau melakukan itu untukku, Eva?

Aku tak mengerti.

Kau tampak lebih baik,

terlepas dari semua kejadian semalam.

Tuhan masih ingin aku melayani Yang Terpilih.

Terutama saat ini.

Modal recehan jadi Jutawan! Visi Mis Foya Foya, cuma di RECEH88

- Astaga. - Tenanglah.

Kau sembuh, tapi masih lemah.

Aku tak tahu cara kerja mukjizat, tapi pasti bukan begini.

Perasaanku sangat buruk, Damião.

Itu mungkin.

Namun beberapa jam lalu, kau hampir mati.

Kini kau hidup.

Kau pasti tahu yang kurasakan.

Kau dokter.

Kau tahu yang terjadi di tubuh kita tidak normal.

Bersyukurlah kau masih hidup.

Serta berkesempatan mencari tahu, sebagai dokter,

- bahwa tempat ini ada. - Kenapa kau?

Lagi-lagi. Kau memulai ini lagi?

Kau membelah perutmu untuk mengurbankan diri di altar,

lalu, kau menghilang dari gereja.

Kemudian kau muncul, berbohong.

Tentang semua yang terjadi saat vaksinasi.

Kau tak pernah peduli kepadaku.

Kau bahkan tak menghubungiku.

Kau dan Enzo keparat itu membuatku kehilangan izin praktikku.

Kau tahu artinya ini?

Aku tak mencoba menghubungimu?

Berani sekali kau mengatakan itu?

Kalian pergi tanpa aku.

Kalian meninggalkanku tanpa tahu aku hidup atau mati.

Kini, aku yang merusak hidupmu?

Aku bekerja sama dengan Enzo?

Kau kabur bersamanya.

Katakan, Lúcia,

pemimpin apa yang meninggalkan anak buahnya?

- Aku pergi mencari bantuan. - Ya...

Namun tak kembali.

Silvino,

Sayang.

Kau baik-baik saja?

Sekarang ya.

Kau terjaga semalaman menyembuhkan si dokter.

Aku heran kau masih bisa berdiri.

Saudaraku, kamp tak terlindungi.

Maka itu, semua ini terjadi.

Mateus tak berpengalaman menghadapi musuh,

kita juga melanggar aturan.

Mungkin ini hanya pembalasan.

Ini bukan salahmu, Santiago.

Begitu pula Mateus.

Si Ular mau menghukumku, dan mau aku kembali ke kamp.

Namun kenapa?

Harus kuapakan dia?

Bawa dia pergi.

Tanpa jejak.

Saudaraku,

aku butuh pasukanku.

Saatnya suku pribumi membayar utang.

Jemput Lorenzo dan Angelina, aku butuh transfusi.

Tidak, Nona.

Aku tak selalu merasakan seperti kata suamiku.

Tiap hari aku merasa diberkati

karena Yang Terpilih menyembuhkanku dan bisa punya anak.

Tidak apa-apa, Sayang.

Dia teman, dia tahu kau bersyukur.

Beri tahu dia kenapa kau merasa kurang sehat.

Itu dosa, Silvino.

Membicarakan apa yang menyakitimu bukanlah dosa.

Kau hal terpenting di hidupku.

Jika ada yang tak beres, harus kita perbaiki, Sayang.

Benar, Ana.

Aku hanya ingin mendengarmu, sungguh.

Kadang sepotong informasi dapat mengubah hidup.

Kita punya empat anak.

Empat!

Bagaimana bisa bertahan seperti ini?

Di mana operator mesin bubut mencari pekerjaan di sini?

Ayah tak apa-apa, Eva?

Kau kira aku tak cemas tiap hari?

Bagaimana menyiapkan makanan?

Aku bekerja keras untuk keluarga ini.

Apa dayaku jika pabrik memecat karyawan?

Aku bekerja di sana seumur hidup.

Apa yang terjadi?

Aku selalu bilang, tak ada gunanya

bekerja untuk orang kaya yang tak memedulikan kita.

Akan kucari jalan.

Aku tak mau mendengar itu.

Aku mau melihatmu berbuat sesuatu.

Makan kuenya sebelum ibumu pulang, Eva.

Aku tak mau ada yang pergi dengan rasa lapar.

Maaf, Bibi. Aku memikirkan Ayah.

Ayahmu baik dan pekerja keras.

Kita harus beriman.

Iman? Bagaimana iman akan...

Maaf, Bibi.

Jangan cemas. Akan kuambil kain lap.

KOTA CORUMBÁ PENYELAMAT PEKERJA YANG DI-PHK

KEKURANGAN TENAGA TERAMPIL

Peranku sebagai jurnalis adalah berkontribusi untuk masyarakat,

bahkan terkadang mengubah hidup orang dengan ceritaku.

Jika bisa membantumu, Ana,

aku akan sangat senang.

Perasaan ini kualami...

hampir setiap hari.

Aku merasa tak seharusnya hidup.

Sejak Yang Terpilih menyembuhkanku, aku merasa seolah-olah...

ada cahaya gelap di dalam diriku.

Cahaya?

Kusebut cahaya gelap,

namun rasanya seperti melawan kegelapan dalam diriku.

Sesuatu yang sangat jahat.

Itu Tuhan melawan Iblis yang hidup di dalam diri kita.

- Benar? - Silvino...

Jujur saja, kurasa tidak.

Bagaimana perasaanmu?

Bisa kau rasakan kesembuhan?

Ya. Aku merasakannya.

Aku berutang kepadamu.

Senang mendengarnya.

Terutama dari dirimu.

Aku menunggu untuk memberitahumu tentang wanita itu.

Hidup barumu.

Dia sedang disiapkan untuk Pemanggilan.

Jika kau izinkan, aku mau menemaninya...

Mereka sudah membawanya ke kamp.

Kalau jadi kau, aku akan melupakannya dan pergi.

- Sudah lebih baik, Yang Terpilih? - Ya, Kepala Suku.

Yang penting sekarang adalah situasi saat ini.

Aku menyembuhkan sukumu, meski bertentangan dengan kehendak Bapaku.

Kini, aku yang butuh bantuan.

Apa pun permintaanmu, itu harga yang pantas.

Aku ingin perlindungan...

dari dia yang berdiam di hutan rimba.

Aku ingin perlindungan dari Si Ular.

Zulmira.

Jika aku melihat ibumu,

ibumu yang asli,

berjalan ke arahku,

akan kutinggalkan segalanya untuk mengikuti dia.

Tiada yang lebih penting bagiku.

Kemarilah, Zulmira.

Kaumku,

hari ini kita telah diserang.

Zulmira melihat sesosok makhluk berwujud ibunya pagi ini.

Namun, cahaya ilahiku

melenyapkan makhluk jahat ini untuk selamanya.

Kau tak akan melihat makhluk itu lagi, Zulmira.

Apa maksudmu, melenyapkan?

Seperti semua ilusi dari Si Ular.

Tidak. Itu bukan ilusi.

Aku menyentuhnya. Aku berbicara dengannya.

Bagaimana bisa dia lenyap begitu saja?

Apa yang terjadi pada Kristus tiga hari setelah disalibkan?

Apa yang terjadi pada Kristus setelah tiga hari?

Kebangkitan.

Kebangkitan.

Kristus bangkit dari antara orang mati pada hari ketiga.

Menurut kitab suci, itu adalah kehendak Bapaku.

Lalu, naik ke Surga sebagai roh yang ditinggikan.

Ibumu, Zulmira,

dibangkitkan karena keinginan jahat.

Tidak.

More Indonesian subtitles for The Chosen One

Kommentare

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left