Die ersten 200 Zeilen.
--- Original Subs By --- Freaky
Bibi Katie membawakanmu hadiah, Hunter.
Hunter, kau atau aku yang membukanya ?
Mau kau buka ?
Tidak, jangan dipaksa.
Hunter, ini untukmu dari Bibi Katie.
Bibi terbaikmu.
Itu benar, aku tak bohong.
Kemarilah.
Hunter, tunjukkan hadiah Bibi Katie.
Lihat.
Tunggu, hadiahnya kotak atau kalung ?
Aku membelikannya kotak dan juga ini.
Dah, Hunter ! Aku mencintaimu !
Dah, Bibi !
Dah, sampai jumpa.
Baiklah.
Pada 9 Oktober 2006 Hunter Rey diculik.
Kerlap- kerlip bintang kecil..,..
Apa yang sedang kau..,..
Daniel ?
Apa itu kau ?
Katie ?
Keberadaan Katie dan Hunter tetap tak diketahui.
Berhenti ! Tunggu !
Tolong, pelanlah.
Kau sangat cepat.
- Kau Ninja yang cepat. - Oh, aku kelelahan.
Aku perlu udara tambahan disini.
Lihatlah kemari.
- Apa kabarmu ? Baik. - Baik, apa kabarmu ?
Dia temanku, Ben.
- Hei, Ben, apa kabarmu ? - Apa kabarmu ?
- Cokelat koin ! - Namaku Wyatt.
Kau dan Ayahku pergi bermain golf ?
Benar.
Kau dapat Kit-Kat ?
Akan kuambilkan Kit-Kat.
Ambilkan aku Kit-Kat. Aku senang kau mengingatnya.
Ambillah permennya. Mereka punya banyak disana.
Orang - orangan sawah ?
Akan kuambilkan permennya---
Awas.
Itu bukan orang - orangan sawah.
Lihat, ini palsu, hanya jerami.
Mau permen apa ? Mau cokelat ?
- Lollipop ? - Lollipop.
Kau mau lollipop. Lollipop..,..
- Aku kencing di celanaku. - Jangan katakan itu.
Ben, itu sebabnya Namanya orang - orangan Sawah.
Kau mau dapat gelar kostum tahun ini?
Kupakai nanti saat pesta.
Hei, Wyatt, lihat, Kita punya tetangga baru.
- Hai. - Hei.
Kita akan ketemu mereka besok.
- Hai, Ny. Nelson. - Turunkan kameranya, halo.
Lihatlah permen ini.
Pasti keranjangmu penuh.
Oh, astaga.
Kostum-mu menawan.
Seharusnya kostum-mu Warga Desa.
Memang..,.. Makananmu sangat enak.
Terima kasih, Kau boleh ambil nanti.
Wauw, banyak sekali permennya !
Hei, hei ! Tidak, tidak !
Kau bilang mau dibagi.
- Bersiaplah. - Maaf.
Ada apa denganmu ?
Dia sudah pergi, Bisa aku minta Kit-Kat ?
Tidak.
Siapa yang siap untuk mandi ?
Aku melihat film buatanmu, keren.
- Terima kasih. - Mungkin aku bisa masuk film-mu.
Ya, mungkin kau bisa.
Aku suka kostum perampok Bank-mu.
- Terima kasih. - Sampai jumpa.
Ini bukan perampok bank.
Apa kabar, kucing ?
Howdy, nona, apa kabar ?
Mau bercerita ke Alex ?
Apapun ?
Apa ? Sungguh ?
- Ibu, kami berangkat, dah. - Dah.
Tunggu, tunggu.
Dimana sisa kostum lainnya ?
- Ayah ! - Kau tak mau memakai celana ?
Tidak, dah.
- Pintu depan terbuka. - Aku menyayangimu !
- Kau menyebutku sahabat baik ? - Ya.
Itu membuatku merasa lebih baik.
Aku yakin Tanya ingin lebih dari itu.
- Tunggu, ini jalan pintas ? - Ya.
Kuharap tetangga baru Tak keberatan seperti tetangga lama.
Baik, mari kita cari tahu.
- Ada anak disana ! Ada anak disana ! - Apa ? Apa ?
Apa - apaan itu ?
Ayolah, ayolah ! Ayo, cepat tendang !
Ayo, cepat tendang !
- Ayolah, ayolah ! - Ayolah, sayang, cepat Tendang !
Cepat ! Cepat tendang !
Ayolah, Wyatt!
Rekamlah permainannya !
Wyatt, ayolah !
- Ayolah, ayolah ! - Ya ! Terima kasih !
Ayolah, sayang ! Ayolah ! Tendang, tendang !
Dia baik hati.
Sayang, itu mengesankan !
Ayo, Wyatt ! Ayolah, Wy !
Cepat tendang ! Tendang !
Bagus sekali.
Bisa katakan namamu ?
Wyatt.
Ya ? Berapa usiamu ?
Enam tahun.
Siapa saudari paling istimewa bagimu ?
Dimana Ayah ?
Dia akan kemari.
Dia akan segera kemari.
Dia melewatkan pertandingannya.
- Aku tahu, tapi dia..,.. - Dia melewatkan..,..
- Dia melewatkan separuh makan siang. - Aku tahu.
Bumerang !
Hei, semuanya.
Hei, itu Ayah !
Ya Tuhan ! Katakan kau menang.
- Tidak. - Tidak.
- Kau mencetak gol ? - Tidak.
- Itu tak masalah. - Kami mencetak satu gol dan..,..
- Lihat yang kubelikan untukmu. - Tak apa, permainanmu hebat.
- Aku merekamnya, kau bisa melihatnya. - Aku sangat memerlukannya.
Dimana es krimnya ? Dimana es krimnya ?
Wyatt, aku punya ide.
Tunggu, kemarilah.
Akan kutunjukkan hal keren padamu.
- Kau bisa ? Yakin ? - Ya, aku bisa.
Baik, jangan jatuhkan.
Jangan jatuhkan. Terlalu berat ?
Lakukan seperti ini.
Kau pasti bisa, Kita pernah melakukannya.
Lihatlah.
Beri aku kesempatan.
Ayolah, hei, jangan..,..
Berapa banyak kayu dipotong potong..,..
Berapa banyak makanan yang kau makan ?
Tidak ! Itu tak bisa !
Berapa banyak kayu dipotong potong ?
Berapa banyak kayu dipotong potong..,..
Jika memotong - motong kayu potong?
Anak itu lagi.
Ya, Benar.
Baik, kita sampai.
Dia berjalan pulang dari taman?
- Bagus, sekali lagi. - Pukulan ke lubang.
Baik, bersiaplah, kita berangkat.
Baik.
Tunjukkan yang kau bisa.
Sejajarkan.
Pintu depan terbuka.
Apa kabar ?
Halo, Ben. Kau masuk sendiri Ke dalam rumahku ?
Kunci tersembunyimu kurang tertutup.
- Apa kabar, kawan ? - Apa kabarmu ?
Wyatt, sayang. Wyatt !
Kau harus ke atas Dan ganti bajumu. Hai, Ben.
Kapan orang tuamu pergi ?
Aku tak tahu, sebentar lagi.
Aku mau pestanya segera dimulai !
Ini bukan pesta, hanya pertemuan.
Ini pesta---
- Apa namanya ? - Penyangga langit - langit.
Tidak, aku tak paham yang kau..,..
Penyangga langit - langit.
Aku mendengar "Bajak Laut" Apa, bajak apa ?
Penyangga langit - langit.
- Ya Tuhan. -"Penyangga langit - langit" ?
- Ya, ya. - Ini Penyangga langit - langit.
Mengapa kau tak bilang dari tadi ?
Aku sudah bilang dari tadi !
- Puritto. - Apa ?
"Puritto." Pizza yang digulung..,..
Baik, sayang, kami pergi.
- Baik, ya. - Kau tahu aturannya.
- Hei, illy. - Aku menyayangimu juga.
Kau juga, aku punya pistol.
- Aku bersumpah. - Kau punya pistol ?
- Benar, shotgun. - Dimana pistolnya ?
Dimana ?
- Ayahku punya pistol. - "llly."
Jangan kalah.
Sial !
- Aku memimpin. - Akan kukalahkan kau.
Kalian luar biasa.
- Ya Tuhan, minggirlah. - Kau luar biasa.
- Kau menghalangi kami. - Ben, minggirlah ! Ben !
- Kotor sekali. - Kau sama saja.
Mengapa tak suruh mereka membantu.
- Mereka tak akan mau. - Ide bodoh.
- Sudah selesai ? - Apa ?
Sudah selesai duduknya ?
Aku bahkan baru duduk.
No comments yet. Be the first to leave one.