Οι πρώτες 200 γραμμές.
ADAPTASI NOVEL KARYA HUDIE LAN BERJUDUL SAMA, THE KING'S AVATAR
Astaga.
Kau pakai syalku untuk lap?
Yang sudah robek dan banyak tambalannya, harus didaur ulang.
- Bukankah yang begitu? - Kau sungguh membuatku kesal!
Syal ini sangat mahal!
Di mana separuhnya?
Astaga.
Apa yang bisa kau lakukan untuk kafe ini?
Kau tak bisa ganti bohlam!
Kau bahkan butuh diajari untuk menjadi kasir!
Aku sangat kesal!
- Kau sungguh tidak... - Berguna.
Jika kau ingin mempertahankan seseorang, menangkan dahulu hatinya.
Bagaimana?
Dua kata.
Manjakan dia.
Bukan manusia.
Manusia super.
Master.
Master, keberadaanmu di Kafe Internet Happy
adalah berkat yang ditakdirkan dari delapan kehidupanku sebelumnya.
Aku sungguh temperamental.
Aku tak menginginkan syal ini lagi.
Nanti aku akan beli lagi.
Ini Imlek. Seharusnya kita tak bertengkar.
Benar, Master?
- Aku akan lanjut bekerja. - Nyaman?
Apa?
Seharusnya kau tak melakukan pekerjaan kotor dan kasar ini.
Akan kulakukan.
Bos, biar aku yang melakukan pekerjaan kotornya.
- Aku saja. - Aku saja.
- Seharusnya kita tak bertengkar. - Biar aku saja!
Ini.
Ambillah kartu ATM ini.
- Apa? - Belilah satu setel baju baru.
Memakai baju baru akan membawa keberuntungan di tahun baru.
Jatuh. Biar kuambilkan.
Ambil dan pergilah.
Aku tak butuh baju. Simpan saja untuk membeli syal baru.
Jangan bergerak!
Belilah baju baru.
Kau selalu memakai baju yang sama. Aku muak melihatnya.
Ambil saja.
Ini perintah.
- Bos. - Pergi saja.
Ayo.
Pergi.
Selamat Tahun Baru, Guo Guo.
Selamat Tahun Baru, Tang Kecil.
Kenapa kau tampak sedih?
Apakah Ye Xiu membuatmu kesal lagi?
Kau bisa tahu?
Aku tadi tak bisa mengendalikan emosiku
dan berkata kasar lagi.
Dia masih belum kembali.
Tang Kecil, dia tak akan pergi untuk selamanya, bukan?
Orang biasa mungkin melakukan itu,
tapi menurutku dia tidak.
Master selalu tak bisa diprediksi.
Makin diam, dia makin mirip seorang master.
Jangan marah di kondisi apa pun, dan maklumi semua tindakannya.
KAFE INTERNET HAPPY
Kau kembali.
Kau bahkan menata rambutmu!
Jangan malu. Tidak ada orang lain di sini.
Ye Xiu!
Kau mengenakan merek setelan apa?
Bukankah ini merek busana buatan tangan dari Italia?
Merek yang hanya berani kulihat dari luar toko,
tapi kau membelinya?
Mengingat kekayaanku, bukankah adil jika aku menghabiskan uang?
Kau benar-benar membuatku gila.
Jangan marah di kondisi apa pun,
maklumi semua tindakannya.
Lupakan saja.
Kau harus lebih sering bergaya begini.
Ini membuatmu tampak sangat terpandang.
Hei.
Itu...
Bohlamnya rusak. Bisa kau perbaiki?
KAFE INTERNET HAPPY
Master.
Maaf, Master.
Kau mau ganti baju?
Baju semahal ini sulit dibersihkan.
Ini hanya materi duniawi.
Silakan dilanjutkan. Tidak apa-apa.
Hebat!
Saat pria mengenakan setelan, dia menjadi berbeda.
Kau sangat berbeda dari sebelumnya!
Sebelumnya?
Ya. Saat pertama kemari, kau tak tahu cara melakukan apa pun.
Kau harus baca panduan
- untuk ganti bohlam. - Bisa cepat tidak?
Pelanggan selalu mengeluh tiga kali setiap hari.
Bahkan lebih teratur dari jam makanku.
Hei.
Master, aku tak bermaksud menghinamu.
Aku sebenarnya memujimu!
Tampaknya terlalu banyak.
Mungkin aku harus panggil bantuan.
Nona, toko kami menawarkan pengiriman hingga lima kilometer.
- Benarkah? - Tentu.
- Bisakah membantuku? - Ya.
Terima kasih.
Mucheng! Kita dalam masalah.
Ada apa?
- Kenapa kau terburu-buru? - Ada yang aneh dengan Ye Xiu.
Ada apa dengannya?
Dia keluar membeli setelan pagi ini.
Saat kembali, dia menjadi orang berbeda.
Dia berdandan seperti orang kaya dan berbicara dengan anggun.
Apakah dia...
punya kepribadian ganda?
Benarkah?
Lalu apa yang terjadi?
Lalu...
dia mulai menjatuhkan barang.
Dia terus
merusak semua barang.
Dia terus merusaknya.
Mungkin dia berpikir untuk pergi dan tak pernah kembali?
Bos, mana dari dua bungkus cokelat ini
yang menurutmu lebih baik?
Keduanya sama. Mana ada bedanya?
Meskipun bungkusnya tampak sama,
bagaimana caramu tahu satu berisi alkohol, dan yang satu berisi kacang?
Lupakan saja.
Kita akan cari tahu saat kembali dan membuka bungkusnya.
Bos, ayo.
- Tolong hitung. - Baik.
Mungkin kubeli semangka untuk memukul kepalanya.
Bos, tolong ambilkan kopi lagi.
Aku tak minum kopi.
Jika kau tak meminumnya, orang lain pasti mau.
Ayo.
Kau masih tak mau menyerah?
Apakah kau membawa yang kuminta?
Kau mungkin juga tak membawa
yang kuminta.
KARTU TANDA PENDUDUK
Kau bahkan tak berterima kasih sudah meminjam barangku.
Kau tak menyakiti Little Dot, 'kan?
Dia makan dan tidur lebih baik darimu.
Aku membawanya berolahraga meski hujan ataupun panas.
Aku unggah di semua media sosial agar dia punya teman.
Hidupnya dibanding denganmu,
dia sudah hidup di surga, sementara kau hidup di neraka.
Kau selalu mengatakan itu.
Bisakah lebih kreatif?
Dengan kata lain, kapan kau akan pulang?
Tergantung.
Kita bertemu lagi saat aku bisa.
Berapa lama?
Berikan setidaknya tiga tahun.
Kau begini lagi.
Kau tak pulang selama sepuluh tahun!
Bisakah bersikap lebih sopan?
Aku ini kakakmu.
Kau kakakku hanya saat kita di rumah.
Di sini, kau hanya orang tak berguna
yang tampak mirip denganku.
Bos, kau bersama Mucheng.
Hei.
Dia tersenyum kepadaku.
Lihat dia.
Dia bahkan mengganti bajunya.
Apakah berarti dia tak jadi pergi?
Kau demam?
Justru kau yang demam.
Aku tak demam.
Tolong ajak dia bicara.
Lihat dia.
Dia tak akan bertahan sendiri di dunia ini.
Jika tetap di sini, setidaknya aku bisa mengurusnya.
Cepat, berikan kepadaku.
Ayo, bicara dengannya. Cepat.
Baiklah.
Suasana hatinya mudah berubah.
Sejenak wajahnya sedih, kemudian tersenyum.
Dia sudah dewasa, tapi aku masih harus memanjakannya.
Dia sungguh tak punya hati nurani.
Kau baru saja menghinaku?
Tidak.
Aku sungguh tidak menghinamu.
Ini kebiasaanku.
Mulutku berkata kotor, tapi hatiku masih baik.
Sungguh.
Bagus.
- Ada kata-kata yang lebih kasar? - Apa?
Bos.
Kalian sedang apa?
Bos?
Astaga.
Apa yang sedang terjadi?
Mustahil...
Jurus Shadow Clone?
Ye Qiu.
No comments yet. Be the first to leave one.