Οι πρώτες 200 γραμμές.
Hias dengan ranting holly
Falalalala lalalala
Musim untuk bergembira
Falalalala lalala
Pakai baju warna-warni
Falalalalala lalala
Nyanyikanlah kidung Natal
Falalalala lalalala
Hias dengan ranting holly
Daun hollynya harus banyak.
Ini musim untuk...
Apa ini? Daun hollynya terlalu banyak!
Pelan-pelan, Nak!
Pakai baju warna-warni
Tidak, daun mistletoe-nya lebih banyak.
Chip! Jangan dekat-dekat hadiahnya, Sayang.
Ibu! Aku menemukan satu hadiah untukku!
- Boleh kubuka hadiahnya? - Satu saja.
Asyik!
Senang melihat anak itu bisa merayakan Natal yang baik!
Tidak seperti tahun lalu!
Ya, ini lebih menyenangkan!
- Kupikir tahun lalu juga cukup baik. - Kukira begitu.
- Aku berhasil menyelamatkan Natal. - Kau?
Ya, aku.
Jika bukan karena kepemimpinanku yang baik dan kuat, semua kacau.
Kepemimpinan!
Kau bahkan tak bisa memimpin kuda untuk minum!
Bicara apa kau? Itu semua ideku!
- Idemu? Semua orang tahu itu ideku! - Astaga!
Berapa kali kita harus membicarakan kisah ini?
Kisah?
Sampai fakta yang sebenarnya diketahui.
- Coba ceritakan kisahnya, Bu. - Ide yang baik.
Aku tidak tahu.
Ayolah, Ny. Potts! Kau tentu ingat bagaimana aku selamatkan Natal!
- Tidak boleh memojokkan saksi. - Ayolah, Bu! Ceritakan kisahnya.
Baiklah.
Kini kita akan dengar kejadian yang sebenarnya.
Sekarang kita dengarkan.
Belle yang takut pada kemarahan Tuan
lari dari istana menuju sekelompok serigala.
Tapi Tuan menyelamatkannya. Mereka jadi berteman.
Lalu aku datang.
Di mana dia?
Entah. Kita sudah mencari ke setiap sudut.
Aku mulai berpikir bahwa dia tak ada di istana.
- Itu dia! - Bagus!
Jangan buang waktu! Kita harus cari jalan untuk mempertemukan mereka.
Ayo! Cinta tidak bisa menunggu!
Menurutmu gadis itu orangnya? Ia akan menghapuskan kutukan?
Aku sudah duga sejak pertama kali aku melihatnya.
Jika ada yang bisa mendekati Tuan, Belle pasti bisa. Ia baik sekali.
Dan Belle juga cantik!
Tunggu!
Hai, Belle!
Halo!
Chip, kau tahu ini hari apa?
- Ya. Bukan hari Selasa. - Bukan. Hari ini 24 Desember.
- Satu hari menjelang Natal. - Dan ini hari yang indah.
Hari yang indah untuk berjalan-jalan pagi.
Ya. Menyenangkan memulai hari dengan berjalan-jalan.
- Ya. Atau kau bisa bermain selancar es! - Ya, udara segar. Olahraga!
Dengan berhati-hati tentunya.
Ayo ikut Belle. Olahraga ruang terbuka yang menyenangkan menunggu.
Ya, ayo cepat!
Terima kasih, Tuan.
Selamat pagi!
Astaga. Kau tak apa-apa?
Aku jatuh dan mendarat di atas es.
Licin sekali.
Ya, licin sekali.
Ini hari yang tepat untuk berselancar es.
Ayolah.
Ayo!
Tidak.
Ayolah, Tuan.
Ini mungkin menyenangkan.
Ayo coba!
- Ayo cepat! - Jangan terlalu cepat.
Ayo, cobalah seperti ini.
Satu, dua, tiga. Satu, dua, tiga. Mudah, bukan?
Satu, dua, tiga.
Satu, dua, tiga.
Ya, kukira ini bisa berhasil.
Satu, dua, tiga.
Hebat! Hebat!
Ulangi lagi!
- Fife, kau suka? - Maestro, itu luar biasa!
Mari. Ini hanya sebuah opera
untuk membuat penonton terkagum-kagum.
Ada bagian untuk piccolo?
Tentu saja!
"Solo untuk Fife dalam B-flat."
Aku mau melakukan apa saja untuk dapat bermain solo.
Ya, aku tahu.
Waktu aku memainkan kresendo, sepertinya aku mendengar
suara tawa di luar jendela. Coba kau lihat.
Coba lihat itu!
Aku akan melihatnya.
Aku angkat diriku dan... Apa ini?
Lihat! Aku dipakukan ke dinding!
- Benar. Tuan sedang berselancar es. - Berselancar?
Kenapa dia melakukan hal itu?
Mungkin karena gadis cantik itu memegang tangannya.
Apa? Belle?
Hei. Mungkin jika gadis itu jatuh cinta pada Tuan, kutukannya akan hilang!
Dan kita akan menjadi manusia lagi!
Percayalah, Fife! Menjadi manusia terlalu dilebihkan.
Sebelum dikutuk, keahlianku tidak dibutuhkan.
Tapi kini Tuan butuh musikku untuk menghibur jiwanya yang tersiksa.
Aku pendamping dan sahabatnya.
Dan aku tak mau ada gadis petani menghancurkannya!
Fife, coba kau jadikan cinta yang baru berkembang ini jadi rusak.
Baik, Maestro Forte!
Satu, dua, tiga.
Rasanya aku sudah bisa.
Yang di depan, aku mau melihat.
Aku mau lihat juga.
Fife.
Menjanjikan sekali!
Ya, ada sesuatu yang kita rasakan.
Apa itu mungkin cinta?
Cinta!
Aku harus menghentikan mereka!
Mau apa suling kecil itu?
Berhenti!
Itu seperti malaikat Natal. Lihat!
Ini bukan malaikat!
Ini bayangan seorang monster!
Maestro Forte pasti bangga sekali padaku!
Entah kenapa aku mau susah-susah?
Kini kelakuannya jadi lebih buruk.
Jangan putus asa, Sayang.
Aku benci Natal!
Musiknya bisa membantu?
Musikmu satu-satunya yang bisa membantuku melupakannya.
Jangan khawatir, Sobat. Aku siap membantumu.
Sejak dulu dan terus sampai nanti.
Kenapa si Buruk Rupa jadi pemarah?
Entahlah. Ia selalu seperti itu.
- Bahkan di hari Natal? - Ya.
Belle. Apa itu Natal?
Chip, kau harus tahu tentang Natal. Kaus kaki di depan perapian?
- Pohon? Hiasan? Hadiah? - Hadiah? Aku dapat hadiah?
Tentu. Semuanya dapat hadiah di hari Natal.
- Bahkan Tuan juga? - Ya, Tuan juga.
Kau akan memberi hadiah apa padanya?
Aku tidak mengenalnya dengan baik hingga tak tahu apa yang dia inginkan.
Apa yang kau inginkan?
Ya.
Yang paling aku cintai di dunia ini adalah bukuku.
Aku suka buku ceritaku.
Bagaimana jika kau memberi Tuan sebuah cerita?
Kau benar, Chip! Sebuah cerita!
Jika aku sudah lebih mengenalnya Kami akan lebih banyak bicara
Satu hari kelak aku bisa mendekatinya Pasti ada jalannya
Semua orang butuh orang lain
Jika aku sudah lebih mengenalnya Ini yang akan kulakukan
Aku akan bacakan dia buku Yang penuh dengan keajaiban
Dunia ajaib di mana kemustahilan Menjadi hal yang biasa
Kami akan bisa duduk Di puncak gunung dan bulan sabit
Aku yang akan memimpin Karena aku tahu jalannya
Begitu banyak yang bisa ditemukan
Aku bisa hidup di dalam buku cerita
Kita akan membunuh naga Yang terus mengikutinya
Dan dia akan tersenyum Ya, dia akan tersenyum
Ketika impiannya melayang ke angkasa
Cerita tentang putri duyung Dan harta karun
Dunia ajaib di mana kemustahilan Menjadi hal yang biasa
Aku tahu sebuah tempat kecil Jika diukur hanya setitik
Aku akan membawanya ke sana
Cerita tentang pahlawan Yang mengatasi kesedihan yang mendalam
Mereka akan menaruh harapan lagi Dalam hatinya
Dia akan gembira setiap hari
Dia akan menemukan Dunia yang lebih baik
Dan kekuatan Untuk menghadapi hari esok
Aku yakin jika dia tahu jalannya
Dia pasti ingin tinggal
- Menurutmu Tuan akan suka hadiah ini? - Aku yakin.
Jadi, artinya kita akan merayakan Natal?
Tentu saja!
- Tentu saja tidak! - Kenapa tidak?
Tidak mungkin! Mustahil. Lupakan saja!
Ayolah.
Kempiskan perutmu!
Kau harus punya semangat itu! Santai saja.
- Astaga. - Ayolah! Jangan terlalu keras.
Ya. Ayolah.
Tidak, tidak. Biar aku berpikir.
Tidak!
Keputusanku sudah bulat!
Tuan telah melarang Natal!
Astaga.
Melarang Natal? Tak ada yang bisa melarang Natal!
Dia tak mau mengingat masa lalunya
dan Natal adalah kenangan yang paling menyakitkan.
Aku tak mau menyiksanya.
Menurutku Natal akan bisa menghiburnya.
Gadis ini benar. Kita yang harus melakukan sesuatu.
No comments yet. Be the first to leave one.