Οι πρώτες 154 γραμμές.
KISAH DARI LOOP
Selamat petang.
Atau selamat pagi, tergantung tempat tinggalmu.
Namaku Russ Willard,
aku pendiri Pusat Eksperimen Fisika Mercer,
yang dibangun di sini, di bawah kota Mercer, Ohio,
dan warga lokal menyebutnya sebagai "Loop".
Tujuannya?
Untuk menguak dan menjelajahi misteri alam semesta.
Sebagai hasil dari penelitian unik kami, di sini kau akan melihat...
Bagimu, hal yang mustahil.
Namun, inilah mereka.
Setiap orang di kota terhubung ke Loop dengan satu cara atau lainnya.
Kau akan mengetahui banyak kisahnya,
pada waktunya.
Jadi...
Mari kita mulai.
Loretta.
Tidak. Ini lebih besar dari teori-teorimu. Ini tentang batas.
Batas yang kau abaikan di proyek kunomu.
Alma, ada cara yang benar dan salah untuk mencari jawaban.
Kau tak bisa curi kepingan Eclipse,
mengira tak ada yang tahu.
Aku tak berbuat apa-apa.
- Lalu Loretta? - Dia kenapa?
Dia butuh seorang ibu. Namun, kau membahayakan dia.
Dia bisa jaga diri.
- Kau sendiri tak bisa... - Cukup.
Alma, kuulangi, kembalikan.
Pergi dari rumahku.
Pergi dari rumahku!
Loretta?
Loretta?
Sekak.
Pria itu... Kenapa dia marah kepadamu?
Karena aku mengambil sesuatu.
- Katamu tidak. - Ya.
Kau bilang kepadaku aku tak boleh mencuri. Itu salah.
Aku tak mencurinya.
Aku mendapatkannya.
Mau kau kembalikan?
Nanti. Pertama, aku memerlukannya untuk eksperimen.
Boleh kubantu?
Tidak, terlalu berbahaya.
Barang yang kau dapatkan, apakah dari bawah tanah?
Kau lakukan apa di sana?
Kau tak akan paham.
Aku bisa paham.
Mungkin.
Suatu saat nanti.
Bukankah hebat?
Apa?
Kita, bekerja bersama di Loop.
Aku menyukainya.
Kau tak tahu aktivitas kita.
Tak masalah. Kita bersama.
Kita bersama, bukan?
Alma?
Mau kau kembalikan?
Nanti. Pertama, aku memerlukannya untuk eksperimen.
- Ini, Jerry. - Terima kasih.
Sangat meningkat, Betty.
Ini, untuk memeriksa pekerjaanmu.
Temui aku seusai kelas.
Ibumu akan bangga.
Alma!
Alma?
Alma!
Alma!
Hei!
Sedang apa?
Jika kena sasaran, maka beruntung.
Hentikan.
Kenapa?
Kau juga mau diejek?
Namun, ini robot.
Alma!
Alma!
Pernah memikirkan asal robot?
Tinggalkan aku sendiri.
Kata kakakku, bagian pekerjaan di bawah tanah.
Seperti, membuat atau menemukannya.
Omong-omong, kau sedang apa di sini? Ini hutanku.
Bukan.
Tidak secara resmi, tetapi...
Kau sedang apa?
Mencari seseorang.
- Kau tersesat? - Tidak, tetapi dia.
Siapa?
Tak perlu kau bantu!
Jangan ke sana.
Berhantu.
Alma?
Sudah kubilang. Berhantu.
Bagus.
Aku mengoleksi yang bagus.
Siapa yang kau cari?
Temanmu?
Ibuku.
Bisa kubantu mencari.
Jika kau mau.
Rumahmu di sini?
Aku tak melihatnya.
Sekarang sudah hilang.
Ibumu kerja di bawah tanah?
Orang tuaku juga.
Mungkin mereka tahu di mana dia.
Ibuku pasti di ruang kerja, tetapi kita harus diam.
Dia tak suka diganggu.
Sudah baca proposalku?
Ada beberapa masalah lain.
- Masalah? - Pertanyaan tak terjawab.
Telah kupertimbangkan setiap variabel.
- Semua ada di proposal. - Bu.
Kau sudah pasti bekerja keras. Bukan itu maksudku.
- Lalu, apa maksudmu? - Bu!
- Tak lihat kami bicara? - Aku cuma...
Aku bicara dengan kakekmu.
- Aku cuma mau tanya... - Cole!
Maafkan aku.
Dia masih kecil.
Dia sudah paham.
Kau juga.
Itu ibuku.
Ayo, akan kutunjukkan kamarku.
Hei.
Ini kakakku.
Hai.
Dia mencari ibunya.
Sudah bilang Ibu?
Semacam itu.
Dia marah?
Lihat. Menurutmu mungkin luar biasa.
Saat bintang mati, tak selalu supernova.
Apa itu?
Seperti ledakan cahaya. Namun, hilang begitu saja.
Sunyi, seperti mematikan lampu.
Lalu, cuma tersisa bayangannya.
Gaya tarik gravitasi.
Lubang hitam.
Hei. Kau mau ke mana?
Aku harus terus mencari.
Apa itu?
Alma mengambilnya.
Dari mana?
Di bawah sana, di bawah tanah.
Bahan apa ini?
Hati-hati!
Akan kutemani kau.
Aku melihat lengan ayahmu.
Aku tahu itu aneh.
Dia lepas saat malam, digantung di dinding.
Lalu, ibumu?
Dia jarang di rumah.
No comments yet. Be the first to leave one.