Οι πρώτες 200 γραμμές.
Melihat mereka, kau tak akan mengira kehidupan seks mereka dulu cukup aktif.
Aku tahu, salah membicarakan kehidupan seks orang tuamu.
Tapi perdebatan soal benar dan salah dimulai sejak lama.
Aku merasa bersalah.
Akulah alasan mereka berdebat.
Sembilan belas tahun lalu, setelah menikah dan punya dua anak,
kehidupan seks mereka aktif dan rumit.
Niren!
Niren!
Niren, bangun!
Aku mau tidur, Aditi. Ini hari Minggu.
Nanti saja. Aku merasa tegang sekarang. Bangun...
Aku setengah sadar, terima kasih. Biarkan aku tidur, kumohon!
Niren, lihat saja!
Aku hamil.
Hamil.
Bagaimana mungkin?
Sudah kubilang, "Jangan sok pintar. Pakai kondom."
Kenapa kau menyalahkanku?
Kita merencanakannya bersama.
Katamu metode irama sudah terbukti secara ilmiah.
Jadi, kau mau aku minum pil KB setiap hari?
Meskipun itu membuatku pusing? Enak sekali.
Kau menikmati gandummu setiap pagi sementara Aditi minum pil.
Ada apa ini?
Pikirkan tetangga.
Tak ada apa-apa, Ayah. Maaf.
- Ibu! - Ishaan sudah bangun.
Ishlu, selamat pagi.
Di satu sisi, juara karate Delhi Utara, Niren Chaudhary.
Aku memanggilnya Panda. Kung Fu Panda.
Di sisi lain, Miss India dari Delhi Selatan,
ibuku, Aditi Chaudhary.
Anak kecil ini adalah kakakku, Ishaan Chaudhary.
Aku memanggilnya Giraffe.
Bocah malang itu tak tahu masalah yang diperdebatkan orang tuanya.
Bu, Ishaan sudah bangun. Tolong sajikan sarapan.
Kau juga makan sekarang. Sarapannya makin dingin.
Dia seperti harimau betina, tapi aku memanggilnya Moose.
Bukan mus cokelat, tapi hewan berhati lembut.
Cari di Google nanti.
Moose dulu penganut Hindu.
Hanya sampai dua tahun menikah.
Lalu dia dapat pandangan masa depan dan masuk agama Kristen.
Seperti seorang Hindu sejati, Panda tak merasa keberatan.
Tapi Panda tak menyadari bahwa di dalam Alkitab,
aborsi adalah dosa.
Niren...
aku hamil.
Aditi, kita tak bisa nekat.
Maaf. Aborsi adalah pilihan satu-satunya.
Apa maksudmu? Kau tahu aku tak bisa melakukannya.
Pelan-pelan, Ayah bisa dengar.
Kita punya Ishaan. Kita beruntung memilikinya.
Kita tak mau punya anak lagi.
Kita tak merencanakannya, 'kan?
Aku tahu ada alasan khusus atas kedatangan anak ini.
Berhenti! Aku tak percaya hal itu.
Keputusan di tangan kita.
Itu tubuhmu, jadi, ini keputusanmu.
- Bagaimana jika... - Perempuan?
Bagaimana jika dia seperti Tanya?
Aku tak berani, Aditi.
Bukannya kau merasa tak lengkap tanpa Tanya?
Sebut dia harimau betina atau pengikut Alkitab,
Moose selalu punya cara.
Moose seorang pemeras emosi andal. Kasihan Panda!
Panda seperti anjing pudelnya Moose. Lucu!
Inilah aku! Hasil panen ketiga mereka!
Tak semestinya aku memuji diriku, tapi cantik sekali!
Jangan takut. Percayalah pada Tuhan.
Dia tak akan membuatmu menderita lagi.
Kami memanggilnya Aisha.
Aisha berarti kehidupan.
Nama yang sempurna.
Percayalah padaku. Dia akan hidup seratus tahun.
Ayah benar.
Kenapa kalian semua murung?
Dia cucumu. Tersenyumlah!
Aku bukannya gagal Matematika lagi.
Mari kita rayakan! Permen untuk semuanya.
Kau dulu.
- Ya, ada usahaku juga. - Ya, tentu saja.
Dia ditakdirkan untuk pulang.
Mari berfoto.
- Baiklah, semuanya katakan, "Aishi." - Aishi...
Reaksi Kakek agak berlebihan.
Jika aku selamat, bisakah kuceritakan kisah ini?
Omong-omong, hidupku telah berakhir, tapi kisah mereka belum.
Hanya karena aku sudah tiada, bukan berarti ceritanya tak menegangkan.
Sebelum kulanjutkan, aku punya satu permintaan.
Jangan bayangkan aku sebagai hantu.
Aku masih punya rupa yang cantik, tapi bukan yang menakutkan.
Lupakan aku. Dengarkan kisah mereka.
Mereka tak punya uang untuk bulan madu di Nepal,
tapi berkat aku, mereka bisa melihat London.
London, Kawan!
RUMAH SAKIT GREAT ORMOND STREET
Ketiadaan amandel dan riwayat keluargamu
membuatku berkesimpulan dokter-dokter India benar.
Aku tak bisa menjamin apa pun.
Tapi ada pengobatan untuk Aisha.
Transplantasi sumsum tulang.
Yang paling cocok adalah saudara kandung.
Kami punya putra, Ishaan.
Ini. Hasil tes darahnya.
Kami juga akan menguji kalian.
Tentu saja.
Dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, dia rentan terhadap infeksi.
Buatlah dia terisolasi sebisamu.
Pengobatannya sangat mahal.
Bisa sampai 120.000 paun.
Aku punya tabungan.
Omong kosong. Kau sudah banyak membantu kami.
Tidak! Kenapa kau begitu formal?
Kamar ini untukmu.
Tidak. Kami tak masalah di sini.
Maaf aku kemari tanpa memberi tahu. Kami tergesa-gesa...
Meskipun ayahmu harus memohon, dia tak akan menyerah.
Butuh waktu. Tapi kita tak akan pulang sampai kau sembuh.
Sampai kau sembuh, tetaplah bersamaku, ya?
Jika bukan karena aku, kami tak perlu datang ke London.
Panda berkeliling London dengan kotak makan siangnya setiap hari.
Dia memasang poster di pertokoan
dan memohon pada para pengusaha.
Cukup sulit membayar penerbangan ke sini.
Sekarang, kami harus mencari harga perjalanan ke bulan!
Niren Chaudhary. Maaf, aku terlambat. Aku harus naik kereta.
Tenang. Kau bukannya di BBC.
Kau mungkin tak dapat donasi besar.
Kalaupun dapat 20.000 paun, anggap saja dirimu beruntung.
Jika harapanmu terlalu tinggi, kau akan kecewa.
Lalu singkat saja. Toh ini acara musik.
Radio Sunrise.
Ini pembawa acara sekaligus temanmu, Arjun Gill, dari Radio Sunrise.
Teman-teman, hari ini, aku ingin kalian mendengar permohonan tulus.
Tahun ini pada tanggal 27 Maret, Aisha Chaudhary lahir dengan SCID.
Hari ini, ada ayahnya, Niren Chaudhary, bersama kami di studio.
Niren, apa itu SCID?
Defisiensi Imun Gabungan Berat.
Gangguan genetik langka. Bayi yang kekurangan sistem kekebalan.
Mustahil melawan infeksi dengan kondisi ini.
Dalam setahun setelah kelahiran, anak-anak seperti itu...
Maksudku, jika mereka tak diobati...
mereka tak akan selamat.
Anak sulung kami, Tanya...
menderita penyakit sama.
Dia tak selamat.
Tak apa-apa, Pak.
Apa yang menyebabkan SCID?
Istriku, Aditi, dan aku memiliki gen yang langka.
Gennya rusak.
Ada 25 persen kemungkinan anak-anak kami akan mewarisi gen ini.
Satu dari sejuta pasangan punya gen itu. Kami kebetulan termasuk pasangan itu.
Kata dokter, jika dia tak menjalani
transplantasi sumsum tulang dalam dua pekan...
Aisha kami tak akan selamat.
Orang tua Aisha berhasil mengumpulkan 60.000 paun,
termasuk tabungan mereka.
Tapi mereka butuh sebanyak 120.000 paun.
Bagaimana mereka mendapatkannya untuk menyelamatkan Aisha?
Siapa yang akan membantu keluarga Chaudhary?
Siapa di antara kita?
Tolong bantu kami.
Ingat Sheetal Agarwal?
Kata Malvika, dia cerai.
Dia tergila-gila padamu di kampus.
Nikahi dia.
Ceraikan dia begitu kau dapat 120.000 paun.
Itu biaya untuk pengacara perceraian.
Aku akan menikahkanmu dengan Singhania, pemilik Ramjas College yang gendut.
Dia pasti masih lajang.
Aisha dan Ishaan tinggal denganku.
- Kau temui mereka di akhir pekan. - Hentikan!
Dia pasti mau berdiet untukmu.
Kita bilang apa ke Ishaan?
Adiknya menjadi bintang di langit?
Aku harus pindah ke rumah ibuku.
Sebelum kau dan Ishaan terlalu terikat padanya...
Tak ada yang pergi.
Fokus pada satu demi satu urusan.
Ayo. Selamat malam.
- Halo. - Waktunya mandi.
Tunggu sebentar.
Aditi, dokter menelepon.
Gendonglah dia.
- Halo? - Halo, Ny. Chaudhary.
Hasil tesnya agak aneh.
- Aku tak mau membahasnya di telepon. - Katakan saja.
Niren...
Niren bukan ayah Ishaan.
Apa?
Apa maksudmu? Sudah jelas itu salah, Niren.
Siapa lagi yang bisa jadi ayah Ishaan?
Kita harus mengulangi tesnya.
Syukurlah Anshu membawa Ishaan ke sini.
Dia akan cocok 100 persen.
Bahkan hidupnya pun terganggu.
Jika anak-anak payah di sekolah dasar,
lulus ujian ICSE menjadi mustahil.
No comments yet. Be the first to leave one.