Οι πρώτες 200 γραμμές.
-=Semua karakter, organisasi, tempat, kasus dan kejadian di drama fiktif belaka.=-
=Episode 5=-
Mengenai yang kamu katakan
apa benar?
Yang mana?
Aku mencoba menghentikan mereka?
Bukan.
Kamu bilang...
yang terjadi hari itu adalah kecelakaan.
Apa benar?
Apa benar?
Sudah kukatakan.
Jadi benar?
Pentingkah itu?
- Apa? - Kenapa itu penting?
Joon Seok.
Apa yang kaulakukan?
Ada apa?
Bukan kecelakaan?
Terserah ibu mau berfikir seperti apa.
Joon Seok. Joon Seok...
- Beda. - Beda apanya?
Kamu ini bicara apa?
Seon Ho tak mengikat talinya begini.
Nanti lepas. Ikat yang benar.
Lebih mudah dilepasin kalau gini.
Ibu rasa ditali pita gak gampang lepas.
Mau ibu taliin?
Aku lebih suka gini. Tali pita bukan seleraku.
Selera yang aneh.
- Soo Ho, cepatlah. - Cepat.
- Aku datang. - Buruan.
Selalu saja terlambat.
- Sampai nanti. - Hati-hati.
Seon Ho bilang...
dia tak suka menalinya seperti pita.
Lihat.
Yang ini dan ini. Semuanya sama.
Ini saja yang berbeda.
Sepatu yang dipakainya hari itu ikatannya berbeda.
Seon Ho hari itu tak sendiri. Dia bersama seseorang.
Orang itu menali sepatu ini.
Kenapa? Untuk apa?
Supaya terlihat seperti bunuh diri.
Jangan gegabah menyimpulkan.
Seon Ho hari itu bisa saja menalinya berbeda.
Pagi itu dia menali seperti biasanya.
Seon Ho...
tidak ingin mati.
Seseorang ingin membuatnya seolah bunuh diri.
Joon Seok. Buka pintunya.
Kita bicara.
Ayolah, buka pintunya. Ibu mohon.
Ibu hanya ingin membantumu.
Ibu bukan mau menyalahkanmu.
Biarkan ibu masuk, Joon Seok.
Pintu ke Neraka
Apa terjadi hal buruk di hagwon?
Nggak.
Kenapa kamu terlihat kesal?
Aku gak kesal.
"Aku khawatir" tertulis di wajah gantengmu.
Aku tak apa-apa.
Tuh kan? Suaramu terdengar kesal.
Aku gak kesal.
Baiklah.
Kita beli es krim yuk?
Ayah sedang dinas luar...
Anterin aku ke sekolah.
Ke sekolah? Kenapa?
Ada barangku yang ketinggalan.
Penting?
Kubutuhkan untuk ujian besok.
Ke gerbang belakang.
Kenapa?
Lebih cepat. Ada jalan pintasnya.
Baiklah.
Gak usah ditunggu.
Cepat ya.
Mungkin agak lama nyarinya.
Akan ibu tunggu. Cepat ambil barangmu.
Aku bisa sendiri. Pulang duluan saja.
Kenapa hari ini kamu cerewet sekali?
Makanya ayah menyebutku anak mama.
Baiklah.
Kalau telat telpon ibu ya. Nanti ibu jemput.
Aku gak akan telat. Duluan saja.
Iya, baiklah. Ibu pulang duluan.
D
Da
Dam
Damn
Damn!
Damn! S
Damn! Su
Damn! Sup
Damn! Super
Damn! Super
Damn! Super S
Damn! Super Su
Damn! Super Sub
Damn! Super Sub
Damn! Super Sub I
Damn! Super Sub In
Damn! Super Sub Ind
Damn! Super Sub Indo
Damn! Super Sub Indon
Damn! Super Sub Indone
Damn! Super Sub Indones
Damn! Super Sub Indonesi
Damn! Super Sub Indonesia
Diterjemahkan oleh: ~ Ifabee Saem ~
Joon Seok.
Joon Seok. Tunggu. Dengarkan.
Joon Seok.
Maaf.
=Keselamatan dan Keamanan=-
Kenapa semua begitu tertarik dengan kasus di Seah?
Entahlah.
Dia di sana saat murid-murid memberi pernyataan?
Gak usah dibahas.
Dia hampir bertengkar dengan salah satu orang tua.
Sungguh?
Selidiki sidik jari di ini.
Apa?
Putraku tak menali sepatunya seperti ini.
Kudengar Anda menemukan sepatu anakku di atap gedung.
Iya.
Anda ingat bagaimana ikatan tali sepatunya?
Tali sepatu.
Iya. Saat kami menerima sepatunya
tali sepatunya diikat pita.
Seperti kebanyakan orang mengikat tali sepatunya.
Aku tanya bagaimana ikatan tali sepatunya saat Anda menemukannya.
Aku terlalu bingung mengingatnya,
tapi kurasa Anda benar.
Anda tak menalinya, kan?
Kenapa juga aku menalinya?
Aku tidak boleh menyentuh barang bukti.
Kenapa Anda menanyakan hal itu?
Putraku tidak biasa menalinya seperti ini.
Di rumah kuperiksa semua sepatunya.
Tak ada yang ditali seperti itu.
Hanya tali sepatu ini yang beda.
Tak ada bukti orang lain menalinya.
Makanya...
Aku mau Anda dapatkan sidik jarinya.
Hari itu pasti sangat spesial.
Spesial?
Anda tahu bagaimana mejamu begitu bersih...
sebelum belajar untuk ujian.
Putra Anda mungkin mengikat talinya dengan ikatan berbeda...
- untuk menyegarkan... - Anakku...
Kumohon.
Dia tidak ingin bunuh diri.
Seseorang membuatnya seolah bunuh diri.
Orang biasa mengubah-ubah ikatan tali sepatu.
- Bagaimana bisa... - Diamlah!
Aku mengerti maksud Anda, tapi...
Maksud Anda aku tak rasional?
Meminta ini untuk dianalisa sidik jarinya tidaklah sulit.
Istriku yakin seseorang melukai Seon Ho...
dan membuatnya seolah bunuh diri.
=Keamanan=-
Sebagai seorang ibu, dia akan meragukan semuanya.
Tapi tak masuk akal menaruh curiga hanya dari ikatan tali sepatu.
Aku tahu.
Itu juga yang dikatakan polisi.
Anda pun berfikir begitu?
Apa maksud Anda?
Tali sepatu atau sepatu tidak meninggalkan sidik jari.
Meskipun mengirimnya ke lab Anda tak akan dapat apa-apa.
Sekalipun ada keajaiban dengan menemukan sebagian,
kecuali tersangka adalah kriminal,
kita harus mencari sebagian orang di Korea.
Dan itu akan memakan waktu terlalu lama.
Hanya murid-murid... Tidak.
Kalau sebanyak itu...
Apa tidak bisa Anda bandingkan dengan sidik jari anak-anak yang di video?
Kita tidak punya sidik jari anak di bawah umur.
Kami akan membutuhkan izin dari para orang tua.
Apa mereka mau mengizinkan kita mengambil sidik jari anak-anak?
Mereka semua juga memiliki alibi.
Lalu apa sebenarnya...
yang dilakukan polisi?
Kalau terus mengatakan tidak bisa ini-itu,
siapa yang akan mrnyelidiki apa yang dialami Seon Ho?
Kalau Anda menaruh kecurigaan tanpa bukti
- maka yang salah... - Yang salah...
yang bersalah anakku!
Orang yang harus Anda lindungi...
adalah korban, bukan penyerang.
Bukan penyerang tapi korban!
Kami bukan melindungi penyerang!
Kim Hyeongsa!
Aku mengerti bagaimana perasaan Anda,
tapi mendapatkan sidik jari tak akan membantu.
-=Polsek Kangho, jujur, kuat aman dan bahagia=-
-=Polsek Kangho, jujur, kuat aman dan bahagia=-
Kenapa dia bikin ribut?
No comments yet. Be the first to leave one.