Οι πρώτες 200 γραμμές.
Translated by: "CoolBreeze"
Claudia.
Claudia.
Claudia
Claudia.
Collection of 40 's to 90 's Translated by: "CoolBreeze"
"BAHKAN ANGIN PUN TAKUT"
Tidak ada yang perlu dikuatirkan.
Itu hanya gangguan saraf oleh mimpi buruk yang mengerikan itu.
- Dan hanya ini yang dia butuhkan? - Ya, pil penenang.
Umumnya dia hanya butuh istirahat.
- Liburan mulai hari senin - Bagus jika begitu.
- Bisa kutemui kepala sekolah - Ya, dia menunggumu dokter.
Jangan khawatir, ini kami.
Apa kabar?
Baik, tapi dokter bilang aku harus tetap di tempat tidur.
Wah, kau beruntung sekali. Hari ini kita ada aljabar.
Hei, hati-hati dengan novelku.
Kalau mereka menemukannya, selamat tinggal ijazah.
Tidak, aku hampir selesai membacanya.
Aku sedang membaca bagian saat dia pergi ke tempat bosnya.
Ada yang terjadi di sana?
Apa kau serius?
Menurutmu kenapa aku menyembunyikannya?
Aku hanya berharap aku adalah dia.
Kau hanya pikirkan hal-hal cabul.
Ceritakan padaku tentang mimpi burukmu, Claudia.
Itu mengerikan.
Aku berada di tempat yang gelap dan ada tangga yang sangat panjang.
Seseorang memanggilku dari atas.
Aku naik dan mencapai semacam loteng...
di sanalah dia...
berayun-ayun di udara...
...digantung.
Mengapa tak kita tanya Silvia?
Dia bisa menafsirkan mimpi.
Dia membaca Freud.
Itulah mengapa dia gila!
Dia bilang aku alami frustrasi seksual!
Dan kau tidak?
Dasar bodoh!
Apa yang kamu lakukan di sini?
Nona Bernard bilang kamu tidak boleh di sini.
Ya, benar! "Nona Bernard bilang"
Jika kau pergi memberitahunya, kau akan menyesal!
Jika kau pikir kau bisa buatku takut, kau salah besar.
Tidak, aku tak mencoba menakut-nakutimu.
Aku hanya memperingatkanmu.
Dan sekarang kita akan ahas beberapa hal, sayang!
Nona Bernard!
...Nona Bernard
Biarkan saja dia.
Lebih baik jangan ganggu dia.
Kita harus pergi.
Dia pergi untuk sebarkan gosipnya dan penyihir itu akan segera datang.
Bagaimana dia mengatakannya, Kitty?
"Nona-nona muda...
Disiplin sangat tegas di sini dan perilaku buruk tak'kan diterima...
Semoga itu jelas"
Saya harap jelas, dokter!
Tidak ada hak istimewa bagi siapa pun di sekolah ini.
Ya, ya, saya tahu.
Tapi percayalah...
Gadis muda itu...
hampir mengalami krisis saraf.
Omong kosong!
Kita semua pernah mimpi buruk, tapi kita tak pernah lewatkan tugas kita.
Menurutku membolos beberapa kelas tak'kan terlalu buruk bagi Claudia.
Itulah yang diinginkannya.
Terkadang Anda terlalu...
naif.
Baiklah, saya akan pergi sekarang.
- Itu sungguh menyenangkan. - Selamat tinggal, Dokter.
Aku akan mengantarmu pergi, dokter.
Nona Lucia...
Kuingin berbicara denganmu.
Jangan kuatir, saya tahu jalan keluarnya.
Permisi.
Aku mendengarkan.
Kusarankan kau tidak lagi mempertanyakan perintahku di depan orang asing.
Itu tidak akan terjadi lagi.
Dan satu hal lagi...
Aku ingin lihat Claudia di kelas dalam waktu setengah jam.
Aku yakin penyihir itu adalah orang yang mengirimmu kembali ke kelas.
Dia selalu muncul dengan kekejaman baru.
Tidak apa-apa. Lagipula aku bosan.
Jangan mencatat kalau kau mau. Nanti aku berikan milikku.
Hei, ayolah! Aku tidak akan mati atau...
Lihat!
Kau tak ingin masuk ke dalam, kan?
- Kenapa tidak? - Dilarang!
Aku tidak peduli.
Kuingin tahu apa yang ada di sana.
Silakan, kami akan menunggu di luar.
Apa yang kamu takutkan?
Aku tidak tahu. Tempat ini membuatku takut.
Cewek-cewek! Kemarilah, cepat!
- Apa yang terjadi? - Lihat, pintunya terbuka!
Apa yang kita tunggu? Ayo masuk!
Tidak, tidak! Mereka bisa melihat kita.
Penyihir itu tidak pernah ada di sini. Ayo, cepat!
Kamu duluan.
Ada apa denganmu? Itu bukan makam!
Lihat? Tidak ada apa-apa di sini.
Tapi bagaimana dengan di atas sana?
Ada apa?
Inilah tempat yang kuimpikan.
- Dia ada di sana. - Oh, jangan katakan itu!
Jangan dengarkan dia! Dia mencoba menakut-nakuti kita.
Tidak, aku ingat betul.
Dinding, tangga, pegangan tangan...
Jadi apa? Kita juga bisa melihatnya.
Gaes, kalian harus percaya aku!
Aku ke atas dan tangganya keluarkan suara berderit mengerikan...
lalu aku sampai di loteng.
Nah, itu sudah cukup meyakinkan. Seperti apa pintunya?
Pintunya dicat merah dan penuh cacing.
Ada palang logam di luarnya.
Ayo kita lihat!
Tidak, tunggu!
Jangan naik ke sana. Itu bisa berbahaya.
- Aku percaya padamu, Claudia. - Tapi kau tetap akan pergi!
Kau pergi duluan. Lagipula, kau tahu jalannya.
Kau dengar? Suaranya sama saja!
Apa yang aneh dari tangga tua yang keluarkan suara seperti ini?
Teruslah berjalan.
Lepaskan aku, ya?!
Itu dia.
Warnanya merah!
Dia ada di dalam.
Claudia!
Turunlah segera!
Pergi ke menara itu dilarang dan itu sudah sangat jelas...
Oleh karena itu, aku tak'kan menerima permintaan maaf.
Aku yang mengajak gadis-gadis itu, Nyonya.
Aku akan mengingatnya.
Tetapi kalian masing-masing bertanggung jawab atas tindakan sendiri.
Kalian akan menerima hukuman berat.
Aku putuskan kalian semua akan tinggal di sini selama liburan.
Tetapi orang tua'ku akan menjemputku lusa.
Aku akan menjelaskannya pada mereka dan mereka akan mengerti.
- Tetapi, Nyonya Bernard - Aku tidak berdebat dengan siswa.
Itu saja.
Kalian boleh pergi sekarang.
Claudia.
Tolong tinggal sebentar.
Apa yang kau harapkan di loteng itu?
Tidak ada, Nyonya.
- Tapi pintunya terbuka... - Itu tidak mungkin!
Aku punya kunci gembok itu
Yah, Aku tidak mengerti,
tapi itulah yang terjadi.
Jadi, kami masuk dan itu persis seperti mimpiku tentang gadis itu...
Cukup!
Kutahu ceritamu.
Sebaiknya gunakan fantasi itu untuk kelas sastra.
Aku tidak mengada-ada! Sumpah.
Kuingatkan, jika kau terus takuti temanmu dengan penglihatan mengerikan...
Akan kumeminta orang tuamu untuk memberimu pengawasan psikiatris.
Aku tidak gila!
Aku yakin itu, Claudia.
Jangan buat aku berubah pikiran.
Yvette,
benarkah kalian semua menginap di sini selama liburan?
Ya, itu yang dia katakan.
Tapi... tidak! Dia tidak bisa melakukan itu.
Benar, Nona. Itu tidak adil.
Dan dia tak'kan lolos begitu saja. Orang tuaku akan membawaku ke New York.
Benar! Dan aku punya kencan dengan seorang Maharaja.
Bahkan jika kau tak percaya padaku... dasar penyihir!
Tolong, jangan berdebat sekarang.
Aku sangat khawatir dengan kalian semua.
Apa kau akan membantu kami, Nona?
Aku akan mencoba.
Baiklah, aku harus menemui pacarku! Ini sudah terlalu banyak pantangan.
Kitty... apa yang kau bicarakan?
Ayolah, Nona, kau tahu apa yang kumaksud.
Tidak, aku tidak tahu! Demi Tuhan!
Lihat Nona!
Ini Armando. Bukankah dia seksi?
Kitty, foto dilarang di sini dan harus kusingkirkan darimu.
Kurasa kau menyukainya.
Cukup dengan leluconnya!
Ini salahku karena bersikap baik. Jadi tak ada yang menghormatiku.
Jangan bilang begitu, Nona.
Anda satu-satunya orang kepercayaan kami.
Tidak apa-apa.
Aku akan bicara dengan Nyonya Bernard
Dia malaikat.
Kuharap penyihir itu mati dan dia ambil alih jabatan sebagai kepsek.
Oh sayang, itu harapan yang terlalu tinggi!
Wanita tua itu tak'kan pernah mati. Dia mimpi buruk!
Tolong, jangan biarkan mereka tinggal di sini!
Kau terlalu baik pada gadis-gadis itu.
Tidak, aku hanya takut...
untuk mengulang cerita yang sama lagi.
Itu memalukan, kecelakaan.
Itu tidak benar!
Kita bertanggung jawab atas yang terjadi.
Lucia, jangan buat keributan! Perintahku akan dipatuhi dengan ketat.
No comments yet. Be the first to leave one.