Οι πρώτες 200 γραμμές.
"Total 500 murid pindahan datang ke Brother School"
"Para anggota muncul satu per satu"
"Mari bersenang-senang bersama"
"Para penonton bahkan mengejutkan Ho Dong"
"Dengan sorakan penuh semangat, mereka semua datang ke sekolah!"
"Kamu terlihat sedikit gugup"
"Ini kali pertamaku tampil di acara komedi langsung dengan penonton"
"Bahkan bagi para anggota pun, ini pemandangan langka"
"Episode Spesial ke-500, jam pelajaran kedua segera dimulai"
Tidak ada yang pergi sebelum jam pelajaran kedua, bukan?
Tidak ada! - Tidak ada?
Tidak ada! - Tidak ada!
Kali ini, kita ulangi segmen yang membuat acara ini populer
dan yang paling disukai di antara semua segmen.
Kalian tahu apa itu? - Apa itu?
Kalian tahu apa itu? - Tebak Siapa Aku!
Mari kita teriakkan bersama! Tebak Siapa Aku!
Tebak Siapa Aku?
"Tebak Siapa Aku, segmen khas Men on a Mission"
"Para anggota menjawab pertanyaan yang diberikan para tamu"
"Yang membantu mereka lebih saling mengenal"
"Para anggota menunjukkan semangat yang tidak biasa dalam kuis"
"Pertanyaan apa yang akan diberikan hari ini?"
Kalau begitu, Senior Teuk... - Ya?
Siapa yang akan memberi kita pertanyaan hari ini untuk kuis itu?
Teman-teman yang mengajukan pertanyaan hari ini
dipilih dari 500 murid pindahan.
Benarkah? - Itu artinya
jika masing-masing dari mereka memberikan dua pertanyaan,
akan ada 1.000 pertanyaan. - Bukan begitu.
Bagus. Aku tidak akan pulang malam ini.
Bukan begitu. Kamu harus pulang.
Kita akan bergadang di sini. Pasti seru.
Kedengarannya sangat menarik. - Benar.
Ada banyak pertanyaan menarik.
Anggota staf sudah memilih pertanyaan terbaik.
Sekarang, mari kita temui murid pertama.
Silakan keluar.
Hai. - Hai.
Senang bertemu kalian semua. - Apa?
Astaga. - Hai.
Dia terdengar seperti guru. - Dia seperti guru sungguhan.
Aku merasa seperti di kelas.
Nada suaranya berbeda.
Tenanglah. Aku dari - Nada suaranya berbeda.
Men on a Mission adalah SMA Khusus.
Kalian harus menebak namaku.
Baiklah. - Mari langsung ke pertanyaannya.
Dia pandai berkata-kata. - Benar.
Tebak namaku, Teman-teman. - Namanya pasti unik.
Kami harus menebak namamu tanpa tahu apa pun tentang kamu?
Ya, itu pertanyaannya. - Astaga. Ini mudah sekali.
Ini pertanyaan mudah. Tebaklah. - Benar.
Nama keluargaku Kim.
Nama depanku panjang.
"Kim Soohanmoo"
"Kura-kura dan Bangau" - Begitukah?
Aku sudah sering mendengarnya.
Namun, bukan itu jawabannya. - Dia sudah pernah mendengarnya.
Beberapa orang punya nama panjang. - Bukan itu jawabannya.
Bukan begitu. Apa nama depanmu terhubung dengan nama keluargamu
atau memiliki arti terpisah?
Terhubung dengan lancar.
Kim... - Berapa suku kata?
Nama depanku memiliki empat suku kata.
Kim... - Empat suku kata?
Aku yakin kalian tahu nuansanya jika melihatku.
Kim Miyeokdasima.
Jangan lakukan itu, Yeong Cheol.
Biar kujawab. Itu pasti nama
yang membuat orang sering menghubungimu.
"Hubungi aku"
"Sayang" - "Sayang"
Ayolah, Hee Chul.
"Setidaknya tinggalkan pesan" - Aku tidak ingin memukulmu,
tapi harus. - Pukul aku.
Salah. - Baiklah.
Cobalah berkonsentrasi dan jawab dengan benar.
Nama depannya empat suku kata? - Itu cukup sulit, bukan?
Ini sulit sekali. - Ya, benar.
Teman-temanku memanggilku "Bori". - Apa?
"Bori"? - "Bori".
"Bori". - Namaku diakhiri dengan "bori".
Biar kujawab. - Nama keluargaku Kim dan...
Biar kujawab. Kim Haneulbori. - Silakan. Salah.
Biar kujawab. Kim Borigoolbi. - Astaga. Salah.
Tidak, bukan itu. - Bukankah begitu?
Namanya berakhir dengan "bori". - Kamu akan dibenci.
Itu berakhir dengan "bori". Benar. - Ada dua suku kata sebelumnya.
Dua suku kata terakhir... - Ada dua suku kata sebelum "bori".
Namanya berakhir dengan "bori". - Biar kujawab.
Dia berkata bukan itu jawabannya. - Kim Gwiribori.
Tidak, salah. - Nyaris.
Kim Gwiribori. - Bukan.
Biar kujawab.
Kim Ssalsalbori.
Kim Ssalssalbori? - Seperti permainan jelai dan nasi?
Kim Ssalssalbori! - Salah!
Kim Ssalssalbori.
Kim Ssalssalbori. - Itu bagus.
Arti namaku sama dengan arti harfiah kata ini.
"Kamu sangat cantik."
"Jadi, bagaimana bisa aku..."
Ini makin sulit ditebak. - Biar kujawab.
Biar kujawab. Kim Aibori.
Astaga. - "Aibori"?
Kamu hampir benar. - Baiklah.
Pasti ada arti seperti ini.
Baiklah. Siapa namaku? - Kim...
Hangsangbori seperti dalam "Aku akan selalu melihatmu."
Benar Kim Hangsangbori? - Nyaris tepat.
Berpikirlah sedikit lebih keras.
Itu mirip dengan namanya. - Nyaris tepat.
Bisa beri tahu kami? - Biar kujawab. Kim Wooribori.
Ada ssang jieut di tengah.
Dua suku kata pertama dimulai dengan
ieung
dan ssang jieut. - Dan ssang jieut.
Kim Eonjebori.
Hampir saja, tapi salah.
Itu mirip dengan namanya. - Hampir saja.
Dia memberimu abjad awal dari dua suku kata pertama.
Ssang jieut... - Kim Eojjibori.
Benar. - Benar.
Eojjibori? - Namaku...
Astaga. Sungguh? - Ada ssang jieut di namanya.
Eojjibori?
Ini dia. Aku Kim Eojjibori. Senang bertemu kalian semua.
Eojjibori? - Nama yang manis.
Apa ada kata seperti itu? - Senang bertemu kalian semua.
Kurasa itu seperti... - "Bagaimana aku bisa melihatmu?"
"Bagaimana aku bisa melihatmu?" - Karena dia sangat cantik?
Omong-omong... - Karena kamu sangat cantik?
Kamu punya saudara?
Ya, aku punya adik perempuan. - Siapa namanya?
Nama adikku Kim Inganseungri.
Aku Eojjibori, dia Inganseungri.
Serius? Ini sungguhan? - Ya.
Itu nama terdaftar yang tertulis di KTP kami.
Bori, benarkah itu? - Ya, aku Kim Eojjibori.
Dia Kim Inganseungri. Ini nama kami.
Namun... - "Inganseungri"?
Akan kuberi tahu bagaimana aku dinamai Eojjibori.
Saat aku lahir, ayahku banyak berpikir
sebelum memberiku nama itu. - Itu sulit dipercaya.
Saat mendaki,
dia kebetulan bertemu biksu yang lewat.
Biksu itu memberi tahu ayahku bahwa aku akan hidup dengan baik
jika aku punya nama yang unik.
Dia menamaiku Eojjibori yang berarti
"Bagaimana mungkin aku berani lihat gadis cantik dan berharga begini?"
Bagaimana dengan nama adikmu?
Adikku lahir prematur.
Beratnya kurang dari 1 kg saat dia lahir.
Namun, dia menjadi sehat
dan beratnya 3,2 kg saat pulang.
Syukurlah. - Perawat itu
menjadi dekat dengan adikku. - Ya.
Jadi, dia menangis di depanku yang masih kecil.
Dia berkata, "Adikmu adalah contoh kemenangan semangat manusia."
"Aku turut bahagia untuknya."
Ayahku melihat dan mendengar perawat itu
dan memutuskan menamai adikku Inganseungri.
Ayahmu membuat keputusan tanpa ragu.
Begitulah aku dan adikku dinamai
Eojjibori dan Inganseungri. - Begitu rupanya.
"Ddalgi" seperti dalam "stroberi" tidak sebanding dengan nama kalian.
Itu bahkan tidak unik dibandingkan nama kami.
Tidak ada orang lain di Korea yang bernama Eojjibori.
Hanya aku yang punya nama itu. - Luar biasa.
Maksudku, aku berkesempatan berada di sini
karena namaku yang unik. - Benar.
Itu pola pikir yang bagus. - Aku suka namaku.
Itu nama yang sangat bagus.
Ini kemenangan semangat manusia.
Benar. - Ya.
Aku suka namaku. Terima kasih. - Tentu saja.
Sebelum kamu pergi, katakan sesuatu kepada para anggota.
Kita di sini untuk merayakan episode ke-500.
Kalian sudah bekerja sangat keras.
Dia benar-benar seperti guru. - Begini...
Dia bicara layaknya CEO JTBC.
Benar. Dia bicara seperti guru.
Benar. - Kami mengundang CEO.
Meski hanya ada 500 orang di studio bersama kalian,
ada lebih dari 50.000 orang yang menonton ini di rumah.
"Teman-teman Brother School pasti menonton ini sekarang"
Mari terus berbagi kebahagiaan ini sampai mencapai 700, 800,
dan 10.000 episode.
Mari cintai acara ini selamanya.
Terima kasih, Teman-teman. - Selamat tinggal, Eojjibori.
Selamat tinggal, Eojjibori. - Selamat tinggal, Eojjibori.
Beri salamku ke Inganseungri. - Silakan.
Murid berikutnya, silakan keluar!
Hai. - Selamat datang.
Hai. - Dia mengejutkanku.
Hai. - Hai.
Dia energik sekali. - Hai.
Kamu pindah dari sekolah mana? - Aku
dari SMA Sangat Ingin Bertemu dengan Kalian.
No comments yet. Be the first to leave one.