Frieren: Beyond Journey's End

Frieren: Beyond Journey's End (葬送のフリーレン)

Λήψη Indonesian Υπότιτλων

Σεζόν 1

Πληροφορίες έκδοσης

SousounoFrieren-S01E17
Ένα Σχόλιο από sph21

Ετικέτες

other
Δημοσιεύτηκε στις: 2024-01-13
Λήψεις: 171
Για Άτομα με Προβλήματα Ακοής: No

Προεπισκόπηση υποτίτλων Indonesian

Οι πρώτες 142 γραμμές.

Tapi tujuan perjalananku adalah ini.

Bertemu dengan sahabatku yang berangkat sepuluh tahun lalu.

Kau sudah tahu ke mana Gorilla pergi?

Tür.

Itu sebuah kota niaga di Kontinen Utara.

Itu di ujung timur dari sini.

Arahnya berlawanan dengan Äußerst.

Ya.

Frieren,

aku memulai perjalanan ini untuk mencari Gorilla.

Aku tahu.

Namun, matahari mulai terbenam.

Jadi, bisakah keputusan ini ditunda besok?

Aku sudah menyewa kabin.

Katanya, boleh kita gunakan.

Terima kasih.

‪CERITA ORISINAL OLEH ‪KANEHITO YAMADA / TSUKASA ABE

Aku membawakan kayu bakar.

Aku habis berbelanja agar kita bisa makan nanti malam.

Tanganku dingin sekali.

Cuaca mulai terasa dingin akhir-akhir ini.

Rupanya kau serius. Wah.

Tanganmu dingin sekali.

Coba kulihat.

- Kau benar. Dingin sekali. - Benar, 'kan?

Hentikan!

- Dingin sekali, 'kan? - Ya.

- Dingin sekali - Ya ampun.

Di luar bersalju.

Haruskah kita menunggu musim dingin selesai lagi?

Namun, kali ini kita tak perlu melewati pegunungan yang curam.

Kita akan aman selama tak ada badai salju atau semacamnya.

Ternyata ada.

- Tak salah lagi. - Ya.

Musim dingin di sini biasanya berlangsung selama sebulan.

Sebaiknya kalian tidak pergi jauh.

Kalian bisa tinggal di pondok itu untuk sementara.

Apa yang ingin kaulakukan, Sein? Kau ingin berangkat?

Perlukah kujawab?

Sepertinya kita terjebak sampai badai berlalu.

Tak salah lagi.

Ada bar dan toko di sana, dan pondoknya luas.

Jauh lebih baik daripada pondok di gunung waktu itu.

Dan yang paling penting, di desa ini

ada toko sihir yang dijaga oleh kakek-kakek mencurigakan.

Menurut pengalamanku,

sihir legendaris bisa ditemukan di tempat semacam itu.

Bisa menjelajahi toko itu merupakan keuntungan besar.

Sihir legendaris?

Sihir apa saja yang pernah kautemukan?

Sihir menghilangkan jamur

dan sihir menghilangkan noda minyak membandel.

Wah.

Sihir semacam itu memang sungguh amat bermanfaat.

Itu seperti kiat-kiat dari nenek-nenek.

Bagaimanapun, kita hanya bisa menunggu.

Kita bisa mati jika meremehkan musim dingin di Kontinen Utara.

Jangan lupa, Tuan Stark hampir mati di Pegunungan Schwer.

Aku tumbuh besar di Kontinen Utara.

Jadi, aku tahu betul soal itu.

Kurasa kami akan bersama lebih lama lagi.

Badai salju akan segera berakhir.

Kalian, para petualang, akhirnya bisa berangkat.

Ya, benar.

Hei, kami jarang menghabiskan waktu bersama.

- Sein. - Ya?

- Bisa bicara sebentar? - Ada apa, Frieren?

Tumben sekali kau datang ke bar.

Stark dan Fern bertingkah aneh.

Sepertinya mereka bertengkar. Sebaiknya kau jadi penengah.

Aku tak keberatan melakukannya, tapi kenapa harus aku?

Mediasi adalah tugas Priest.

Begitu, ya?

Tampaknya mengkhawatirkan.

Hei, ada apa ini?

Ini salah Tuan Stark.

Ya, semuanya salahku.

Ini harus ditindak.

Masuk ke ruangan sebelah, satu demi satu.

Jadi, ada apa?

Saat kita baru tiba di pondok ini,

Fern menyentuh pipiku dengan tangannya yang dingin, 'kan?

Ya.

Hari ini, aku melakukan hal yang sama padanya.

- Dan tiba-tiba Fern mengamuk. - Kau naif sekali.

Kau sungguh berpikir wanita suka kalau wajahnya dipegang?

- Kau mau keadaannya terus begini? - Aku ingin berbaikan.

Stark, kau berbeda denganku. Kau itu orang baik.

Jadi, curahkan saja isi hatimu.

Kalau ingin berbaikan, beri tahu dia secara langsung.

Frieren tak akan jadi penengah untuk kalian berdua.

Ya, aku tahu. Aku akan meminta maaf kepada Fern.

Stark sudah menyesali perbuatannya.

Dia masih remaja. Jadi, dia tak berniat buruk.

Aku tahu.

Aku memang keras kepala.

Aku ingin meminta maaf.

Padahal, aku yang memulainya.

Jujur, tak masalah dia menyentuh wajahku.

Masalahnya,

dia memegang bahuku dengan sangat keras.

Itu membuatku takut, walaupun cuma sedikit.

Kau membenci Stark?

Kenapa bertanya begitu? Apakah terkesan demikian?

Kalau begitu, beri tahu dia kau hanya ketakutan dan ingin berbaikan.

- Jangan terlalu kasar kepadaku. - Maafkan aku.

Cepat berbaikan!

Entah apa maksudmu, tapi kurasa kau melakukannya dengan baik.

Terima kasih. Kau sangat membantu.

Frieren, hanya kau yang seperti ini.

- Kau memujiku seakan aku anak kecil. - Kau memang anak kecil.

Memang pantas jika kau yang bicara.

Eh, sudah lama aku ingin bertanya.

Pikiran ini sudah muncul sejak kau merekrutku.

Kenapa kau rela habiskan banyak waktu dan energi demi aku?

Karena aku fobia terhadap ras sendiri.

Saat melihatmu menolak pergi bertualang,

aku jadi teringat diriku sendiri sebelum pergi untuk mengalahkan Demon King.

Dan itu menggangguku.

Tapi itu tidak menjelaskan alasanmu memedulikanku.

Justru itulah alasannya.

Aku hanya ingin memberimu kesempatan.

Apa maksudmu?

Karena itu yang pasti akan dilakukan Himmel the Hero.

Raih tanganku, Frieren.

Aku ingin memberimu kesempatan untuk memulai pertualangan.

Himmel dan yang lainnya memberiku keberanian untuk melangkah,

dan mengajariku tentang serunya pergi bersama teman-teman.

Bagaimana, Sein? Seru, 'kan?

Ya, seru sekali.

Kami akan menjadi pahlawan yang tak terlupakan, seperti Himmel the Hero.

Aku sedang membahas yang bisa kaulakukan "sekarang", Sein.

Jadi, aku memutuskan untuk memercayai kata-katanya.

Gorilla selalu bercerita tentangmu.

Katanya, kalian akan menjadi pahlawan yang namanya

akan diukir dalam sejarah sepanjang masa.

Aku akan menyusul Gorila.

Aku tidak ingin punya penyesalan lagi.

Aku mengerti.

Jaga diri kalian.

Sampai jumpa.

Sampai jumpa.

Σχόλια

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left