Love & Pop

Love & Pop (ラブ&ポップ)

Λήψη Indonesian Υπότιτλων

Πληροφορίες έκδοσης

Love-&-Pop-1998-Bluray-Takarir-Indonesia-SMM SUBS
Ένα Σχόλιο από SmilyMADman
Durasi: 01:52:12 (SR-Ban). Kritik dan saran sangat dibutuhkan. Terima kasih.

Ετικέτες

BluRay
Δημοσιεύτηκε στις: 2023-05-08
Λήψεις: 206
Για Άτομα με Προβλήματα Ακοής: No

Προεπισκόπηση υποτίτλων Indonesian

Οι πρώτες 200 γραμμές.

SmilyMADman Subs Diterjemahkan oleh Muhammad Khairul Septian

19 JULI 1997

Pagi.

Hei.

Bisa bantu ayah?

Maaf. Mau pergi.

Oh, begitu.

Pagi. Bangunnya cepet, ya.

Mau ke Shibuya.

Ah, beli baju renang?

Mana kakak?

Sudah bangun,

dan sudah mengemas

barangnya.

Pagi, kak.

Pagi.

Siap buat pergi?

Hampir.

Bakalan sepi, nih.

Melegakan, maksudmu.

Kamu butuh uang,

buat

pegangan?

Nanti saja kembalikannya.

Tak usah.

Ibu bikin roti panggang. Kamu mau?

Ada apa? Kok kelihatan murung.

Mungkin karena mimpi aneh?

Mimpi apa?

Sudah lupa.

Ibu mau berangkat?

Lombanya hari ini?

Kejuaraan Masters.

50m gaya dada dan 25m gaya kupu-kupu.

Semangat, ya.

Terima kasih.

Jangan sampai kram lagi, ya!

Jangan khawatir.

Sip, Ibu berangkat, ya.

Selamat jalan.

Sayang? Aku pergi, ya.

Oh. Semangat!

MIMPI YOSHII HIROMI PADA PAGI 19 JULI 1997

Di tengah gunung yang sangat tinggi...

seorang gemuk yang tak kukenal dipaksa pengawas mengumpulkan jamur.

Mungkin saja itu latihan. Mungkin juga itu hukuman.

Jamurnya punya bentuk yang tak kukenal, seperti siomai.

Bentuknya agak lembap dan seperti ada bubuk di atasnya.

Setelah mengumpulkannya di dua tempat...

pria gemuk itu menemukan seekor kalajengking pada batu.

Kalajengkingnya kecil, berwarna merah dan hijau.

"Aku tak bisa melakukannya," katanya.

"Kalau tersengat, aku bisa mati."

Pria gemuk itu terus memohon-mohon,

tapi pengawas berseragam biru dongker itu hanya pura-pura tak dengar.

LOVE & POP

Segala yang ada dunia ini pasti akan berubah.

Pria dan wanita, dewasa dan anak-anak.

Ada yang ayahnya berganti dua kali.

Seseorang yang hidup...

akhirnya jadi kuburan dan foto.

Sesuatu yang terlihat akan berubah dan lenyap.

Sesuatu di dalam hati juga berubah.

Memudar, dan pada akhirnya, lenyap.

Bahkan sesuatu yang kau rasa akan selalu sama...

dapat berakhir sebelum berubah sama sekali.

Akankah aku berubah? Dapatkah aku berubah?

Aku sadar kalau aku tak tahu jawabannya.

Segala yang ada pasti akan...

berakhir.

Begitu juga dengan perasaan.

Teman-teman dari SMP, berakhir.

Akan tetapi, lingkungan baru

berarti teman yang baru.

Hidup mungkin hanyalah hal-hal yang terus berulang-ulang.

Tapi, segala hal yang dapat berubah atau berakhir itu...

sekarang ingin terus kusimpan.

Karena itulah aku membeli kamera.

- Aku berangkat, ya. - Ya.

Kereta yang berangkat tepat waktu,

dan berjalan di jalur yang tetap.

Perasaan dari "dibawa pergi".

Setiap hari adalah pengulangan hari sebelumnya.

Sulit dibayangkan hari esok akan berbeda.

Kesedihan besar, kebahagiaan besar... aku tak tahu satupun.

Memangnya kenapa?

Liburan ke luar negeri itu merepotkan...

Tak perlu juga sampai makan mewah di resto mahal, kan?

Bermain dengan teman dan senang-senang bersama

cuma bisa saat ini saja.

Bener banget.

Tapi kalau makan enak itu

selalu harus, kan?

Setuju!

Ayo makan!

Pesan Takoyaki!

Itu benar.

Kami tidak menyiakan waktu kami saat ini untuk melakukan hal-hal...

yang bisa dilakukan saat dewasa.

Ada kota yang bernama Shibuya,

yang berada di ujung lain terowongan rel Inokashira.

Kurasa perasaan membuka diri itu alasan kami ke sana.

Mungkin juga tidak.

Jujur, aku takut pada kota ini!

Masalahnya adalah pemuda saat ini, yang akan jadi masa depan Jepang.

Kau anak SMA, kan?

Kau sedang luang, kan?

Mau ke mana? Mau minum teh? Mobilku di sana.

Itu dia.

Honda NSX.

Pernah dengar?

Dirombak khusus. Coba liat warnanya. Hei!

Ayo minum teh! 30 menit saja. Hei, tunggu. Hei!

Saat SMP...

kelas 3...

setelah putus dengan pacar pertamaku...

aku berminat pada Klub Telepon.

Kudengar kamar Klub Telepon itu kecil.

"Ya, cuma setengah tatami. Ada kursi, TV, meja, telepon, dan tisu."

"Ups, harusnya tidak sebut tisu."

Apa pekerjaanmu?

"Yah... anggap saja penulis."

Penulis?

"Menulis naskah acara varietas TV dan program musik, terkadang untuk drama..."

Pekerja industri, ya?

"Yah, bisa dibilang begitu. (TERTAWA)"

"Aku melakukan riset pada klub telepon untuk tulisanku."

Begitu, ya?

"Kalau boleh, bisa ketemuan?"

"Kayanya tidak ya..."

Um, boleh.

"Sungguh?"

Ya.

"Sulit dipercaya!"

"Sip. Aku memakai topi Chicago Bulls."

"Ayo bertemu di Gedung Takarazuka. Samping jalan masuk Tengah."

"Tahu topinya, kan?"

"Yang ada gambar banteng marah."

"Warna merah terang."

Lalu kalian ketemuan?

Aku takut dan meninggalkannya.

Topi merah masih membuatku takut.

Banyak sekali kau menjepret.

Uangmu cukup buat cetak?

Tidak juga. Dompet tipis.

Begitu ya.

Manisnya.

Ayo senyum.

Itu nggak manis.

Hei kalian.

Mau makan samaku?

Akan kubayar. 10,000 yen seorang.

Boleh liat kartu pekerjaannya?

Hati-hati, ya?

Boleh kok.

Shabu-shabu enak kalau sama kuah miso.

Silahkan.

Makanlah.

Kalian kelas berapa?

Kelas 2 SMA.

Setahun lebih tua dari anakku.

Kau punya anak perempuan?

Punya.

Sudah SMA?

Ya, di Sekolah Wanita Seishin.

- Wah, sekolah terkenal. - Pasti pintar, ya.

Masih kelas 1, tapi dapat juara dua di kontes pidato Inggris nasional.

- Wah. - Hebatnya.

Dia mirip aku, makanya cantik.

Di sekolah, katanya dia mirip dengan Hiromatsu Ryoko.

Tahu Hiromatsu, kan?

- Ooh, cumi! - Makan dengan sausnya. Enak, lho.

Mmm, enaknya.

Dan kami sering pergi makan makanan mewah.

- Ayo pesan tehnya lagi. - Ya.

Mantap pokoknya.

Permisi.

Minta teh oolongnya dua.

Kalian ini, ya!

KALIAN INI, YA!

Jangan cuekin kalau orang lain sedang ngomong!

Ayo minum lagi.

Apa sikap kami jelek?

Ya. Sangat jelek.

Kalian sama sekali tak tahu betapa pentingnya masa muda kalian!

Coba kalian serius cari sesuatu untuk masa depan!

Kalau tidak melakukan apa-apa...

kalian bakal dapat kuliah yang buruk,

dapat pekerjaan yang buruk,

dan dapat pernikahan yang buruk, tahu!

Perkataan

pria itu

memang

tidak salah.

Tapi,

"aku tak ingin dengar itu darinya",

begitu pikirku.

19 JULI, PUKUL 10:00 A.M

HARI YANG SAMA, PUKUL 10:03 - Pagi. - Pagi.

Foto-foto lagi? Duh, malu banget.

More Indonesian subtitles for Love & Pop

Σχόλια

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left