The Land

The Land (Kraj)

Λήψη Indonesian Υπότιτλων

Πληροφορίες έκδοσης

The Land 2021 1080p WEB H264-FLAME
Ένα Σχόλιο από Putra14
Netflix Retail.

Ετικέτες

web
1080
Δημοσιεύτηκε στις: 2021-11-28
Λήψεις: 13
Για Άτομα με Προβλήματα Ακοής: No

Προεπισκόπηση υποτίτλων Indonesian

Οι πρώτες 200 γραμμές.

POLISI

Semuanya mengebut.

Kau bisa keluar?

Tunggu hujan berhenti.

Lihatlah kelakuan dia.

Rasanya ingin kubunuh pengemudi BMW.

Yang naik BMW lama, kubunuh dua kali.

Para bajingan pengemudi BMW pikir mengebut itu keharusan.

Makin tua mobilnya,

makin dalam mereka tancap gasnya.

Mereka mengambil kredit mobil

cuma untuk pamer

kalau mereka tajir.

Uang itu pengaruh.

Apa?

Lupakan.

Apa maksudnya itu?

Bukan apa-apa.

Mobil boks juga sama saja.

Mereka tancap gas seolah-olah ikannya bakal meleleh.

Juga truk

dari Lituania.

Yang itu, aku setuju.

Tahu, tidak, bank kecil membuka kredit mobil

yang dibayar dengan dana program 500+?

Kini gerombolan orang bodoh

jadi mengebut tiap hari Sabtu.

Mau keluar rumah pun ngeri.

Zaman dahulu orang tahu

bahwa pengemudi Wartburg

yang bertopi

dari Radom…

bisa macam-macam, tapi tidak akan membunuh.

Selama 15 tahun, aku sering

memancing di Swedia.

Itu hobi kecilku

yang agak gila.

Atau apalah.

Aku mampu ke sana karena tak punya istri atau anak.

Dan di sana,

selama 15 tahun, tak sekali pun kulihat kecelakaan.

Di sini, tiap hari ada saja kecelakaan.

Tiap hari.

Pokoknya itu

paling gila sedunia.

Seperti planet lain atau…

Entahlah. Ini Swedia. Kalau pergi beberapa jam dari sini,

lalu kembali, aku serasa terdampar di Mars.

Jalanan dan rumah-rumah mirip,

tapi jalanan di sini penuh alien!

Lampunya berkedip, roda kendaraan berdecit.

Di tepian ada lentera untuk mereka

karena korban tabrakan dianggap suci.

Padahal itu kuburan.

Tahu kenapa mereka berkendara begitu?

Karena mereka tak membaca buku.

Akibatnya, imajinasi mereka

kosong melompong.

Dunia ini tak akan hancur karena perang, tapi karena tak ada yang membaca.

Para bajingan itu tak bisa bayangkan akibat perbuatan mereka.

Saat membaca buku, kau

membayangkan yang kau baca, bukan?

Mungkin.

"Mungkin" membayangkan?

Mungkin aku membayangkan sesuatu.

Jadi, bagaimana bayanganmu, contohnya,

soal orang Swedia di The Deluge ?

Seperti di filmnya.

Besar, berpakaian hitam.

Karena pembuat film itu pasti membaca bukunya dahulu.

Dia pasti membayangkannya dahulu,

agar bisa menunjukkan karakternya

besar,

berpakaian hitam.

Terserah.

Kau sudah membacanya?

Entahlah.

Tapi kalau kau membacanya, pasti yang kau baca

terbayang di benakmu, bukan?

Jangan bilang kau tak mengimajinasikan yang kau baca.

Bisa diam, tidak?

Maaf.

Inti dari omonganku, orang-orang dungu itu mengebut karena…

tidak membayangkan

akibat yang mungkin…

akibat yang mungkin…

Astaga!

Apa?

Itu bukan salahku.

Tadi ada cewek lelet di jalur kiri.

Kau baca buku apa baru-baru ini?

Apa?

Apa urusan kau?

Jangan panggil aku "kau".

Pengacaraku dalam perjalanan.

Aku terburu-buru, berikan saja yang harus kutandatangani.

Aku tak mengaku bersalah. Cepat akhiri sirkus ini.

Kutemui kau di pengadilan tahun depan. Atau tidak.

Jangan pakai "kau", aku punya pangkat.

Baik kau jenderal pun, persetan. Aku menunggu pengacaraku.

Saat komputer kami rusak,

kami selalu menggunakan mesin tik.

Selamat.

Aku mau cari kertas dahulu.

Kau orang yang cerdas.

Kau punya istri dan tiga anak.

Baiklah.

- Kau tak baca buku. - Tahu dari mana?

Makanya kau tak punya imajinasi.

Namun, bayangkan jika kau

membaca surel

bahwa mobil yang ditumpangi istri dan anakmu ditabrak.

Kenapa menyetir seperti itu?

Semua orang begitu.

Aku tidak.

Lalu? Kau jadi Paus saja.

Kurasa tidak.

Astaga, apa masalahnya?

Anak itu sudah pakai penyangga leher, ibunya aman.

Untuk apa kau mengomel?

Tadi aku mengirim SMS ke nenekku. Ini Hari Nenek.

Cewek itu lelet, mungkin lagi cek kuku. Aku jadi salah perhitungan.

- Batas kecepatan di sana 60. - Tak ada yang selamban itu.

Kau mau mengemudi 60 km/jam? Ayo, jujur.

Mau, tidak?

Pikirmu kau tak akan mengalaminya?

Tahu bagaimana suara patah tulang?

Tidak dan tidak mau tahu.

Aku mau kencing.

Tunggu area rehat.

Ada batas kecepatan di sini. Nyalakan lampu darurat dan menepi.

- Menepi. - Baiklah.

Keparat!

Kau mematahkan kakiku!

Maaf. Tidak sengaja.

Kau tak akan bisa tancap gas lagi.

Panggilkan ambulans!

Apa…

Apa-apaan kau ini?

Kau seperti Wheel of Fortune .

Tidak berhenti berputar.

- Apa? - Kelak, kau akan bertemu seseorang.

Tolong!

Percuma saja menjerit. Tak akan ada yang datang.

Mau minum?

Mau minum

brüderschaft?

Percuma saja. Kau sudah ambil sampel darahku.

Pengacaraku menuju ke sini.

Kau akan terima akibatnya, dasar fasis.

Keparat!

Jangan,

nanti kau terbakar.

Bisa-bisanya dia berhenti di jalan lurus panjang?

JANGAN DI DEPAN PINTU

Apa katanya?

Katanya itu bukan salahnya.

PENAWARAN SPESIAL 22.99 SUSU FORMULA LULU

Tidak. Dengarkan aku.

Aku tak paham jalan pikiranmu,

tapi kalau Zośka tak pulang dalam 15 menit,

ya sudah. Paham? Akan kupanggil petugas pengawasmu.

Baik, Baśka. Kami hampir sampai.

Ibuku melarang Zośka ikut denganmu.

Jangan menculiknya kalau tak mau dipenjara lagi.

Baik, kubelikan dahulu susu yang kau mau, lalu pulang.

Tentu saja, kau tidak pernah becus.

Nyatanya aku bisa bangun rumah.

Apa? Memang kau mengajaknya kerja?

Oke, waktumu 10 menit untuk memulangkan anakku.

Ya.

"Anak kita", tahu.

Tenang, sut…

Kenapa menangis?

Lihat Ayah bawa apa.

Bisa dibeginikan.

Begini.

Itu baru putri Ayah.

Pelanggan yang terhormat,

silakan menuju kasir.

MANTAN

Hati-hati, Bung!

Maaf, Kawan. Maaf.

Di mana dia?

Apa? Maaf menjatuhkan ponselmu.

Aku tidak sengaja…

Bicara apa kau ini?

Persetan dengan ponsel!

Ada yang hilang, Bung?

Hei!

Pak!

Pak!

Zosia!

Pelanggan, silakan menuju kasir.

Zosia!

Zosia!

Di mana dia?

Zosia!

Maafkan aku.

Pak!

More Indonesian subtitles for The Land

Σχόλια

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left