Οι πρώτες 200 γραμμές.
Kenapa Ho Dong belum datang?
Dia sedang menulis komentar pembuka seperti biasanya?
Kalian sudah dengar? - Tentang apa?
Cerita apa? - Hari ini,
Shin Dong dan Hee Chul yang kita cintai tidak hadir.
Kenapa? - Kenapa?
Akan kuberi tahu alasannya. - Apa mereka sakit?
Mereka mengadakan tur dunia berjudul "Super Show".
Mereka melakukan tur dunia dengan anggota lain.
Kurasa kita harus mengadakan pesta.
Kita harus mengadakan pesta. - Pesta.
Jika kursi depan kosong,
aku akan maju.
"Paman Sang Min pindah ke kursi Hee Chul"
Paman kalian sangat berjiwa bebas. - Kursi ini bagus.
Astaga. - Sang Min, hentikan perbuatanmu.
"Sang Min, hentikan perbuatanmu"
Sedang apa kalian di sini? - Apa yang terjadi?
Apa yang kamu lakukan? - Itu bukan kursimu.
Katanya, "Hentikan perbuatanmu." - Mereka di sini sebagai guru kita?
Kalian di sini sebagai guru kami? - Tunggu sebentar.
Astaga. Guru. - Aku bukan guru kalian.
Kalian lihat aku memakai seragam sekolah.
Kamu menjadi kiper? - Apa yang terjadi?
Apa kamu Kim Byung Ji?
Tidak, jika kamu...
"Kiper Knowing, Jang Byung Ji"
Berdasarkan seragam sekolahnya, dia bukan murid pindahan.
JTBC meluncurkan acara baru. - Kamu benar.
Judulnya "Knowing Announcers".
Mereka penyiarnya. - Begitu rupanya.
Benar, bukan? - Omong kosong apa itu?
Paman kalian senang bicara omong kosong.
Jadi, itu tidak benar? - Hei, kenapa kamu
mengatakan hal seperti itu kepada Sang Min?
Teman bicara seperti itu. - Penyiar...
Para anggota Super Junior
absen hari ini. - Benar.
Jadi, kami berdua datang ke sini untuk mengisi posisi mereka.
Mari kita... - Kalian akan mengisi posisi mereka?
Ya. Izinkan kami memperkenalkan diri secara resmi.
Halo.
Kami Mulut Super! - Mulut Super!
"Mulut Super"?
Mulut Super.
Kamu mirip aktor yang membintangi film "Sunflower".
"Haruskah kamu bertindak sejauh itu
dan mengambil semuanya dariku
untuk merasa puas?"
Bagus. - Lumayan.
Ada slogan yang biasa dikatakan Sung Kyu.
Itu komentar khasnya.
Aku juga ingin melihatnya. - "Dasar berandal."
"Kembalinya Pertunjukan-ma Sung Kyu"
Boleh kulakukan di sini? - Tentu saja.
Baiklah. Ini dia.
Waktunya pertunjukan-ma.
Bukan begitu caranya. - Di masa lalu,
Bukan begitu rasanya. - dia terdengar agak polos.
Aku agak ternoda sekarang, bukan? - Benar.
Aku agak ternoda sekarang. - Ini...
Dia sudah sedikit berubah. - Maafkan aku.
Mari kita sambut mereka. - Itu aneh. Baiklah.
Selamat datang. - Terima kasih.
Senang bertemu kalian semua. - Senang bertemu kalian berdua.
Kemari dan duduklah, Berandal.
Baiklah, Berandal. - Senang bertemu denganmu.
Selamat datang. - Terima kasih.
Kamu punya kebiasaan mengatakan "Berandal".
Benar, Berandal. - "Benar, Berandal."
Maaf, Pak.
Dia meminta maaf dengan sopan. - Dia terlihat seperti kiper.
Kalian cerewet sekali.
Siapa mereka berdua? - Apa yang kamu lihat?
Kalian ke sini mau mengambil alih? - Kamu belum pernah melihat ini?
Mereka pasti datang untuk membuat masalah besar.
Kamu bicara denganku?
Apa? - Kalian semua.
Kamu pemimpin grup? - Aku bicara dengan kalian semua.
Mereka insinyur sipil?
Apa yang kamu lihat?
"Mereka bisa membangun rumah dalam sehari dengan semangat liar mereka"
Insinyur sipil? - Sedang apa mereka di sini?
Mereka seperti insinyur sipil. - Apa? Apa yang kamu katakan?
Apa yang kamu lihat? - Dia...
Dia seperti preman sungguhan. - Kami datang untuk mengintimidasi.
Na Ji Wan, tatap mataku dan katakan lagi.
Tidak bisa.
Dia terintimidasi. - Dia mengatakan tidak bisa.
Tatap matanya. Ada apa? - Dia manis.
Ji Wan, apa yang kamu katakan?
Aku takut melihatnya.
Apa yang kamu takutkan? Kamu yang memegang pemukul.
Aku akan berada dalam masalah besar jika dia mengejarku.
Yang di belakang di sisi kiri, kenapa kamu berdiri?
Semua orang duduk.
Itu bagus. - Kenapa dia berdiri?
Itu lucu. Min Cheul lucu. - Dia bertanya kenapa aku berdiri.
Apa? - Kamu bisa...
Silakan saja lakukan semua hal yang kamu rencanakan.
Kamu sedang dihukum?
Silakan lakukan semua yang kamu rencanakan.
Itu lucu sekali. - Dia duduk.
Ada yang duduk - Mereka bisa melakukan semuanya.
saat seharusnya berdiri.
Itu lucu. - Lucu sekali.
Hai, Semuanya. - Apa?
Kami dari SMA Breakers, sekolah bisbol bergengsi
tempat para murid melampaui batas untuk menjadi yang terbaik.
Aku Supersonik Dae Hyeong.
Aku Min Cheul, pemimpin tim kami.
Aku kembali dari dunia maya. Aku Yoon Suk Min.
Aku mencetak rekor baru dalam bisbol Korea
dengan mencetak home run yang akhiri pertandingan di liga KBO.
Aku Ji Wan. Senang bertemu kalian semua.
"Nomor 23 dipensiunkan oleh Hanwha Eagles"
"Pelempar legendaris melupakan masa lalunya"
"Dan menjadi komentator legenda!"
"Jung Min Cheul"
"Dia mencapai 500 stolen base kali ketiga dalam sejarah KBO"
"Supersonik abadi di liga KBO"
"Lee Dae Hyeong"
"Legenda seri KBO 2009"
"Home run yang mengakhiri pertandingan"
"Pemecah masalah legendaris kembali!"
"Na Ji Wan"
"Pelempar legendaris dalam sejarah KBO"
"Dia hanya melempar bola yang tidak tergapai!"
"Yoon Suk Min"
Mereka semua luar biasa.
Mereka legenda.
Ji Wan. - Luar biasa.
Fisikmu besar, - Mereka sangat keren.
tapi suaramu tidak terlalu dalam.
Saat orang mendengarku berbicara bahasa Korea standar,
mereka terkejut.
Nantikanlah penampilanku di sini.
Hwan, dahulu kamu juga pemain bisbol.
Ya, dahulu aku pemain elite. - Benar.
Benar juga. - Dia pemain elite.
Pemain elite? - Kamu tidak masuk liga profesional.
Sebagai mantan pemain elite, tolong beri tahu kami.
Apa definisi "elite"? - Begini...
Aku bermain bisbol dari SD sampai kuliah
meski berhenti setelah tahun pertamaku.
Namun, tetap saja, kamu bisa menyebutku pemain elite...
Atau tidak?
Sehebat inilah dia melempar. - Ya?
Saat Hwan membuka pertandingan, - Benar.
kecepatan lemparannya
lebih dari 130 km per jam. - Kecepatannya 132 km per jam.
Dia lebih cepat dariku. - Cepat sekali.
"Hwan membuka pertandingan mewakili Doosan Bears"
"Kecepatan lemparannya setinggi pemain aktif"
"Pelempar pembuka luar biasa yang pernah menjadi pemain bisbol"
Apa?
Kecepatan lemparan Suk Min... - Aku tidak melempar secepat itu.
Kamu tidak bisa lagi sekarang? - Aku tidak bisa lempar secepat itu.
Kenapa kamu berhenti bermain bisbol?
Aku berhenti karena tidak pandai melakukannya.
Kamu seorang pelempar? - Ya, aku seorang pelempar.
Kamu cedera?
Tidak, bukan cedera, aku cuma payah memainkannya.
Dia bahkan tidak terluka. Hei, kenapa kamu tidak...
Hentikan! - Dia bahkan tidak terluka.
Berapa kali harus kukatakan bahwa aku payah memainkannya?
Kamu tidak terluka... - Berapa kali harus kukatakan?
Hwan, beri tahu orang-orang kamu berhenti karena cedera.
Masalah tentang pemain hebat... - Ya.
Meski pemain itu mengalami cedera yang sangat serius,
timnya akan memperbaikinya, apa pun yang terjadi.
Mereka akan melakukan apa pun untuk memperbaikinya
agar dia bisa bermain lagi.
Benarkah? Begitu rupanya. - Dia bicara dari pengalamannya.
Jadi... - Dia diperbaiki sekitar 16 kali.
Ji Wan, apa pendapatmu? - Sejujurnya...
Hwan sangat mahir membuat dirinya terlihat bagus.
Seperti perkataan Jang Hoon,
banyak yang mengatakan mereka berhenti karena cedera.
Itu alasan pertama seorang pemain yang buruk.
Namun, untuk Hwan, - Ya.
dia mengatakan dia berhenti karena payah di bidang bisbol.
Dia sangat jujur. - Benar.
Dia sangat jujur. - Bukankah itu tindakan yang tepat?
Kalian belum pernah bertemu kami, bukan?
Ini kali pertama kita bertemu? - Kurasa ini kali pertamamu.
Aku pernah bertemu satu anggota. - Benar.
Dia pernah bertemu anggota kita... - Aku pernah bertemu Jang Hoon.
Benarkah? Di mana? - Min Cheul dan aku
kenal dekat.
Saat kami masih muda...
Saat Min Cheul baru memulai debutnya di liga profesional,
karena kami berdua berteman baik dengan Pelatih Lee Sang Min,
kami berkesempatan bertemu.
Tempat kami paling sering bertemu
adalah kelab malam.
Itu kisah legendaris. - Itu dibahas lagi.
Itu kisah legendaris. - Jujur saja...
Semua itu sudah berlalu. - Kuharap
kamu tidak menganggap kelab malam tempat pertemuan tidak pantas.
No comments yet. Be the first to leave one.