Οι πρώτες 147 γραμμές.
Kondisinya makin memburuk terutama pagi ini.
Sudah kubawa ke beberapa dokter, tapi penyebabnya tidak diketahui.
Sebagai orang dari armada karavan yang sudah berkeliling dunia,
mungkin saja kau mengetahui cara pengobatan yang benar.
Meski kau bilang begitu, aku hanya apoteker.
Setidaknya kita harus bawa dia ke kapal pengobatan karavan.
Pertama, kita harus menurunkan demamnya
agar tubuhnya tidak rusak meskipun dia bisa selamat.
Bagaimana keadaan Kiyui?
Kami akan pergi ke armada karavan.
Tolong jaga rumah, ya.
Kiyui…
Padahal dia sangat menantikan pesta ulang tahunnya hari ini.
Jangan-jangan dia…
Apa?
Penyakit Mati di Hari Ulang Tahun?
Ya.
Belakangan ini, banyak yang meninggal pada hari ulang tahun mereka.
Ditambah ada rumor yang mengatakan bahwa penyebabnya bukan dari penyakit.
Lihat yang di sana.
Pemakaman?
Benar.
Abu jenazah dikembalikan ke Abyss bersama Bunga Keberuntungan Abadi.
Pemakaman orang itu penyebabnya sama.
Apa?
Sebenarnya sebelum anak ini,
ada dua anak meninggal dengan penyebab kematian yang belum jelas.
Sudah ada lima orang yang mengalami kematian yang tidak biasa.
Semuanya adalah anak yatim piatu yang ulang tahunnya tidak diketahui.
Sesuatu yang tidak masuk akal ini
ingin kuanggap sebagai cerita karangan saja, tapi…
Kau baik-baik saja?
Ya.
Ini di mana?
Aku bahkan belum melakukan apa pun.
Kenapa bisa begini, ya?
Saking sehatnya, aku tidak percaya tadi dia sedang demam.
Kalau sudah begini, mungkin ini ulah semacam kutukan atau sihir.
Kalau tidak salah, keanehan semacam ini memang benar adanya.
Lubang Raksasa Abyss misterius yang disebut sebagai kutukan.
Hasrat mencengkeram manusia lebih kuat dari racun dan lebih dalam dari penyakit.
Begitu tertangkap, tidak akan bisa melarikan diri.
Itu benar-benar "kutukan".
Tapi para petualang rela menyerahkan diri untuk mengejarnya.
Bagi mereka, hidup tanpa hasrat itu lebih mengerikan daripada kematian.
KARYA ORISINAL AKIHITO TSUKUSHI
Bukan di sini tempatnya…
Apa mirip pemandangan tempat lain?
Lalu, suara itu…
Kalau aku tidak salah dengar…
Itu suaraku…
Apa itu ingatan milikku?
Kalau begitu, yang meratapi Lyza…
Apa aku yang menguburnya?
Tidak, kata Ozen tidak ada isinya.
Sebenarnya apa maksudnya?
Hentikan!
Menyingkir dari Riko!
Kubilang hentikan! Kau…
Tenang saja.
Mitty tidak akan menyerang manusia.
Biasanya juga ia tidak dekat dengan tamu.
Mungkin ia jadi tertarik karena kita seumuran.
Sebelum jadi begitu, Mitty juga seorang perempuan.
Apa?
Mitty?
Jamurnya jangan dimakan, ya.
Ia bukan anak bandel.
Berkat Mitty racun itu bisa dikeluarkan.
Apa?
Apa maksudnya?
Obat itu terbuat dari Mitty yang disuntikkan racun Bola Penusuk.
Apa?
Kenapa kau melakukan itu?
Mitty bisa menyembuhkan racun sendiri.
Hebat, 'kan?
Aku menggunakan darahnya untuk membuat obat.
Nanachi, sebelum menjadi Narehate, kalian sebenarnya siapa?
Kau yakin tanya begitu?
Mending tidak usah.
Nanti kalian malah jadi ingin menolong kami.
Apa?
Kau itu penyelamat kami!
Jelas aku bakal menolong…
Selesai!
Ini, sudah jadi.
Rebusan Abyss spesial buatanku!
Silakan dicicipi.
Ini.
Seperti lumpur yang lengket…
Ini pakai bahan-bahan tadi, 'kan?
Tidak usah memikirkan soal penampilannya.
Baunya amis…
Bau macam apa ini?
Aku juga membuatkan yang gampang dikunyah buatmu, Mitty.
Rasanya seperti sampah!
Apaan ini?
Apa ini sungguh terbuat dari bahan-bahan yang tadi?
Apa?
Rasanya tidak enak?
Nanachi, kau biasa makan ini?
Ya…
Kenapa? Jangan menatapku begitu…
Aku belum pernah makan makanan enak.
Kalau Riko bangun dan makan ini…
Dia akan mati sungguhan.
Tidak ada pilihan lain! Aku harus masak sendiri!
Kalau kau tidak suka, jangan dimakan.
Begitu, ya.
Jadi, dia sedang mencari ibunya yang turun ke dasar Abyss, ya?
Tapi dia ini perempuan yang punya rasa penasaran tinggi
dan sebuah rongsokan yang lupa ingatan.
Hebat juga kalian bisa sampai sini.
Atau malah sebaliknya, kalian hampir tamat di sini, ya.
Nanachi, beri tahu aku.
Kau…
Kau tahu cara menghindari Kutukan Abyss, 'kan?
Yah…
Percuma dijelaskan juga, kau tidak bisa melihatnya.
Itu juga rahasia pribadiku.
Kumohon! Kami harus tahu!
Meski begitu…
Aku akan melakukan apa pun yang kau suruh!
- Jadi, kumohon! - Astaga, jangan dekat-dekat!
Benar juga.
Ayo kita coba.
Dasar kau ini.
Aku akan memberimu pengalaman khusus.
Baiklah.
Sini, kau juga masuk.
Ini apa?
Artefak kelas tiga, Tenunan Kabut.
Aslinya ini hanya kain super tipis.
Kira-kira seperti ini.
Apanya?
Sifat sejati Kutukan Abyss.
Apa?
Mengambang seperti ini.
Kutukan itu ada berlapis-lapis dan menyelimuti kita.
Disentuh pun tidak terasa, juga tidak terlihat.
Saat kita bergerak, kutukan itu juga bergerak.
Bernapas saja bisa mengubah alirannya.
Kalau menyentuhnya, kita bisa terkena Kutukan Abyss?
- Bukan seperti itu. - Apa?
Hanya melentur saat disentuh.
Seperti kain ini.
Kalau begitu…
No comments yet. Be the first to leave one.