Οι πρώτες 42 γραμμές.
Fernanda, kau di mana?
Fernanda, kau dengar?
Tunggu arahanku. Jangan sampai ketahuan.
Tunggu. Fernanda!
Halo?
UNTUK ÁLVARO
BETWEEN FATHER AND SON
Kau sedang apa di kamar ayahmu?
Cepat masuk ke kamarmu.
Nenek lihat Bárbara?
- Lemarinya kosong. - Dia angkat kaki.
Itu yang terbaik bagi semuanya. Terutama ayahmu.
Kenapa? Apa urusanmu jika dia angkat kaki?
Nenek tak akan mengerti.
Tenang saja.
Tentu Nenek mengerti.
Nanti juga kau lupa.
Nenek pernah merasakannya.
- Ayo lebih sering makan di luar. - Tiap Selasa?
- Boleh. - Berdua saja. Sepakat.
- Selasa khusus kita. Halo. - Oke.
Kenapa muram begitu? Ada apa?
Bárbara angkat kaki.
Ke mana? Maksudnya?
Dia pergi membawa kopernya.
Apa? Sungguh?
Álvaro, Ibu turut prihatin. Sungguh.
Tunggu. Ayah.
- Tunggu. - Ini memang berat.
Apa yang terjadi?
Entah, tapi dia sudah tak ada.
Selesai sudah derita kita.
Álvaro Sayang, berat rasanya menulis surat ini,
tapi hanya ini cara mengungkap kepedihanku.
Suka atau tidak,
akhirnya aku menemukan semua yang tak kau miliki pada pria lain.
Aku tak bisa memungkiri instingku,
karena bagiku, hasratlah yang utama.
Gairah itu segalanya bagiku.
FS JANGAN PERCAYA PADA ÁLVARO SARMIENTO
Nak, jangan merana karenanya. Tidak sepadan.
Mengaku pergi bersama pria lain di depanmu saja dia tidak bisa.
No comments yet. Be the first to leave one.