Pusher III

Pusher III

Λήψη Indonesian Υπότιτλων

Πληροφορίες έκδοσης

Pusher III (2005) Blu-ray 23 976024 fps
Ένα Σχόλιο από Ketam Goreng
No resync!

Ετικέτες

bluray
Δημοσιεύτηκε στις: 2026-04-28
Λήψεις: 28
Για Άτομα με Προβλήματα Ακοής: No
FPS: 23.976

Προεπισκόπηση υποτίτλων Indonesian

Οι πρώτες 200 γραμμές.

Selamat pagi dan selamat datang di Pertemuan NA.

Namaku Soren dan aku seorang pecandu.

Mari kita mengheningkan cipta sejenak untuk mengingat alasan mengapa kita ada di sini.

Terima kasih.

Tolong matikan ponsel agar kita tidak terganggu.

Kepemilikan narkoba dan peralatannya tidak diizinkan demi alasan keamanan.

Aku serahkan kepada sekretaris kami.

Terima kasih, Soren. Selamat datang. Aku seorang pecandu dan namaku Rune.

Kita punya tradisi untuk merayakan "masa bersih",

yaitu pantang total dari semua narkoba.

Apakah ada yang menjalani hari bersih pertamanya?

- Aku Benny dan aku seorang pecandu. - Halo, Benny. Selamat datang.

- Dari 1 sampai 29 hari? - Aku Milo dan aku seorang pecandu.

Aku sedang menjalani hari kelima.

Apakah ada yang merayakan hitungan bulan atau tahun?

Namaku Linda dan aku seorang pecandu. Saya merayakan satu tahun hari ini.

Selamat. Aku akan mengedarkan gantungan kunci

dan koin untukmu, Linda.

Mari kita isi dengan banyak cinta dan kekuatan.

Terima kasih.

Saatnya berbagi. Kalian bisa berbagi tentang apa pun yang ada di pikiran kalian.

Namaku Milo dan aku seorang pecandu.

Jadi, aku kembali lagi ke sini.

Aku merasa sudah waktunya aku membenahi diri

karena hari ini adalah hari ulang tahun putriku.

Dia genap berusia 25 tahun.

Dan aku sudah berjanji untuk memasak bagi 45 orang hari ini.

Jadi aku punya banyak pekerjaan.

Penting bagiku agar kami mengadakan pesta yang luar biasa.

Aku hanya harus ingat untuk tidak menyentuh narkoba pertama itu,

maka semuanya akan baik-baik saja.

Tapi...

aku harap aku tidak gagal kali ini.

Kali ini aku akan tetap bersih.

Diterjemahkan oleh: Ketam Goreng

Kosong. Nihil.

Pasti ada di suatu tempat.

Di mana lagi yang belum kita lihat? Ban serep?

Tidak ada apa-apa di sini.

Biar aku lihat di sini.

Tidak ada apa-apa, sialan!

- Lalu? - Tidak. Aku yakin.

Ini omong kosong.

Mari kita cek mesinnya.

Aku cuma ingin lihat apakah...

Mari cek filter udaranya.

Itu terlalu bodoh.

Filter udaranya! Mereka tidak sebodoh itu.

Bingo!

Filternya! Bagus.

- Kita terlambat. - Aku tahu. Cepatlah.

- Mereka menggunakan kopi. - Bisa kau percaya? Kopi.

Jadi?

Apa itu?

Ini ekstasi.

- Ekstasi? - Ya.

- Kau yakin? - Yah, ini jelas bukan pil vitamin.

Persetan dengan mereka. Apa yang harus kulakukan dengan barang ini?

- Seharusnya kita dapat sabu. - Tidak ada sabu di kota ini.

Persetan. Kemas barangnya, ayo pergi. Cepat.

Apa kabar, Milena kecilku, gadis cantikku?

- Kau terlambat. - Ini jam Swiss, selalu tepat waktu.

Selamat ulang tahun.

- Mike, apa kabar? - Aku baik.

Peter!

Ayahku ada di sini.

- Hai, aku Peter. - Milo. Ayahnya.

Tunggu. Aku ingin memeriksa semuanya lagi.

Sekarang jam 11, dan kita harus menyiapkan semuanya jam 5.

- Kita sudah membahas semuanya kemarin. - Kita akan membahasnya lagi.

- Apa yang ingin kau tahu? - Jawab saja ya atau tidak.

- Gelas anggur dan gelas air? - Kami punya semua yang kau butuhkan.

- Taplak meja? - Dengar, Milena,

kau bukan satu-satunya pelangganku.

- Oke, apa lagi? - Bunga.

- Kau tidak pernah menyebut soal bunga. - Sekarang aku menyebutnya.

- Berapa banyak? - Aku ingin satu buket di sini, di sini,

di sini, dan di sini.

Dan aku ingin satu buket di setiap meja di sini.

Satu buket di setiap meja. Ada lagi?

- Balon. - Jangan balon.

- Apa ini pesta ulang tahun anak kecil? - Ini pestaku dan aku ingin balon.

- Warna apa? - Merah, biru, dan putih.

Kita akan membawa tamu ke sini untuk minuman sebelum makan malam.

- Dan kita akan makan sekitar jam 7 malam. - Oke.

Makanannya harus siap jam 5.

Ayahku akan siap dengan makanannya jam 5. Jangan terlambat.

- Dan kau yang mengambilnya. - Kami yang mengambil makanannya.

- Santai saja. - Makanannya harus siap tepat waktu.

Pastikan ada bunga dan balon di mana-mana.

- Ada lagi? - Tidak, kau boleh pergi sekarang.

Bukankah ada sesuatu yang perlu kita urus?

Terima kasih.

- Hanya ada 10.000. - Lantas?

Itu kesepakatan awalnya. Bagaimana dengan bunga dan balonnya?

- Itu sudah cukup. - Tunggu sebentar...

Sudah cukup!

Terima kasih.

Datanglah jam 6.

- Kapan? - Jam 6. Pakai setelan terbaikmu.

- Janji? - Ya. Keinginanmu adalah perintah bagiku.

- Mike... - Sampai jumpa, Milo.

Cepatlah. Kita terlambat.

Hai.

Bisa kita bicara?

Tutup pintunya.

Di mana milikku...?

Tunggu.

Rexho! Kemari.

- Ada apa? - Beri tahu aku apa yang dikatakan orang ini.

- Apa masalahnya? - Masalah apa?

Luan tidak mengerti bahasa Makedonia.

Kalau begitu jelaskan dalam bahasa Albania.

Ada ekstasi di dalam mobil. Bukan heroin. Aku yakin.

Ada ekstasi di dalam mobil, bukan heroin.

Jadi tidak bisakah dia menjualnya saja?

- Tidak bisakah kau menjualnya saja? - Aku tidak mau. Aku butuh heroin.

Dia butuh heroin.

- Aku butuh heroin! - Tenanglah.

Aku tidak tahu apa-apa soal ekstasi.

Bisnisku hancur kalau aku tidak punya heroin.

Kau mengerti?

Dia tidak tahu perbedaan antara ekstasi dan pil vitamin.

Kau mencoba menipuku.

Tenanglah, Milo. Itu hanya salah paham.

- Apa yang harus kukatakan padanya? - Tunggu, aku harus menelepon seseorang.

- Cari tahu apa yang terjadi. - Ada apa?

Luan sedang menelepon Belanda untuk menanyakan status.

- Apa? - Status. Tentang apa yang terjadi.

Jangan stres, Milo. Santai saja.

Berbahaya bagi orang tua sepertimu kalau stres berat.

- Kita akan pergi keluar, kan? - Tentu saja.

- Kapan kau akan pakai kemeja yang bagus? - Kau tidak suka ini?

Hugo Boss.

Hugo Buga, bukan Hugo Boss.

- Hugo Boss dari Cina ini. - Entahlah apa yang terjadi.

Mereka pasti salah menukar mobil di Belanda.

- Apa yang terjadi? - Beri tahu dia soal mobilnya. Sejujurnya.

Ada mobil baru yang sedang dalam perjalanan membawa heroin.

Sementara itu, kau bisa tinggalkan pil ekstasi itu di sini.

- Atau kau bisa menyimpannya. - Aku akan menyimpannya.

- Dia menyimpan pilnya. - Kalau begitu dia bisa mencoba menjualnya.

- Tidak bisakah kau menjualnya? - Berapa harganya?

Berapa dia harus membayar untuk itu?

- 10 kroner per butir. - Kau yakin?

Ya.

Milo, 13 kroner. Orang lain bayar 15.

Entahlah...

Kau bisa menjualnya seharga 15-20 kroner. Ini uang gampang.

Tapi ingat, mobil itu harus kembali dengan uang hasil ekstasi tersebut.

Sekarang jam 11. Apa kau bisa menyelesaikannya?

Oke. Setuju.

Hei, itu Muhammed!

- Hai. Rasanya enak? - Selamat datang.

- Kau lapar? - Tidak, terima kasih. Aku perlu bicara dengan Milo.

Milo?

Milo!

- Si Turki kecil ingin bicara denganmu. - Muhammed.

Dan sarma yang kau buat ini... tidak ada yang suka.

- Apa yang salah? - Ukurannya besar dan dingin.

- Dagingnya mentah. - Penismu yang mentah. Ada apa denganmu?

Dia bilang kami harus memakannya.

- Kau sibuk? - Sangat sibuk, Muhammed.

Aku punya sesuatu untukmu.

Kau simpan saja itu. Tunggu sebentar.

Ini untukmu.

Kurang 5.000. Aku punya pengeluaran tambahan.

- Ini hari ulang tahun putriku... - dan aku harus membayar semuanya.

Persetan dengan itu.

- Apa yang kau lakukan? - Apa maksudmu?

Kau tidak percaya padaku? Kita ini teman.

Ini ada sedikit headcheese (babi). Sekarang tinggalkan aku sendiri.

Kau mau? Kau akan menyukainya.

Dengar, ada uang yang kurang. Teman tidak saling menipu.

- Sial! - Apa-apaan yang kau lakukan?

Aku akan membersihkannya nanti.

Kita butuh kesepakatan baru.

Kesepakatan baru? Kenapa?

40% tidak cukup lagi sekarang. Kau cuma duduk-duduk santai.

Tenanglah!

- Kami butuh kesepakatan baru. - Kau mau uang lebih banyak?

- Tentu saja. - Oke, kita bisa bicarakan itu.

Tapi tidak sekarang. Karena aku sangat sibuk!

Aku memasak untuk 50 orang. Kami akan mengadakan pesta dan aku perlu potong rambut.

Kapan kalau begitu?

Apa?

- Kapan kita bisa membicarakannya? - Biar kupikirkan dulu.

Baik, tapi mulai sekarang kita bagi lima puluh-lima puluh.

Kau tertawa? Kau sudah tua.

Jika kau ingin bertahan hidup, kau harus berurusan dengan generasi baru.

Generasi baru? Siapa itu?

Aku. Siapa lagi? Raja Copenhagen.

Raja Copenhagen?

Jadi apa katamu? Jumlah kami lebih banyak darimu.

Dengar...

apa kau tahu sesuatu tentang ekstasi?

Kenapa?

Karena aku punya banyak yang ingin kujual.

- Kiraku kau cuma jual sabu. - Aku sedang mencoba pasar baru.

Kau tahu kan... generasi baru, pasar baru.

Σχόλια

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left