Imperfect Women

Imperfect Women

Λήψη Indonesian Υπότιτλων

Σεζόν 1

Πληροφορίες έκδοσης

Imperfect Women S01 ATVP WEB h264-GRACE
Ένα Σχόλιο από tedi
Retail ATVP (8 eps)

Ετικέτες

webdl
Δημοσιεύτηκε στις: 2026-04-29
Λήψεις: 20
Για Άτομα με Προβλήματα Ακοής: No

Προεπισκόπηση υποτίτλων Indonesian

Οι πρώτες 200 γραμμές.

Rasanya kurang tepat menyebutnya persahabatan.

Ini sesuatu yang lain. Semacam kekerabatan.

Dari lubuk hati terdalam.

Kami bisa hadapi semua tantangan hidup

asalkan tetap kembali pada satu sama lain.

Seharusnya kami menua bersama.

Hubungan kami… Dulu kuat,

dan penting,

dan seharusnya abadi.

Tapi bukan itu yang terjadi.

DARI NOVEL KARYA ARAMINTA HALL

Kapan terakhir kali kau bertemu mendiang?

Kami makan malam bersama semalam?

Sepertinya kau ragu.

Tidak, aku yakin. Maaf, sungguh. Aku hanya…

Sepertinya mustahil itu terjadi kemarin.

Semuanya terasa…

sangat berbeda.

Boleh aku tahu bagaimana?

Apa yang terjadi?

Apa dia dirampok?

Apa dia diperkosa?

Kami tak bisa bagikan informasi itu sekarang.

Kami harap kau bisa membantu.

Ya. Kubantu sebisaku.

Apa… yang bisa kubantu?

Kau mungkin orang terakhir yang bicara dengan temanmu sebelum penyerangan itu,

ceritakanlah yang kau ingat dari semalam.

SEBELAS JAM LALU

Oke.

Kita mulai.

Bagus! Terima kasih.

Terima kasih ke rekan tim Asia Selatan karena membiarkanku menang.

NANCY BISA TEMUI AKU LEBIH AWAL?

AKU PERLU BICARA!

Serta terima kasih untuk pemimpin pemberani kita, Eleanor,

atas dua tahun paling berharga dan menantang di hidupku.

- Boleh aku bicara? - Tentu.

Jadi…

Kontes cornhole konyol ini punya tujuan.

Bukan hanya untuk membawa kegembiraan dan keceriaan

dalam pekerjaan yang sulit, tapi penting,

yang kalian kerjakan dari seluruh dunia.

Momen ini juga melambangkan sebuah jalan.

Makanya, Kumal, kami bersulang untukmu hari ini

karena kami bangga atas semua pencapaianmu

di Rescue and Relief.

Bahkan, kami lebih bangga dengan semua pekerjaan di masa depanmu.

- Terima kasih. - Terima kasih.

Untuk Kumal!

Semuanya, silakan makan!

Aku tak mau ada makan tersisa.

MAAF MENDADAK TAPI AKU BENAR-BENAR MEMBUTUHKANMU, EL!

Terima kasih.

- Pidato bagus, Bos. - Apa?

Aku hanya memujimu.

Jangan begitu.

HALO? SEBAIKNYA KAU SUDAH TINGGALKAN KANTOR AKU SERIUS.

- Ada apa? - Ada waktu untuk bicara?

Tidak. Aku… Maaf, aku tak ada waktu.

- Mungkin bisa bicara lain kali? - Ya.

ELEANOR AKU AKAN TIBA LEBIH AWAL!

Ya? Sampai jumpa? Oke.

Aku mengawasi.

Tunggu. Apa aku… Aku tahu…

Apa aku harus lakukan ini?

- Ya. - Ini tradisi.

- Ya. - Sejak kuliah.

Saat kita masih muda dan berselera buruk.

- El, tolong aku. - Aku…

Bukan aku yang buat aturan.

- Senang ada di sini. Selamat ulang tahun! - Selamat ulang tahun!

Astaga, tidak.

Ini makin buruk.

- Ya. - Menjijikkan.

Sangat tak enak.

Oke, Say, bagaimana harimu? Apa kau sudah banyak dipuja?

Tentu saja. Artemis bangun pukul 06.00 untuk mulai memujaku.

Dengan menuntut panekuk.

Tidak, mereka manis, putri-putriku, Howard suruh mereka buatkan puisi untukku.

- Itu manis sekali. - Ya, aku sadar.

Itu agak norak.

- Itu personal. - Nancy.

Dia pantas dihujani hadiah.

Permisi.

Kue pipih kentang dengan confit tomat.

Dipadukan dengan sampanye. Hadiah dari koki.

Terima kasih. Tolong sampaikan ke Marco.

Baiklah, Nona Bouchet.

Terima kasih.

Luar biasa.

Enak sekali.

Pada dasarnya pompon kentang, 'kan?

Tidak, ini pompon kentang yang sangat mewah.

Jangan kasar.

Aku suka saat kau tidur dengan kokinya.

Bagaimana kabar dengan rekanmu?

Apa masih…

Kami masih berhubungan.

- Sesekali. Kau tahu? - Ya.

Tapi itu sangat kasual.

- Dia tahu itu? - Ya?

- Nancy, kau tak apa-apa? - Luar biasa.

- Apa? - Semuanya baik-baik saja?

Ya!

Semuanya, aku mau ucapkan…

Apa akan lama? Karena aku harus kencing.

- Tidak. - Oke, hanya memastikan.

Aku mau… bilang, aku sangat bahagia ada di sini dengan dua orang

yang sangat kusayangi, yang paling menyayangiku di dunia.

- Oh, Sayang! - Kami menyayangimu.

Pepatah Irlandia berkata…

- Astaga. Kumohon jangan. - Hanya bercanda.

- Pergilah. - Selamat ulang tahun, Sayang.

Terima kasih.

Baiklah, aku segera kembali.

- Mejamu sudah siap, Nona Bouchet. - Luar biasa. Terima kasih.

Nancy, apa yang terjadi? Kau tak apa-apa?

Ya. Tidak…

- Apa yang terjadi? - Masalah pria itu.

Masih berlanjut.

- Aku tahu. - Apa?

Kupikir kau sudah putus dengannya.

Sudah kucoba. Sungguh. Ini rumit.

Apa maksudmu?

Mary tak tahu.

Bisa jangan bilang apa-apa? Aku…

Aku tak mau buat dia kesal.

Tapi tak masalah jika aku yang kesal?

Lagi pula, kau punya banyak pacar.

Nancy, jika kau jujur pada Robert tentang apa yang kau lakukan,

itu tak akan jadi masalah.

Pernikahan terbuka sudah biasa sekarang ini.

- Semua orang melakukannya. - Tapi Robert tak akan menerimanya.

Tapi yang kau lakukan ini membuatmu terkungkung.

- Hanya membuatmu menderita. - Aku tahu. Aku…

Masalahnya, saat bersamanya, aku merasa tak berdaya.

Kau ingat yang kau katakan padaku

soal perbedaan antara cinta dan gairah?

Apa yang kukatakan?

Kau bilang, cinta melengkapimu sedangkan gairah mengurasmu.

Yakin aku bilang begitu?

- Ya. - Itu seperti ucapan Mary.

Tidak, kau yang bilang. Soal Robert.

Saat dia melamarmu.

Terkadang kau melihat hidupku lebih objektif dibanding aku.

Tidak, aku hanya…

- Hai! Pemandangannya indah. - Hai!

Ya, 'kan?

Apa yang kalian bicarakan?

Hanya masalah Eleanor.

Ya… Aku ditawari kokaina di toilet.

Apa?

Tak kuambil, tapi aku senang sudah ditawari.

Kau masih keren!

Terima kasih.

PONSEL ROBERT

- Hei. - Eleanor, ini Robert.

Maaf mengganggumu selarut atau sepagi ini.

Tak masalah. Ada apa?

Nancy belum pulang dari semalam,

dan dia tak menjawab ponselnya.

Apa dia pulang ke rumahmu setelah makan malam?

Kau di sana?

- Kau tak apa-apa? - Ya…

Maaf… Kau tak sendirian?

Tidak…

Bisa tunggu sebentar?

Oke, jadi…

ELEANOR - HEI! KAU DI MANA? ROBERT MENELEPON.

Nancy masih belum pulang?

Belum, dan aku sudah kirim banyak pesan dan SMS.

Tak ada jawaban.

Sungguh mencemaskan.

Ya, entahlah… Robert.

Kami makan… lalu dia pergi.

KAU OKE? AKU HARUS BILANG APA?

Dia bilang mau pulang ke rumah?

Dia tak bilang begitu, tapi kukira…

HALO??? DIA MENCURIGAIMU! BISA HUBUNGI…

Cukup sudah. Akan kuhubungi polisi.

- Tidak, Robert. Jangan… lakukan itu. - Oke, jadi…

Apa, kau tahu dia ada di mana?

Tidak juga.

Eleanor, apa yang terjadi?

Aku akan berpakaian dan menemuimu.

Tak perlu begitu.

Beri tahu saja a…

Robert, berhenti! Jangan hubungi polisi sebelum kita bicara, oke? Kumohon.

- Oke. - Oke.

Aku dalam perjalanan.

Sialan!

Hei, Jordan.

Boleh pinjam jin ini?

- Ya. - Oke.

Kau sudah mau pergi?

Ya, tak apa-apa, karena aku tak pernah mampir, ingat?

AKU KEHABISAN PILIHAN…

Hei.

Jadi, dia sudah muak denganku?

Σχόλια

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left