The Last Days of Ptolemy Grey

The Last Days of Ptolemy Grey

Λήψη Indonesian Υπότιτλων

Σεζόν 1

Πληροφορίες έκδοσης

The Last Days Of Ptolemy Grey S01E01 1080p WEB H264-PECULATE
Ένα Σχόλιο από Putra14
Apple TV Retail.

Ετικέτες

web
1080
Δημοσιεύτηκε στις: 2022-03-18
Λήψεις: 25
Για Άτομα με Προβλήματα Ακοής: No

Προεπισκόπηση υποτίτλων Indonesian

Οι πρώτες 200 γραμμές.

Dua tambah sembilan sama dengan 11.

Robyn.

Aku ingin kau tahu seluruh keluargaku mengandalkanmu.

Kini mereka marah karena aku membuatmu mengelola urusanku.

Tetapi akhirnya,

mereka akan mendapat manfaat berkat kekuatanmu.

Maaf atas hal yang akan terjadi di sini hari ini.

Tetapi aku harus memperbaiki situasi.

Bajingan itu harus diganjar atas perbuatannya.

Aku tahu kau di sana, Pria Tua.

- Siapa itu? - Kau tahu betul siapa.

Masuklah. Pintunya terbuka.

DUA BULAN SEBELUMNYA

Selamat pagi pada 21 April 2021 ini,

dan selamat datang di laporan pagi Atlanta News 8.

Inilah kisah utama dan kabar internasional Anda.

Ketegangan di seluruh Timur Tengah tetap tinggi,

setelah tujuh hari pengeboman berturutan di Kabul, ibu kota Afganistan.

Dan kestabilan wilayah itu terus memburuk.

Ada berita sela.

Bom meledak di mesjid Kabul yang dikunjungi para pejabat tinggi Afgan.

Empat belas orang tewas, dengan belasan dilaporkan cedera.

Pejabat eksekutif Afgan tak cedera.

Laporan masuk dari stasiun cabang kami…

Duta besar AS di Kabul diharapkan membuat pernyataan

memberi kabar atas situasi ini, bersama informasi…

TV MENYALA SALURAN - SUARA

…tentang tersangka pemerintah Afgan di balik serangan terakhir.

Kisah ini masih berkembang.

Ini karya Johann Sebastian Bach, Brandenburg Concerto No. 2 di F Mayor.

Anda mendengarkan 90.1 WKCT,

stasiun musik klasik Atlanta.

Berikutnya, ada Konser Biola…

Jangan main-main lagi, Pity.

Coydog?

Nak, jangan main-main lagi.

Penuhi janjimu.

Aku lupa.

Lupa?

Aku tak mati agar kau lupa.

- Pergi dari sana! - Ayo!

Ayo, Maude, cepatlah!

- Ayo, Maude - Lebih cepat!

Tambah air lagi!

Pity!

- Aku harus menyelamatkannya, Bu! - Pity!

- Aku harus! - Pity!

Tidak! Ibu!

- Pity! - Lepaskan aku!

Seharusnya aku menyelamatkannya.

Seharusnya…

Ibu.

Ibu?

Ibu.

- Ibu! - Ya, Sayang?

Hei, Maude. Apa kabar?

Ibunya sudah pergi tiga hari, dan Maude tak punya makanan.

Masuklah.

Ambil kursi di meja. Aku baru membuat bubur gandum.

Terima kasih.

Papa Grey.

Tangkap dia!

Papa Grey!

Papa Grey, kau di dalam?

Papa Grey.

Papa Grey?

Siapa itu?

Aku.

Aku? Akulah aku.

Apa kau wanita yang mau merampokku?

Bukan.

Aku pria yang memberi tahu bahwa aku di sini, dan itu aku, Reggie.

Reggie?

Bagaimana aku tahu itu kau?

Kau tahu suaraku.

Aku tahu suaranya jika melihat wajah yang mengatakannya.

Tetapi, terkadang aku tak tahu, ya?

Baiklah. Bagaimana aku membuktikan bahwa ini aku?

Apa yang selalu kusuruh kepada Reggie?

Aku harus mengurus anak-anakku.

Aku harus pergi ke dokter jika demam.

Dan, aku harus menaruh setidaknya sepuluh dolar di bank

tiap kali aku dibayar.

Siapa pun tahu itu.

Apa yang kukatakan kepada Reggie tentang minum alkohol?

Katamu, "Jangan lakukan.

Karena jika kau minum, kau suka marah."

Itu sama sekali bukan seperti ucapanku.

Papa Grey, bukalah.

Sudah kukatakan. Aku senang melihatmu, Papa Grey.

Baiklah. Ini dia. Bantu aku.

Hei! Begitu. Bagus.

- Dan? - Selalu…

- Selalu kunci pintu. - Selalu kunci pintu itu.

Kau tak mau wanita itu kembali dan merampokmu lagi.

Ya. Tidak. Dia menamparku.

Mencuri kaleng recehku dan…

Ya. Tak apa-apa, Paman. Apa punya air es yang bisa kuminum?

Air es, untuk minum?

Ya! Ya.

Ayo. Ayolah.

Keluarkan bejana dari kotak es ini.

Aku akan mencarikanmu gelas istimewa

yang selalu kusimpankan untukmu, agar kau minum air dari situ karena…

Ya? Bagaimana tangannya?

Ada perban besar di sana, tetapi tak apa.

Aku akan mencarikan gelas itu sebab aku tahu kau suka airmu,

jadi selalu kusimpan gelas istimewamu di tempat istimewa.

Kau makan tiga kaleng kacang dalam tiga hari, Paman. Bagus.

Oh, ya. Ya.

Tiga kaleng yang lalu, ketika kau di sini,

- aku mencuci gelas… - Baiklah.

…agar itu siap bagimu saat kau datang.

Di mana…

- Apa itu? - Aku tak ingat di mana.

Kenapa kau menaruh beker di kulkas, Papa Grey?

Aku ingin tahu berapa suhunya, jadi…

Kurasa ini akan lebih berguna dekat nakasmu. Bagaimana?

Ya.

Ya?

Baiklah.

Baik.

Kau menaruh itu di sana, bukan?

Karena aku tahu itu bukan aku.

Kau memang istimewa.

Ada sistem tekanan tinggi yang mungkin sekali…

Aku ada tamu sebelum kau ke sini, tetapi…

Tetapi itu sudah lama sekali.

Lalu, kau datang.

Mereka masuk?

Siapa itu?

Pria yang pernah kukenal.

Pria mana?

Kau tahu pria mana.

Pria kulit hitam yang menongkrong di pojokan?

Tidak. Itu…

Itu… Seseorang sebelum kau lahir.

- Siapa itu? - Coydog.

Pria yang mengajariku berhitung, membaca.

Ya. Baiklah. Coydog, ya?

Kau membicarakan masa lalu. Ya. Baik.

Ada perkelahian juga di sana,

karena aku banyak mendengar suara berkelentang.

Lonceng sapi berdentang.

Kau mau air, Papa Grey?

Kurasa kita harus merapikan dirimu sebelum kau keluar, Paman.

Tidak. Aku suka seperti ini.

Ya.

Ini mirip Frederick Douglass. Biar kubantu kau.

Seperti yang kukatakan, Paman, Nina tak terlalu suka lagi di sini.

Jadi, aku berpikir untuk memindahkannya dan anak-anak

untuk tinggal di Texas.

Ya. Baiklah.

Bagaimana menurutmu?

Menurutmu tak apa jika orang lain memeriksa keadaanmu sekali-sekali?

Ya. Lebih banyak lebih baik.

Ada apa dengan wanita itu, Reggie? Di sana.

Redakan suaramu.

Kau lihat ada benjolan besar di lehernya

seperti kepala akan tumbuh dari situ?

Ada apa dengannya?

Dia tak apa-apa, Papa Grey. Diamlah.

Kenapa aku harus diam saat dia punya sesuatu seperti jeruk bali besar

yang akan meledak dari lehernya?

- Aku ingin tahu dia kenapa. - Ptolemy?

- Kau tak mau tahu? - Ptolemy Grey?

Ya, Bu. Ayo, Paman.

- Apa? - Ayo temui dokter.

- Dia harus tutup mulut. - Maafkan aku.

Apa katanya?

Kenapa kau membawaku ke sini

ketika wanita itu berkeliaran dengan benjolan besar di lehernya?

Itu Nn. Pine,

dan dia mengidap yang kami sebut gondok dan infeksi tiroid.

Kami menyiapkannya untuk dirawat di rumah sakit.

Coydog biasa mengatakan rumah sakit itu tempat orang kulit hitam mati.

Sebagai mahasiswa kedokteran, aku tinggal di rumah sakit,

dan aku berhasil keluar hidup-hidup.

Ya, tetapi kau tak terlalu hitam.

Tangannya sudah pulih. Mengagumkan.

Sudah kukatakan. Tak ada yang menyuntikku,

membalut tanganku seperti babi jahat.

Tn. Grey…

Orang seusiamu, dengan luka bakar seperti itu,

perlu berbulan-bulan untuk pulih.

Aku cepat sembuh.

Pria kulit hitam tua di ladang kapas tak bisa pura-pura sakit.

Suatu waktu aku bisa memetik 136 kilogram katun pada musim panas.

Kulit hitam lain pingsan di tanah karena kepanasan.

Aku tak begitu.

Aku bekerja hingga bulan Juni muncul.

Bulan Juni.

Cara mereka mengisahkan itu, dia baru berusia 12 tahun

saat datang dari Delta di utara.

- Dia berjalan tanpa alas kaki… - Ya! Aku berlari.

Dia…

Tn. Grey.

Apa kau ingat saat aku dahulu tinggal di gedungmu saat aku kecil?

Tidak.

Kau tak ingat saat aku mendatangimu saat Halloween di apartemenmu

More Indonesian subtitles for The Last Days of Ptolemy Grey

Σχόλια

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left