Οι πρώτες 200 γραμμές.
Pak. Kalau menyetir ya menyetir saja,
tidak usah mengintip-intip ke belakang.
Tidak, Neng… Ini lagi memeriksa spion.
Spionnya goyang, takut lepas.
Mas.
Hei.
Mas! Tasnya, Mas.
Ya bisa.
Orang yang tidak saling mencintai lalu menikah.
Bisa bahagialah.
Contohnya kita.
Kita baru ketemu. Belum ada sayang, belum ada cinta.
Tapi kita menikah.
Tahu tidak namanya apa?
J... O...
D... O... H.
Jodoh.
Aduh. Apa-apaan, Mas?
Nenekku bilang... Cinta itu bisa ada di mana saja.
Sendirian saja?
Berapa lama di Bali? Mau ke mana saja?
Kuta? Legian? Seminyak? Singaraja?
- Kakinya sakit? - Tidak!
Bisa jalan-jalan kalau begitu.
Galak.
Masa.
Aku diramal tiga kali akan dapat jodoh di pesawat.
Tiga kali.
Aku tidak percaya.
Tapi setelah hari ini,
aku baru yakin.
Jangan-jangan...
Jangan-jangan...
kita jodoh.
Aku ke belakang dulu ya.
Aku akan kembali.
Tidak sabar ya?
Terima kasih ya. Sudah menyelamatkan aku.
PERTAMA MEREKA MENGABAIKANMU, LALU MENERTAWAKANMU
LALU MEREKA MELAWANMU, LALU KAU MENANG
Kamu lagi, kamu lagi.
Calon suaminya mana?
Calon suami apa?
Tadi...
saat aku ke belakang, di pesawat,
ada pria menyuruh aku pindah.
Katanya calon suami kamu.
Ya lalu aku pindah.
Norak.
Tidak gaya seperti aku.
Taksi.
Pak!
Taksi!
Taksi!
Woi!
Lho?
Kamu.
Kamu sedang apa di situ?
Lagi menunggu taksi.
Sampai besok kamu menunggu di situ, tidak akan ada taksi yang berhenti.
Lho memang kenapa?
TAKSI DILARANG HANYA MOBIL PRIBADI YANG BOLEH
Aku tidak lihat, aku tidak tahu.
Ikut aku saja kalau mau.
Boleh?
SALURAN GEOGRAFI
Jadi…
Kamu itu sering bepergian sendiri ya?
Kalau aku sering.
Mami aku sering bilang aku itu anaknya
mandiri.
Padahal aku anak satu-satunya.
Biasanya kebanyakan pada manja.
Tapi aku tidak.
Lalu kira-kira di Bali berapa lama?
Halo.
Kamu tahu?
Pembawa acara yang sudah susah payah aku audisi sampai jungkir balik
360 derajat ditambah sudah aku latih.
Tiba-tiba batal.
Cuma alasannya gara-gara dia tanam benang di mukanya sampai pendarahan.
Aku mau maki-maki
manajemennya. Tidak profesional sekali talentnya.
Lagipula untuk apa pakai acara tanam benang di muka?
Daripada tanam benang lebih baik tanam saham.
Lalu bagaimana? Kita pergi tanpa pembawa acara?
Ya kamu cari saja.
Kenalan manajemen kamu di sini banyak.
Tenggat waktu kita sudah sangat ketat.
Pokoknya kita harus berangkat sesuai jadwal.
Aku belum tahu siapa nama kamu.
SALURAN GEOGRAFI
Teman-teman.
Ini lokasi-lokasi yang sudah ditetapkan buat kita liputan nanti.
Tapi sekarang permasalahannya, kita tidak punya pembawa acara.
Jadi apa mungkin,
kita mengundurkan tenggat waktu dan waktu presentasinya.
Arga, tidak bisa.
Kita itu sudah kerja keras buat gabung dengan perusahaan ini.
Kalau belum apa-apa kita sudah mengundur waktu presentasinya,
kita bisa dibilang tidak profesional, bung.
Hai.
Kamu?
Kamu?
Ya ampun, kita ketemu lagi.
Teman kamu ya?
Kamu kenal dia, Ga?
Kamu sedang apa di sini?
Aku ke sini karena dua hal.
Pertama, aku tahu kamu sedang mencari pembawa acara.
Kedua, aku belum tahu nama kamu kemarin.
Arga, gadis seperti ini mau kamu ajak untuk jadi pembawa acara?
Ayo, bung.
Kita tidak punya waktu untuk hal konyol seperti ini.
Konyol dari mana? Apanya yang salah?
Begini, semuanya maaf.
Aku memang tidak terlalu berpengalaman.
Tapi semalaman aku sudah menjelajahi di internet.
Aku sudah pelajari semua gaya-gaya para pembawa acara yang paling bagus.
Se-Indonesia se-internasional.
Aku sudah pelajari semuanya dalam satu malam.
Kenapa tidak percaya pada kemampuan aku?
- Atau mau pemilihan sekarang? - Ya sudah.
Aku mau lihat bagaimana kamu kalau jadi pembawa acara.
Coba sekarang peragakan. Bagaimana coba?
Oke.
Selamat siang, pemirsa.
Kembali lagi bersama saya.
Aletta.
Dalam 30 menit ke depan, saya
akan menemani Anda dalam acara...
SALURAN GEOGRAFI
Saluran Geografi.
Hadeh.
Kamu tahu tidak apa yang akan kita kerjakan?
Tidak.
Ga, kalau bawa gadis seperti ini, semuanya bisa rusak.
Eh, Jon, aku belum memutuskan ya.
Tunggu.
Menurutku, dia cantik, unik juga.
Dan bagi aku pribadi…
tidak masalah di kamera.
Kenapa kita tidak kasih kesempatan biar dia jadi pembawa acara?
Begini.
Neng.
Jadi karena kamu sudah menonton semua pembawa acara,
di seluruh Indonesia dan Internasional di internet.
Dan kamu berpikir kamu bisa layak
untuk jadi pembawa acara di acara program kita.
Begini, aku kasih tahu ya.
Ini bukan program sembarangan.
Bukan program murahan.
Ini program berkelas.
Dan kamu tidak punya apa-apa untuk mendukung program ini.
Jadi lebih baik kamu pulang, bercermin,
dan kamu hapus semua angan-angan kamu yang ketinggian.
Jonas, Jonas ya.
Selain muka kamu pahit seperti pare,
bibir kamu pedas seperti cabai, tahu tidak?
Paling tidak, aku datang ke sini punya niat baik.
Aku mau bantu kamu, karena kemarin kamu sudah bantu aku.
Tapi kalau begini ya sudah.
Ga, bagaimana, Ga?
Ga.
Ga, bagaimana?
SALURAN GEOGRAFI ARGA SAMUDRA HARTAWIJAYA
PETUALANGANMU BERAWAL DI SINI
Apa?
Ganggu orang tidur saja.
- Cepat. - Iya.
Aletta.
Aletta.
Woi, bangun woi sudah sampai. Tidur saja, nanti aku siram kamu.
Cepat!
Lho hotelnya mana?
Yang bilang ada hotel siapa?
Barang-barangmu bawa sana sendiri. Jangan manja!
Kenapa kamu?
Capek.
Sudah, ayo cepat.
Sini, aku bantu. Ayo, pelan-pelan.
Satu, dua, tiga.
Tidak apa-apa, 'kan?
Aku duduk sebentar.
Rimba, terima kasih.
Aku juga lupa bilang terima kasih,
kemarin kamu sudah membela aku di kantor.
Santai kalau dengan aku, santai. Dengan anak-anak juga santai.
Cuma memang kamu tahu sendiri, 'kan.
Jonah saja agak bodoh.
Sepertinya pas bayi sering terbentur kepalanya jadi seperti begitu.
Telepon pacarku dulu.
Seperti dapat sinyal saja kamu.
Ada sinyalnya, kedap-kedip.
Bugi juga asik, 'kan? Memang dia paling ajaib.
Dia yang bikin suasana selalu pecah. Itu selalu dia.
Dan hebatnya lagi...
di antara kita, dia satu-satunya yang punya pacar.
Halo cantik, kamu lagi apa di sana?
Kalau Arga anaknya juga baik.
No comments yet. Be the first to leave one.