Πληροφορίες έκδοσης

하자있는 인간들 Love with Flaws S01 WEBDL Pahe in
Ένα Σχόλιο από DEDI.FIRMANZ
Sub by VIU synced by DEDI.FIRMANZ. Perbaikan nama karakter, tempat, dll. Jangan lupa kasih rate ^^.... Follow my IG @Dedi_firmanz

Ετικέτες

webdl
web
WEBDL
Δημοσιεύτηκε στις: 2020-11-21
Λήψεις: 45
Για Άτομα με Προβλήματα Ακοής: No

Προεπισκόπηση υποτίτλων Indonesian

Οι πρώτες 200 γραμμές.

Bagaimana...

Bagaimana mereka bisa habiskan makanan itu hanya dalam tiga hari?

Dapatkan daging perut setengah harga!

Daging perut yang lezat kini diskon 50 persen!

Ini semua karmaku.

Ini karmaku.

Aku tak bisa menyalahkan orang lain

atas karmaku.

Apa kau?

Apa?

Siapa kalian?

Bisa-bisanya dia bersama gadis seperti ini.

- Gadis seperti ini? - Hei.

Beraninya kau tinggal bersama kekasihku?

Kali ini yang mana?

Tidak, bukan begitu.

- Hei, dia bilang bukan begitu. - Tak mungkin.

- Dia mengabaikanmu. - Yang benar saja.

- Kau mau mati? - Hei, dia kekasihku!

- Dia milikku! - Beraninya kau!

Tidak, aku adiknya!

- Aku adiknya! - Apa?

Adiknya?

Ya! Adiknya!

Beraninya kau menipuku!

Hei, lepaskan aku.

Bagaimana mungkin adiknya berkeliaran dengan penampilan ini?

Aku adiknya!

- Lepaskan saja dia. - Beraninya kau!

Apa maksudmu?

Hei! Sial!

- Apa-apaan ini? - Akan kubalas kalian!

- Ada apa denganmu? - Kau bukan adiknya!

Sakit!

- Lepaskan aku. - Lepaskan.

Tidak, kau yang lepaskan.

Astaga!

Sial!

Dasar berengsek!

Siapa kali ini?

Siapa yang memutuskannya seperti ini?

Apa ini? Kalian memilih untuk setia?

Kalian akan seperti ini?

- Apa yang Kakak lakukan? - Aku bahkan tak mandi.

- Apa-apaan kau? - Hei, hentikan.

- Astaga. - Ayolah, Seo Yeon.

Jika kalian tak jujur,

aku akan mengunggah ini di internet.

Mari kita lihat apa mereka masih tergila-gila pada kalian

setelah melihat ini.

Seo Yeon, mari kita bicarakan.

Berikan pada kakak. Cepat berikan.

Sial.

- Kemarilah. - Astaga.

- Astaga. - Bisakah kau berhenti?

- Astaga. - Hentikan.

- Bisakah kau berhenti? - Sial.

Apa? Apa ini?

Baiklah. Itu ulah kakak.

Dia sangat posesif,

jadi, kakak bilang padanya kakak punya wanita lain.

Untung saja ada adik perempuan.

Kau harus membantu kakak saat kakak dalam masalah.

Benar. Kekuatanmu akan digunakan untuk apa?

Makanya. Ini bukan kali pertama. Jangan amatir begitu.

Kalian semua!

- Astaga, Kak Won Jae! - Sial.

- Tidak! - Apa? Seorang amatir?

Kau menyebut kakak amatir?

Kakak ini kakakmu!

Dulu aku

gadis 17 tahun dengan banyak impian.

Seo Yeon, kau dan ibu

akan tinggal di rumah ini mulai sekarang.

Kau akan punya ayah

dan dua kakak laki-laki juga.

Kau pasti Seo Yeon.

Aku yakin kita akan sangat akrab. Bukan begitu?

Ibuku yang cantik, ayah tiri tampan,

dan kakak yang tampan.

Serta

adikku yang juga cemerlang.

Kukira aku akan hidup bahagia selamanya.

Aku

menyukai

kakak sulungmu.

Aku tahu dia punya pacar.

Tapi aku ingin menyatakan perasaanku.

Maukah kau memberikan ini padanya?

Itulah gunanya teman.

Bisa berikan ini pada kakakmu?

- Bisa berikan ini pada Seo Jun? - Tolong berikan padanya.

- Aku mencintaimu, Won Seok. - Aku mencintaimu.

- Aku mencintaimu. - Bisa berikan ini padanya?

- Aku mencintaimu. - Tolong berikan ini padanya.

- Ayolah. Aku jatuh cinta padanya. - Tolong berikan ini...

- Buang itu. - Untuk Kakak saja.

- Kakak bisa apa? Kakak seseksi itu. - Kau tahu, kakak tak tertarik.

Astaga, aku terlalu populer.

- Aku merindukanmu. - Kau cantik sekali.

- Aku mencintaimu. - Berikan saja padanya.

Buang saja.

- Katakan kakak tak di sini. - Apa dia seksi?

Cinta berubah.

Kakak tak pernah mendengarnya. Buang itu.

Beraninya kau bersikap kurang ajar di usia itu.

- Kakak tak tertarik. Kau tahu. - Aku muak dengan ini.

Namun...

Sial!

Aku sama sekali tak bahagia.

Saat aku menyaksikan semua orang yang disakiti mereka,

aku belajar satu pelajaran hidup.

Mereka yang sangat tampan tahu bahwa mereka tampan.

Tak ada pengecualian.

"Episode 1"

Apa aku sudah gila?

- Apa? - Dua puluh menit.

Tidak, aku akan tiba 15 menit lagi.

Lupakan soal kontrak.

Kalau begitu, aku akan tiba lima menit lagi.

- Kuberi waktu 10 menit. - Baiklah.

Apa? Kenapa?

Aku menemukan sesuatu yang menarik.

- Aku mau ke toilet. - Baiklah.

Permisi.

Apa itu pacarmu?

Apa?

- Kenapa kau... - Maafkan aku.

Tidak.

Dia hanya teman.

Kalau begitu, bisa berikan nomormu?

Terima kasih.

Apa? Kurasa kau menulis sesuatu.

Seorang wanita memberiku nomornya, tapi dia bukan tipeku.

"Joo Yeon Ah"

Tepat 15 menit.

Itu semua kopermu?

Aku takkan lama di sini.

Omong-omong, hal menarik apa yang kau bicarakan?

Hei, dengarkan aku dulu.

Jangan sentuh aku!

Ada apa?

Beraninya dia.

Apa maksudmu?

- Dengarkan aku. - Lepaskan aku!

Ini anggaran untuk kompetisi lintasan dan lapangan

yang akan dimulai dalam sebulan.

Kondisi dan rekor para murid sangat baik.

Jika Lee Joo Hee dari kelas 11 terus berusaha dengan baik,

aku yakin dia akan unggul selama kompetisi ini

dan menerima beasiswa kuliah.

Apa salah satu dari tiga universitas terbaik?

Apa?

Atau level dua?

Atau level tiga?

Mungkin bukan salah satu sekolah

yang Anda sebutkan, tapi...

Jadi, kau meminta sekolah menghabiskan uang mereka

pada murid yang akan pergi

ke universitas tanpa nama.

Benar, 'kan?

Dia sangat berbakat.

Aku yakin dia akan tampil baik...

Baiklah. Aku mengerti.

Tapi lupakan soal anggaran untuk saat ini.

Posisi dirut kosong saat ini.

Kita bisa bicara lagi setelah Dirut kembali.

Kompetisinya satu bulan lagi.

- Tolong ulas... - Bu Joo.

Bukankah kontrakmu berakhir tahun depan?

Bersikap proaktif takkan menguntungkanmu.

Kau harus mendengarkan orang tua.

Menjadi proaktif hanya akan menyebabkan masalah.

Tapi...

Benar. Aku akan meninggalkan sekolah ini tahun depan.

Ini sekolah yang menjijikkan!

Terima ini! Dan ini!

"Lee Joo Hee, Hong Nu Ri, Jang Hee Won, Kim Eun Hye"

Nomor yang Anda hubungi tak aktif.

Anda akan dialihkan ke kotak suara.

Joo Hee, ini ibu.

Kenapa kau tak datang ke sekolah hari ini?

Kau sakit?

Kompetisi sudah dekat.

Telepon ibu begitu kau dengar ini. Tak masalah kapan.

Pesan suara Anda sudah direkam.

Kau keren sekali!

Kau baik-baik saja? Astaga.

Kau baik-baik saja?

Ada apa?

- Sakit! - Hei, bangun.

- Bu Joo! - Kumohon.

- Ayolah. - Diam!

Pulanglah jika kelas kalian sudah selesai.

- Ayolah! - Jangan ganggu dia.

Kalian semua akan dapat poin penalti.

- Bu Joo, itu terlalu... - Apa?

Minggir!

Kau.

Yang dapat tugas bersih-bersih harus melakukannya,

Σχόλια

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left