Οι πρώτες 200 γραμμές.
Bayangkan kau jatuh cinta dengan seseorang yang membuatmu merasa diterima,
diinginkan,
dipahami.
Yang membuatmu merasa utuh,
dicintai, dan istimewa.
Dan kau merasa sangat bahagia.
Lalu dia memberitahumu,
"Aku telah melakukan tindakan yang mengerikan."
Ini adalah area Scottish Highlands yang terpencil dan terjal
yang sudah bertahun-tahun menyimpan rahasia gelap dan jahat.
Sesuatu yang sangat keji yang memutarbalikkan duniamu.
Tim penyelamat gunung mencari pria yang sudah seminggu lebih hilang.
Tak ada jejak yang menunjukkan dia masih hidup.
Dia menghilang begitu saja.
Untuk tetap mencintai,
kau harus menyimpan rahasia yang kau tahu bisa menghancurkanmu.
Tapi mengungkapnya akan menghancurkan segalanya.
Apa pilihanmu?
Pada 2020, kukira hidupku sudah mapan.
Usiaku 29 tahun
dan aku sudah bersama pacarku selama delapan tahun.
Penghasilan kami bagus,
kami membeli rumah pertama, bahkan punya anjing.
Jadi, semua harapanku telah menjadi kenyataan pada saat ini.
Aku mengira kami akan menikah dan punya anak
dan mengikuti jalan hidup orang tua kami.
Aku bertemu Caroline di sekolah kedokteran di Edinburgh,
dan kami pun berteman dekat.
Dia sangat cerdas,
berprestasi.
Ingatan eidetiknya memudahkannya belajar kedokteran.
Di tahun terakhirnya di universitas, dia punya pacar baru.
Mereka pacaran sampai akhir usia 20-an, lalu hubungan mereka kandas.
Hubungan dengan pacarku berakhir buruk.
Dia mengaku mengkhianatiku,
dan aku menyadari tujuh, delapan tahun itu penuh kebohongan.
Kurasa akhir hubungan mereka bak bom termonuklir yang meledak,
dan semuanya hancur berkeping-keping dalam sekejap.
Aku patah hati dan semua itu sia-sia.
Aku merasa sangat kesepian
dan aku ingin menemukan seseorang yang tak ingin mengubahku,
dan yang ingin membangun kehidupan bersama lewat pernikahan
dan mungkin punya anak.
Selamat pagi, Glasgow!
Aku bekerja sebagai patolog di Glasgow.
Kami dokter yang menentukan penyebab kematian.
Tapi kamar mayat bukan tempat yang tepat untuk bertemu pria impianmu.
Jadi, aku pun mengunduh Tinder.
Apa yang bisa salah?
MENUNGGU… MEMUAT… MENGINSTAL… TINDER
Jadi, aku membuat profilku…
dan aku menyadari ada banyak pria
yang lebih sering becermin daripada aku.
Dan aku pun merasa kesulitan.
Glasgow bukan sebuah kota yang besar.
Jadi, aku harus memilih radius yang jauh.
Harus meliputi mayoritas Skotlandia. Tebarkan jaring lebar-lebar.
Kita lihat apa hasilnya.
SANDY, 29 - 101 KM
Lalu muncullah seorang penjaga satwa.
Aku terpikat oleh pria dengan kilt.
Tertulis, "Warga Highlands, 193 cm. Kontraktor kesepian
mencari orang untuk menghangatkan malam dingin di peternakan."
Ini memikatku.
Dia punya agensi perburuan,
dan ada foto-fotonya di perbukitan.
Itu gambaran seorang pria yang seakan-akan
jika kiamat tiba, bisa memperbaiki dan berburu apa pun.
Seperti pria sejati.
Dan aku menyukainya.
Muncul tulisan, "Kalian cocok."
Lalu aku mengirim nomorku, dan memintaku meneleponnya.
Dia langsung mengirim pesan. Aku senang. Dia berani, mencoba beraksi.
Dia tanya, "Mau bertemu di peternakan? Kita bisa berkendara di perbukitan."
Kupikir itu akan menarik.
Lalu aku menelepon temanku, Carla.
Katanya, "Kau harus menyetir satu setengah jam. Lalu jika ada masalah?"
Kubalas, "Tak ada masalah. Setidaknya ini akan menarik."
Balasnya, "Kalau dia pembunuh?"
Kujawab, "Yang benar saja, itu takkan terjadi. Dia bukan pria jahat."
Perjalanannya 75 sampai 90 menit.
Kupikir, "Apa yang kulakukan? Tapi aku sudah berkomitmen."
Aku menuju Highlands yang indah.
Katanya, "Ada jalan keluar kecil di kanan dengan tanda bertuliskan Auch Estate.
Di sanalah aku tinggal."
Aku memandang Auch Estate.
Di sana ada Munro, yaitu gunung di Skotlandia.
Aku menyetir ke tempat ajaib ini.
Tingginya 193 cm. Dia tampak jantan. Ini konyol, tapi dia seperti petualang.
Baunya perpaduan asap, keringat, dan produk aftershave.
Suaranya terdengar agak dalam.
Dan aku pun gugup.
Lalu kusapa, "Hai." "Hai."
"Keren." "Bagus."
"Cuacanya bagus." "Indah."
"Kau tinggal di sini? Ini tempatmu?"
Kutanya, "Ini milikmu?" Jawabnya, "Bukan." Kubalas, "Sial."
Lalu dia mengajakku ke bukit. Dan aku menerimanya.
Kami tiba di ngarai atau jangkat. Dia tanya, "Mau coba?"
"Kau yakin? Bagaimana?" Katanya, "Gigi satu, harus stabil."
- Pakai gigi satu? - Ya.
Seru! Wow.
Kutanya, "Boleh menyanyi di mobil?" Dia jawab, "Boleh."
"Yakin?" "Kenapa tidak?"
Mantan pacarku bilang aku berlebihan.
Aku dilarang menyanyi di mobil. Dia tak pernah mengizinkan.
Sementara pria ini ingin aku bersikap apa adanya.
Dia menyanyi dengan antusias.
Dia menyanyikan nada tinggi.
Dia menari.
Kupikir, "Pria ini sangat konyol.
Tapi dia ceria dan menikmati hidup. Dia amat santai."
Aku merasa sangat bahagia.
Dia tanya, "Mau bertemu lagi?" Kujawab, "Ya."
Aku tanya, "Kau mau bertemu lagi?" Dia jawab, "Ya."
Lalu kutanya, "Kapan?" Jawabnya, "Besok?" Kubalas, "Oke."
Hubungan kami berjalan cepat setelah kencan pertama.
Karena dia jauh, rumahnya tak dekat,
aku harus pergi di akhir pekan.
Berkeringat.
Aku berpindah dari kamar mayat yang dingin
ke pondok peternak dengan makanan rumahan dan anjing.
Dia menyenangkan dan suka bercanda.
Dan dia memahami lelucon konyolku.
Aku jatuh cinta setengah mati padanya.
Hei.
Peternak punya gaya hidup kerja keras lalu berpesta.
Jadi, saat mereka berkumpul, mereka berpesta.
Lalu ada gudang dengan speaker besar dan bass.
Dan mereka datang naik truk.
Lalu dia melihat dan berkata, "Oke, ayo kita naik ATV."
Balasku, "Aku lelah, tak mau." Katanya, "Percayalah, ini spesial."
Pemandangannya menakjubkan.
Hanya ada kami. Kami melawan alam semesta.
- Pakai celana. - Pakai pakaianmu.
Ya.
Aku berdiri di tengah properti di Scottish Highlands.
Rasanya seakan aku pemiliknya.
Saat itu aku sadar aku mencintainya dan merasa dicintai.
Dia tampak bangga aku ada di sana.
Dan itu membuatku merasa istimewa.
Bisa berhenti?
Mereka tampak saling jatuh cinta.
Foto-foto mereka bersama diunggah di media sosial.
Berpelukan di lereng bukit, berciuman.
Kurasa hampir tak mungkin dia tiba-tiba menemukan pria terbaik.
Semua orang tahu dia baru melewati hubungan yang amat sulit.
Aku memberitahunya untuk menjalaninya perlahan
dan dia masih belum sepenuhnya pulih.
Dia tak mendengarkan.
Selamat pagi!
Selama enam minggu, aku menginap tiap akhir pekan sampai Senin pagi
dan bangun pukul 04.30
atau 05.00 untuk menyetir pulang agar punya waktu ekstra.
- Halo. Kamar mayat. - Caroline.
Baik. Sebentar.
- Kau di depan? - Ya.
- Sampai nanti. - Sampai nanti.
Sandy tertarik dengan pekerjaanku.
Dia bilang, "Itu bagus karena aku bisa menceritakan pekerjaanku dan kau tak mual.
Kau takkan menganggapnya jijik atau seram."
Sandy mendirikan agensi perburuannya.
Untuk menjaga properti, dia harus membunuh beberapa rusa.
Kami berdua menghadapi kematian tiap hari.
Autopsi termasuk tugasku.
Autopsi dilakukan saat seseorang mati, tapi penyebabnya tak diketahui.
Aku masuk, ada mayat, dan aku mengambil pisau PM40.
Aku memotong lemaknya sampai mencapai perut,
lalu mengeluarkan isinya.
Jadi, satu tangan memegang lidah, yang lain anus.
Itu jadi satu, disebut pluck.
Sandy juga harus mengeluarkan isi perut.
Dia bekerja sangat cepat, saat kau berkedip, sudah selesai.
Dia terampil menggunakan pisau dan menangani daging.
Kami punya kesamaan keahlian yang amat khusus, tapi aneh.
Hari-hariku…
Katanya, "Aku tak punya teman untuk membahas kematian tanpa takut."
Bagaimana kau memulai harimu, Kawan?
Sandy punya saudara kembar bernama Robert.
Dia dan Robert lahir dan dibesarkan di Auch Estate.
Mereka selalu bersama, dan saling melengkapi kalimat.
Mereka bisa saling membaca pikiran.
Mereka pasangan unik yang terkenal di sekitar properti itu.
HOTEL BRIDGE OF ORCHY
Aku kenal Sandy dan Robert.
Mereka sering ke bar
jika ada tamu di properti yang mereka ajak berburu.
Sandy selalu berisik, percaya diri, kekanak-kanakan.
Jika gelas bir pertama habis dalam lima menit,
dia akan minum lagi mungkin dalam lima menit.
Sandy adalah pria yang ekspresif, baik, penyayang, perhatian,
terkadang pemalu, unik, konyol.
Lalu dia akan minum bir lagi, dan sesuatu berubah.
Seperti ada topeng. Dia terlihat dan terdengar berbeda.
Matanya berkaca-kaca.
Energinya berubah.
Dari sangat ceria menjadi muram.
Dia bisa marah pada dunia dan melampiaskannya ke orang di dekatnya.
Dia jadi sulit dikendalikan.
Dia mendorong kursi ke samping, melambai ke bar.
No comments yet. Be the first to leave one.