Οι πρώτες 200 γραμμές.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Tahan teleponku.
Boss Baby
Aku si Bos, Boss Bab y , bos, bos Boss Baby, bos, bos
Lihat si bayi mungil jadi besar
Aku Boss Baby besar penguasa
Jalan-jalan ke mana-mana
Aku Boss Baby penguasa
Aku atur semua Akulah penguasa
Ganti popokku Mana slaberku?
Jangan bungkam aku Beri saja uangku
- Pemimpinnya? - Aku, si Boss Baby
Hari penting. Siap?
Menemui Dewan Direktur itu sulit.
Kau hanya perlu pakai popok dan berdoa semua lancar.
Templeton!
Obat stres.
Gagal. Terima kasih.
Sampai bertemu nanti.
Perhentian berikutnya, CEO.
Boss Baby!
Dewan yang Terhormat.
Mari bahas bisnis dan mendapat laba.
Ada kekosongan di sini.
Kita beroperasi tanpa CEO.
CEO baru? Kurasa kita memang butuh itu.
Kau telah mengalahkan Bootsy Calico yang jahat.
Kau telah mencegah perusahaan ini hancur.
Cuma lakukan tugasku, dengan hebat.
Dewan merasa tak ada yang lebih pantas darimu...
Hentikan itu.
...untuk perkenalkan CEO baru.
Aku terima... Tunggu. Katamu perkenalkan CEO baru?
Ya.
Bukan menjadi CEO baru?
Kenapa begitu?
Kau bukanlah CEO baru.
- Sungguh? - Ya.
- Bisa minta... - Tidak.
Aku merasa sangat bahagia untuk memperkenalkan orang baru
dari Departemen Litbang.
Ini bos baru kalian.
Sinergi, mobilitas, ide, kepemimpinan, pengikut. Baby Corp.
Ayolah. Apa artinya itu?
Bayi esok adalah hari ini.
Sambutlah Bayi CEO Baju Berleher Tinggi!
Apakah hari esok?
Selasa.
Hari esok itu hari ini yang akan terwujud.
Hebat!
Aku paham itu.
Itu memukau benak bayiku.
Hari ini adalah masa depan kemarin, dan masa depan adalah sekarang.
Kalian pasti penasaran siapa aku. "Kenapa dia menjadi CEO?"
Ini alasannya.
Tugas ini bukan soal menjilat atau menohok.
Namun membuat hal mustahil tak terelakkan.
Bayi... Terlihat imut? Tentu.
Nyaman dipeluk? Ya.
Menyenangkan dicium? Tidak.
Namun satu kekurangan besar itu sudah lenyap.
Serum Tanpa Bau.
Terobosan revolusioner di teknologi bayi.
Meskipun si bayi bau...
Dengan satu dosis
bau busuk hilang seutuhnya.
Tak ada muntah susu asam, bau popok , apa pun!
Bayangkan dampaknya pada cinta bayi.
Aku persembahkan...
Serum Tanpa Bau!
Mustahil.
Serum Tanpa Bau ialah roket perusahaan
dan tujuannya hanya satu.
Ke masa depan.
Kau percaya itu?
- Akhirnya, tak ada popok lagi. - Kau butuh itu.
Maaf jabatan itu lolos. Kau tak apa?
Serum Tanpa Bau. Dia berhak di posisinya.
Jadi, kuterima saja...
Aku benci kue kering!
Kau pulang. Lama sekali! Dari mana saja?
Bukan dari mana saja, tetapi ke mana tujuanku. Tidak ada.
- Ada apa? - Aku tak mau bahas!
Ayolah. Kita saudara. Kita bisa saling percaya.
Dia datang! Tim, bawa adik bayi turun!
Timmy!
Gigi!
Jadi, inilah si anak baru.
Gigi adalah ibu Ayah. Dia nenek kita.
Kenapa memakai setelan?
Dia menangis jika pakai baju lain.
Kalian membiarkannya memerintah?
- Itu Janice. - Apa?
Bagaimana bisa pakai dasi?
- Bayi, jangan. - Benarkah?
Dia merasa dia bos rumah ini.
Mungkin ada bisnis di luar ranjangnya.
Khayalan Tim Templeton itu.
Belajarlah dari kakakmu.
Nenek bekerja di pabrik baja 35 tahun,
dan dunia tak butuh bos lain.
Kau mau melawan Gigi-mu? Ayo!
- Dia hanya bayi! - Baik. Ayo ambil barang Ibu.
Kenapa kau? Itu Gigi kita.
Apa nenek dipanggil "Gigi"?
Nenek, Nana, Nona, Baachan, Ya-Ya.
Itulah panggilan...
Sungguh, ada apa di kantor?
Dewan pilih orang lain menjadi CEO.
Aku sukses sebelum gigi kedua.
Tak masalah.
Kita tetap tim.
Dan Gigi ada di sini.
Percayalah. Para nenek menghibur.
- Lama menginap? - Sepekan.
Ayahmu dan Ibu ada wawancara kerja.
Pekerjaan sama. Salah satu akan lolos.
Kutahu siapa.
Namun aku tak suka memihak. Ayahmu.
Saat Ibu dan Ayah berusaha dapat kerja,
kalian dapat bergembira dengan Gigi.
Mari kita ke kamar bayi.
- Apa? - Gigi butuh kamar tidur.
Di mana si bayi tidur selama sepekan?
Tunggu!
Kalian sekamar.
Kamar bayi untuk Gigi.
Jika ada dasi berserakan, aku bakar.
Jangan membakar di rumah.
Aku tak bisa dilarang.
Aku benci hari ini.
- Mau apa? - Tak ada.
Aku tak menduga teman sekamar.
Aku mau tempat untuk barang pribadiku.
Untuk masalahku, kau bilang, "Saudara harus jujur."
Saat mengusik
tempat mainan dinosaurusmu...
Ini tidak terkait dinosaurus!
Ini aneh. Terasa aneh.
Cuma sepekan, lalu kamar kita kembali.
Kita tetap saudara. Namun tak perlu bagi segalanya.
Baiklah. Aku akan ke kantor,
melihat situasi di bawah pemimpin baru.
Boss Baby, datanglah segera ke kantor CEO.
Benakku terbaca!
Aku akan dipecat.
Api membakar marsmalow. Apa kau marsmalow?
Kurasa tidak. Aku harus menjadi itu?
Pekerjaan. Timmu, amat rahasia, dan paling penting.
Tahu Serum Tanpa Bau?
Mungkin kita lihat pertunjukan cahaya tentang itu 2 jam lalu.
Serum itu nyata. Berguna.
Satu masalah. Hanya ada ini.
Tak suka warnanya?
Hanya ini serum yang kita punya.
Satu botol.
Tak sengaja dibuat,
atau kusebut, "inovasi kebetulan."
Berapa lama kau pakai popok ini?
Dua pekan.
Sukses! Tunjukkan rumus kimianya.
Aku menggambar kereta.
Bayi Litbang memang cerdas,
tetapi tetap bayi. Tak bisa catat.
Kereta hebat.
Bisa dapat rumus?
Tentu. Kapan? Misteri.
Jadi sebelum itu, serum tak aman. Jika bocor,
musuh kita akan mengincar.
- Jika Bootsy bisa menyusup... - Semua bisa.
Ada banyak mata-mata. Serum itu harus dipindah.
Bersamamu di lapangan. Bisa kau amankan?
Bisa cari...
Jangan beri tahu siapa pun. Aku tidak mau tahu.
Aman, rahasia. Khusus bayi tim lapangan.
Tentu saja. Dan tentu Tim.
Kakakmu? Bukan bayi. Dia tidak termasuk.
Aku percaya Templeton...
Bahas masa depan?
- Kurasa katamu itu roket. - Satu tugasku sebagai CEO.
Serum Tanpa Bau.
Itu warisan. Lalu, aku tak mau urus perusahaan.
- Jadi... - Kita butuh CEO baru?
Mungkin bahkan wakil direktur operasi lapangan,
jika dia tampak mampu.
Rasanya aneh tak beri tahu...
Jangan jawab, buktikan saja.
Kita tetap saudara. Namun tak perlu bagi segalanya.
Aku mau.
Jaga ini, Boss Baby. Kini masa depan di tanganmu.
- Kau taruh di mana? - Belum tahu.
Harus diamankan.
Makin terpapar, makin bahaya.
Ada mata-mata.
Saat aku diasuh,
kami dahulu pergi ke silo misil kosong,
dan kau bisa kehilangan seseorang di sana.
Coba ambil selimutku, Brayden.
Itu tak bagus.
Bahaya. Bubar!
No comments yet. Be the first to leave one.