La unuaj 200 linioj.
Aku sudah gila. Pasti sudah gila.
Padahal cutiku masih tersisa, tapi malah kembali ke sini.
Astaga.
Namun, karena kau datang ke sini
ruang makan jadi penuh dan menyenangkan.
Benar, bukan? Kehadiranku memang terasa, ya?
Perubahan profesi menjadi Juru Masak Militer tingkat menengah.
Kecepatan Teknik Pisau Dasar meningkat 1,5 kali lipat.
Apa sejak awal gerakan pisaunya secepat itu?
Sersan Yoon Dong-hyun
silakan beristirahat sejenak. Sepertinya akan segera selesai.
Apa?
Kau tidak terlalu memaksakan diri?
Ini sama sekali bukan masalah.
Hampir lupa. Bisa lemparkan wijen kepadaku?
Ini!
Ya, terima kasih.
Hebat.
Bulgogi sapi, bintang empat. Tumis ikan teri, bintang empat.
Level telah meningkat.
KEAHLIAN YANG TERSEDIA
Keahlian baru, Konfirmasi Peringkat Selera, kini tersedia.
Apa pula Peringkat Selera itu?
Jika Peringkat Selera terpenuhi, kau bisa mendapatkan hadiah tambahan.
Sekarang tinggal menunggu yang lain datang, bukan?
PERINGKAT SELERA
Ini hebat sekali.
PERINGKAT SELERA
Hei, Bocah. Beraninya menertawakan seniormu.
Tentu saja tidak.
Sersan Yoon Dong-hyun, makanan apa yang paling lezat menurutmu?
Untuk apa makan demi rasa?
Aku makan sambil memeriksa kandungan proteinnya.
Protein memang penting.
Kau mengatakannya tanpa perasaan.
Hei, protein itu wajib untuk otot. Wajib.
Hormat.
PERINGKAT SELERA
PERINGKAT SELERA
Kang Seong-jae, jangan memasak terlalu enak. Ya?
Gara-gara kau, berat badanku terus bertambah.
Hei. Kau berbicara seolah-olah Kang Seong-jae yang memasak semuanya?
Dari penampilannya saja sudah jelas ini buatan Kang Seong-jae.
- Sersan. - Selamat menikmati.
Kau bertingkah karena kini tak berdaya, ya?
- Selamat menikmati. - Terima kasih.
- Kau bahkan tidak menjawab? - Nikmatilah makanannya.
- Selamat menikmati hidangannya. - Selamat menikmati hidangannya.
Hari ini gaya tradisional Korea satu, dua, tiga, empat, lima.
PERINGKAT SELERA
PERINGKAT SELERA
Bilang saja masakan Korea rumahan. Kenapa mempersulit?
Masakan Korea rumahan. Rupanya kau mengerti, ya?
Kualitas masakan berubah tergantung nama yang diberikan.
Ya.
Apa yang diketahui orang yang setiap hari
hanya makan tahu dan kimci?
Astaga, kau pikir aku mau seperti ini?
Kalau ada yang enak, kumakan. Aku tidak makan karena tidak ada.
Tamtama Kang Seong-jae, ada yang ingin kau katakan?
- Tidak. Selamat menikmati. - Dasar konyol.
Menyebalkan.
PERINGKAT SELERA
PERINGKAT SELERA
Apa yang kau lihat? Tidak memberiku sup?
Aku tidak tahu kalau Prajurit Tak Mun-ik
pemilih soal makanan.
Hei, TMI.
Kau lancang mengeluhkan lauknya?
Mana mungkin tamtama sepertiku
berani melakukan hal itu?
Apa pun yang diberikan, aku harus berterima kasih.
Benar.
Tumis ikan terinya ditumis dengan baik
sehingga tidak terlalu lengket.
Tingkat kematangan bulgogi sapinya juga tepat
sehingga dagingnya masih sangat berair.
LEZAT!
Bumbunya juga tepat.
Peringkat Selera semua a nggota Pos Jaga Ganglim
telah terpenuhi.
Kau mendapatkan Poin Pengalaman tambahan.
JURU MASAK MILITER TINGKAT MENENGAH
Memang benar akhir-akhir ini
meski menyelesaikan Misi.
Poin Pengalamanku tidak naik sebanyak dahulu, ya?
Makin tinggi peringkat masakan yang diselesaikan
makin banyak Poin Pengalaman yang bisa didapatkan.
Peringkat tinggi?
Kalau dipikir-pikir
aku belum pernah menyelesaikan masakan bintang lima.
DAPATKAN BANYAK POIN PENGALAMAN
DENGAN SELESAIKAN MASAKAN PERINGKAT TINGGI
EPISODE 9
BERDASARKAN SERIAL WEBTUN KARYA ROBIN J. JINSU LEE
Gulamah beku, peringkat C dari Jeju.
Peringkat C?
Apa ini bisa menjadi masakan bintang lima?
Ya sudah, dicoba saja.
GULAMAH GORENG
TABURKAN SEDIKIT GARAM, MIRIN, DAN PERASAN LEMON
Prajurit, suhu minyaknya sudah tepat.
Apa lagi yang kau lakukan?
- Lanjutkan saja. - Baik, Pak.
MINESWEEPER MENGERIKAN.
KOMANDAN BATALION YANG TERHORMAT
- Hormat! Ya, Komandan Batalion. - Seok-ho, sudah makan siang?
Sudah, Komandan. Apa Komandan Batalion sudah makan?
Aku selalu makan dengan baik.
Mendengar suara Seok-ho, kau terdengar
tidak bersemangat seolah tak makan.
Bukan begitu, Komandan.
Ayolah, aku tahu hanya dengan mendengar suaramu.
Sudah jelas kau murung karena Min-gu akan naik pangkat.
Begitukah? Aku sungguh tidak apa-apa.
Min-gu mungkin mulai sedikit lebih cepat
tapi tidak ada yang tahu
siapa yang akan mencapai garis finis lebih dahulu.
Aku pasti akan mendukungmu di penilaian promosi berikutnya
jadi jangan khawatir.
Komandan Batalion, ucapanmu saja sudah lebih dari cukup. Terima kasih.
Untuk merayakan kenaikan pangkat anggota dalam waktu dekat.
Komandan Resimen meminta kita berkumpul di Ruang Makan Perwira.
- Komandan Kompi juga harus hadir. - Kalau aku diundang
aku pasti akan datang.
Anggota Ganglim sudah bekerja keras karena topan.
Ajak Komandan Pos Jaga
dan Tamtama Kang Seong-jae untuk bergabung.
Kenapa Tamtama Kang Seong-jae...
Aku terus menginginkan masakan Tamtama Kang Seong-jae.
Komandan Resimen juga sepertinya penasaran.
Komandan Batalion.
Hwang Seok-ho akan bersiap dan hadir.
Baiklah.
Hwang Seok-ho, ayo naik pangkat!
JAGA KETERTIBAN ANTREAN MAKANAN
Kenapa kau memasak gulamah seperti itu?
Tinggal dibalur dengan minyak dan digoreng saja.
Bukankah itu caramu membuat hidangan
yang entah gulamah atau gobi?
Apa ini?
Makan saja. Berikutnya.
Tamtama Tak Mun-ik!
GULAMAH GORENG
Kalau begini...
Gulamah goreng yang sempurna akan...
GULAMAH GORENG YANG MATANG SEMPURNA
NAMUN, BUKAN BINTANG LIMA
Itu...
Bukan ini.
Kenapa? Kelihatannya lezat.
Akan kucoba.
GULAMAH GORENG YANG MATANG SEMPURNA NAMUN, BUKAN BINTANG LIMA
Sausnya luar biasa! Lezat sekali.
Apa yang kurang?
Aku tidak berbasa-basi, ini benar-benar lezat.
- Apa yang tidak kau sukai? - Aku tidak tahu apa masalahnya.
Maka dari itu, aku harus tahu apa masalahnya
supaya Sersan Yoon Dong-hyun ini bisa membantumu atau tidak.
Ada sesuatu...
- Astaga. - Hei. Kenapa mengelah napas?
Jadi, sekarang aku tidak bisa membantumu lagi, begitu?
Kau sudah menyerap semua ilmuku
sampai tahun terakhir wamil, dan aku tidak dibutuhkan lagi?
Sersan Yoon Dong-hyun.
Jika masakanku bintang empat
maka rasanya kurang sesuatu agar bintang lima
tapi aku tidak tahu apa itu.
Sekarang kau bicara seperti seorang kritikus?
Mau bintang empat atau lima, itu hanya ambisimu saja.
Tidak ada pencinta kuliner di antara para prajurit di sini.
Makanan sempurna seperti itu
mungkin hanya dibutuhkan di Ruang Makan Perwira.
Mereka tidak makan sembarangan.
- Maksudmu Ruang Makan Perwira? - Benar, Ruang Makan Perwira.
Komandan Batalion menyuruhku membawa.
Tamtama Kang Seong-jae ke Ruang Makan Perwira.
Ada banyak sekali prajurit yang pandai memasak
di Ruang Makan Perwira
kenapa dia secara khusus ingin mencicipi masakan Seong-jae?
Mana mungkin dia bisa hidup
hanya dengan selalu makan di restoran mewah?
Komandan Batalion juga mungkin sesekali
ingin ke kedai makanan ringan.
Ini acara kenaikan pangkat Komandan Batalion
dan sebagai Komandan Kompi, bukankah aku harus
mengabulkan permintaan ini?
Aku ragu apakah pantas aku ikut ke acara sepenting itu.
Dia secara khusus menyuruhku membawamu, Ye-rin.
Komandan Batalion kita
memang agak menakutkan jika sedang serius
tapi hatinya sangat hangat.
Astaga.
Apa Tamtama Kang Seong-jae sudah memikirkan
menu apa yang sebaiknya disajikan?
- Itu... - Tunggu.
Rasanya kurang pantas menghidangkan makanan ringan
kepada Komandan Batalion.
Harus sesuatu yang agak mewah. Sesuatu...
Menu yang membuatnya merasa dihormati.
No comments yet. Be the first to leave one.