La unuaj 200 linioj.
Ya!
Ini aku, Chrissy.
EPISODE PENDEK NETFLIX ORIGINAL
- Baknya penuh air? - Ya.
- Ada gelembung? - Ya.
- Handuk ekstra? - Ekstra ekstra.
Ayo lakukan!
Chrissy! Waktunya untuk…
- Apa? - Chrissy?
Tak ada waktunya mandi!
Tak bisa menangkapku!
Kembalilah, Dop Kecil! Ini…
Baiklah, Nona. Kau tak punya tujuan!
Ayo kita semua pulang dan mandi air hangat yang nyaman.
Tidak!
Siap untuk mandi itu?
Tidak, terima kasih.
Ayo!
Tetap ikuti dia. Akan kucegat dia di jalan!
Kenapa kau tak sekolah?
Kenapa kau tak bekerja?
Benar.
Kembali!
Aku akan menangkapmu!
Tidak!
Aku menangkapmu! Aku…
tak menangkapmu.
Kau selalu tertipu.
Tangkap saja balita itu.
Kembali, Chrissy!
Hari damai lainnya di Bukit Bumperton.
Chrissy!
Hei, pelan-pelan!
Hei! Pelan-pelan.
Hei, kembali!
Hai, Wilder!
Hai, Chrissy!
- Waktunya mandi? - Benar.
- Semoga berhasil! - Kau juga. Telepon aku nanti!
Dia kabur, Ny. C.
Tak membantu, Halle.
Tak bisa menangkapku!
Ya!
Tangkap dia, Sayang!
Kena kau!
Baknya hampir penuh.
Baiklah, Chrissy.
Kau siap?
Tidak.
Ayolah. Giliranmu untuk mandi.
Lalu aku selanjutnya!
Kenapa? Aku suka mandi.
Mungkin Chrissy bisa diajari agar suka mandi.
Apa pendapatmu?
Dia hebat.
- Chrissy! - Chrissy!
EPISODE PENDEK NETFLIX ORIGINAL
Luar biasa!
- Luar biasa? - Lihat!
Sebuah kotak?
Bukan!
Berpura-pura.
Lihat?
Sebuah kotak dengan gambar?
Kotak? Bukan!
Rumah. Masuklah.
Gelap. Tak bisa melihat.
Tunggu.
Lebih baik?
Kemarilah.
Apa ini?
TV! Gunakan pengendalinya.
Apa?
Berpura-pura!
Saatnya turun ke bawah.
Kini, Chrissy dengan cuaca.
Selanjutnya, tornado!
Aku robot.
Bip! Robot!
Tornado!
Sekarang apa?
Ini hanya lubang.
Bukan lubang. Cermin!
- Dor! - Dor!
Sekarang apa?
Apa?
Apa itu?
Gunung berapi!
Panas!
Berpura-pura.
Kita terjebak.
Jalan keluar!
Ayo lompat. Siap?
Rusak.
Aku tahu!
Kapal perompak! Ya, Kawan.
Ya, Kawan!
Kita berlayar!
Ombaknya besar.
Selanjutnya apa?
Spidolnya habis!
Tidak…
Semua selesai.
Aku tahu! Tutup matamu dan berpura-puralah.
Lihat!
Hore! Berpura-pura!
- Ayo! - Pegangan.
Ya!
EPISODE PENDEK NETFLIX ORIGINAL
Hai, Carley!
Hei, Chrissy. Kau tampak imut memantul di trampolin itu.
Sungguh?
Tentu saja. Chrissy, kau hal terimut yang pernah ada!
Sampai nanti.
Aku sangat imut!
Hei, Bobby.
Sedang apa kau? Meniup dandelion? Membuat permohonan?
Kau hal terimut yang pernah ada!
Apa?
Terima kasih.
Teruslah berusaha, Nak. Kau bisa.
Halo.
Imut sekali!
Apa ada yang jatuh?
Tampaknya ada yang harus dipegang.
Guk!
Kau anak anjing!
Meong.
Imut sekali.
Guk!
Meong.
Imutnya!
Carley!
Ya, Imut?
Tuhan memberkatimu.
Kau dimaafkan.
Tuhan memberkatimu.
Tuhan memberkatimu. Maksudku, kau dimaafkan!
Imut sekali. Semuanya imut sekali!
Ya, Imut?
Kau memberiku permen?
Kau memberiku uang?
Terima kasih?
Imut sekali!
Aku suka itu!
Ya!
Oh, aku tidak tahu lagu itu.
Imut!
Apa itu Beethoven?
Ini semua sangat imut sekali.
- Ada apa, Bobby? - Aku suka…
Apa yang kau suka, Bobby?
Jangan coba-coba.
Aku suka kau, Carley.
Itu hal terimut yang pernah ada!
Apa itu?
Ayahku hendak membuangnya, tapi aku menyimpannya.
Sebab ini mengingatkanku kepadamu.
Abadi.
Oh, Brett!
- Kau yang terimut! - Terima kasih, Carley.
Mau bantu aku menambahkannya ke ruang galeri?
Baiklah.
- Remaja. - Remaja.
Camilan enak!
Ini, Chrissy. Ada camilan istimewa.
Hore!
Kismis!
Kismis?
Menjijikkan.
Usaha bagus, tapi kismis baik untukmu,
dan membuat Mama merasa lebih baik soal susu kocok kemarin.
Kue!
Hore!
Kembali, kue!
Dah, Papa.
Dah!
Hai, Papa.
Hai!
Halo, Chrissy.
Mengejar kue dalam stoples, ya.
Aku ingat kali pertama mengejar camilan manis.
Kue remah tercepat… Bukannya tak sopan, tapi aku harus belok ke kiri. Dah!
Dah, Tn. Coaltrain!
Semoga kau menangkap kuemu!
Kembali!
Hei, tunggu.
Tunggu aku!
Kena kau!
Hei, Semuanya. Siapa yang mau camilan sehat?
- Kue! - Kue!
Kue!
Apa? Kue?
Tidak. Aku membawa jeruk.
Kue!
Aku…
Aku tidak punya kue!
Kue!
Tolong jangan makan aku! Aku tak semanis kelihatannya!
Oh, tidak!
No comments yet. Be the first to leave one.