Until She Remembers

Until She Remembers

Elลuti Indonesian Subtekston

Eldonaj informoj

[๐—–๐—ผ๐—ณ๐—ณ๐—ฒ๐—ฒ๐—ฃ๐—ฟ๐—ถ๐˜€๐—ผ๐—ป] ๐—จ๐—ก๐—ง๐—œ๐—Ÿ ๐—ฆ๐—›๐—˜ ๐—ฅ๐—˜๐— ๐—˜๐— ๐—•๐—˜๐—ฅ๐—ฆ (๐Ÿฎ๐Ÿฌ๐Ÿฎ๐Ÿฒ) ๐—ก๐—™๐—ซ ๐—ช๐—˜๐—•
Komentaฤตo de Coffee_Prison
๐‘ซ๐’–๐’“๐’‚๐’”๐’Š : ๐ŸŽ๐Ÿ:๐Ÿ’๐Ÿ’:๐Ÿ๐Ÿ— || ๐‘บ๐’–๐’ƒ๐’•๐’Š๐’•๐’๐’† ๐‘น๐’†๐’•๐’‚๐’Š๐’ ๐‘ต๐‘ฌ๐‘ป๐‘ญ๐‘ณ๐‘ฐ๐‘ฟ || *๐‘ช๐’“๐’†๐’…๐’Š๐’• ๐’•๐’ ๐˜Œ๐˜ณ๐˜ฏ๐˜ข ๐˜”๐˜ข๐˜ณ๐˜ช๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข(๐‘ท๐’†๐’๐’†๐’“๐’‹๐’†๐’Ž๐’‚๐’‰) || เชกเฑฟแฅฃษ‘แƒษ‘๐— ๐–ฌเฑฟ๐“ฃ๐—ˆ๐“ฃ๐—๐—ˆ๐“ฃ

Etikedoj

other
official_release
netflix_synced
Publikigita je: 2026-06-04
Elลutoj: 10
Aลญdhandikapuloj: No
FPS: 24

Antaลญrigardo de Indonesian subtekstoj

La unuaj 200 linioj.

Ajak Melchora Aquino,

"Tandang Sora", dia seorang nenek.

Tanpa pedang ataupun pisau.

Tapi saat Katipuneros butuh tempat bersembunyi,

dia membuka rumahnya.

Saat mereka berdarah,

dia merobek pakaian dan membalut luka mereka.

Saat mereka lapar, dia memberi mereka makanan seadanya.

Lalu, saat pihak berwenang Spanyol menangkapnya,

mereka meminta dia untuk mengkhianati pejuang revolusi.

Dia menolak.

Dia malah diasingkan ke Guam.

Sekarang katakan, keberanian macam apa itu?

Kau menyerahkan segalanya tanpa mengharapkan imbalan, tapiโ€ฆ

Tetap setia.

Baiklah.

Sejarah bukan soal siapa yang paling lantang.

Kadang justru orang yang paling mencintai.

Tapi orang yang tetap melangkah itu bukan karena mereka tidak takut,

- mereka takut. - Kaulah yang punya.

Tapi cinta mereka lebih besar dibanding rasa takut akan akibatnya.

Kalian tahu, cinta,

- cinta sejati pada orangโ€ฆ - Nanti kita ikut mereka?

- โ€ฆatau pada negaraโ€ฆ - Tak apa.

โ€ฆtidak selalu paling manis.

Terkadang kau harus melepaskan sesuatu yang nyaman.

Kau melepaskan jalan yang mudah,

kau mempertaruhkan hidupmu,

kau selalu sendirian, kau disalahpahami, terkadang bahkan diempaskan.

Jadi, jika lain kali kalian menemukan kata "pahlawan"โ€ฆ

PAHLAWAN WANITA

โ€ฆjangan sebatas memikirkan seragam dan tentaraโ€ฆ

- Tunggu aku di luar. - Baiklah,

- waktunya mata pelajaran berikutnya. - Aku mau ke toilet.

Baik, kelas selesai!

- Baik. Angel! - Ya, Pak?

Bisa tinggal dulu? Bapak harus bicara denganmu.

Baiklah.

Tunggu aku di luar.

Baik. Angel, Bapak harus bicara dengan orang tuamu.

Kenapa, Pak?

Bapak cuma mau bicara dengan orang tuamu. Harus ada tindakan mengenai nilaimu.

Paham?

- Baik, Pak. - Mungkin besok, setelah kelas.

- Baiklah. - Ya?

Terima kasih.

- Rene! - Hei, Tonette!

- Mereka memanggil untuk rapat dewan guru. - Tentang apa?

Entahlah. Mungkin soal nilai muridโ€ฆ

Untuk kalian, Pak Guru dan Bu Guru!

- Terima kasih, Angel! - Terima kasih.

Pak, haruskah orang tuaku datang?

Ya. Tadi sudah Bapak bilang, 'kan?

- Terima kasih untuk kopinya. - Baiklah.

Terima kasih.

Muridmu baik.

Kenapa kau harus bertemu orang tuanya?

Kenapa kau memberi kopi kita untuk mereka?

Jangan dipermasalahkan. Aku akan belikan lagi.

- Ayo menyeberang jalan! - Aku takut, Kak!

Mereka tak akan menabrak kita, janji!

- Kalian mau menyeberang? - Ya.

Baiklah, tunggu.

Aku akan menuntunmu, tapi cepat.

Ayo!

Kalian mau ke mana?

- Kalian mau ke mana? - Ke sana.

- Ke mana? - Ke sana.

- Ke sana? - Ya.

Lampu hijau. Kita bisa menyeberang sekarang.

Pejalan kaki diperbolehkan menyeberangโ€ฆ

- Kita bisa menyeberang sekarang. - Baik.

Tawarkan dia kopi atau teh,

atau jika kita punya Scotch, agar dia bisa lebih lama di sini.

Astaga. Siapa yang menaruh selai kacang di sini?

Kenapa ada banyak sekali stoples di sini? Tak ada yang memakan ini.

Bianca, kau sudah lama bekerja untukku.

Kau seharusnya sudah belajar dariku cara menghadapi mereka.

Kau harus memberi tahu dia bahwa kita harus mengikuti jadwal.

Ya.

Belum siap sampai beberapa bulan lagi.

Paham?

Dia harus menunggu.

Aku tak bisa memberinya hasil yang setengah jadi.

- Ibuโ€ฆ - Itu bagus.

Besok Ayah harus ke sekolah.

- Besok? Ayah ada pekerjaan ke Cebu. - Itu agakโ€ฆ

- Cebu? Pukul berapa Ayah berangkat? - Ya. Bilang pada ibumu.

- Malam ini. - Hanya untuk mereka.

Jadi, Ayah tak datang.

- Ibu harus ke sekolah besok. - Gloria! Dia butuh sesuatu.

- Ayahmu tak bisa? - Ayah mau ke Cebu.

Kita bahas nanti saja.

Pukul berapa penerbangan Ayah?

Cumaโ€ฆ

Baik, aku akan cepat.

Ya, sebentar lagi.

Baiklah.

Beri apa pun yang dia mau. Aku pergi.

Sayang, tolong masukkan belanjaannya ke kulkas, ya?

- Tolong urus. - Apa?

Masukkan barang-barang ini ke kulkas.

Ya, aku mengerti.

Jadi, Ibu besok tak datang?

Ibu?

- Apa? Ibu harus pergi! - Besok tak bisa ke sekolah?

Maaf, Ibu harus pergi. Dah!

Ada banyak makanan di lemari, ya?

- Dah! - Dah!

Concha!

Angel datang!

Hei, Angel.

Nenek.

Ada apa?

Jangan! Tangan Nenek kotor!

- Kenapa kau ke sini? - Kau harus pakai sarung tangan.

Ini Roger, temanku.

- Selamat pagi, Bu. - Selamat pagi.

Nenek, ikut aku ke sekolah.

Apa?

Aku butuh Nenek datang.

Kenapa?

Guru mau bicara.

Kenapa Nenek? Bagaimana orang tuamu?

Ayah pergi ke Cebu.

Ibumu?

Aku tak yakin dia mendengarku.

Ayo, Nek.

Angel, Nenek sedang berkebun. Lihatlah betapa kotornya Nenek.

Kenapa tak pakai sarung tangan?

Tanamannya tak akan merasakan perhatian Nenek jika pakai sarung tangan.

Bu, aku mengundangmu ke sini

untuk menginformasikanโ€ฆ

PAK RENE B. SANCHEZ PROFESOR

โ€ฆbahwa nilai Angel turun.

Dia bisa ikut kelas remedial, tapi mungkin itu tak cukup.

Dia harus mengambil kelas musim panas untuk pelajaran Matematika dan Kimia.

Angel.

Kau harus lulus kelas musim panas ini agar tak perlu mengulang Kelas 12.

Baiklah.

Sebenarnya, jika lulus musim panas ini,

kau akan tetap lulus dengan teman-teman seangkatanmu.

Itu hal baiknya.

Kau cukup lulus dua mata pelajaran ini.

Baiklah.

Ya. Terima kasih sudah datang, Bu.

- Terima kasih. - Terima kasih.

Angel.

Ayo.

Kapan penerbanganmu?

Malam ini.

Jadi?

Kita harus bagaimana dengan Angel?

Kau yang bertugas mengurusnya.

Kita harus berhadapan dengan masalah Angel.

Masa sekolahnya masih lama.

Kau ibunya. Kau rawat dia. Bagaimana aku tahu soal itu?

Hanya karena aku ibunya?

Lalu, kau? Bukankah kau ayahnya?

Kau bertanggung jawab padanya.

Haruskah aku memikul semuanya?

Kita berdua yang membuat dia.

Kenapa kau membebani masalah itu padaku?

Kau ibunya. Aku harus fokus pada pekerjaan.

Kau harus mengurus rumah, bukan aku.

Aku juga bekerja.

Hanya karena kita berdua bekerja, kau tak memperhatikan anakmu?

Jadi, kalau soal merawat dia, harus aku lakukan sendiri?

Itu tugasmu. Jangan paksa aku.

Jangan lupakan peran kita.

Aku lupaโ€ฆ

Astaga, Raymund!

Sejak awal, kau tak ikut membesarkan Angel.

Selalu aku, ibunya.

Kenapa begitu?

Kerjakan bagianmu.

Beri akuโ€ฆ

Beri aku jeda. Ayolah!

Aku sudah merawatnya selama hidupku.

Aku mengorbankan banyak hal hanya demi merawatnya.

Apa permintaanku terlalu berat?

Astaga. Boleh aku yang tanya?

Kali ini saja.

Apa maksudmu? Aku sudah lama di sini.

Selama ini, aku ada untukmu. Aku ini apa bagimu?

Apa aku tak berguna?

Ya. Kau memang di sini. Kau keluar dan masuk rumah,

tanpa menanyakan kabar kami, bagaimana kami menjalani hari-hari kami!

Kau sebut itu sosok ayah? Sosok suami?

Kau tak pernah begitu.

Caramu bicara! Siapa yang tinggal di rumah?

- Siapa? - Tepat sekali.

- Aku yang selalu di sini. - Di akhir pekan pun kau tak di rumah!

Aku bekerja. Ayolah! Kaulah yang tak hadir!

- Kau urus Angel sekarang! - Itu bukan alasan!

Kau tahu? Itu akan baik untuknya.

Ajak dia ke Cebu bersamamu. Beri dia awal yang baru.

Dia bisa punya teman baru.

Dia tak perlu di sini. Tak ada lagi yang bisa kuberikan untuknya.

Aku sudah memberinya banyak hal.

Until She Remembers subtitles in other languages

Komentoj

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle โ€” sync, quality, typos.500 characters left