Exit 0

Exit 0

Elŝuti Indonesian Subtekston

Eldonaj informoj

Exit O 2019 Web-Dl 720p ind-
Komentaĵo de ndaseruag
Nimbang ga ada, enjoy....!!

Etikedoj

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
720p
720
Publikigita je: 2020-03-25
Elŝutoj: 18
Aŭdhandikapuloj: No

Antaŭrigardo de Indonesian subtekstoj

La unuaj 200 linioj.

Penerjemah: Upie Javiel

-- Selamat Mendeleng ---

Pilih, yang satu itu. Bagaimana sekarang?

Berhenti, mundurkan.

Bukan.

Oke, bisa berhenti menyuruh-nyuruh?

Pilih satu. Aku bukan yang sedang tertekan.

Sepertinya ada uban

di rambutmu.

Mau lihat foto?

Itu aku saat umur lima tahun.

Itu ibu dan ayahku.

Ke sana kita akan pergi.

Itu bagus, kan?

Bagaimana perasaanmu, sayang?

Aku baik saja.

Sudah berapa jauh kita?

Sekitar 20 mil.

Benarkah?

Ayolah, merokok lagi?

Kita sudah tak melakukannya.

Siapa itu?

Siapa orang itu? / Hentikan

Siapa, siapa namanya?

Sean? / Hentikan.

Oh itu pacarnya Carly?

Bagaimana mereka?

Dia masih marah padanya atas apa yang diperbuatnya?

Itu bukan urusanmu.

Jadi siapa orang-orang ini? / Ampun, cuma lihat pesan,

Tenanglah. / Berapa banyak pesan yang kau terima?

Siapa orang itu?

Hentikan!

Siapa pria itu?

Kau memang bajingan, hentikan.

Kau tahu itu bagus saat aku menjatuhkan ponselku di urinoir waktu itu.

Alam semesta bilang padaku...

tak ada lagi ponsel.

- Harusnya tak usah diperbaiki. - Kau tahu mereka berguna, kan?

Oh yeah, mereka berguna, sangat berguna.

Dalam kondisi darurat, kau tahu,

jika mobilmu rusak.

Untukmu, tampaknya ada keadaan darurat..

di setiap 10 menit,

enam menit per 10 blok.

Kau sms ibumu aku bilang halo?

Ya. / Sms dia sekarang, bilang aku bilang Halo.

Dia sudah balas menyapa../ Aku ingin lihat kau sms dia.

Aku ingin lihat.

Tidak, aku akan lakukan nanti./ Benar, biar kulihat. / Sungguh.

Mari kita cari perhentian, kencing...

dan menuju ke sana.

Bagaimana menurutmu?

Kamar Mandi lewat sana.

Ya, kurasa aku akan menelpon ibuku, oke?

Oke.

Ada apa?

Mobilnya pergi ke mana?

Pria yang keluar...

sekitar dua, tiga detik sebelum aku.

Di sini mobilnya.

Dimana, hilang begitu saja?

- Ini tak masuk akal. - Sayang, aku tak melihat ada pria.

Maksudku, aku sedang menelpon.

Jadi mungkin aku melewatkannya, entahlah.

Itu sangat aneh.

Tak usah khawatirkan itu, mari kita pergi.

Kembali ke mobil. / Tunggu sebentar.

Tidak, berhenti, berhenti.

Baik kamu berdiri di sana. Dia pergi lewat mana?

Aku tak tahu, orangnya seperti apa?

Mobil hitam, ketika kita berhenti,

ada mobil hitam disini. / Aku tak lihat ada mobil hitam.

Aku mungkin luput...

karena aku sedang menelpon.

Jangan mengkhawatirkannya, ayo pergi, ayolah.

Oh, jadi kau mengaku kau sedang menelpon.

Itulah masalahnya.

Ya, aku mengaku aku sedang

menelpon, Billy. / Ya, mari... Hai, namaku Lisa sms.

Wow, kau akan lakukan

lagi ini? / Menyandarkan kepalamu di telepon.

Serius, mari kita pergi. / Kau SMS-an.

Kau bahkan tak bisa melihat mobil / Oke Billy.

jaraknya hanya 2 kaki di depanmu.

'Karena kau sedang SMS-an.

Aku SMS ibuku, SMS adikku.

Aku SMS, SMS, SMS.

SMS.

Itu sebabnya kau tak menyetir, itu sebabnya.

Ini masalah besar antara kita berdua sekarang.

Seharusnya ini hujan sepanjang akhir pekan.

Sedang cerah sekarang.

Mengapa kau tak optimis saja?

Bagaimana menurutmu?

Sudah di sini sejak usiaku enam tahun,

persis di tempat yang sama.

Ini kayu cedar asli.

Lihat betapa halus

gerakan jarum jamnya? / Ayo.

Ayo kita cek-in, sayang.

Mari kita pergi, terus jalan.

Mhmm, uh huh.

Mhmmm.

Jadi, kau menang?

Tentu tidak.

Jadi, kau ingin cek-in?

Ya, benar.

Itu bagus.

Untuk akhir pekan atau selama seminggu?

Akhir pekan.

Uh huh.

Ini Lisa.

- Hai Lisa. - Aku Billy.

Ya aku sering ke sini saat masih kecil.

- Benarkah? - Ya.

Kau membawa SIM?

Ah.

Billy Curtis, hmm.

- Ya. - Brooklyn, New York, ya.

Jadi cukup menghentak di sini.

Dalam rangka apa?

Tak dalam rangka apa-apa.

Kau tahu, kami coba untuk menjauh dari kota.

Uh huh.

Ke sini, menghirup udara segar dan,

- Dan? - Dan

di sinilah kita.

Bagus.

Dan aku Frederick, bukan Fred.

Aku pemilik penginapan...

dan sangat senang bertemu kalian berdua.

- Senang bertemu denganmu juga. - Senang bertemu denganmu juga.

Jadi berapa lama kau jadi pengurus di sini

Frederick? / Hmm, wow.

Sudah 30 tahun, mungkin lebih sedikit.

Kau punya kartu kredit?

Ya.

Oh, terima kasih.

Ini akan dienkripsi, tak perlu khawatir.

Oke bagus.

Sekarang checkout-nya jam 11:00 pagi hari Senin.

Dan jika kalian butuh sesuatu,

cukup datang ke sini ke meja depan

dan biasanya dengan aku sendiri atau Victor manajer malam.

Victor, oke.

Ya, dan kalian di ruang dua.

Keren.

tingkat dua, menyusuri lorong, -

Kau mungkin ingat saat kau muda.

Tidak, maksudku aku tak ingat.

Aku tahu aku datang ke sini saat aku masih kecil.

Aku hanya tahu orang tuaku membawaku ke sini,

di sini dan Elson Inn.

Ah, Elson Inn.

Ya, mereka meninggalkannya beberapa tahun yang lalu.

Kondisinya mengerikan.

Dan itu penginapan tertua di pulau.

Aku benci ketika mereka meruntuhkan tempat-tempat tua.

Yeah itu pesona kota ini, bukan?

Mereka biasanya tak meruntuhkan landmark tua.

Mereka lakukan yang terbaik yang mereka bisa untuk memulihkannya, tapi,

waktu, itu yang memakan korban.

Ya.

Jadi kita tak memiliki banyak tamu akhir pekan ini.

Belum, kau tahu, akhir pekan masih baru mulai.

Tapi kau tak pernah tahu, hal-hal yang mungkin terjadi.

Kau tak pernah tahu yang hari esok akan bawa.

Dan kuharap kalian miliki saat yang sangat, sangat,

- Hup, terima kasih. - Ini dia.

Ah, itu dia,

menyenangkan. / Terima kasih.

- Terima kasih. - Tingkat dua,

menyusuri lorong. / Hebat.

Selamat menggunakan telepon.

Sangat menyenangkan bertemu anda. / Terima kasih.

Itu aneh.

Yah itu aneh, semuanya aneh.

Semuanya.

Pemberhentian yang aneh, naik mobil aneh.

Tidak, semuanya kurasa,

Kuharap kita nyaman menginap.

Apa maksudmu semuanya?

Semuanya?

Ada apa, apa yang kau maksud?

Apa yang terjadi dengan bersenang-senang?

Kau yakin kita di tempat yang tepat?

Tidak, kita salah tempat, tidakkah kau lihat?

Tempatnya jorok.

Kau tahu, seleramu tinggi, lihat.

Ini berusia 145 tahun.

Kau cuma sangat terbiasa dengan yang kau terbiasa...

dan apa pun yang di luar kebiasaan adalah masalah.

Handuk di lantai.

Mungkin bekas pembantu.

Menurutmu?

Apa kau marah karena aku bilang...

akan ada wifi?

Tidak.

Semua baik?

Komentoj

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left