La unuaj 200 linioj.
Penerjemah : Sukair
11 Mei 1937
Ya.
Kau rupanya. Masuklah.
Ayah sedang berlatih untuk acara besok dan butuh bantuan Uskup Agung.
Bisa kau membantuku? Dari sini.
"Bersediakah Yang Mulia mengambil sumpah?"
Saya...
...bersedia.
"Akankah Yang Mulia tetap teguh...
dan kons..."
Ah. Konsisten.
Artinya... membuat sebuah ikrar yang tak bisa dilanggar.
Ikrar yang sangat suci.
Ya!
Kami siap, Pak./ Oh, belum, Tommy.
Bahkan belum sampai pada bagian pengurapan.
Kau harus mengurapi, jika tidak, Ayah tak bisa...
menjadi Raja.
Kau paham?
Saat minyak suci itu menyentuh kulitku,
Ayah... Ayah berubah.
Bisa melakukan kontak langsung dengan Tuhan.
Untuk selamanya.
Terikat dengan Tuhan.
Ini merupakan bagian paling penting dari upacara itu.
Jadi kita perlu latihan, Uskup Agung?
"Tanganmu, diurapi dengan minyak suci.
Dadamu, diurapi dengan minyak suci.
Kepalamu, diurapi dengan minyak suci.
Seperti halnya Raja, Pendeta dan Nabi disucikan."
Astaga. Berat sekali./ 2,3 Kg.
Belum lagi berat simbolisnya?
Tatapan itu kuharap tak pernah kulihat.
Tak semudah kelihatannya.
Itu yang persis Raja katakan.
Aku ingat.
Apa bisa aku meminjamnya untuk beberapa hari?
Untuk latihan.
Pinjam? Dari siapa?
Jika bukan Anda yang punya, siapa lagi?
Jangan berisik, Anne.
Siap?
Tutup matamu, jangan buka sebelum kuminta.
Ada yang tahu dimana Duke berada?/ Beliau sedang belajar terbang.
Ayah?
Lagi?
Jadi kapan acaranya?
Ujian Pilot? Dua minggu lagi.
Apa kau masih ingat teknisnya?/ Masih. Ingat betul.
Jika tak ada hal lain yang kukerjakan./ Oh, kau akan membenciku.
Kenapa?
Kuingin kau membantuku sesuatu.
Apa penting sekali sehingga harus mengalihkanku...
...dari usaha agar bisa terbang lebih cepat dari siapapun di Inggris.
Penting. Aku ingin kau menjadi Panitia Penobatanku.
Posisi sebagai apa?/ Ketua.
Kau, 'kan sudah punya. Bernard.
Kuminta Duke of Norfolk melowongkan posisi untukmu.
Aku ingin melakukan deklarasi publik dan mempercayakannya padamu.
Tak perlu memberiku tugas agar kelihatan berguna./ Tidak.
Kau sengaja. Kau kasihan padaku...
...dan memberiku pekerjaan demi ditunjukan dimuka umum.
Bukan begitu.
Kupikir senang rasanya kita bisa menghabiskan waktu bersama.
Apa yang kaubicarakan? Kita selalu habiskan waktu bersama.
Tidak. Kau selalu terbang, atau makan siang dengan orang asing.
Cuma beberapa jam seminggu. Lagipula, apa yang bisa kukerjakan?
Duduk manis dan menunggu selagi kau berperan sebagai Ratu?
Berperan sebagai Ratu?/ Ya.
Aku mau kau membantuku berperan sebagai Ratu.
Seperti mendekor ulang Clarence House?
Kau melakukannya dengan baik./ Aku merasa seperti banci.
Memikirkan gorden dan warna cat dinding.
Jujur saja, aku berperan seperti ratu dalam bentuk lain.
Apa tugasku?
Duke of Norfolk akan bertugas
mulai dari mengorganisir ruangan, tata letak kursi,
urutan prosesi acara, tapi sebagai Ketua Panita,
kau bisa memberikan ide, memberi inspirasi, pimpin mereka.
Mereka takkan mendengarkanku. Terlebih si Tua itu?
Yang berkumis. Dia membenciku.
Mereka tidak membencimu./ Mereka membenciku.
Memperlakukanku seperti orang luar.
Sungguh tak beretika. Semua orang begitu.
Aku mau asal punya kendali penuh atau tak usah sama sekali. Itu syaratku.
Baiklah.
Tapi jangan berbuat gila.
Apa maksudnya itu?/ Maksudnya jangan berbuat gila.
Ini acara penobatan.
Acara yang polanya sudah diatur sejak ribuan tahun lalu.
Ada hal yang tak bisa berubah./ Ya, ya, baiklah.
Kapan kalian akan pindah?
Pemkot Paris yang miliki properti ini,
dan mereka izinkan kita tinggal disini
dengan tarif sewa yang rendah.
Kita pindah kemari saat musim panas usai.
Nona...?
Anda pasti senang, Yang Mulia.
Saya tak punya gelar itu./ Oh.
Kenyataan yang menyakitkan./ Gelar Duchess saja.
Bukan H.R.H. Cukup, "Nyonya."
Nyonya?/ Atau, "Your Grace".
Kenapa Anda memilih rumah ini?
Selain taman seluas 8000 M, yang memberi privasi.
Juga bisa untuk adakan pesta...
...dan kami suka dengan pesta.
Duchess sangat ahli dalam hal itu.
Aku yakin editor setuju dengan kesepakatan ini...
...dan memberi tips untuk pembaca mengadakan pesta?
Ada kesepakatan?/ Ya, sayang. Mereka bayar lebih.
Baiklah. Senyum.
Sempurna.
Dengan latar belakang kemaritiman,
aku tak mempermasalahkan hal-hal begini dan aromanya,
tapi aku sangat suka dengan sabun yang bagus.
Di bidang fashion, saran apa untuk anak muda sekarang?
Bidang fashion, setelan bagus dengan bahan berkualitas
bisa membawamu kemana saja.
Apa itu yang kau cari?
Kau sangat beruntung.
Dia tak izinkan siapapun masuk, ini ruang pribadi. Penuh rahasia.
Tak ada rahasia, sayang. Cuma penuh kenangan berharga.
Aku kemari sesaat setiap harinya...
...untuk menditasi atau mengenang.
Astaga. Alat musik, juga?/ Ya, aku suka memainkannya.
Saat dia kangen kampung halaman.
Kursi berlengan favoritku.
Dan kopernya?/ Kotak.
Sebagai Raja, aku mendapatkan kotak merah berisi dokumen dari Pemerintah.
Surat-surat negara, urusan kepemerintahan. Hal-hal yang perlu persetujuanku.
Ini adalah kotak terakhir yang kuterima sebagai Raja. Berisi dokumen turun takhtaku.
Dan semua foto Anda ini sebagai Raja, tapi tak ada foto dengan mahkota.
Kenapa?/ Aku tak pernah sampai sejauh itu.
Aku tak pernah dinobatkan.
Aku lupa katakan, ada telpon hari ini dari Sir John Weir.
Siapa?/ Dokter ibuku.
Menurut pendapatnya, Ibu sedang dalam masa kritis,
aku dan adikku harus kesana untuk melihatnya.
Aku ikut?
Sebaiknya jangan.
Walaupun ibumu meningggal?
Berharap saja meninggal.
Aku tak tahan kesana dua kali.
Aku harus lebih kuat.
Sayangku.
Dan pergi tanpamu.
Ke London yang dingin.
London yang brutal.
London yang kejam.
Mau bercinta?
Lord Great Chamberlain, Lord Chamberlain,
Marsekal Korps Diplomatik dan Pengawas Keuangan, Yang Mulia.
Aku meminta kau bergabung karena keputusanku
sehubungan dengan Panitia Penobatan,
yang mana aku mau suamiku menjadi Ketua Panitia.
Itu tidak dimungkinkan. Ketua Panitia hanya satu.
Dan aku juga punya satu suami.
Duke of Norfolk mengira dia yang akan jadi Ketua Panitia.
Beliau adalah Earl Marshall./ Itu benar.
Dan Chief Butler of England,
dia akan menjadi Duke of Norfolk yang ke-16 yang melakukannya.
Dia yang bertanggung jawab saat penobatan ayahmu, ayahnya bertanggung jawab saat kakekmu.
Dan yang bertanggung jawab pada acara penobatan merupakan tugas keluarga Norfolks.
Tak bisakah Philip diberi tugas lain?/ Misalnya?
Mengurus wartawan foto?
Posisi Ketua Panitia yang ia mau. Dengan kendali penuh.
Dan itu juga yang kuinginkan.
Norfolk bisa menjadi wakilnya./ Coba kau pikirkan lagi.
Sudah dan keputusanku sudah bulat.
Terima kasih.
Tentu, Duke of Norfolk akan marah.
Ya, Bernard juga marah.
Apa yang ingin Yang Mulia sarankan?
Aku akan membujuk Bernard dan semua akan berjalan normal.
Ratu masih sangat muda.
Dan perlu belajar seperti generasi muda lainnya.
Misalnya?
Pertempuran apa yang harus dimenangkan dan yang mana yang harus kalah.
Katakan apa yang ingin aku lakukan./ Seperti yang sudah-sudah, Tommy.
Persis seperti yang kukatakan padamu.
Aku sudah bicara dengan Uskup Agung Canterbury,
ia setuju membantu kita dengan masalah pelik ini.
Duke of Windsor.
Kapan dia tiba?/ Sepertinya, sore tadi.
Ya Tuhan.
Kapan rencana bertemu dia?/ Mungkin besok.
Bagus. Makin cepat makin baik.
Kau harus tegas, Tommy./ Baik.
Dia seperti air raksa. Sedikit saja bisa meledak.
Selamat sore.
Aku kembali ke London mengunjungi ibuku, Ratu Mary.
Senang sekali melihat kalau beliau semakin membaik belakangan ini.
Terima kasih banyak.
Istriku tercinta...
London begitu mengerikan dan kejam
penuh dengan kerabat yang egois.
Setiap sore hari aku bertemu Ibu,
meskipun kelihatan kondisinya tak seburuk seperti yang dokter katakan,
ia tak mampu keluar kamar lagi,
No comments yet. Be the first to leave one.