Sezono 1

Eldonaj informoj

My ID is Gangnam Beauty S01 E03 480p NF WEB-DL x264-Pahe in
Komentaĵo de Sub_Ritel
Netflix Retail

Etikedoj

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
480p
480
Publikigita je: 2019-12-28
Elŝutoj: 108
Aŭdhandikapuloj: No

Antaŭrigardo de Indonesian subtekstoj

La unuaj 200 linioj.

Hei! Astaga!

BERDASARKAN KOMIK DUNIA MAYA

IDENTITASKU SI CANTIK GANGNAM OLEH KI MAENG-GI

Kau menggodaku duluan. Beraninya kau bersikap begini, pelacur?

Kau pikir semua akan berhasil?

Orang seperti bertebaran di Gangna,.

Astaga, kau monster plastik.

Beraninya kau mengumpat aku?

Aku berbuat salah apa?

Aku berbuat apa?

Sungguh gila... Kau mau mati?

Penyihir gila. Hei!

Kau, Mi--rae.

Kenapa kau duduk sendirian?

Kau banyak minum?

Kau tak ingat aku?

Asisten Guru?

Halo.

Pestanya sudah selesai?

Tidak.

Sesuatu terjadi?

Aku hanya merasa agak mual.

Kau mau minum air?

Minum air.

Kau sangat cantik.

Astaga, kau monster plastik.

Tak apa.

Kang Mi-rae.

Apa yang kau lakukan?

Aku mau pulang.

Baiklah.

Ayo pergi.

Siapa namamu?

Ayo, pergi.

- Apa yang kau lakukan sekarang? - Jangan ikut campur.

Kenapa kau pergi dengannya? Aku tak paham.

Apa yang mau kau lakukan dengan gadis mabuk?

Apa yang kau pikirkan?

Kau yang berusaha mengajaknya.

Entah seberapa dekat kau dengannya, tapi ini dianggap kekerasan.

Hentikan. Ayo pergi.

Lepaskan.

Kau tak bisa sentuh aku seenakmu.

Terima kasih.

Kau tak perlu antar aku pulang.

Kita harus pastikan semua angkatan baru pulang selamat.

Kenapa kalian datang? Aku baik-baik saja.

Kita harus saling menjaga.

Hei, kami datang dengan dia. Kau tak perlu khawatir.

Makanya kami khawatir.

Pulanglah dengan aman. Terima kasih.

- Pulanglah dengan aman. - Baik.

- Sampai ketemu, Sua. - Dah.

Dah.

Wah, dia tinggal di sini?

Aku kira dia sangat kaya.

Keluarganya pasti kaya.

Orang sepertimu bertebaran di Gangnam.

Astaga, kau monster plastik.

Aku hanya mau normal.

Aku cuma mau hidup normal seperti yang lain.

Apa aku tak akan pernah punya itu?

- Sedang apa di sini? - Astaga!

Kenapa kau sangat terkejut?

Ini aku. Kau tak ingat aku?

Apa aku mengenalmu?

Apa maksudmu?

Kita bertemu kemarin di klub.

Aku kira kau sangat mabuk.

Aku tak tahu apa maksudmu.

Ada apa? Siapa pria ini?

Entah.

Oh, tidak.

Bukankah kau Yu-ri?

Kau salah orang.

Maafkan aku. Kau mirip dengan gadis yang kukenal.

Perhatikan matamu, bisa?

Baik, maafkan aku soal itu.

Aku minta maaf.

Soal apa itu tadi?

Mi-rae, kau tak apa?

Dia sebut aku monster plastik.

Apa?

Dia bilang gadis macam aku bertebaran di Gangnam.

Siapa bilang? Brengsek itu?

Hei, kau harus laporkan dia.

Tapi aku juga pukul dia.

Yang duluan menyerang harus dihukum.

Apa yang memulai pertengkaran?

Dia sebut monster plastik? Atau bicara soal Gangnam.

Akan berakhir dengan nama panggilan lain.

Ini gila.

Aku operasi plastik untuk nikmati apa yang lain nikmati.

Apa yang salah soal itu?

Menurutmu aku terlalu serakah?

Kau tahu itu?

Hyuun Sua? Dia juga konyol.

Katamu kalian dekat.

Kenapa dia bilang begitu di depan banyak orang.

Dia bilang dia tak tahu.

Bagaimana jika ada yang tanya apa aku operasi?

Aku harus bicara jujur, 'kan?

Jika kau bohong dan bilang tak lakukan apa pun,

kau hanya menjengkelkan.

Lalu perlu aku bilang orang-orang jika aku operasi mata dan hidung?

Tidak. Kedengarannya seperti kau mau operasi lagi.

Hanya diangkat. Cukup bilang mata dan hidungmu diperbaiki.

Jelas kau jurusan psikologi.

Bagaimana aku jelaskan ke mereka kontur wajah dan lainnya?

Tidak, itu tak perlu.

Benarkah?

Operasi plastik bukan untuk dipamerkan.

Hei, kau tetap harus percaya diri.

Jangan bertindak berlebihan,

Ya, aku tahu.

Mereka mungkin menghinaku jika aku pamer soal itu.

Orang tak hargai aku karena dulu jelek.

Sekarang, mereka tak hargai aku karena aku operasi plastik.

Aku jelek atau cantik.

Tapi juga, aku bukan biasa saja.

Aku bahkan tak kenal diriku lagi.

Kategori mana seharusnya aku?

Jika kau harus memilih, kau harus menyesuaikan dirimu jadi cantik.

Tak ingatkah kau?

Seorang pria bilang kau tipe ideal dia?

Itu mungkin karena dia kira aku gampang.

Lupakan.

Minumlah.

Ibu.

Putraku, kau datang menjemputku.

Halo?

Ibu, kau pulang ke Korea? Kau bilang pulang besok.

Kami akan menjemputmu.

Itu sebabnya aku datang lebih awal.

Lebih baik kau biarkan kami kerjakan urusan kami.

Tak perlu.

Aku temui kau di kantor besok.

Do Sang-won akan dukung masa depanmu!

Kau harus mainkan lagu ini untuk menarik kaum muda.

Lagu trot tak lagi efektif di Seoul.

Maksudmu menari seperti kau barusan?

Tidak. Jika kau menari

mereka kira kau cuma kembangkan tari, bukan kebijakan politik.

Kau cuma menari pas nyanyi bersama.

Menurutmu kau menari bagus?

Biarkan para pendukung yang menari.

Akan bagus jika Kyung-seok berdiri di sampingmu.

Tapi ulang tahunnya masih lama.

Ah-reum gadis tercantik di antara keluarga politisi.

Tapi di samping dia, dia hanya mengotori.

Bisa kau perbaiki istilah itu?

Kau perlu fokus pada suara kaum muda untuk menang.

Jika kau jadi Wali kota, tujuan berikutmu adalah jadi Gubernur. Lalu...

- Pak, ada telepon masuk. - Siapa?

Dia kepala Hankook Kelun.

Halo?

Sudah lama.

Aku kembali ke Korea.

Aku tahu.

Aku tahu kita tak dekat untuk saling bertanya atau keadaan kita.

Jadi aku langsung ke masalahnya.

Tolong bilang Kyung-seok dan Kyung-hee aku mau bertemu.

Kenapa mau temui mereka? Kau tak pantas untuk itu.

Aku tak telepon untuk minta ijin.

Aku cuma jaga sikapku sejak kau asuh anak-anak sampai sekarang.

Aku akan temui anak-anakku, jadi ingat itu.

Dia pasti tak waras.

"Bisa kau berdiri sebentar? Banyak pria yang mau kencanimu."

"Jadi aku kira aku harus jadikan kau milikku secepatnya."

"Karena kau gadisku."

- Kau mau mati? - Maafkan aku.

Apa aku kelewatan?

Apa aku cuti semester ini?

Apa? Kau mau masuk militer?

Bukannya sudah aku beri tahu?

Kau tipe yang masuk militer setelah putus dengan seseorang.

Tapi kau bahkan belum kencani siapa pun. Jadi kenapa cuti?

Hei, kalian.

Kenapa kalian tak ke kelas?

Kakimu sangat panjang jika duduk seperti itu.

Apa?

Sampai nanti.

Baik.

Aku kira...

tak pernah terjadi antara kau dan Sua semalam.

Aku betul 'kan?

Kenapa dia bilang, "sampai nanti"?

Maksudnya di kelas.

Kakiku memang panjang.

Kapan dia punya waktu perhatikan itu?

Aku kira kau harus masuk militer agar dapat akal sehatmu.

Aku tak paham Sua.

Seharusnya dia mengerti saat dia lihat Mi-rae ragu menjawabnya.

Jelas kelopak matanya dan hidung dioperasi.

Sua lamban berpikir, kukira.

Omong-omong,

kau tak mau tahu bagaimana rupanya dulu?

Ye-na.

Halo.

Hai.

More Indonesian subtitles for My ID is Gangnam Beauty

Komentoj

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left