See

See

Elŝuti Indonesian Subtekston

Sezono 1

Eldonaj informoj

See S01E03 Fresh Blood ATVP WEB-DL
Komentaĵo de Putra14
Apple TV Retail.

Etikedoj

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Publikigita je: 2019-11-04
Elŝutoj: 113
Aŭdhandikapuloj: No

Antaŭrigardo de Indonesian subtekstoj

La unuaj 200 linioj.

Katakan kepadaku yang kau tahu soal Jerlamarel. Ceritakan soal anaknya.

Ada sebuah gua kecil. Di sana ada sebuah kotak untuk anak-anakku.

Kubur buku-bukunya. Dalam 12 musim panas, kita tak akan bicarakan ini.

Dua belas tahun, kalian menyimpan rahasia. Bisa simpan satu rahasia lagi?

Ini adalah buku dari ayah kandungmu.

Kau membuka kotaknya. Maghra akan bakar bukunya.

Jadi jangan beritahu dia. Buku-buku ini akan berikan pengetahuan.

Baba Voss-lah yang menjerumuskan ibuku, saudarimu sendiri, ke api unggun.

Aku akan kirim berita soal penyihir. Sebuah pesan. Entah akan ditemukan siapa.

Chet-chet!

Chet-chet-chet!

Aku masih mengenal iramamu...

bagian kananmu lebih berat dari yang kiri.

Tetapi kini kau gelisah menggerakkan tiap langkah.

Dulu tak pernah. Dulu kau tegar.

Hidup, pengalaman...

mengguncangku ke sana-kemari.

Selamat datang, Tamacti Jun.

Yang Mulia.

Tur dinasku sudah selesai.

Masa tugasku adalah 20 musim panas.

Dan musim panas itu jadi musim dingin.

Kau bawakan pajak dan upeti?

Ya.

Asnya berderit sepanjang pegunungan.

Ratusan kereta, tulang Dewa, hasil panen,

berlian untuk kapak, kapan untuk menebang kayu, budak.

Kau penagih pajak yang bagus.

Tetapi kau bukan pemburu penyihir.

Di tiap desa, aku menginterogasi,

para terawang akan bilang, "Jerlamarel. Tidak, Pak, aku tak tahu nama itu."

Kubakar semua yang berbohong kepadaku.

Kau sebarkan namanya.

Untuk menemukannya.

Kau nabi untuknya?

mengumpulkan orang, menceritakan kekuatannya,

memberi namanya, menebar benihnya?

Sebagai Jenderal Pemburu Penyihirmu,

aku melapor bahwa aku telah mengecewakan Ratuku...

dan aku menerima konsekuensinya.

Tetapi aku hanya meminta ini:

daripada eksekusi di altar...

kau mengizinkan aku untuk bunuh diri...

dengan cara seorang pejuang.

Yang Mulia, orang-orang bergembira.

Para tetua membagi-bagi hartanya. Gudang menjadi penuh.

Pasar budak sedang dibuka.

Jenderal agung kita telah kembali.

Tamacti Jun?

Ya. Ini aku, Tamacti Jun...

yang telah kembali dengan 100 kereta padahal harusnya 101 kereta.

Yang Mulia, kegagalannya menemukan satu orang, satu orang sesat,

harus diimbangi dengan ratusan suara yang memanggil namanya.

Lord Dune, pergilah ke altar agung.

Minta warga berkumpul, aku akan bicara.

Aku, juga, akan bergembira.

Tamacti Jun.

Ya.

Untuk menghargai 20 tahun pengabdian...

kau mendapat izinku...

untuk bunuh diri.

Selamat tinggal.

Lord Dune, kenapa kau masih di sini?

Kau bisa minta dia tetap hidup.

Tamacti Jun lebih paham akibat kegagalannya daripada kau.

Di luar, mereka merayakan kehancuran diri sendiri.

Satu orang hilang.

Tidak!

Kekuatan kita hilang!

Jerlamarel adalah dewa yang berkelana, untuk membuat lebih banyak dewa,

yang akan membuat lebih banyak lagi dewa!

Tamacti Jun tahu apa yang hilang.

Pergi.

Tamacti Jun! Tamacti Jun!

Ayo. Dia di sana, di bawah pohon.

Ada siapa, di bawah pohon apa?

Kalkun.

Jadi, kau berputar dan giring dia kepadaku.

Siap?

Diam, Ayah.

Rasakan.

Aku membuat sesuatu.

Dari buku, untuk berburu.

Dengarkan.

Dan pelajari.

- Aku mengenainya. Ayo. - Apa?

Aku membaca dari salah satu buku di kotak

sesuatu yang amat menarik dari orang-orang yang dulu tinggal di Amerika.

Apa itu Amerika?

Ini baru permulaan, Ayah. Aku sudah membaca banyak.

Dengan mesin yang tepat dan cukup daya,

kita bisa membuat senjata yang jauh lebih kuat dari yang kupakai,

untuk membunuh ratusan dalam sejam.

Atau mereka punya bom...

Benda yang bernama "bom" yang bisa meledakkan seluruh kota.

Separuh ucapanmu adalah buku yang tak berarti bagiku.

bagaimana dengan kalkun ini?

Kalkun artinya makan malam.

Setiap hari aku bisa berburu.

Aku bahkan bisa berburu rusa.

Seperti Jerlamarel.

Katamu rusa.

Dan bagaimana caraku jelaskan kepada ibumu?

Itulah ucapan Kofun. Dengan semua yang telah dipelajari, dia mau sembunyi.

Kau tahu aku menikmati rusa yang lezat.

Aku bahkan tak suka kalkun.

- Membuatku mengantuk. - Aku tahu, Papa.

Kau mau apa?

Aku bisa membunuh satu dari mereka kapan pun...

dan mereka tak akan tahu karena apa.

Mereka akan bilang itu murka Api Dewa.

Walaupun kita tahu

Api Dewa adalah sekumpulan gas sejauh 149 juta kilometer...

- terbakar di luar... - Hentikan!

Dia tak berikan buku agar kita buat senjata.

Kau tahu dari mana? Kemana dia tinggalkan buku? Apa alasannya?

Jelaskan, Profesor.

Hentikan.

Apa kau memikirkannya?

Memikirkan apa?

Seperti apa jika bertemu dengannya?

Jika kita bertemu dengannya.

Ini akan memandu kita. Ini adalah gambar dunia.

Lihat, aku sudah menemukan tempat kita.

Lihat, sungai kita mengalir ke sungai lebih besar bernama Mississippi ini.

Lalu...

Ini dulu adalah kota bernama Pittsburgh.

- Pittsburgh. - Kurasa itu...

Kota industri yang terkenal memproduksi barang-barang baja.

Sejarah Amerika oleh Goddens.

Ayah kita meninggalkan kita pengetahuan dan kebijaksanaan manusia dari semua masa,

tetapi entah bagaimana, Kofun, kau buat itu membosankan.

"Membosankan" adalah busur dan panah.

"Membosankan" itu membaca dan diam.

- Chet-chet! - Chet-chet-chet!

Semalam, seorang bayi lahir...

bayi dari Souter Bax.

Tetapi bayi itu tidak utuh.

Bayi ini tak berbentuk manusia.

Karena kalian para penyihir mengutukku!

Kau harusnya bakar mereka...

bukan mengikuti mereka.

Yang keluar darinya adalah...

iblis.

Dan ini adalah salah mereka.

Bayinya terlahir begitu bukan karena kutukan.

Api Dewa, sambutlah dia.

Ia terlahir begitu karena suku darah baru.

Saat kelompok kecil hidup lama bersama,

darah suku itu makin mengental.

Kita tahu sejak generasi dahulu, tanpa pendatang baru,

monster akan datang.

- Genetika sederhana. Gugus DNA... - Diam, Haniwa.

Bayi ini adalah peringatan bagi kita.

Dan kita harus patuhi peringatan itu.

Kita harus membuka diri kita dan menerima.

Tidak.

Kita harus keluar lagi dan ikut festival, mengusir monster.

Kita menghindari festival ada alasannya.

Di dunia luar, kita diburu.

Di sini, kita aman.

Mungkin di sini, kita harus lebih pintar memilih pasangan.

Kebutuhannya besar, Baba Voss.

Darah baru dibutuhkan di sini, dan sudah sejak lama.

Kubilang, tidak.

Orang-orang ini sudah dikurung di sini begitu lama.

Dikurung di sini? Dikurung di sini?

Mereka terlindungi di sini.

Belum tentu berlaku bagi semuanya,

terutama karena banyak yang mempertanyakan

apa kita di sini untuk melindungi mereka dari Pemburu Penyihir,

atau untuk melindungi anak-anakmu.

Mereka bertahan tanpa obat saat sakit.

Mereka bertahan tanpa perdagangan padahal ingin.

Mereka harus bertahan.

Dan jika kau melarang mereka bepergian...

mereka akan mulai pergi sendiri.

Warga kita berjalan di sekitar desa sendirian.

Mereka bisa membawa Pemburu Penyihir ke sini.

Mungkin sebaiknya kita punya kendali ke mana mereka berjalan

dan dengan siapa mereka bertemu.

Apa saranmu, Sayangku?

Aku tahu jalan ke sebuah festival.

Di sana ada obat-obatan, barang-barang, dan darah baru.

Cara melindungi Haniwa dan Kofun hanyalah dengan memastikan tempat ini aman.

Dan jika itu artinya kita harus kendalikan ke mana Alkenny pergi...

maka itu yang harus kita lakukan.

Aku akan diberi tahu saat selesai?

Ya, Yang Mulia.

Apa sudah selesai?

Berita dari Makam Surya, Yang Mulia.

Berita?

Api Dewa Agung,

terima bunga apiku ke dalam apimu,

dan biarkan ia naik menemuimu.

Ini belum selesai.

Ini belum selesai.

Kami akan pergi selama sepekan. Festival jaraknya beberapa hari.

Antia ikut, dan dia lebih muda dari kami.

Haniwa, aku tak mau ambil risiko ada yang tahu anugerahmu.

More Indonesian subtitles for See

Komentoj

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left