Las primeras 146 líneas.
Istriku adalah wanita biasa yang tinggal di kota kecil di Nagasaki.
Dia lari dengan pria untuk habiskan satu malam dengannya.
AKu harus melakukan pemeriksaan penting di rumah sakit di Tokyo.
Karena berlubang?
Sepertinya area lain juga terpengaruh...
Sebuah kebohongan kecil dia ucapkan untuk lari dari kehidupan biasa...
Michiru-chan tidak punya penyakit serius, kan?
Michiru?
Tapi tampaknya, kontras dengan penampilannya, putrimu sangat berani.
Tidak bisa dimaafkan! Aku bekukan kartu kreditnya!
Kebohongan kecil menjadi kebohongan besar, mengisolasi istriku dari semua orang.
Furukawa, kau sebaiknya tidak melakukan hal seperti ini.
Saat itu, salah satu tiket yang dia beli untuk rekannya...
Selamat, nona!
Kau memenangkan jackpot ! Hadiah utama 200 juta yen!
200 juta yen?
- Bookstore employee Michiru's Life Story - Translated by yuizaki_libra@livejournal
200 juta yen?
Episode 3 - Tiket Lotere
Tidak bisa percaya aku hidup untuk melihat tiket itu memenangkan jackpot.
Kau bisa pergi ke Mitsuba Bank untuk menerima hadiah uangnya.
Tapi Nona... kau sangat beruntung!
Hati-hati.
- Permisi! - Ya, Selamat datang.
- Aku beli ini. - 50 yen.
- Pengumumannya sudah keluar, kan? - Pengumuman?
Oh, Pengumuman lotere? Sudah keluar di koran pagi.
Bisa aku beli koran pagi?
- Sudah terjual semua. - Tidak jadi.
Bagaimana loterenya?
Tidak bagus. Aku beli 10 tiket, Cuma satu menang 300 yen.
- Kau? - 10 juta.
- Yang benar? - Tidak mungkin.
Aku tidak akan memberitahu kalau aku menang.
Apanya? Tutup mulutmu.
Ah! Loterenua sudah keluar kemarin.
Oh, benar. Hey!
Furukawa-san masih punya tiket lotere kita, kan?
Bisa kau bilang padanya untuk kirim tiketnya ke kita?
Tentu, aku akan bilang padanya.
Sekarang dia pergi, Kita harus mengisi tempatnya.
Cuma lotere itu yang kupikirkan sekarang.
Dia tidak bisa kembali bekerja disini lagi.
Tetap saja dia harus mengembalikan tiket lotere kita.
Minta dia kirim tiket kita segera!
- Tentu! Aku akan menghubunginya. - Lakukan segera.
- Maaf, bisa aku beli koran pagi? - Tentu, 130 yen.
Ini.
Kombinasi 07 adalah 165874...
Kombinasi 07.
1 6 5 8 7 4...
200 juta.
200 juta.
Hallo?
- Hallo, Michiru-chan? - Ah...
- Tunggu, kita akan bertemu jam 7, kan? - Maaf, aku...
- Kau sekarang dimana? - Um, Aku...
Ada apa? Terjadi sesuatu?
Tidak...
- Kau sekarang dimana? - Um...
- Rumah Takei. - Kau sakit?
Um, ya... Ah, tidak...
Kau tahu...
Aku hanya sedikit pusing.
- Apa sebaiknya aku kesana sekarang? - Tidak, tidak... Aku baik-baik saja.
- Tapi kau pulang besok, kan? - Eh?
Aku tinggal di sini sedikit lebih lama.
Tunggu, apa? Apa yang terjadi?
Aku tidak bisa menemuimu hari ini.
Sebaiknya kau istirahat hari ini.
Telepon aku besok.
Tentu. Terima kasih.
Sampai jumpa.
Terima kasih sudah memilih restoran kami. Anda menunggu seseorang?
Aku pergi.
Kami akan menunggu anda datang lagi.
Kumohon lindungi anak ini setelah aku mati.
Kumohon biar dia bahagia.
Kumohon lindungi dia.
Ibu Michiru selalu berdoa.
Ibunya...
... mungkin punya perasaan bahwa kebahagiaan Michiru tidak akan berlangsung lama.
Michiru harusnya tahu ini.
Ibu...
Aku mungkin akan bahagia...
Namun, dia mungkin melupakan ini saat itu...
Hallo, Furukawa?
Sudah lama. Kau tahu siapa aku?
Ya.
- Soal tiket lotere kami... - Ya.
Kau tidak lupa membelinya, kan?
- Aku tidak lupa. - Kau membelinya, kan?
Ya.
Itu bagus.
Kau beli dimana?
Aku beli di Tokyo.
Tokyo?
Jadi kau di Tokyo sejak hari itu?
Mengejutkan sekali!
Itu bukan urusanku karena kita tidak akan bertemu lagi.
Sawada-san dan aku memberimu 5000 yen, Jadi masing-masing 16 tiket.
Hatsuyama-san memberimu 3000, jadi 10 tiket.
Kau beli 42 tiket, kan?
Ah, Aku tidak yakin...
- 42 tiket! - Ah, ya. Mungkin.
Kalau begitu segera kirim. Setidaknya kau bisa lakukan itu, kan?
- Ya, Aku akan kirim. - Kembalianku 200 yen juga.
Sawada-san...
Ini Sawada. Bagulah kau baik-baik saja.
Kembalianku 200 yen, kau bisa menyimpannya.
- Sampai jumpa. - Kirimkan 42 tiket kita segera!
Terima kasih.
2 4 6 8 10...
2 4...
42 tiket...
10 20 30 40...
43 tiket...
1 tiket lebih banyak?
Apa?
Bagaimana bisa?
Apa?!
Michiru-chan, kau di dalam?
- Michiru-chan! - Iya~
Sebentar.!
- Apa terjadi sesuatu? - Tidak.
Michiru-chan. Kau tidak keluar hari ini?
Oh... tidak lagi.
- Aku mengerti. - Ya.
- Aku ada teman datang hari ini. Apa tidak masalah? - Tentu.
Masuk.
- Selamat malam. - Selamat malam.
Ini Takakura-san. Dia adik kelas di kampusku.
Aku Takakura Erika.
Ini Furukawa Michiru-chan. Dia dari kampung halamanku.
Aku Furukawa.
Masuk.
Michiru-chan tetanggaku. Dia baru datang ke Tokyo.
- Benar? - Ya.
- Silahkan duduk. - Terima kasih.
Dia akan pulang besok.
Ah. Takei.
Menurutmu aku boleh tinggal disini sedikit lebih lama?
Oh, tentu.
Baguslah.
Bagaimana dengan pekerjaanmu?
Aku mungkin akan berhenti.
No comments yet. Be the first to leave one.