Las primeras 178 líneas.
ZainuddinAri
ZainuddinAri mempersembahkan
Umar bin Khattab
ZainuddinAri mempersembahkan
Umar bin Khattab
ZainuddinAri mempersembahkan
Umar bin Khattab
ZainuddinAri mempersembahkan
Umar bin Khattab
Episode 16
Saudaramu, Walid, sudah ikut umrah bersama nabi.
Ia mencarimu tapi tak bertemu. Ini surat darinya.
Dengan nama Allah yang Mahapengasih lagi Mahapenyayang.
Aku lihat ketakjubanmu kepada Islam.
Agama yang sangat masuk akal.
Islam sejalan dengan akal sehat.
Rasulullah bertanya kepadaku tentangmu, "Di mana Khalid?"
Aku jawab, "Allah akan menghadirkannya."
Rasul berkata, "Tak ada orang Arab jahiliah yang sepertinya.
Seandainya ia menolong umat Islam dan memerangi orang-orang musyrik, itu lebih baik baginya."
Ketahuilah, kau sudah melewati masa-masa indah.
Demi Allah, aku akan istikamah di jalan-Nya.
Khalid?
Kaukah itu, Amr?
Kau mau ke mana?
Aku dari Habasyah dan sedang lewat jalan ini.
Jawablah, apa yang membuatmu masuk Islam?
Abu Abdillah, demi Allah aku pada keyakinanku.
Aku ingin bertemu nabi dan memeluk Islam.
Itulah yang aku harapkan.
Aku terlambat menyadari ini. Banyak waktu kusia-siakan.
Aku ingat ucapan nabi, "Islam menghapus dosa-dosa masa lalumu."
Kemarilah, temui Sofwan dan Ikrimah.
Dua orang laki-laki ini tak boleh sombong kepada kedua orang tuanya.
Khalid bin Walid.
Tak ada yang lebih bahagia kecuali Rasulullah pada hari ini,
mendengar kabar kedatanganmu. Alhamdulillah, Allah memberimu hidayah.
Bukanlah Khalid kalau tak menggunakan akal sehatnya untuk memeluk Islam.
Selamat datang, Abu Sulaiman.
Rasulullah, "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan kecuali Allah,
dan kau adalah utusan Allah."
Aku yakin dengan pilihanku ini. Semoga Allah mengampuni dosa-dosaku.
Rasulullah, "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan kecuali Allah,
dan kau adalah utusan Allah."
Aku berdoa dengan doa yang diucapkan Khalid.
Doakan kami, Rasulullah.
Kerugian menimpa kita dengan hijrahnya Muhammad,
dan masuk Islamnya Khalid dan Amr, seorang panglima Quraisy.
Jumlah kita sekarang sedikit, terpecah belah dan kita terhina dengan keislaman mereka.
Sungguh, aku tak takut meskipun seluruh warga Mekah mengikuti Muhammad.
Kalau kau tahu, kenapa kau bertahan? Sedangkan kita tak bisa membalasnya?
Lihatlah kekuasaan Abu Umayah. Kita tak bisa membantahnya.
Begitu pula denganku.
Kemarin aku pergi dan bertemu orang-orang Islam.
Mereka berkata, "Ikrimah adalah anak Abu Jahal."
Kalau kita masuk Islam, sama dengan kita membunuh orang tua kita.
Kita meninggalkan ajaran agama mereka, dan kita mengamalkan Alquran.
Saudaraku, bagaimana kalau Khalid membaca Alquran di hadapan ayahnya.
Apa ia akan marah?
Apa ada ayat yang terlewat, Salim?
Tidak.
Jadi bacakanlah ayat yang kuminta.
Ayat dalam Alquran banyak.
Aku harus melakukannya agar dapat merasakan bahagia.
Meskipun berat, tapi itu adalah Alquran
dan kau penghafal Alquran, berkat doa nabi kepadamu.
Aku sulit menghafal, jadi bacalah ayat itu lagi.
QS. Al-Muddatstsir: 11-13
اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْم
Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.
ذَرْنِي وَمَنْ خَلَقْتُ وَحِيدًا
Biarkanlah Aku bertindak terhadap orang yang Aku telah menciptakannya sendirian.
وَجَعَلْتُ لَهُ مَالا مَمْدُودًا
Dan Aku jadikan baginya harta benda yang banyak,
وَبَنِينَ شُهُودًا
dan anak-anak yang selalu bersama dia.
ذَرْنِي وَمَنْ خَلَقْتُ وَحِيدًا
Biarkanlah Aku bertindak terhadap orang yang Aku telah menciptakannya sendirian.
وَجَعَلْتُ لَهُ مَالا مَمْدُودًا
Dan Aku jadikan baginya harta benda yang banyak,
وَبَنِينَ شُهُودًا
dan anak-anak yang selalu bersama dia.
Hartaku telah kutinggalkan di Mekah.
Aku dan saudaraku Walid bersaksi kepada ayah kami dengan ayat ini.
Teruskan ayatnya, Salim.
QS. Al-Muddatstsir: 14-26
وَمَهَّدْتُ لَهُ تَمْهِيدًا
dan Kulapangkan baginya (rezeki dan kekuasaan) dengan selapang-lapangnya,
ثُمَّ يَطْمَعُ أَنْ أَزِيدَ
kemudian dia ingin sekali supaya Aku menambahnya.
كَلا إِنَّهُ كَانَ لآيَاتِنَا عَنِيدًا
sekali-kali tidak (akan Aku tambah), karena sesungguhnya dia menentang ayat-ayat Kami (Al Quran).
وَمَهَّدْتُ لَهُ تَمْهِيدًا
dan Kulapangkan baginya (rezeki dan kekuasaan) dengan selapang-lapangnya,
ثُمَّ يَطْمَعُ أَنْ أَزِيدَ
kemudian dia ingin sekali supaya Aku menambahnya.
كَلا إِنَّهُ كَانَ لآيَاتِنَا عَنِيدًا
sekali-kali tidak (akan Aku tambah), karena sesungguhnya dia menentang ayat-ayat Kami (Al Quran).
سَأُرْهِقُهُ صَعُودًا
Aku akan membebaninya dengan pendakian yang memayahkan.
إِنَّهُ فَكَّرَ وَقَدَّرَ
Sesungguhnya dia telah memikirkan dan menetapkan (apa yang ditetapkannya).
فَقُتِلَ كَيْفَ قَدَّرَ
Maka celakalah dia! Bagaimana dia menetapkannya?
سَأُرْهِقُهُ صَعُودًا
Aku akan membebaninya dengan pendakian yang memayahkan.
إِنَّهُ فَكَّرَ وَقَدَّرَ
Sesungguhnya dia telah memikirkan dan menetapkan (apa yang ditetapkannya).
فَقُتِلَ كَيْفَ قَدَّرَ
Maka celakalah dia! Bagaimana dia menetapkannya?
ثُمَّ قُتِلَ كَيْفَ قَدَّرَ
Kemudian, celakalah dia! Bagaimana dia menetapkannya?
ثُمَّ قُتِلَ كَيْفَ قَدَّرَ
Kemudian, celakalah dia! Bagaimana dia menetapkannya?
ثُمَّ نَظَرَ
Kemudian dia memikirkan,
ثُمَّ عَبَسَ وَبَسَرَ
sesudah itu dia bermasam muka dan merengut,
ثُمَّ أَدْبَرَ وَاسْتَكْبَرَ
kemudian dia berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri,
ثُمَّ نَظَرَ
Kemudian dia memikirkan,
ثُمَّ عَبَسَ وَبَسَرَ
sesudah itu dia bermasam muka dan merengut,
ثُمَّ أَدْبَرَ وَاسْتَكْبَرَ
kemudian dia berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri,
فَقَالَ إِنْ هَذَا إِلا سِحْرٌ يُؤْثَرُ
lalu dia berkata: "(Al Quran) ini tidak lain hanyalah sihir yang dipelajari (dari orang-orang dahulu),
إِنْ هَذَا إِلا قَوْلُ الْبَشَرِ
ini tidak lain hanyalah perkataan manusia".
فَقَالَ إِنْ هَذَا إِلا سِحْرٌ يُؤْثَرُ
lalu dia berkata: "(Al Quran) ini tidak lain hanyalah sihir yang dipelajari (dari orang-orang dahulu),
إِنْ هَذَا إِلا قَوْلُ الْبَشَرِ
ini tidak lain hanyalah perkataan manusia".
سَأُصْلِيهِ سَقَرَ
Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar.
سَأُصْلِيهِ سَقَرَ
Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar.
Aku bersumpah, Walid.
Tiada Tuhan kecuali Allah, dan Muhammad adalah utusan-Nya.
Kau tak apa-apa, Saudaraku?
Alhamdulillah, aku belum mati sebelum melihatmu telah bersama nabi.
Alhamdulillah.
Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya.
Aku bersaksi, bahwa tiada Tuhan selain Allah,
dan Muhammad adalah utusan-Nya.
Sesunggunya kami milik Allah dan kepada-Nya lah kami kembali.
Watir
Dekat Mekkah
Perampok! Perampok! Selamatkan barang-barang kalian!
Siapa yang merampok kafilah dagang pagi tadi, ketika Khuza'ah di Watir?
Siapa?
Kau, Sofwan?
Bukan aku.
Lalu siapa?
Kau, Ikrimah?
Bukan aku.
Siapa?
Kalian tahu bahwa orang Quraisy harus melindungi Khuza'ah di perisitiwa ini.
Kalian tahu bahwa Bakar berada dalam perlindungan kita
pada perjanjian Hudaibiyah,
dan Khuza'ah dalam perlindungan Muhammad.
Sekarang kalian sudah melanggar perjanjian damai.
Kalau Khuza'ah minta bantuan kepada Muhammad, pasti dikabulkan.
Lalu apa yang akan kalian lakukan?
Apa yang akan kalian lakukan?
Sungguh aku menyanjung Nabi Muhammad lebih dari sanjungan kepada ayah kita.
Kalian pemuda dan kami orang tua.
Saat kami masuk Islam, tak sedikit pun kami lepaskan tangan kami.
Jadi tolonglah kami, maka Allah akan memberikan kemenangan.
Dan ajaklah seluruh umat muslim.
Ialah Rasulullah, orang yang dermawan dan dekat dengan Tuhannya.
Jumlah kalian seperti buih di lautan sedangkan Quraisy tak ada apa-apanya.
Mereka sudah melanggar perjanjian, membawa kesengsaraan
membuat kami terancam, merampok kami dalam keadaan apa pun.
Kami sudah dengar pengaduannya tadi.
Rasulullah perintahkan kita untuk menolong.
Abu Bakar, aku tahu kedudukanmu.
No comments yet. Be the first to leave one.