28 Weeks Later

28 Weeks Later

Descargar subtítulo en Indonesian

Información de lanzamiento

28 Weeks Later 2007 720p BluRay x264-HALCYON id
28 Weeks Later 2007 720p BluRay x264-Pahe in
Comentario por Sub_Ritel
Netflix Retail || Ada 2 Versi, SIlakan Dipilih

Etiquetas

BluRay
x264
720p
720
Publicado el: 2019-10-23
Descargas: 1042
Para personas con discapacidad auditiva: No

Vista previa de los subtítulos en Indonesian

Las primeras 200 líneas.

- Kau akan masak apa? - Makanan kesukaanmu.

Lagi?

- Ini yang terakhir. - Maksudmu tak ada tomat lagi?

Kau tak pernah bosan dengan tomat kaleng, ya?

Tetapi,

kita punya lima kaleng ercis.

Itu bisa dimakan sampai lima tahun.

- Kau mau segelas anggur? - Boleh.

Kita beruntung.

Masih bisa diminum.

- Kau baik-baik saja, Sayang? - Ya.

Aku tidak baik-baik saja, semua kacau, tetapi...

- Anak-anak kita aman, bukan? - Benar sekali.

Syukurlah kita membayar wisata sekolahnya. Bayangkan jika tidak.

Aku tak bisa bayangkan.

Dan aku tak mau membayangkannya. Dengar, mereka pergi jauh.

Mereka aman.

Paham?

- Ya. - Ya.

Jangan khawatir.

Cantik.

Aku tak mengganggu, bukan?

Tidak.

Aku menemukan ini di loteng.

Aku sudah lupa. Kupikir kita bisa memakannya setelah makan malam.

Ya.

- Baunya harum. - Dan itu sebotol anggur, Don?

- Benar, Geoff. - Terima kasih.

Ada cokelat untuk dimakan nanti, dari istrimu yang baik.

Kita akan makan apa? Aku dapat beri hitam.

Vanila. Pertanda musim gugur.

Karen.

Dia akan lapar.

Kalau dia pulang, dia pasti lapar.

- Mulai lagi. - Jacob, sudahlah.

Sekarang sudah lima hari sejak pacarmu kabur dari kita.

Kalau dia masih bernafas, dia tak akan tertarik makan pasta.

Jacob!

- Bisa jadi lehermu. - Jangan katakan itu.

- Orang gila. - Kenapa?

Kita tahu itu benar. Makin cepat dia menghadapinya, makin baik.

Tak ada yang selamat. Hanya ada kita di sini dan mereka di sana.

- Sam? - Diam.

- Astaga, itu bocah. - Tunggu Kau tak tahu siapa dia.

- Tolong, biarkan aku masuk. - Don, dia seorang bocah.

Tolong. Biarkan aku masuk.

Berengsek.

- Tolong, biarkan aku masuk. - Kami datang.

Biarkan aku masuk.

Aku mohon. Tolonglah. Biarkan aku masuk.

Masuk. Ayo, masuk.

- Kau tak apa-apa? - Ya.

- Dari mana asalmu? - Sandford.

Tak jauh dari sungai Sandford.

- Bagaimana kau bisa ke sini? - Mereka mengejarku. Berteriak-teriak.

Aku takut. Lalu aku lari.

Aku sudah coba ke rumah lain. Rumah mereka kosong.

Aku lari dari hutan dan menyusuri sungai sampai aku tiba di sini.

- Siapa yang mengejarmu? - Ibuku.

Ayahku.

Mereka mencoba membunuhku.

- Yang lainnya juga. - Ada berapa banyak?

- Banyak. - Sam?

Mereka menangkapku. Melukai tanganku.

Tolonglah aku.

Alice. Keluar dari sini. Turunlah ke kolong pelarian. Pergi.

- Geoff, aku tak bisa melihat. - Pegang tanganku.

Mati kau, keparat.

Kembali.

Ikuti Jacob. Jalan terus, Sally, kita tak punya waktu.

- Kita tak bisa meninggalkan mereka. - Ayo.

Pergi.

Oh, tidak. Sial.

Di mana kau?

Alice, jangan.

Geoff, ayo.

Sally, berikan tanganmu.

Jacob. Tolong aku.

Alice.

- Di mana kau? - Tinggalkan dia.

Aku melihatnya. Lepaskan dia.

Don. Tolong kami.

Masuk ke sana.

Don!

Don!

Don!

Jacob.

Ayo.

Ayo, pergi!

Jacob!

Pegang tanganku.

Don!

Sial!

15 HARI KEMUDIAN: DARATAN INGGRIS DIKARANTINA

28 HARI KEMUDIAN: DARATAN INGGRIS HANCUR OLEH VIRUS

5 MINGGU KEMUDIAN: SELURUH KORBAN MATI KELAPARAN

11 MINGGU KEMUDIAN: PASUKAN NATO YANG DIPIMPIN AMERIKA TIBA DI LONDON

18 MINGGU KEMUDIAN: DARATAN INGGRIS DINYATAKAN BEBAS INFEKSI

24 MINGGU KEMUDIAN: REKONSTRUKSI DIMULAI

Selamat datang di London.

Doyle, kau bersenang-senang di bawah?

Kau boleh cium bokongku.

Ini pertempuran terburuk yang kulihat. Di mana pertempuran itu?

Aku mendengarmu.

- Beri aku sesuatu untuk kutembak. - Terlalu mudah.

Pusat Medis, lantai 20, tiga jendela di dalam.

- Si gemuk itu masturbasi di toilet. - Orang gila lagi.

Aku tak melihatnya. Di mana si cabul itu?

Dia di lantai 20.

Di sebelah pintu keluar. Sepertinya dia perlu alat pemuas.

Doyle, kau pakar pertempuran jarak dekat.

Satu lawan satu.

- Mungkin itu ayahmu, Doyle. - Kau tahu.

Sial.

- Ini Kolonel Phillips. Statusmu? - Selamat pagi, Kolonel.

Selamat pagi.

- Aku mengawasi kedatangan pesawat. - Ya, Mayor?

- Perlu seharian memproses mereka. - Baik.

Tak ada yang memberitahu kita sekarang menerima anak-anak.

Ikuti ke arah kanan.

Hijau dan cokelat. Variasi iris yang menarik.

Biasanya itu keturunan. Orang tuamu juga memilikinya?

Ibuku. Mataku menurun darinya.

- Berapa umurmu, Andy? - 12.

Kurasa itu menjadikanmu orang termuda di negeri ini.

Tekanan darahmu normal

dan kau tak menderita penyakit atau tertular.

Kurasa kau boleh masuk.

Selamat kembali ke Inggris.

Kita menuju ke lokasi pengamanan dan rekonstruksi.

yang disebut Distrik Satu.

Distrik Satu terletak di Pulau Dogs.

Meski di sana aman, tidak demikian di sekitar London.

AKU DI SINI

Banyak mayat yang belum disingkirkan dari serangan infeksi pertama.

Banyak terdapat tikus dan anjing liar, begitu juga penyakit.

Pendatang baru diingatkan untuk menjaga keselamatannya

dan dilarang keras menyeberangi sungai dan meninggalkan zona aman.

Kalian akan bergabung dengan 15.000 warga yang ditampung di Distrik Satu.

Semakin dekat ke rumah baru kalian, jumlah tentara akan semakin banyak.

Tentara AS bertanggungjawab atas keselamatan kalian.

Kami akan mengupayakan agar kalian dapat pulang dengan mudah.

Namun di dalam Distrik Satu, kalian akan mendapat kejutan.

Air panas dan dingin tersedia, listrik 24 jam,

ada pusat medis, toserba, bahkan pub.

Keren sekali.

Kita sudah hampir sampai di rumah.

- Ayah. - Ayo.

- Kau senang? - Ya.

Ayah sangat rindu pada kalian.

Kalian baik-baik saja?

Anak-anak. Tak kusangka Ayah akan bertemu kalian lagi.

KAMERA 105 - DLR--6 25-STND 6 R91

AREA MAKAN- D1- 7bc

Aku seharusnya diberitahu sebelum anak-anak itu dibawa ke sini.

Kita tak ada protokol untuk melindungi anak di bawah umur.

Ada masalah penyakit dan sanitasi. Kita belum memahami virus tersebut.

Kami paham bahwa penyakit itu tak menular ke spesies lain,

Benar.

Tak menyebar lewat udara dan korban terakhir tewas enam bulan lalu.

- Kita tak di sini enam bulan lalu. - Mayor.

Apa yang kau takutkan?

- Bagaimana jika penyakit itu kembali? - Itu tak mungkin.

- Bagaimana jika terjadi? - Jika kembali, kita bunuh mereka.

Situasi darurat.

Ayo.

Bagaimana pendapatmu pada tempat ini, Andy?

Tempat ini cukup bagus, Ayah.

Lihat kamera.

Lewat sini. Permisi.

Gedung ini berlantai 25. Kita dapat griya tawangnya.

Pengenal Anda. Terima kasih.

- Apa pekerjaan Ayah di sini? - Ayah petugas seksi.

Ayah yang mengatur lampu, air dan pemanas. Lihat ini?

Singkatannya ASA, "Akses Seluruh Area". Ayah yang menjalankan tempat ini.

Ayah pengawas tempat ini, benar?

TOMBOL DARURAT

Tidak, Ayah pengelolanya.

Kau suka?

- Luar biasa. - Lebih baik dari Spanyol yang cerah?

Ayah harus lihat kemahnya. 20 orang tiap tenda dan toilet kimia.

- Semuanya berbau pesing. - Bagus.

MENYAMBUT KEPULANGAN ANDA

Kita akan segera pindah ke rumah baru. Beberapa bulan lagi malah.

Rumah baru?

Ya.

Dengar, kuharap kalian mengerti.

Kita tak bisa pulang ke rumah kita yang dulu.

Tempatnya di luar zona aman dan Ayah tak mau kembali meski bisa.

Apa yang terjadi, Ayah? Pada Ibu?

Ya.

Duduklah dan Ayah akan ceritakan semuanya.

Ayah dan Ibu sedang bersembunyi di sebuah rumah.

Sebuah pondok yang kecil sekali.

Pemiliknya adalah pasangan tua

dan mereka juga ada di sana.

Tiga orang lainnya.

Dan kami...

mungkin berusaha bertahan hidup.

Kami baik-baik saja untuk sementara. Lalu kami diserang.

More Indonesian subtitles for 28 Weeks Later

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left