Las primeras 200 líneas.
= The Chosen: Forbidden Cave =-
Sekarang, diagnosa psikiatri untuk pasien ini adalah
Gangguan identitas disosiatif karena dysthymia. (dysthymia = depresi)
Dengan demikian, dia menderita beberapa gangguan kepribadian.
Seperti yang kau lihat,
itu sebuah kamar biasa dengan 4 dinding dan langit-langit.
Tapi, bagaimana mungkin kamera menangkapnya seperti itu?
Ada dua cara.
Dia bisa menatap ke bawah pada kamera
Berdiri dari furnitur itu 2,8 meter.
Atau, dia bisa menggantung terbalik
Dari langit-langit itu tingginya 3,3 meter.
Lihat cermin di dinding seberangnya?
Itu menunjukkan dinding di mana kamera menempel.
Tidak ada mebel, kan?
Jadi, hanya ada satu penjelasan.
Dia tergantung terbalik di langit-langit.
Tapi, seperti yang terlihat di layar,
tidak ada langit-langit untuk menggantung.
Ini adalah langit-langit datar.
Dukun mendiagnosanya penyakit jiwa dan dia melakukan
ritual menerima arwah.
Tentu saja, penyakit mentalnya menghilang setelah itu.
Ini sama dengan pasien sebelumnya.
Sekarang, kasus terakhir.
Dia juga menderita gangguan identitas disosiatif.
Tim riset kami mengukur tingginya 1,15 meter.
Seperti yang kau lihat, itu hanya tanah biasa.
Ini laporan profil wanita yang melompat sangat tinggi itu.
Dia berusia 52 tahun dan menderita arthritis parah.
Bagaimana dia bisa melompat seperti itu dengan kondisi fisiknya?
Apa dasar logis medisnya? Kemungkinan tidak ada.
Dukun juga mendiagnosanya penyakit jiwa.
Hari ini adalah ritual nya.
Kami telah mengamati ada delapan kasus.
Ini adalah kasus nyata dari penyakit jiwa.
Hal ini juga menunjukkan mengapa kita tidak bisa hanya membuat diagnosis medis.
- Ada pertanyaan? - Profesor.
Aku pikir, mereka yang menjadi dukun yang menderit penyakit.
Apakah ada gejala umum?
Mereka tak harus menjadi dukun untuk menderita penyakit jiwa.
Tapi, ada gejala umum.
Orang dengan penyakit jiwa, menderita karena...
mimpi buruk pada umumnya,
ilusi optik,
dan memiliki halusinasi.
Tapi, gejala itu diidap oleh kebanyakan pengidap penyakit mental lainnya.
Jadi, sulit untuk membedakannya dengan metode diagnostik normal.
Apakah sama ketika penyakit itu terjadi karena riwayat keluarga?
Profesor, apa kau pernah mengalami penyakit jiwa?
Permisi!
Profesor! Profesor!
Tidakkah kau pikir itu terlalu banyak?
Ketika aku mengunjungimu ke rumah sakit Kau bilang punya seorang pasien.
Permisi.
Ketika aku mengunjungimu ke kampus kau mengabaikanku.
Tidak bisa menjawab panggilan Anda sekarang ...
Produser J00 Hae-in datang lagi.
Ini hanya wawancara singkat. Jadi, kenapa kau tidak melakukannya?
Dia mengikutimu kemanapun selama 3 bulan.
Pasien berikutnya adalah LEE Ok-ryun.
Tolong tunjukkan padanya tempat duduk.
Apa kabar? Apa kau masih mendengar suara aneh?
Iya.
Kau masih mendengar mereka, bahkan saat meminum pilmu?
Iya. Aku rasa itu semakin parah.
Suara macam apa itu?
Baik...
Seperti suara saek, saek ...
Seperti logam keras dan kadang-kadang tawa anak-anak.
Sekarang, ambil napas dalam-dalam dan hembuskan.
Fokus pada suaranya.
Saat aku menghitung sampai lima, tutup matamu perlahan-lahan.
Satu.
Dua.
Tiga.
Empat.
Lima.
Nona LEE Ok-ryun?
Nona LEE, kau bisa mendengarku?
Nona LEE?
Iya.
Ya aku bisa.
Di mana kau sekarang?
Rasanya pengap.
Aku tidak tahu di mana aku.
Aku tidak bisa melihat apa-apa.
Hanya warna hitam ...
Ambil napas dalam-dalam dan hembuskan.
Kemudian, akan terasa lebih cerah.
Iya.
Itu semakin terang.
Hah?
Apa kau melihat sesuatu?
Bayi.
Seorang bayi yang baru lahir.
Bayiku.
Apa kau yakin itu bayimu?
Iya. Aku yakin. Itu bayiku.
Bayiku yang sangat aku rindukan.
Itu bukan bayi!
- Nona LEE? - Bukan bayimu! Tapi adikku!
Kamu siapa?
Aku Hae-jung.
Kenapa kau di sana, Hae-jung?
Aku tidak tahu.
Beberapa wanita bilang padaku untuk bermain di sini dengan adikku.
Wanita apa?
Wanita dengan topi kerucut.
Apakah ada orang lain di sampingmu selain bayinya?
Tidak, tidak ada seorang pun.
Hei!
Siapa itu?
Bisakah kau melihat orang yang memegang bambu itu?
Siapa orang itu?
Dapatkah kau memberitahu orang itu bagaimana kau bertemu dengan wanita bertopi kerucut?
Jadilah seorang gadis yang baik.
Ketika kuhitung sampai tiga, beritahu orang itu bagaimana kau bertemu.
Satu.
Dua.
Tiga.
Jadi, aku tidak sakit jiwa?
Tidak. Kau mengidap gangguan stres karena telah mengalami suatu kegagalan.
Mendengar suara bukan karena sakit.
Lalu, apa itu?
Apa kamu pernah ke ritual pengusiran setan baru-baru ini?
Mereka bilang bayiku bisa sampai ke tempat yang lebih baik.
Apakah ada sesuatu yang kau sampaikan untuk dibawa pulang?
Selimut bayi.
Jika kuletakkan di samping tempat tidurku, mereka bilang itu akan meringankan rasa sakitku.
Bawa selimutnya dan minta mereka untuk membakarnya.
Dia akan melakukan ritual untuk orang mati.
Dia seorang dukun terkenal yang melakukan ritual besar untuk orang mati.
Lanjutkan pengobatan untuk depresimu.
Untuk 6 bulan ke depan, datang sekali setiap bulan
untuk menerima pengobatan seperti hari ini.
Baiklah.
Kau hebat sekali hari ini.
Setelah mendapatkan perawatan,
Aku merasa sangat lega.
Aku tidak lagi mendengar suara logam aneh.
Apa saja yang kau ingat dari sesi perawatanmu?
Rasanya seperti Aku bermimpi ...
Tapi, haruskah aku melakukannya?
Tidak.
Kamu menakutiku!
Ya benar.
Kau tidak akan mendapatkan hasil apapun saat kau berkeliaran di sini.
Tak peduli seberapa sering aku mengunjunginya, aku tidak mendapat respon apapun.
Jadi, Kenapa kau memilih SHIN Jin-myung?
Dukun lainnya sekarat bisa tampil di TV.
Semua selebriti berbaris untuk mendapatkan layanan ritualnya.
Seorang spesialis psikiatri serta penyembuh psikis terkenal.
Plus, dia adalah anak dari Dukun terkenal SHIN Tae-eul.
Apa ada yang lebih dramatis?
Drama? Kami membuat dokumenter!
Sudah 3 bulan. Pikirkan bisa merangkulnya?
Dia terkenal karena tidak membawakan acara TV.
Aku harus merangkul dia.
Selama 3 tahun terakhir pada program ini,
Aku tidak pernah melewatkan slot Program.
Subtitle oleh: Azelya Putri Lombok
Hidup seperti ini ...
Aku akan mengakhirinya sekarang.
Ada hantu di mana-mana.
Aku bisa mendengar mereka dalam tidurku.
Soo-hae ...
Iya.
Kapan?
RUANG 8 ALTAR MEMORIAL. Mendiang: LEE JU-yeol
Tempat ini penuh dengan karangan bunga untuk bisa berjualan toko bunga.
Tapi, hampir tidak ada orang.
- Tak terlihat adik ipar. - Aku dengar nasib buruknya.
Sejak dia masuk ke lingkungan keluarga,
kerabat meninggal satu demi satu.
Bahkan dalam kecelakaan mobil, dia ada bersama korban.
Tapi, suaminya meninggal dan dia masih hidup.
Ibunya Jang-seok mengunjungi dia di rumah sakit.
Dia bilang, istri korban hampir tidak ada luka.
Dia tidak terlihat seperti semacam pembawa nasib buruk.
Dia berasal dari keluarga baik-baik. Aku mendengar mereka sungguh kaya.
Terus? Aku mendengar dia kehilangan orang tuanya saat dia masih kecil.
- Berhenti berbicara. Beri aku obat panas dingin. - Dokter SHIN!
Bisakah kau mberi kami waktu semenit?
Ya. Ucapkan selamat tinggal terakhirmu.
Itu adalah arwah penasaran. Yang sangat kuat.
Kamu siapa?
Namaku SHIN Jin-myung.
Ju-yeol dan aku bekerja bersama-sama sebagai dokter tentara.
Terima kasih sudah datang.
Tapi, jika kau datang untuk mati, kau harus pergi ke ruang pemakaman.
Apakah ada hal lain?
Sebelumnya, Ju-yeol mengirim e-mail padaku. Apakah dia mengatakan sesuatu kepadamu?
Jadi, kau ini psikiater
yang bisa melihat hantu.
Ya, benar.
Ju-yeol berbicara tentangmu...
Maaf, tapi bolehkah aku memanggil dengan namamu?
Silahkan panggil aku Direktur KIM. Aku mengelola museum itu.
Mama!
No comments yet. Be the first to leave one.