31

31

Descargar subtítulo en Indonesian

Información de lanzamiento

31 (2016) WEB-DL
Comentario por Ariel Nugie
IDFL™ SubsCrew. http://sebab-kisah.blogspot.co.id/

Etiquetas

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Publicado el: 2016-10-01
Descargas: 42
Para personas con discapacidad auditiva: No

Vista previa de los subtítulos en Indonesian

Las primeras 200 líneas.

Penerjemah: Ariel Nugie IDFL™ SubsCrew

Tanda pertama awal dari pemahaman adalah harapan untuk mati - FRANZ KAFKA.

Halo?

Mereka menyebutku doom-head.

Aku tak menyebut diriku doom-head, tapi mereka menyebutnya.

Siapa "mereka"?

Perkumpulan misterius yang membayarku untuk melakukan apa yang kulakukan.

Apa yang kulakukan?

Sayang sekali untukmu ...

Aku melakukannya dengan baik.

Sekarang.

Mari luruskan urusan kita.

Aku bukan baduk.

Badut adalah penghibur yang ada di tempat sirkus.

Tapi aku bukan baduk.

Kau mungkin melihat orang dengan dandanan di hadapanmu yang berusaha menghibur penonton.

Tapi percayalah.

Kau tak melihat itu.

Aku bukannya mau membuatmu bahagia.

Aku bukannya mau mencerahkan harimu.

Aku jelas tak ingin menghiburmu.

Aku datang untuk mengakhiri hidupmu.

Tapi pertama ...

Pertama.

Akan kuberkahi kau dengan sebuah cerita.

Menurutku, suara dentingan badanmu yang remuk bukanlah suara terakhir yang akan kau dengar.

Tulang patah.

Fakta menarik:

Tahukah kau kalau kecoak bisa hidup selama 168 jam tanpa kepala?

Fakta ini menarik buatku.

Tapi yang benar-benar bisa membuatku terkagum ...

Fakta yang benar-benar mengejutkan.

... adalah untuk beberapa jam lebih lama,

... kecoak tanpa kepala yang sama akan terus hidup.

Jika diberi makan dengan teratur tentunya.

Kau berhasil hidup sampai sejauh ini.

Tapi, jauh di lubuk hati terdalam, kau sadar ini harus berakhir.

Mungkin berakhir di sini, mungkin sekarang.

Mungkin diakhiri olehku.

Mana istriku?

Apa yang kalian perbuat pada istriku?

Dia ibu dari dua putri kami.

Rebecca, Josephine, mereka anak yang cantik seperti ibunya.

Aku tahu di mana dia berada.

Dua badut kenalanku menyukai dia.

Jadi kupikir dia akan tinggal lebih lama.

... saat kuberjalan di lembah kematian, aku tak takut ...

Ya ampun, kau sangat sensitif.

Ya ampun!

Kau harusnya berterima kasih padaku.

Karena aku mengirimmu ke pintu surga dengan tiket kelas satu.

Aku minta maaf dulu karena lupa menajamkan kapak ini.

Mungkin ini butuh beberapa ayunan.

Dengarkan aku! Aku memohon padamu!

Kau tak perlu melakukan ini.

Kita berdua bisa lari. Bawa Georgina ke padaku.

Lalu biarkan kami pergi, tak ada yang akan tahu.

Tidak mau.

Kau tahu apa yang mereka katakan di neraka?

"Semua orang suka popcorn."

Astaga-naga!

Ayunan yang ke dua.

31 Oktober 1976

Kuharap kau sadar kalau kepanjangan "E" adalah "Empty" (Kosong). Bukan "Eat" (Makan).

Aku memang lapar, tapi itu tak mungkin.

Periksalah!

Oh, yang benar saja!

Tidak, terima kasih!

Bagaimana aku bisa bekerja dengan kendaraan megah ini?

Apa itu sebutannya sekarang?

Percayalah, kendaraanku ini berjalan dengan baik.

Asal kau ingat ini.

Jika kendaraan ini mogok di tengah jalan ...

... maka kau yang harus mendorongnya.

Venus, kupikir sudah saatnya mengembalikan gadis itu ke khayalannya (gorrila).

Kalian punya gorrila?

Ya, aku punya gorila. Dia ada di celanaku, namanya King Dong.

Hei, jangan dulu!

- Aku anggap itu bercanda. - Tidak.

Sudah cukup banyak yang dikhawatirkan termasuk tanpamu membangun acara baru.

Lagipula, siapa yang akan mengurus kendaraan ini?

Kau kira aku mau menjadi mekanik?

Memperbaiki kendaraan ini sepanjang hidupku?

Aku juga punya impian.

Impian itu tak termasuk memperbaiki mobil ini.

Aku juga punya impian, kau kejarlah.

Menyingkir dariku!

Hey, sayang!

Bagaimana menurutmu tentang kendaraan ini?

Kendaraan yang hanya punya satu lampu depan, entah jika ini rusak atau bagaimana.

Yang benar saja?

Gasnya akan bertebaran sepanjang jalan.

Semua kendaraan seperti itu.

Itu yang kutakutkan.

Gelombang kotoran datang.

Jadi, apa nama pertunjukanmu ini?

Dengarlah!

Pertunjukan monster gila Professor Houldini.

Aku mau lihat pertunjukan itu.

Namanya bagus juga, tapi penampilanmu masih kurang.

Aku bisa tampil, aku pernah mengambil kelas akting.

Diamlah dulu sebentar!

Di situlah perannya Charly.

Charlie tidak seperti gadis asli dari Kalimantan.

Lagipula, dia bintang utama di acara kita.

Kami membuang ide Kalimantan. Kami membuat ide baru.

Orang-orang (yokel) sudah tak menyukai pertunjukan seperti itu.

Apa itu "Yokel"?

Boleh aku minta satu isapan juga?

Kata orang, isapannya manis. Dia punya yang manis-manis.

Oh, sayangku. Berikan dia satu isapan!

- Bukan milikku. - Ini dia.

Aku harus mengawasi jalanan.

Isapan ini sangat kuat.

Kalian bisa mengatasinya?

Akan kucoba.

Isapan pertama gratis.

Setelah itu kau teler sebelum pengaruhnya hilang.

Siapkan untuknya!

Levon, aku harus masuk.

Levon!

- Hei, ini bukan acara Levon! - Pergilah!

Ayolah!

Aku hanya mau mengambil ...

Tidakkah kau lihat kami sedang sibuk?

Astaga, benar-benar wanita.

Apa yang kaumau sampai harus memasuki saran cintaku?

Kau akan mengejutkan pria itu.

Ceritakan sekali lagi. Aku tak mengerti. Siapa yang punya kuenya?

Astaga! Dengarkan dengan baik!

Ada seorang pria bernama Harold.

Masuk ke kamar kakeknya selagi dia bercinta seperti pria ini yang masuk.

Harold berkata, "Nenek! Apa yang kaulakukan?"

Nenek menjawab, "Kami membuat kue"

Beberapa hari kemudian, Harold bertanya, "Nenek, apa kau dan kakek yang buat kue semalam?"

Nenek menjawab, "Kami membuatnya. Dari mana kau tahu?"

Harold menjawab, "Karena aku baru saja menjilat puding di sofa."

Aku masih tak mengerti.

Puding. Dari mana datangnya?

Penis kakeknya.

Puding itu adalah sperma kakeknya.

Halo Congo! Aku rindu padamu.

Ayolah, Roscoe! Keluar dari sini!

Nanti aku keluar. Bagaimana menurut kalian?

- Menurutku itu lucu. - Itu tidak lucu.

Aku juga berpendapat begitu.

Roscoe, keluar dari sini!

Pergilah!

Singkirkan benda itu!

Lihat? Masih terlihat bagus.

- Akan kupikirkan. - Tinggal dibersihkan sedikit.

Akan kupikirkan tentang itu.

Bersiaplah bertemu dengan penciptamu.

Hei!

Kau jual bensin?

Tempat ini namanya stasiun bensin.

Kalau begitu, tolong isikan bensin!

Apa kalian tidak bisa membaca?

Atau kalian masih menggunakan bahasa isyarat.

Hei, orang tua. Aku bisa membaca.

Kalau begitu, baca dengan keras!

Yang benar saja.

Banyak sekali orang malas di dunia ini.

Senang dengan pemandangannya?

Sangat senang.

Kau boleh memanggilku Leo.

Lucky (beruntung) Leo, jika kau tahu maksudku.

Oh, sungguh? Kau merasa beruntung?

Aku punya matras di belakang, dan beberapa bir.

Percayalah Leo!

Kau tak akan bisa bertahan dengan kuda ini.

Charly...

Berhenti bermain dengan lokal!

Yang benar saja.

Aku hanya mencari teman.

Kau mau jadi temanku, Leo?

Aku ingin.

Lihat? Hanya berteman.

Kau sudah punya cukup teman di hidup ini.

Boneka yang bagus, Leo.

Kau suka main boneka?

Kau pasti suka.

Tuhan selalu mengawasiku. Dia ingin aku pergi ke jalan yang benar.

Aku tak peduli apa kata si kulit putih.

Sinterklas itu berkulit hitam.

Kau tahu, aku sedang berpikir. Saat kita tidak bekerja.

Kita harus memeriksa sistem suara di korsel.

Mereka pasti sudah merusak speakernya.

Serius, ketampananku sepertinya hilang. Aku tak ingat dahiku sebesar ini.

Aku terlalu muda untuk itu.

Dengarlah! Semua pasti terjadi.

Mudah bagimu mengatakannya.

Hanya nuklir yang bisa merusak wajahmu itu.

Sedangkan wajahku tambah buruk saja.

Mau ajari kami sesuatu?

Akan kuajari sesuatu yang tak menyakitkan.

Hanya empat hal yang perlu kau ketahui tentang karir ini.

Ini jawaban semuanya.

Baiklah!

Hisap, hisap, hisap!

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left