Las primeras 185 líneas.
Rentarou, apa pasukan militer akan menang?
Aku tak tahu.
Pertarungannya berhenti.
Apa kita menang?
Ta-Tak mungkin! Mustahil!
ZAINUDDINARIMEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARIMEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARIMEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARIMEMPERSEMBAHKAN
meski retak dan hancur
hibiware kowareyuku
dunia tetap takkan berakhir
sekai wa hateshinaku
imajinasiku yang menjadi jalan
michi yaru souzou ga
menghapuskan semua metode
ima chitsujo wo nakushiteru
kenyataan yang terulang bertumpuk jadi satu
kasaneau ikani de kurikaesu genjitsu
kebersamaan denganmu
kimi to no
setiap hari telah dibuang oleh kegelapan itu
mainichi ga sono yami ni imi wo nageta
akan kubuat bersinar
sashishimeshita nichi wo
hari yang telah ditentukan
kagayakasetai kara
peluru yang ditembakkan
kundou ito no juudan ga
kini telah menembus segalanya
ima subete wo uchinuku
pandangan merah nan tajam itu
akaku mogeru sono manazashi ni
melihat ke detak nyawa yang panas ini
atsuku hibiku inochi no kodou wo
kuat dan dalam menembus
tsuyoku fukaku tsuranuiteyuku
kenyataan
shinjitsu wo
dengan penuh luka memeluk hati ini
kizu ga motte no kokoro wo daite
mendorong dan membalik hari esok
tsumugu asu wo hibi oserukara
terlihat semua perasaan dalam wajah ini
konna kao naka ni subete wo komete
ku 'kan bertarung
tatakau yo
dan percaya akan adanya harapan
kibou wo shinjite
#11 JANTUNG TAURUS, TOMBAK CAHAYA
Semuanya, bersiap untuk bertempur!
Kakak!
Lihat!
Pasukan terpisah?
Tak ada yang menyadarinya!
Kalau mereka mengepung kita, kita semua akan mati!
Tapi kalau meninggalkan posisi, kita akan melanggar perintah.
Bagaimana, Satomi?
Kau yang putuskan!
Kami akan mengikuti ketua kami!
Ayo!
Ketua Satomi?
Mau ke mana kalian? Kembali ke posisi!
Gawat!
Serahkan padaku.
Ilmu Menarik Pedang Seni Bela Diri Tendo Gaya Pertama, Nomor 8:
Muei Muso!
Kisara.
Ketua Satomi.
Kami sudah selesai.
Kuat sekali.
Kalau bersama mereka...
Bagus! Ayo kita segera kembali!
Sial.
Kalau begini, kita semua akan mati.
Dia...
Semuanya, tolong awasi di sini!
Hei!
Perintahkan untuk mundur sekarang juga!
Oh,
ternyata Ketua Satomi.
Apa kau lihat Tombak Cahaya?
Tombak Cahaya?
Kalau mereka punya yang seperti itu,
dari awal, kita sudah tak mungkin menang.
Oh.
Ini Kokone.
Kami berjanji untuk bersama sampai akhir,
dan terus berpegangan tangan.
Lalu Tombak Cahaya menyerang.
Tombak Cahaya.
Aldebaran.
Hei, lihat!
Para Gastrea mundur!
Mengerikan.
Berapa banyak orang yang mati?
Mungkin setengah dari kita.
Musuh kita juga berkurang banyak, 'kan?
Tapi meski berkurang, mereka akan bertambah lagi.
Eh?
Petugas sipil dan pasukan militer,
lebih dari seribu orang berubah menjadi Gastrea.
Artinya Gastrea ada 2.000 dan kita hanya 500 orang?
Jumlah yang memilukan.
Rentarou!
Rentarou!
Dapat dari mana itu?
Imut, 'kan?
Aku dikasih ini karena membantu!
Oh.
Bukankah kau mengganggu?
Tidak, kok.
Dia memegang tangan orang-orang yang terluka,
dan mereka bilang dia sangat baik.
Oh.
Aku sangat berjasa!
Ya, kau memang hebat.
Selamat malam, Rentarou.
Malam yang indah, ya?
Profesor, kenapa kau ada di sini?
Aku diminta mengawasi di sini.
Kau menang undian untuk masuk perlindungan, 'kan?
Bukan menang, tapi diberi.
Katanya mereka tak mau otak terhebat di Jepang mati.
Tapi, aku merobeknya langsung.
Kalau mau dibuang, mending diberikan ke orang lain.
Siapa?
Kalau ada secangkir air di gurun pasir,
orang-orang hanya akan saling bunuh untuk mendapatkannya.
Aku tak yakin kalau
kita akan menemukan oasis di Tokyo Area yang cukup untuk minum semua orang.
Alasan aku ada di sini
karena ingin mendukung orang-orang bodoh yang ingin keluar dari gurun pasir.
Kukira kau orang yang lebih berpikir rasional.
Manusia berpikir secara rasional,
tapi bertindak dari emosi.
Bergeraklah, Rentarou.
Kalau kau berhenti, kematian akan menangkapmu.
Benar.
Terima kasih, Profesor.
Dan juga, soal Enju...
Aku sudah dengar soal teman-teman sekelasnya yang meninggal.
Memilukan sekali.
Profesor, dari sudut kedokteran, bagaimana kondisi Enju?
Tenang saja. Menurutku dia sudah tak apa-apa.
Mental Enju lebih kuat dari yang kita bayangkan.
Benarkah?
Kau pria yang penuh keraguan.
Ya, untuk jaga-jaga, jangan sampai membuatnya ingat soal kejadian itu.
Kalian berdua kembalilah dan istirahat sekarang.
Duh, rasanya agak menakutkan.
Apa benar ini tempatnya, Rentarou?
Dari yang dibilang kak Shouma, harusnya di sini.
Oh, Kakak, selamat datang.
Aku sudah membersihkan hotel ini supaya layak untuk ditinggali.
Ya, tapi kita hanya akan beberapa hari di sini.
Tapi, lebih menyenangkan kalau tempatnya bersih, 'kan?
Tak kusangka kita akan membakar perapian di tengah musim panas.
Karena abu dari Monolit menghalangi cahaya matahari,
katanya akan dingin selama tiga hari.
Makanannya sudah siap.
Enak juga.
Bagaimana? Kau jadi terkesan, 'kan?
Kakak adalah juru masak di rumah kami.
Orang mesum sepertimu tak sebanding dengannya.
Sepertinya memang tak boleh menilai orang dari luarnya.
Rentarou.
Kenapa Aldebaran melarikan diri?
Ada banyak rumor yang mulai beredar, tapi tak ada yang tahu dengan jelas.
Apa Gastrea akan menyerang lagi?
Dan masih tiga hari lagi untuk Monolit pengganti selesai dibangun.
Satomi, boleh aku bicara?
Aku mengamati beberapa pasien yang tangan atau kakinya terpotong oleh Tombak Cahaya.
Mereka mengalami kehilangan pendengaran atau penglihatan,
yang merupakan gejala dari keracunan merkuri.
Merkuri?
Kakak, aku juga mau melaporkan sesuatu soal itu.
Saat pertarungan, dengan Shenfield, aku tahu lokasi Gastrea
yang kuyakini menembakkan merkuri, berjarak 5 kilometer.
Seperti apa bentuknya?
Maaf.
Shenfield tak bisa mengirim gambar.
Tapi, makhluk itu berukuran besar.
Kemungkinan Stage Four.
Permisi.
No comments yet. Be the first to leave one.