Specials

Información de lanzamiento

아버지가 이상해 Father Is Strange E19 170506 idㅡVIU
Comentario por anyhow
[VIU Version] Perfectly synced for all versions. Saya hanya menyelaraskannya dengan semua versi dari episode 19. Selamat menonton 😊

Etiquetas

other
Publicado el: 2017-05-07
Descargas: 9
Para personas con discapacidad auditiva: No

Vista previa de los subtítulos en Indonesian

Las primeras 200 líneas.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"Foto dari Ra Young"

Ada apa? Ada yang tidak beres?

Apa...

Siapa mengirimkan foto-foto ini?

Adik bungsuku. / - Adikmu?

Dia mengetahui tentang kita?

Kurasa.

Tunggu.

"Episode 19"

Kamu di mana?

Aku di sini.

Tunggu.

Bagaimana kamu bisa tahu?

Pentingkah itu?

Kenapa Kakak membiarkan ini terjadi?

Bagaimana jika Ibu dan Ayah mengetahuinya?

Kalian seperti berpacaran saat di swalayan.

Dia teman yang tinggal di studio di Gangnam, bukan?

Kakak repot-repot membahas kepindahan

untuk tinggal dengannya, bukan?

Kakak akan berbuat apa jika Ibu dan Ayah mengetahuinya?

Kenapa Kakak tidak menikahinya saja?

Apa pekerjaannya?

Apa alasan Kakak tidak memperkenalkan kepada Ibu dan Ayah?

Tampaknya dia tidak masalah.

Dia pengangguran?

Aku mengerti. Dia sudah menikah?

Hei, berhenti bicara omong kosong.

Kakak jangan membentakku.

Kamu

sebaiknya merahasiakannya

dari Ibu dan Ayah.

Kakak,

ada yang bisa dirahasiakan dan ada yang tidak.

Ini... / - Apa maumu?

Beri tahu sekarang juga.

Kamu memikirkannya sebelum mengirimkan foto-foto itu.

Tidak.

Kak Jun Young dan Ayah mengejutkan Ibu.

Ibu akan pingsan jika tahu perbuatan Kakak.

Bagaimana dengan tas Marberry yang baru?

Bagaimana?

Seperti katamu, jika Ibu mengetahui ini,

dia akan pingsan.

Sudah pasti.

Banyak hal terjadi kepadanya belakangan. Jika kuadukan ke Ibu,

itu terlalu kejam baginya.

Pastikan kamu merahasiakannya.

Jika kamu tidak merahasiakannya,

akan kakak ambil ini kembali dan kakak buang.

Tentu.

Dia terlambat.

Apa kabar?

Bagaimana dengan adikmu?

Dia pulang. Aku membungkamnya.

Bukankah kamu sebaiknya pulang?

Tidak apa-apa. Dia tidak bisa menjaga rahasia,

tapi dia bisa menerima tas.

Aku menghabiskan uang untuknya. Kubelikan dia tas mewah baru.

Astaga.

Kamu memang menghabiskan banyak uang.

Maaf. Kita berjanji untuk menolak kunjungan keluarga.

Aku tidak punya alasan.

Aku berhak mendapatkan hukuman apa pun.

Tidak apa-apa. Lupakan saja.

Dan jika mereka menyadarinya,

kita bisa menikah saja.

Astaga.

Kurasa kamu sungguh gugup.

Jangan khawatir. Mereka tidak akan menyadarinya.

Aku mau ganti pakaian.

Tentu.

Kenapa dia melakukan itu?

Dahulu katanya dia tidak mau menikah.

Bagaimana jika dia sungguh-sungguh melamarku?

Dia tidak akan melakukan itu.

Cantik sekali.

Apa yang kamu lakukan? Makanannya sudah siap.

Apa itu? Kamu membeli tas baru?

Astaga. Kamu mengeluh tidak punya uang.

Tampaknya kamu punya uang untuk membeli tas.

Cepat keluar.

Baiklah.

Astaga. Aku tidak bisa menatap Ibu.

Apa kabar?

Silakan makan.

Selamat makan. / - Selamat makan.

Ibu, Ayah.

Yoo Joo akan mampir siang ini. Tidak apa-apa, bukan?

Dia datang pukul berapa?

Kami berjalan-jalan siang ini.

Dia bisa datang sekitar pukul 16.00.

Suruh dia datang.

Kami akan berada di sini nanti.

Baiklah.

Kenapa dia kemari?

Bukan apa-apa.

Dia ingin berterima kasih kerena mengizinkan kami pindah.

Dia juga akan mengukur kamar.

Itu bagus. Lagi pula, ibu mau mengundangnya juga.

Kamu sudah mendengarnya?

Calon menantuku bekerja di perusahaanmu.

Mungkin kamu mengenalnya.

Dia bekerja di departemen mana?

Kudengar dia Nona Kim Yoo Joo.

Benarkah?

Mi Yung pasti sudah memberitahumu.

Jika dipikir-pikir, kalian bisa berangkat kerja bersama.

Tidak, Ayah. Aku harus pergi lebih pagi.

Aku harus pergi lebih siang karena ada urusan.

Begitu rupanya.

Berarti kalian harus pergi sendiri-sendiri.

Kamu ada rapat dengan Tim Seni untuk kostum konferensi pers.

Benarkah? Tentu saja aku akan pergi.

Kamu memutuskan untuk bekerja lagi?

Kamu memperhatikan saat rapat.

Dari yang kulihat pagi ini, tampaknya Nona Kim mau pindah.

Kamu akan baik-baik saja?

Pisahkan kehidupan pribadimu dengan kepentingan umum .

Kamu yang mengatakannya terlebih dahulu.

Kamu yang menyuruhku begitu.

Tidak masalah.

Ini Homme oleh Daor.

Ini setelan dengan pola hitam dan merah

dan aku memasangkannya dengan kemeja bertali belakang.

Berikutnya oleh T-Brown.

Aku memasangkannya dengan sweter hitam rapi dan celana.

Aku menekankan pada kemeja di bawah sweter.

Ini juga kemeja setelan oleh T-Brown.

Berikutnya...

Di mana sepatunya?

Benar juga. Mi Young.

Pergi dan ambilkan sepatu dari ruangan itu.

Tidak apa-apa.

Aku tidak perlu melihatnya.

Nona Kim, aku sudah melihat

Jin Sung Joon mengenakan pakaian nomor satu saat pemotretannya.

Serta, tunggu. Aku mengenakan yang itu sekarang.

Serta untuk pakaian nomor dua,

aku sudah melihat Baek Yoon mengenakannya di bandara.

Serta untuk pakaian nomor tiga. Tunggu, yang mana tadi?

Benar, aku ingat sekarang. Dipakai Jin Sung Joon saat wawancara.

Serta sepatu untuk pakaian nomor dua konyol.

Anggota grup idola perusahaan kita bergantian mengenakannya.

Aku tidak akan mengenakan itu.

Bagaimana kamu bisa mengingat semua itu?

Tentu aku ingat. Aku peka untuk hal semacam ini.

Akan ada foto diriku dibandingkan orang lain.

Itu membuatku ingin muntah.

Nona Kim, menurutmu, ini bisa diterima?

Kamu kira tidak masalah jika aku mengenakan sembarang baju?

Tidak, bukan begitu.

Di antara semua pakaian sponsor yang kami punya dari dahulu,

aku hanya mempersempitnya menjadi yang paling populer.

Dari dahulu? Apakah itu artinya

kamu tidak punya pakaian baru?

Apakah merepotkan mencarikanku pakaian baru?

Jika kamu punya gaya atau merek kesukaan, tolong beri tahu aku.

Kami akan mencatat itu dan menyiapkan pakaian baru untukmu.

Aku tidak masalah dengan pakaian apa pun yang cocok dengan peranku.

Tapi pastikan aku tidak mengenakan sesuatu yang sudah pernah dipakai.

Tolong carikan aku pakaian baru.

Baiklah.

Kami akan menyiapkan konsep model baru untukmu.

Kalau begitu, kurasa aku tidak perlu berbicara lagi.

Mari akhiri rapat di sini. Kita bisa mengadakannya lagi nanti.

Aku sudah menyuruhmu menyiapkan pakaian baru sebelumnya, bukan?

Bawakan aku daftar pakaian sponsor yang kita punya.

Dari merek mewah sampai tidak bermerek sekarang juga.

Astaga. Apa katamu?

Kenapa kamu membentaknya?

Bagaimana jika dia keluar? Siapa akan bertanggung jawab?

Itu...

Nona Kim,

kamu seorang perundung saat masih sekolah?

Aku bisa merasakan kamu dahulu perundung.

Aku sungguh terkejut saat kamu membentaknya.

Astaga. Kamu merepotkan sekali.

Dia menakutkan.

Kenapa kamu terus melakukan ini?

Apa?

Kamu bilang apa kepada Nona Kim?

Aku sudah memberitahumu.

Aku tidak suka saat kamu

tertarik dan ikut campur dalam urusan pribadiku.

Kenapa kamu marah sekali?

Aku hanya kesal.

Dia memberikanku pakaian yang sudah dipakai orang lain.

Aku juga kesal dia mengejami kamu.

Benar. Kenapa kamu kesal dia mengejami aku?

Siapa kamu sampai merasa begitu?

Aku memang bukan siapa-siapa bagimu.

Tapi sekali lagi, kita juga bukan orang asing.

Kenapa kamu semarah ini?

Karena sedang membicarakan ini, beri tahu aku semuanya.

Apa yang membuatmu amat marah?

Situasi ini. Aku tidak suka situasi ini.

Dan bukankah kamu tinggal di rumah agar bisa membalas dendam?

More Indonesian subtitles for My Father is Strange

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left