Información de lanzamiento

Stairway To Heaven E05 Raw HDTV XviD-RedDimond
Stairway To Heaven E06 Raw HDTV XviD-RedDimond
Stairway To Heaven E07 Raw HDTV XviD-RedDimond
Stairway To Heaven E08 Raw HDTV XviD-RedDimond
Comentario por NoNaMe1992
[Sub by iflix] Perfectly synced for HDTV.

Etiquetas

HDTV
hdtv
XviD
HD
Publicado el: 2017-05-28
Descargas: 27
Para personas con discapacidad auditiva: No

Vista previa de los subtítulos en Indonesian

Las primeras 200 líneas.

Minggir.

Jung-Suh!

Aku bukan orang itu.

Jung-Suh!

Kau adalah Jung-Suh! Kau kenapa?

Namaku Kim Ji-Soo dan aku tidak kenal orang bernama Jung-Suh!

Pelecehan! Pelecehan!

Apa yang sedang kau lakukan?

Kau ini kenapa?!

Jung-Suh!

Ji-Soo, mengapa hari ini kau terlihat lesu?

Tidak.

Mengapa kau berbohong padaku?

Aku menemukan tempat minum baru. Kau mau pergi?

Kuah "fish cakenya" enak!

Maaf.

Aku harus pulang dulu.

Kau selalu menolakku.

Pemilik toko ingin menendang kita keluar lagi.

Icarus.

Jung-Suh?

Siapa Han Jung-Suh?

Apa seseorang yang mengenalku sebelumnya?

Chul-Soo, kau kenal orang itu?

Hei, Han Chul-Soo!

Cepatlah tertawa!

Aku malu sekali!

Ji-Soo!

Chul-Soo!

Aku akan membersihkan kakiku dulu.

Biarkan.

Menyegarkan.

Kau menakutkanku.

Lihat, menyegarkan!

Aku sudah bilang ini menyegarkan.

Bukan, di sana.

Ini? Bengkak di sini.

Chul-Soo.

Ya?

Orang itu mungkin tidak bisa melupakan perempuan yang dia suka.

Mungkin aku mirip dengan perempuan itu.

Bagaimana kau tahu itu?

Dia terus memanggilku Han Jung-Suh atau siapapun nama perempuan itu.

Lalu?

Apa maksudmu dengan "Lalu"?

Aku bukan Han Jung-Suh. Aku Kim Ji-Soo. Kau salah orang.

Itu yang aku katakan kepadanya.

Apa kau sudah gila?

Apa kau anak kecil.

Mengapa kau berkata itu kepada orang yang kau temui untuk pertama kalinya?

Aku harus memberitahunya agar dia tidak mengikutiku.

Kau ini kenapa?

Kau...

Mengapa kau tidak verifikasi saja semuanya?

Mengapa kau tidak bertanya jika semua hal yang aku katakan adalah bohong?

Apa seseorang berkata kau adalah seorang pembohong?

Aku percaya apa yang kau katakan kepadaku...

...tapi mempercayaimu dan sembuh dari ingatanku adalah masalah berbeda.

Chul-Soo, aku bahkan tidak ingat wajah orang tuaku.

Tidak perduli seberapa keras aku berusaha ingat, aku tidak bisa.

Aku tidak bisa tahu hal seperti itu meski kau menjelaskannya dengan detil.

Apa kau tahu bagaimana perasaaan itu?

Chul-Soo, apa kau benar-benar tidak bisa mengerti aku?

Hei, Han Chul-Soo!

Aduh! Kau baru saja memukulku.

Sakitnya di sini, bukan?

Sakit! Aduh!

Jung-Suh.

Apa yang terjadi?

Apa kau benar-benar telah mati?

Saat aku tidak ingin mempercayainya, aku terus melihatmu.

Itu aneh, bukan?

Jung-Suh.

Jung-Suh.

Han Jung-Suh.

Ini aku, Cha Song-Joo

Kau tidak kenal?

Kau mengagetkanku.

Tidurlah dengan nyenyak.

Kau juga.

Song-Joo

Hari ini kita akan mengumumkan pertunangan kita.

Saat kau membaca surat ini, maka aku sedang tidak bersamamu kan?

Saat ini, hatimu sedang mencari hati Jung-Suh bukan hatiku kan?

Aku sangat sedih.

Aku menderita.

Aku...Aku benci karena yang bisa aku lakukan hanya mencintaimu.

Song-Joo, aku mencintaimu.

Selamat tinggal.

Yoo-Ri.

Han Yoo-Ri!

Yoo-Ri!

Han Yoo-Ri!

Han Yoo-Ri!

Yoo-Ri!

Yoo-Ri!

Han Yoo-Ri!

Kau ini kenapa?!

Yoo-Ri!

Yoo-Ri, mengapa kau melakukan ini?!

Lepaskan aku! Kau tidak punya perasaan terhadapku, bukan?

Meski aku melakukan ini, kau masih tidak menginginkanku!

Ini tidak seperti dirimu, Han Yoo-Ri!

Aku seperti apa?

Terluka di dalam tapi tersenyum seperti tidak terjadi apapun di luar?

Ataukah..

...merasa bahwa kau tidak sebaik orang yang sudah meninggal?

Aku juga tidak merasa seperti diriku juga.

Aku juga ingin keluar dari sini!

Song-Joo, apa kau tahu betapa besar kau melukaiku?

Hari ini hari apa?

Aku...

Aku bertahan menghadapi semua dan menunggu selama lima tahun.

Aku berpikir kau mungkin akan melupakan dia hari ini.

Aku berpikir kau mungkin akan melupakan dia besok.

Aku akan mati sekarang!

Jika aku mati...

Jika aku mati seperti Jung-Suh, maka kau akan mengingatku.

Itu satu-satunya cara agar bisa masuk ke dalam hatimu.

Yoo-Ri!

Han Yoo-Ri!

Kemari!

Ada apa denganmu?

Yoo-Ri!

Cepatlah kemari!

Yoo-Ri!

Hei...

Baringkan dia. Kita bicara nanti saja.

Yoo-Ri! Apa yang telah terjadi?

Yoo-Ri! Yoo-Ri! Yoo-Ri!

Hei, Cha Song-Joo!

Kau ini apa?!

Kau ini apa, dasar licik?

Apa yang telah kau lakukan kepada Yoo-Ri sekarang?

Apa tidak cukup Yoo-Ri mengidolakanmu?

Apa dia harus mati agar hatimu merasa senang?

Apa kau sudah memutuskan untuk membunuhnya?

Sayang!

Mengapa hari ini kau tidak datang?

Aku dengar Jung-Suh yang telah meninggal muncul lagi.

Aku dengar itu alasan mengapa kau tidak datang.

Mengapa dia tidak melakukan apapun dan tiba-tiba muncul hari ini?

Tolong hentikan sekarang.

Hentikan.

Kau...Kau tidak ingin bertunangan, bukan?

Kalau begitu lupakan.

Sebelum kau menghancurkan hidup Yoo-Ri kami, maka lupakan saja!

Sayang!

Kata-katamu terlalu ekstrim.

Ekstrim?

Apa aku bersikap terlalu ekstrim saat ini?!

Apa aku bersikap lebih ekstrim dibanding si brengsek Song-Joo?

Sayang, kau tidak bersikap sepertiku karena Yoo-Ri bukan putrimu.

Jika putrimu datang seperti ini dan kau adalah tipikal ayah...

...kau tidak akan puas hanya dengan merobek wajahnya!

Hentikan sekarang.

Oleh karena kau seperti ini terhadap anak yang kau bawa kemari...

...Song-Joo, si brengsek itu, tidak menganggap serius Yoo-Ri kita.

Menghina sekali.

Setelah bagaimana aku memperlakukan Jung-Suh!

Mengapa Yoo-Ri kita harus mendapat perlakukan seperti ini?

Aku memang dikutuk!

Yoo-Ri.

Masuklah ke dalam.

Oke.

Aku mengerti kau tidak bisa melupakan Jung-Suh.

Aku juga terkadang melakukan itu...

...tapi kali ini sedikit berlebihan.

Maafkan aku.

Hati-hati.

Direktur Jang

Maafkan aku karena menelepon malam-malam.

Ada sesuatu yang ingin aku cari tahu.

Seseorang bernama Kim Ji-Soo.

Bagaimana dengan ini?

Bagaimana dengan ini? Ini baru saja keluar.

Rajutannya bagus sekali.

Nona, ini tiruan.

Nona, lihatlah ini.

Tolong lihat.

Hei.

Pak.

Aku hanya sedang lewat.

Aku membawa jeruk.

Orang berkata ini mengandung banyak vitamin.

Terima kasih.

- Kau lelah kan? - Aku tidak apa.

Tidak apa? Kau pasti lelah.

Pulang dan istirahatlah. Aku akan menjaga toko di tempatmu.

Lebih baik membiarkan kucing menjaga ikan.

Mengapa kau tidak pulang dan istirahat, pak?

Kau pasti lelah karena bermain judi semalaman.

Mengapa perempuan ini mencampuri urusan orang?

Aku berkata seperti itu karena aku mengkhawatirkan Ji-Soo.

Kau akan pergi kemana?

Mengapa kau terus melakukan ini?

Kau tahu bahwa uang ini akan menuju langsung ke meja judi.

Perempuan ini sangat aneh!

Apa kau pernah melihatku berjudi?

Apa kau pernah?!

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left