Información de lanzamiento

Saala-Khadoos-2016ndi-All-BluRay-Version-by IDFL SubsCrews
Comentario por Ackiel_Khan
IDFL™ SubsCrew || Diterjemahkan bersama oleh Ackiel_Khan, Galank87

Etiquetas

BluRay
Publicado el: 2016-08-28
Descargas: 57
Para personas con discapacidad auditiva: No

Vista previa de los subtítulos en Indonesian

Las primeras 200 líneas.

Diterjemahkan Oleh : Ackiel Khan ~ Galank87 ~ Im.Vhee

Diterjemahkan Oleh : Ackiel Khan ~ Galank87 ~ Im.Vhee

9 Bulan Yang Lalu Hisar, Haryana

Tinju wanita adalah olahraga baru di India..

...Tapi kita sudah jadi tuan rumah Kejuaraan Dunia untuk pertama kalinya.

Ini peristiwa bersejarah dan aku bangga aku bisa dapat tanggung jawab sebesar ini.

Bangun dini hari, selesaikan pekerjaan rumah..

...Menunggu suami pergi agar bisa datang kemari, tapi kau mencampakkanku!

Diamlah! Kau bukan istriku! Pergilah!

Seperti istrimu yanng selingkuh dengan petinju itu?

Pak Adi, kau punya pengalaman pahit dengan mantan pelatih Dev Khatri di tahun 1996.

Sekarang, bagaimana rasanya bekerja sebagai bawahannya?

Dengar, itu sudah berakhir. Dia sudah minta maaf dan aku maafkan.

Kenapa India tak bisa hasilkan lebih banyak juara?

Kita dapat perunggu tahun lalu dan... / Hapus kebijakan dalam tinju...,

...Kau bisa temukan seorang juara dari setiap jalanan.

Adi, kau terkenal mudah marah. Bagaimana kau bisa melatih para gadis?

Kau pikir aku germo yang menjalankan bisnis pelacuran?

Balasan yang menjijikkan! / Pertanyaan konyol!

Begitukah caramu bicara pada wanita?!

Tolong mengertilah, Kegagalan menyebabkan kebencian.

Mulutnya tak bisa diam!

Dia juga melakukan itu di bar.

Inilah muslihatku.

Para pendukungmu bisa meninggalkanmu!

Diamlah di depan pers! / Diam?

Aku tak bisa lupakan kejadian 1996. Dev, pelatihku, mentorku..

Dan apa yang ia lakukan? ia lumuri sarung tinjuku dengan cuka!

Dia tahu, aku melap keringat di mataku, seperti ini.

Aku melakukannya dan cuka itu membuatku buta!

Aku sudah dinilai tingkat Olimpiade. Tapi aku justru kalah dengan petinju..

...Yang merupakan keponakan Senat. Dev mengirimnya ke Olimpiade. Dia kalah.

Dev mendapat banyak uang dan menjadi Kepala Badan Tinju.

Dan aku butuh 10 tahun untuk bisa sembuhkan mataku.

Dia hancurkan karirku. Dan kau bilang diam?

Lupakanlah masa lalu. Sekarang kau Pelatih. Lupakanlah.

Sebagai Pelatih tugasku mencari petinju atau menjadi penjilat Dev?

Gadis-gadis pilihannya adalah yang mau diajak tidur olehnya.

Diam? Tidak bisa!

Muslihat itu untuk Adi. Tapi jika ini tersebar, habis kau!

Berapa hargamu? Kita lihat saja siapa yang akan habis.

Gedung Asosiasi Olahraga, Hisar

Box!

Hey tolol, jaga posisi kaki! Lambat kayak sapi, dasar goblok!

Hey, itu pelanggaran! Kau buta?

Mana kecepatan saat kau mengunyah daging?

Hey, blok pukulannya! / Berhenti!

Kenapa bukan kau saja yang masuk ring? / Maafkan aku. Lanjutkanlah.

Box!

Ayolah, blok!

Berhenti!

Berdasarkan perhitungan poin, Merah yang menang.

Buang senyummu itu! Kau kalahkan pengecut, bukan Muhammad Ali.

Dan jangan banyak gaya!

Tenang, kawan. Selalu saja kau buat keributan.

Kalian para penjilat diam saja dan jadilah saksi kehancuran Asosiasi.

Anda dipanggil ke Ruang Komite. Ada pertemuan penting.

Ada gadis yang menuntutmu.

Dugaan pelecahan seksual.

Cerita yang bagus. Langsung ke intinya saja.

Intinya adalah kau diberhentikan...

...Sampai Komite menyelidiki kasusnya.

Para gadis merasa tak aman denganmu.

Kudengar kau tidur dengan istri orang.

Benar. Istriku kabur karena kau. Sekarang aku sendiri.

Mau tidur dengan siapa itu urusanku.

Aku tak memilih pemain dengan menurunkan celana sepertimu!

Aku memilihnya karena ia layak berada di gelanggang tinju!

Kau sangat tahu kalau aku tak pernah menyentuh muridku.

Tuntutannya ditujukan untukmu, bukan aku.

Kau harus diinvestigasi. Kau yang perlu menjawabnya.

Hentikan!

Ini bukan lelucon! / Lalu apa?

Hentikan dan jaga sikapmu.

Kau tak bisa ambil tindakan berdasar surat tak jelas itu dan memecat Adi.

Dia pelatih terbaik yang kita punya! / Baiklah. Takkan ku pecat.

Tapi Bos ingin yang lain.

Pindahkan dia ke Chennai. / Chennai?

Chennai punya petinju terburuk, tak ada prasarana memadai.

Dia bisa apa di sana? Kita akan menyiakannya.

Pelatih kita ini tukang sulap.

Dia bisa memunculkan bakat dari topinya!

Dasar keparat penipu!

Jika ku hancurkan 'barang'-mu ini saat kau hancurkan karirku..

...Pasti sudah kuselamatkan Tinju India!

Kau ingin masukkan gadis-gadis pilihanmu ke tim!

Lakukanlah semaumu. Akan kutemukan seorang Juara di Chennai!

Main Zara Sa Sarfira Aku sedikit gila

Raahon Pe Nidar Chala Ku berjalan tanpa kenal takut

Mein Khaula Sa Gussa Hai Mera Dalam nadiku, ada amarah yang memuncah

Mutthi Mein Bheencha Sa Mukka Hai Mera Di tanganku, terdapat pukulan yang mengepal

Saala Khadoos, Bolein Mujhe To Kya Hua Menganggapku bajingan? Biarkan saja!

Saala Khadoos, Bolein Mujhe To Kya Hua Menganggapku bajingan? Biarkan saja!

Gussa Mera Gussa Mujhe Chalna Sikhaaye Amarahku mengajarkanku cara berjalan

Fitoor Ye Fitoor Mujhe Raah Dikhaaye Kegilaanku menuntun ke jalan yang benar

Duniya Ki Reet Mujhe Samajh Na Aaye Aku tak mengerti adat dunia

Jaaunga Bekahuf Jahan Raahein Leke Jaayein Kemanapun, akan ku lalui tanpa rasa takut

Mujhko Sharam Kaisi Nanga Hoon Main Aku tak malu, aku bak telanjang

Chaahe Akela Hoon, Changa Hoon Main Meski ku sendiri, aku tetaplah aku.

Saala Khadoos, Bolein Mujhe To Kya Hua Menganggapku bajingan? Biarkan saja!

Saala Khadoos, Bolein Mujhe To Kya Hua Menganggapku bajingan? Biarkan saja!

Saala Khadoos, Bolein Mujhe To Kya Hua Menganggapku bajingan? Biarkan saja!

Saala Khadoos, Bolein Mujhe To Kya Hua Menganggapku bajingan? Biarkan saja!

Capek-capek menyambutnya, tapi si bajingan itu belum muncul juga.

Sana, rapikan!

Pak Adi! Mari, mari. Selamat datang, Pak.

Anda telat 3 hari! Semua orang sudah siap menyambutmu.

'Pelatih Senior'? 'Andalan Tinju'? Omong kosong apa ini?

Spanduk itu? Itu tradisi kami!

Semuanya pakai spanduk, Pak! Lahiran, kematian, nikahan, bulan madu..

...Bahkan saat gadis mengalami pubertas!

Kalau aku kentut, apa aku dibuatkan spanduk?

Jangan menghina, Pak. Ini bukan tradisi berbahaya.

Pandian, Punch Pandian. Pelatih Senior, Pelatih Junior!

Saatnya lihat pertarungan daerah. Mari, ku perkenalkan para juaraku!

Heh! Kenalkan muridku, Pak. Gayatri, kemarilah.

Gayatri, sudah 5 tahun ikut tinju..

...Dan mau diajak 'tidur' dengan Pelatih agar bisa kemari.

Abhirami, petinju yang suka teriak saat meninju.

Tak ada yang berguna. Tak ada semangat.

Maka, kobarkan semangatnya, Pak. Jangan cuma mengkritik saja.

Mereka semua Petunju handal. Latihlah mereka dan lihatlah.

Pak, kenalkan petinju andalanku, Laxmi.

Lux. Ikut tinju selama 8 tahun hanya agar bisa jadi Polisi.

Tak ada semangat bertarung. Hanya seperti buih sabun 'Lux'!

Madhi, pelan-pelan!

Jangan cepat-cepat!

Madhi, hati-hati!

Cepat!

Adi, kau suka dengan semuanya?

Kau tak ingat aku? Aku 'Innocent'. Kenapa kau diam saja, Pak?

Ada masalah? / Bawakan aku Pengacara.

Tentu. Tapi, untuk apa?

Aku perlu menuntut seseorang. / Siapa?

Ayahmu, karena memproduksi makhluk sepertimu.

Dasar Pelatih gendut! Seperti kantong tinju! Pergilah!

Laxmi, Merah. Diksha, Biru. Ronde Pertama.

Ayo, hajar, hajar, hajar!

Kau pasti melaju ke Delhi!

Berdasarkan poin, Biru-lah pemenangnya.

Apa?

Ini curang. Lakukanlah sesuatu. / Akulah yang harusnya menang.

Wasit, apa-apaan ini? / Biar ku atasi.

Wasit, Lux bertanding dengan baik.

Pak, mereka curang! Tolong tanyakan pada mereka.

Hey, bukankah kau Pelatih baru? Jangan diam saja, lakukan sesuatu.

Jika musuhmu itu Anak si Bos, Hanya KO-lah yang berguna.

Lux hanya menepuknya. / Ayolah, Pak! Permainan Lux bagus!

Bagus? Di gelanggang tinju, bukanlah tempat menari balet.

Para gadis ini hanya pantas jadi ibu rumah tangga.

Kumohon kesana dan selesaikan ini, Pak.

Aku hanya menyeka pantatku sendiri, bukan orang yang lain.

Dasar penipu! Apa ada yang menyuapmu?

Satu sikutanku cukup untuk membunuhmu, orang lemah!

Madhi! Hentikan! Ayo kita pergi!

Madhi, jangan main kasar. / Baik! Aku akan tenang. Janji.

Dasar keparat! Kau sebut dirimu juri?

Akan ku ajari kau tinju! Ini pukulan atas!

Siapa petinju itu?

Jawablah! Siapa dia?

Adik Lux, dia bukan petinju. Dia penjual ikan!

Menghancurkan kesempatan Lux. Dasar nenek sihir!

Ikan salmon! Cepat beli keburu habis!

Apa ikannya segar?

Ini bukan pacarmu! Berani pegang, ku potong tanganmu!

Ini lebih segar dari mukamu. Enyahlah! Sana!

Ikan paling segar!

Di mana kau belajar tinju?

Kenapa? / Di mana kau belajar tinju?

Kau mau mengemis? Caramu basi! Tanda-tanda penuaan!

Kemarilah, Nak. / Wow! 'Miss World' memanggilmu.

Sana, kalian memang tercipta satu sama lain. Sana!

Hey Bu, kemarilah! Jangan hancurkan usahaku! Pergilah!

Ambillah. Sekarang katakan... Sejak kapan kau belajar tinju?

Tentu. Tapi ada syaratnya. / Apa?

Masukkan dulu ke pantatmu!

Hey, Bu! Ikan segar!

Datanglah ke gym, Aku akan melatihmu. 2 jam setiap pagi dan sore.

Aku akan bayar 500 per hari.

Hey, Tn. Arogan! Ali.. Pelatihku Muhammad Ali.

Melayang bak kupu-kupu, tapi menyengat bak lebah.

Mandilah sebelum berlatih. Baumu menyengat!

Lux! Lihatlah! / Semua ikannya laku?

Dari pelatihmu. Dia menawariku 500 setiap hari.

Bajingan! Aku akan.. / Tenang, Juara. Ini untuk latihan.

Kau mau? / Tentu saja!

Pandian bilang dia itu hidung belang.

Lalu kenapa? Dia bukan Dewa yang bisa membuatku terpikat!

Wow, uang! / Kembalikan!

Hormati ayahmu! Melihatnya aku serasa mau muntah!

Bukan kau, aku yang mau muntah! Kembalikan uangku, Samikannu!

Hey apa katamu? Samikannu? Tidak, Namaku Samuel sekarang.

Apa?! Kau ubah namamu demi uang! Ya Tuhan!!

Oh Dewa, Si Pendosa tak tahu apa yang dia ucapkan.

Kau juga harus ganti nama Diana! / Omong kosong!

'Honour thy Father and thy Mother. Hallelujah!'

Mana sapunya? Apa yang takkan kau lakukan demi uang!

Pagli Main Jhalli Gila, gila, Aku tak bohong

Aasman Mein Uddne Chali Paani Ki Machhli Seekor ikan mencoba terbang di angkasa

Duniya Ki Fiqar Na Mujhe Hai Koyi Parwah Aku tak peduli soal dunia

More Indonesian subtitles for Saala Khadoos (Irudhi Suttru)

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left