Las primeras 200 líneas.
Apa ucapanku salah?
Bisakah aku hidup seperti ini saja?
Apa orang perlu alasan untuk hidup?
Bagaimana bisa orang hidup
tanpa makna?
Begitukah?
Bagaimana dengan keluarga?
Keluarga?
Keluarga...
Keluarga...
Reporter Kim akan melaporkannya.
Presdir Grup PL Oh koma karena stroke.
Dia tak bisa menjalankan tugas selama 300 hari hingga hari ini.
Konflik soal presdir berikutnya kian buruk.
PRESDIR OH KOMA
PL satu-satunya perusahaan domestik yang mengembangkan teknologi sendiri.
Selama 24 tahun,
PL Group telah membuat kemajuan besar di industri pakaian.
Presdir Oh Se muda hanya punya putri 26 tahun,
Oh Young.
MASA DEPAN PL GROUP...
Selama 300 hari, Lee Myung Ho, tunangan Oh Young mengemban tugas
sebagai Presdir.
Entah PL Group akan memilih Pemimpin baru
atau menunggu Presdir sembuh,
PL Group harus membuat keputusan besar.
Aku tak bisa menjadi Presdir lagi.
Aku ingin menikahi Young selagi dia masih hidup...
Saat orang tua sakit,
kita tak boleh mengadakan acara besar, bukan?
Pengacara Jang?
Benar.
Walau mendesak, tapi kita tak boleh melakukannya.
Dokter menyuruh kita bersiap-siap
- jika sesuatu menimpamu sendiri... - Ayahku...
masih hidup.
Jaga ucapanmu.
- Semuanya. - Ikut.
As dua pasang.
Raja... Full house.
Tunggu.
Dua poker.
Apa-apaan ini? Kalian semua bersekongkol. Kenapa selalu aku?
Kenapa aku?
Ini bukan saatnya untuk tertawa.
Kurasa kau benar. Banyak sekali.
Apa yang kau lakukan? Tangkap mereka!
Orang ingin menemukan makna hidup.
Jadi...
Untuk menemukan makna hidup,
ada yang mempertaruhkan nyawa
untuk seseorang yang bahkan takkan mereka ingat.
Dan ada
yang mempertaruhkan nyawa
untuk mengejar keinginan yang akan sirna.
Semua orang mencari makna kehidupan.
Kalau begitu, dalam hidup yang kacau ini,
apa aku harus mencari maknanya juga?
Apa itu akan membawa perubahan dalam hidupku?
Dalam hidup ini aku beranggapan hanya bisa memercayai diriku sendiri.
Akankah matahari bersinar terang pada orang sepertiku?
Kalau begitu, haruskah kucoba?
Kelak...
kau akan meninggalkanku.
Semua berubah seperti yang kau yakini.
Aku tak akan rugi apa pun.
Haruskah aku memercayai ucapan orang yang tak berguna?
Bahkan jika aku dibodohi?
Apa itu akan membuat hidupku menyenangkan?
Kau...
kejam.
Kuakui itu.
Selamat malam, Young.
Jika kau putra tunggal Presdir,
aku putra Jobs yang tak diketahui.
Aku akan berbohong kepada orang lain,
tapi aku takkan berbohong kepada kalian.
Ibuku bercerai ketika umurku 8 tahun dan adikku berusia 6 tahun...
Dia hanya membawamu, tapi meninggalkan adikmu dengan ayahmu.
Tapi ibumu tiba-tiba meninggal.
Itulah kenapa kau hidup menjadi pelayan seperti ini.
Kebohongan yang sama lagi?
Ucapanku itu benar.
Baik, kalau begitu mintalah uang kepada ayahmu
dan berhenti menjadi pelayan.
Saat ibuku meninggal, dia melarangku untuk meminta uang kepada Ayah.
Jadi, aku takkan menemuinya
untuk menghormati pesannya.
Saat aku menjadi koki di restoran Italia,
aku akan mendatangi adik dan ayahku dengan bangga...
Dengan bangga? Dalam mimpimu.
OH SOO
Sudah kubilang ubah namamu!
Aku benci namamu sama dengan kakakku.
Dan kau memakai alamatku?
Itu alamat Soo, bukan alamatmu!
Aku lakukan itu karena tak ada yang bisa kirim surat ke rumahku.
Namamu berarti 'menyelamatkan'?
Ibuku memilih nama itu agar aku bisa menyelamatkan adikku dan dunia.
Makna itu tak digunakan dalam nama.
Tapi itu keren. 'Soo' berarti 'menyelamatkan'...
Oh Young adalah adikku.
Apa artinya ini bagimu?
Tak ada arti spesial. Artinya hanya "pohon".
Pohon?
Itu karena aku dibuang di bawah pohon.
Di dekat panti asuhan ada banyak pohon juga.
Direktur yang menamaiku.
Apa itu benar?
Apa dia ditinggalkan di bawah pohon?
Aku bertanya kepadamu kau tidur dengan siapa semalam?
Diam itu berarti mengaku. Apa kau mengakui yang kukatakan?
- Murahan sekali! - Sarapan sudah siap.
Kau mencintai So Ra?
Aku hanya mencintaimu.
Bajingan itu!
Kau tak melukis?
Pulanglah! Aku tak mau melihatmu.
Kau tak melukis dan hanya bermain-main dengan wanita!
Dompetmu?
- Dompetnya? Kenapa? - Di samping tempat tidur.
Kau memanjakannya dengan uang.
Itu untuk tanaman.
Dia membawa tanaman senilai 10.000 won tapi mengambil 100.000 atau 200.000.
Sebutannya penjual bunga, tapi sebenarnya pencuri.
Jika terus berbicara soal itu denganku sambil lalu,
kau akan celaka saat suasana hatiku sedang buruk!
Hei,
Kenapa itu ada di sana?
Astaga.
Kenapa kau menggeledah kamarku?
Astaga. Kau gila.
Jin Sung,
apa dia sungguh membunuh adik Hee Sun?
Siapa membunuh siapa?
Dia putus dengannya setelah berpacaran sebentar.
Dia sangat marah hingga dia menabrakkan motornya ke...
- ke truk... - Soo!
Tak ada handuk. Ambilkan.
Baik.
Tolong persiapkan dengan baik untuk musim dingin.
- Kita kehilangan banyak pohon tahun lalu. - Baik.
Apa pelayan di rumah?
Aku tak tahu.
Katanya dia akan membersihkan...
Nona Young di rumah...
Kau keluar sendiri!
Apa Sekretaris Wang pergi?
Di taman.
Tolong tanda tanganmu di sini? Kami punya...
beberapa surat tercatat.
Baik, di sini dan di sini.
Di sini.
Surat apa yang kami dapatkan?
Ini dan itu, seperti tagihan pajak.
Mari kita lihat.
Oh? Oh Soo?
Saudaramu mengirimimu surat lagi.
Dia mengirim surat dua bulan sekali sejak musim gugur lalu.
Apa kau pernah membaca suratnya?
Dia mengirim surat tercatat.
Jadi, aku menyerahkannya langsung ke Sekretaris Wang.
Itu!
Aku sudah membacanya. Tolong berikan suratnya.
Tentu saja, ini.
- Hati-hati. - Sampai jumpa.
Permisi!
Pak!
Hei!
Hei?
Kau mau pergi?
Aku buta. Ke mana aku bisa pergi?
Ke Pusat Penampungan.
Kau butuh sopir?
Aku tak pakai mobil setelah ayahku sakit.
Aku sudah telepon taksi.
Naik taksi sendiri...
Kita semua hidup sendiri.
Aku harus lebih tegar, siapa tahu ayahku tak akan bersamaku lagi.
Kau masih tak memercayaiku.
Karena kau, ayah dan ibuku bercerai,
dan ibu serta kakakku meninggalkanku.
Aku tak memercayaimu meski waktu berlalu.
Sebaliknya, ayahku selalu memercayaimu,
lebih dari dia memercayaiku.
Omong-omong...
kau sungguh tak tahu kabar kakakku
sejak ibuku meninggal 14 tahun lalu?
Ayahmu melarangku mencari tahu tentang dia...
Apa dia mengatakan itu saat ibuku hidup?
Aku benci ayahku.
Walau dia tak bisa berada...
di sisiku,
dia membuatku jadi penyendiri
dan tak mencari kakakku.
Omong-omong...
kenapa kau kemari?
Aku...
ingin tahu apa kau menerima suratnya.
Surat? Tidak.
No comments yet. Be the first to leave one.