The Woman King

The Woman King

Descargar subtítulo en Indonesian

Información de lanzamiento

The Woman King 2022 720p WEBRip x264 AAC-[YTS MX]
Comentario por jameslango
(Teks Kuning) untuk durasi 02:14:49

Etiquetas

webrip
web
x264
720p
720
BRip
TS
YTS
Publicado el: 2022-11-04
Descargas: 106
Para personas con discapacidad auditiva: No

Vista previa de los subtítulos en Indonesian

Las primeras 200 líneas.

Alih bahasa oleh: jameslango.

AFRIKA BARAT. TAHUN 1823.

Kerajaan Dahomey Afrika berada diujung jalan.

Sang Raja baru, Ghezo, mengambil alih kekuasaan.

Musuh mereka, Kekaisaran Oyo, bergabung bersama rakyat Mahi...

untuk menyerang desa-desa di Dahomey dan menjual tawanan wanita mereka kepada penjual budak Eropa.

Sebuah perdagangan jahat yang telah membuat kedua bangsa itu masuk kedalam lingkaran setan.

Bangsa Oyo yang kuat punya senjata modern dan kuda perang.

Tapi, raja muda itu punya senjata sendiri yang sangat menakutkan:

Yaitu sebuah pasukan elit wanita, Agojie, yang dipimpin oleh seorang Jenderal yang bernama Nanisca.

Sekarang, para ksatria wanita itu adalah garda terdepan peperangan antara Oyo dengan Dahomey.

DESA MAHI

Agojie! Agoj...

Agojie!

Tidak!

Dimana para tawanan?

Dimana rakyat kami?

Kami cuma petani. Kami bukan penculik!

Jenderal.

Kalian akan segera pulang.

Tapal kuda.

Pasti kuda milik pasukan Oyo.

Siapa dia?

Ibuku.

Kami akan mengembalikanmu ke desa.

Kuharap ayahmu.../ Mereka telah menjualnya.

Begitu juga kakakku.

Mereka menjual semuanya.

Jenderal.

Para tawanan siap berangkat.

Bawakan aku ksatria yang terkuat.

KERAJAAN DAHOMEY

Terima kasih.

Tak masal... Nawi!

Ya?/ Beritahumu ibumu agar...

menemuiku untuk bahas gaunnya.

Gaun apa?

Gaun pengantinmu.

Aku akan membuatmu tampak cantik.

Cepat beritahu dia.

Kau punya calon baru?

Aku tak paham maksudnya.

Mereka tiba.

Ayo cepat.

Kemari!

Putriku! Kemari!/ Putriku!

Kakakku!

Kakakku!

Ibu!

Akhirnya kau kembali.

Aku mau lihat./ Shh!

Raja tak mengizinkan kita untuk menatap pasukan Agojie.

Nanisca.

Kita sudah menang.

Mereka disini menyambutmu.

Mereka tak sadar ada iblis yang akan kemari.

Mereka tahu kau akan melindungi mereka.

Aku ingin menghadap raja.

Dia tak mau diganggu hari ini.

Beritahu raja. Aku akan menunggu.

Agojie meminum darah korban...

yang mereka bunuh./ Tidak.

Mereka suka memenggal kepala musuh...

dan merebus kulit mereka di kuali panas.

Kakak! Kakak!/ Nawi.

Hmm?/ Ada tamu.

Orang kaya dari Cana.

Ayo.

Ayo.

Mungkin saja dia tampan.

Aku punya tiga ladang sawit.

Kau harus bekerja.

Kau tak mau bicara pada calon suamimu ini?

Dirumahku, kau harus patuhi aturanku.

Nawi!

Maafkan putriku.

Bisikan itu ternyata benar.

Gadis ini...

tidak layak.

Tn. Abade.

Ayo!

Aku ingin serahkan putriku pada raja.

Dia selalu melajang.

Aku tak mau menikah dengan pria tua yang suka memukul.

Kalau begitu, jadi tentara saja.

Kau akan paham sakit itu apa.

Masuk.

Di dalam istana, kau tak perlu menundukkan pandangan.

Ayo.

Tutup mulutmu.

Kau mirip ikan saja.

Apa isinya itu?

Pewarna kain.

Oh.

Kau kira apa?

Kepala manusia.

Bukan.

Itu baru kepala manusia.

Itu adalah beberapa tengkorak penjajah desa kita.

Sisanya kami jual ke Ouidah.

Pria tak diizinkan masuk ke istana ini saat gelap.

Kecuali pria itu sudah dikebiri.

Karena dibalik tembok ini adalah istana khusus wanita.

Ayo.

Hei.

Silahkan mandi dulu.

Pasukan Oyo, kalian lihat ini?

Teman-teman kalian dibunuh...

oleh wanita.

Kaum Dahomey menjadi gelap mata dibawah pimpinan raja baru mereka.

Selirku.

Selirku.

Selirku.

Selirku.

Nanisca, ikut aku.

Kenapa Nanisca bisa dekat dengan raja?

Padahal dia kotor, dan tak sopan.

Dia bertempur demi raja selama kudeta berlangsung.

Akhirnya dia naik pangkat.

Memangnya kau bisa apa?

Cuma bisa mengangkang saja.

Kaum Oyo memasuki wilayah kita.

Mereka merusak perdamaian ini.

Kalau mereka kesini untuk minta upeti...

kita takkan bayar.

Tapi akibatnya bisa terjadi perang./ Migan, selama ini kita...

selalu diatur oleh Oyo sejak ayahku jadi raja.

Kau tak capek begitu terus? Eh?

Oh, karena kita takut pada kekuatan mereka.

Karena rasa takut.

Yang Mulia, kerajaan mereka dua kali lebih besar dari kerajaan kita.

Mereka punya senapan dan kuda perang.

Kita butuh waktu untuk memperkuat pasukan kita.

Pasukan Agojie siap, kok.

Berapa jumlah pasukanmu yang tewas...

saat bertempur melawan kaum Mahi yang lemah itu?

Yang Mulia, aku dapat bisikan bahwa kita akan mendapat Jenderal baru.

Pertempuran kemarin cuma main-main saja.

Tak lebih.

Aku setuju.

Dahomey harus menjunjung tinggi perdamaian.

Begitu juga dengan Oyo.

Alasan kami bertempur adalah karena perdagangan manusia.

Mereka dijual dijadikan budak.

Itu seperti racun yang lambat laun akan membunuh kita.

Dan orang Eropa tahu peluang ini.

Mereka datang ke negeri kita untuk membeli budak.

Mereka kesini untuk berdagang.

Kita jual saja apa yang mereka mau.

Tapi kenapa harus jual manusia?

Untuk ditukar dengan senjata?

Menjual manusia untuk ditukar dengan senjata?

Itu seperti lingkaran setan yang tak ada ujungnya.

Bukan begini caranya.

Roh leluhur telah berbicara.

Ifá sedang mencari cahaya.

Lalu apa saranmu, Nanisca?

Kita punya sumber daya untuk dijual.

Emas. Minyak sawit.

Kita bisa gandakan panen kita.

Dia ingin membuat bangsa kita jadi bangsa petani.

Aku hanya ingin menyelamatkan Dahomey.

Dewa telah memberi raja baru pada kita.

Seorang raja yang harusnya ditakuti.

Tak ada orang yang takut pada petani.

Kami sudah mulai mengumpulkan upeti.

Menurutku kita bayar saja upetinya, untuk mengulur waktu.

Aku berjanji...

ini yang terakhir kalinya.

Dan soal minyak sawit, Nanisca, buktikan padaku.

Buktikan berapa banyak yang bisa kau produksi. Nanti kita akan lihat.

Kau bicara seenaknya didepan raja.

Kau mempertaruhkan jabatanku.

Jika raja menghormatiku...

itu karena aku layak.

Gboje.

Namaku Amenza.

Kalian berada di istana Ghezo...

generasi ke-9 Kerajaan Dahomey...

titisan macan tutul Agasu...

kesayangan Sang Dewa Kembar, Mawu dan kakaknya Lisa.

Kalian ditawarkan untuk bergabung dengan pasukan pelindung raja.

Kita bertempur...

atau kita mati.

Kita bertempur demi Dahomey...

demi saudari kita...

dan demi raja kita.

Kalian akan dihormati.

Kalian akan dibayar atas jerih payah kalian.

Kalian bebas berpendapat.

Tidak ada suku atau kerajaan di Afrika...

yang punya hak istimewa seperti disini.

Untuk bisa mendapatkan kehormatan ini...

kita harus sanggup hidup dibalik tembok istana ini.

Tak boleh punya suami.

Tak boleh punya anak.

Wanita Mahi...

kalian takkan disakiti atas keputusan kalian.

Aku memberi pilihan pada kalian.

Jika ada yang tak mau tinggal disini...

More Indonesian subtitles for The Woman King

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left