Las primeras 200 líneas.
KEPADA SITUS NONTON STREAMING, MOHON TAK MERUBAH APAPUN KONTEN SUB INI
Dengan bonus SPEKTAKULER Daftar sekarang di r e c e h o k i . n e t
Daftar sekarang di re c e h o k i . n et Main bersama RECEH88 & menangkan ratusan juta rupiah!
Berdasarkan film berjudul "Unstoppable" karya Kim Min-ho
Hari ini juga penuh semangat.
Ba Tu, apa kau sadar
pasar lagi ramai hari ini?
Tak usah banyak omong. Cepat!
Kulihat hari ini Nona Li
berdandan rapi.
Mengamati. Jangan lihat yang tak seharusnya.
Ayo!
Permisi permisi.
Selamat pagi!
Makasih atas kerja kerasnya.
Selamat pagi!
Halo.
Halo.
Kalian kerja keras lagi semangat ya.
Kukasih tahu ya,
kalau tak bisa bayar uang sewa,
pergi saja dari sini!
Putranya paman itu penjudi berat.
Dia mencuri semua uangnya.
Uang sewa tak bisa dibayar sekarang.
Jangan lupa bayar sewanya. / Tn. Bin.
Kak, uangnya.
Tn. Bin, maaf.
Tn. Bin, bisakah kau bayar kembalian modal
investasi terakhirku?
Aku lagi butuh uang sekarang. Aku sungguh mengharapkannya.
Bukankah sudah kubilang
mereka tak mengembalikan uang apapun padaku. Aku bisa apa?
Tapi... Tn. Bin...
Tn. Bin.
Tn. Bin!
Halo?
Wow, besar banget!
Bagaimana?
Aku belum pernah lhat yang sebesar ini.
Ini dibesarkan sendiri, produk kualitas super.
Ini bisa balik modal dalam 3 bulan.
Bisa berlipat dalam 6 bulan. Dalam setahun bisa kalian hitung.
Itu uang yang banyak.
Hati-hati kalau ngomong.
Jangan sia-siakan kebaikanku.
Bos Zhu, harap maklum.
Orang-orang ini sering berbisnis sebelumnya.
Tapi bisnisnya tak pernah sukses.
Aku mengerti. Amat dimengerti.
Pasar memang beresiko. Hati-hati berinvestasi.
Tapi apa kalian berdua pernah mikir
mengapa kulakukan ini?
Karena ini tak ada di pasaran.
Bisnis, atau lakukan lebih awal
atau lakukan dengan baik. Ini kepiting King.
Saat kau jual ke pasaran
Kayak, orang Afrika tanpa alas kaki mulai pakai sepatu.
Pikirkan.
Saat waktunya tiba
jam tangan emas ini, mobil ini,
semua akan terlihat standar saja.
Bagaimana?
Kalau tak ada masalah
kita teken perjanjian untuk pembayaram barangnya.
Baik.
terjemahan broth3rmax
Siapa?
Aku punya uang, akan kulunasi!
Pasti akan kulunasi.
Aku... juga pasti... / Masuk!
Aku... pasti nanti bayar.
Aku juga pasti bayar.
Kumohon, tolonglah...
Beri aku waktu.
Aku... pasti bayar.
Aku ada uangnya. Jangan sakiti aku!
Aku mohon!
Aku ada uangnya.
Beri aku waktu beberapa hari. Beberapa hari saja.
Sudahlah.
Anggap saja ini tersandung.
Lalu, brak!
Membentur itu.
Kepalamu itu
kebuka!
Tidak, jangan! Aku punya uangnya! Pasti kubayar!
Aku ada uangnya! Pasti kubayar!
Kumohon! Beri aku waktu!
Beri aku waktu!
Kau ingat sudah berapa kali kami ke sini?
Sudah banyak ongkos perjalanannya.
Karena kau tak bisa bayar,
atau bunuh dirilah. / Tolong jangan. Pasti nanti kubayar!
Aku ada uangnya!
Tidak mau, oh.
Maka biar kulakukan sendiri.
Jangan!
Tolong!
Tolong!
Pegangi ya!
Kalau meleset akan lebih sakit. Ini penting!
Sebaiknya sekali coba.
Bos, maaf. / Harusnya kamu tekan, bukan begitu?
Ayah?
Sana, pergi, pergi! Keluar sana nonton TV.
Calon mertuaku,
anda tak apa-apa?
Anda punya putri yang cantik. Kenapa anda tak bilang?
Mestinya aku tak lakukan ini.
Kumohon... jangan sakiti putriku.
Aku mohon.
Jangan sakiti putriku.
Nanti pasti aku bayar.
Aku mohon... aku mohon biarkan dia pergi. / Kau harus terima kasih sama putrimu.
Putrimu menyelamatkan nyawamu.
Ingat, kalau berani lapor polisi
putrimu akan mati.
Jangan ganggu dia! Kumohon!
Kumohon lepaskanlah dia.
Aku mohon...
Selamat malam. / Aku mohon...
Aku mohon...
Aku mohon...
TaNa, apa kau capek kerja hari ini?
Kulakukan 3 kerjaan sehari.
Paling tidak aku ada sopir.
Kau benar.
Seekor kuda bagus, sadelnya harus bagus.
Aku ah... aku akan selalu jadi pelindungmu.
Berapa kali kubilang padamu jangan makan itu.
Tak ada nutrisinya. / Nutrisi apa yang masih kau perhatikan?
Bukan berarti kondisi keluarga kita
kehabisan uang. Paling tidak tambahkan ceker ayam.
Tambahi daging babi saus coklat.
Minimal, tambahkan
kepiting King. Bagaimana?
Kepiting kayak apa itu?
Batu, kau gila ya?
600 ribu dolar!
Aku tahu harganya 600 ribu dolar.
Mungkin dalam 2 hari bisa jadi 6 juta dolar.
Kau selalu saja bilang begitu.
Beberapa tahun ini aku sendiri tak berani beli baju bagus.
Aku berusaha hemat. Nabung 600.000 buat DP rumah.
Aku tak peduli!
Kau pergilah sana ambil lagi uang itu!
Rokok.
Kau pergilah sekarang juga. Ambil lagi uangmu itu!
Kalau kau tak menginginkan uangmu kembali, maka jangan pulang!
Tana!
Apa kau tak lihat depan kalau lagi nyetir?
Sayang, kau tak apa-apa?
Tadi itu... / Maafkan saya.
Kalau anda sudah perbaiki mobilnya langsung carilah saya.
Akan saya ganti biayanya.
Sebaiknya anda turun dulu dan lihat sendiri.
Sudah tak perlu. Kami lagi buru-buru.
Sebaiknya lihat dulu.
Mobil anda tak kenapa-kenapa.
Uang ini
cuma sebagian saja, masih ada lagi. / Anda pasti salah paham.
Saya bukan meminta uang.
Sebaiknya anda turun dulu dan periksa mobilnya.
Hey,
saya bisa bicarakan ini sekarang. Terima uangnya dan pergi!
Apa-apaan... anda tak paham juga?
Terima saja!
Apa anda tak lihat semua orang sedang buru-buru pulang sekarang?
Nih terimalah!
Jangan diambil. Berdirilah.
Ayo berdiri.
Mana sopan santun anda?
Nabrak mobil orang tapi masih bersikap kasar!
Sayang...
Apa orang kaya merasa rugi minta maaf
kalau nabrak orang karena merasa punya uang?
Sudahlah. Biar aku saja yang ngomong.
Ini uang anda.
Pak...
Pak...
Apa ruginya buat orang kaya minta maaf
kalau nabrak orang karena merasa punya uang?
Minta maaf!
Maafkan saya!
Maafkan saya. Ini mengejutkan anda berdua.
Maaf atas kelalaian dia.
Nyonya,
jangan marah begitu. Tak baik
kalau marah.
Tak apa. Mobil kami akan diperbaiki.
Saya akan menghubungi anda semua.
Sayang, ayo.
Aku tak bercanda. Jangan pulang sampai kau ambil lagi uangmu!
Tana. / Aku cuma makan Bento.
Tana. / Aku pulang naik taksi saja.
Tana!
Sayang!
Naik taksi...
juga bayar pakai uang!
No comments yet. Be the first to leave one.