Las primeras 200 líneas.
Tahun 1980-an.
Dekade terburuk dalam sejarah manusia.
Celana preppy, papan ketik.
Potongan rambut bodoh, Jazzercise, dan "Katakan Tidak Saja".
Semuanya benar-benar payah!
DARI KISAH NYATA
Apa yang kau lakukan saat kau lahir di waktu yang salah?
Kau buat jadi milikmu.
ACARA MALAM INI HABIS
Dan itu yang kami lakukan pada Sunset Strip.
Kami tinggal di ujung jalan dari Whiskey a Go Go yang tenar.
Setiap akhir pekan, anak-anak dari Valley ke pantai membanjiri jalan.
Setelah acara, mereka membawa pestanya ke tempat kami.
Polisi sering menendang pintu kami, sampai harus kami tutup pakai paku.
Jadi semua memakai jendela.
Itu Tommy, drummer kami. Dia banyak mengambil pilihan buruk.
Lihat ini. Kau akan terkejut!
Bicara soal pilihan buruk, itu aku. Mencoba buktikan betapa punk aku.
Wah.
Kayla.
Hei, buka pintunya.
Aku tahu kau ada di dalam, Kayla. Ayo, buka pintunya.
Ini sungguh kau?
Menurutmu?
Itu penyanyi kami, Vince.
Dia tak memikirkannya,
yang dia pikirkan, "Astaga, aku terlihat tampan di selebaran itu."
Hei. Kau anggota grup?
Grup musik apa?
Dan Mick Mars. Dia itu alien.
- Apa yang kau lakukan? - Jangan khawatir!
Kami bukan grup musik. Kami adalah geng.
Ya ampun. Ini dia.
Geng berisi orang dungu.
Jika aku akan ceritakan kisah ini, kita mulai dengan masa kecilku yang bahagia.
Jadi, mari kembali saat aku sebelum menjadi Nikki Sixx.
Kembali ke Frank Carlton Feranna, Jr. Itu aku.
Ayahku menamaiku seperti dirinya, tepat sebelum dia pergi.
Meninggalkanku dengan tiga hal ini.
Atas dan bawah. Sudah kubilang sikat gigimu ke atas dan bawah.
Berengsek.
Seorang ayah tiri yang bajingan.
Ibu?
Dia.
Dan musik.
Kecilkan suaranya, Frankie.
Apa itu?
Kelihatannya seperti apa?
Dapat dari mana?
Mungkin dia mencurinya.
Siapa pria ini?
Kau pikir aku tak tahu dari mana kau dapatkan semua ini!
Jadi, kau menyadari sesuatu yang aku lakukan, sekali ini!
Jangan bicara ibumu seperti itu, Bajingan Cilik.
Serius? Siapa kau?
Kau tahu? Aku tak peduli.
Akan ada lagi dirimu yang lain besok.
Kau ingin tahu?
Dia pria lain dalam hidupku yang akan kau usir...
seperti bagaimana kau mengusir ayahmu!
Usiaku waktu itu dua tahun, Dasar Jalang!
Dia meninggalkan kau!
Kalau begitu kenapa dia tak mencoba menghubungimu, Frankie?
Persetan kau!
Pergi dari sini.
Buka pintunya, Frankie.
Sial.
Buka pintunya!
Sialan!
Kau anak kurang ajar. Buka pintunya.
Buka pintu...
Sayang, jangan!
Apa yang kau lakukan, Sayang?
Saat itulah ibuku ditahan karena aku.
Tentu saja aku tidak menyakitinya.
Frankie, tolong katakan padanya apa yang terjadi.
- Aku ingin kau tenang sekarang. - Aku melahirkannya, dia putraku.
Aku tenang.
Frankie.
Frank, kau harus jujur tentang apa yang terjadi.
Jadi, kau berpegang teguh pada ceritamu?
Dia menyerangmu dengan pisau?
Tidak.
Ya.
Ini yang akan terjadi, Frank.
Jika kami membawa dia pergi,
Negara akan menempatkanmu di rehabilitasi remaja sampai usia 18 tahun.
Itukah yang kau inginkan?
- Bu, ayolah. - Bukan salahku.
Aku akan memberimu waktu bersama putramu, jadi,
jaga perilakumu.
Ayolah, Frankie.
Kenapa kau melakukan ini?
Aku ibumu!
Kau bercanda?
Aku menginginkan seorang ibu,
tetapi kau hanya peduli dengan dirimu dan semua pacar bodohmu.
- Dengarkan aku. - Tidak, dengarkan aku, ya?
Aku takkan melihatmu.
Aku takkan berbicara padamu.
Kau tinggalkan saja aku sendiri, Deana.
Frankie.
Baik.
Lakukan sesukamu.
Mungkin aku ingin dia peduli, tapi persetan!
Aku tahu apa yang kubutuhkan, aku hanya perlu waktu lama mencapainya.
Aku berakhir di jalanan Hollywood.
Aku bangkrut, kelaparan, dan aku tak punya orang untuk dipercaya,
jadi aku membuat kesalahan yang dibuat anak tak diinginkan lainnya.
Aku mengejar hantu.
Halo.
Apa ini Frank Feranna?
Siapa ini?
Hai, Tuan Feranna.
Ini anakmu, Frank Jr.
Anak? Apa yang kau bicarakan?
- Tidak... - Aku tidak mengenalmu.
- Tidak, ibuku, dia Deana-- - Tidak. Jangan telepon lagi.
Itu kali terakhir aku bicara dengannya.
Dan terakhir kali aku memakai namanya.
DEKRET PERUBAHAN NAMA
Nikki Sixx?
Baiklah.
Bung! Asyik, ya! Akhirnya, giliranku.
Berapa lama waktu yang Nikki dapatkan di film ini, Kawan. Sial!
Pria ini memasukkan ibunya sendiri ke penjara.
Maksudku, aku suka dia, tapi terkadang, banyak permasalahan di dirinya,
kau tahu maksudku?
Aku tak begitu.
Aku hanya seseorang yang teramat romantis, Bung.
Tentang cinta, setiap waktu.
Ya.
- Hei. - Hei.
Jadi, siapa tampil malam ini?
Mereka.
Mereka laku keras di akhir pekan di Starwood, yang merupakan hal besar.
Cukup keren.
- Usaha bagus, Pop. - Ibumu membuat makan malam. Kau turun?
- Aku sudah terlambat menjemput kekasihku. - Kau punya pacar baru?
Ya, tapi kurasa aku benar-benar jatuh cinta kali ini.
- Terima kasih, Bu. - Sama-sama.
Terima kasih.
Astaga. Kalian sewalah kamar.
Makan. Kau kurus sekali.
Ya, kaki ayam.
Kau juga seperti itu.
Astaga. Itu celanaku. Ibu!
Tapi celananya jauh lebih cocok dipakai aku!
Sampai nanti, pencipta!
Ibu.
Kau seharusnya suruh dia melepasnya!
MALAM INI LONDON
Tadi keren!
Lebih baik dari yang terakhir!
Apa terakhir kali mereka berkelahi di panggung?
Itu bagian terkerennya!
Dua, tolong.
Bung!
Jangan lihat. Tunggu.
Oke, lihat sekarang, tapi jangan terlihat seperti sedang melihat.
Oh, sial! Kau terlihat seperti sedang melihat.
Itu Nikki Sixx.
- Siapa? - Dari grup yang baru kita tonton.
Haruskah aku bicara dengannya? Aku harus bicara dengannya, 'kan?
Ya, kurasa.
Aku segera kembali.
Hei, tadi keren, Bung.
Pertunjukannya, bukan hidungnya, tapi itu cukup keren juga.
Penyanyinya berengsek.
Aku tahu, aku lihat. Persetan. Dia pantas dihajar.
Aku punya postermu di dinding kamarku.
Aku tak percaya aku mengatakan itu.
Copot poster itu, Bung. London sudah berakhir.
Butuh sesuatu lagi?
Bisa ambilkan aku Jack and Coke?
- Dan untukmu, Sayang? - Tolong panekuk blueberry.
Grup baruku akan menjadi sesuatu yang belum pernah dilihat siapa pun.
GITARIS UTAMA BISING KASAR AGRESIFG DI GRUP MUSIK GILA. HUBUNGI MICK
Pria itu terlihat cukup asyik.
Kau membawa itu ke mana-mana?
Ya.
Dari mana kau belajar melakukannya?
Marching band di SMA.
Hei, tapi aku rock juga.
- Terima kasih, Dottie. - Hanya untukmu.
Apa-apaan? Bukan itu yang kutujukukkan, Sid.
Ya, aku tahu, tapi itu tidak seperti semua yang pernah kumainkan sebelumnya.
Itu adalah intinya, Bung.
Mari istirahat.
Baiklah, aku bisa...
Tommy, ke luar.
- Tommy. - Semuanya baik, Kawan.
Sial.
Aku tak merasakannya, Kawan. Aku tak bisa...
Dia hanya paham irama. Kita akan terdengar lebih baik saat menemukan pemimpin.
Astaga.
Lihat pria ini.
Wah, Kawan. Kau bisa?
- Ke sini untuk audisi? - Ya.
- Baiklah, aku Tommy. - Mick Mars.
No comments yet. Be the first to leave one.