Información de lanzamiento

언니는 살아있다 Sister is Alive E30 170722 id-VIU
언니는 살아있다 Sister is Alive E29 170722 id-VIU
Comentario por anyhow
Source Sub: VIU, Video Ver: NEXT, Sync for all version of Episode 29

Etiquetas

other
Publicado el: 2017-07-23
Descargas: 21
Para personas con discapacidad auditiva: No

Vista previa de los subtítulos en Indonesian

Las primeras 200 líneas.

Aku akan tetap menghormati Anda.

"Episode 29"

Aku akan tetap menyayangi Anda.

Akan kuselesaikan urusan

yang sedang Anda coba selesaikan.

Jangan mencemaskan keluarga Anda, Bu Sa.

Aku akan mengurus mereka

selayaknya keluargaku sendiri hingga aku tiada.

Jadi,

beristirahatlah dengan damai.

Bu Sa.

Apa-apaan?

Siapa kamu?

Aku?

Aku pasangan Pimpinan Goo, Min Deul Lae.

Kakak.

Deul Lae.

Deul Lae.

Sedang apa kamu di sini?

Kita bahkan sudah mengikat janji.

Aku seharusnya menghadiri

peringatan kematian ibumu, bukan?

Izinkan aku menyampaikan pesan untuk menghormatinya juga.

Ada yang ingin kusampaikan kepada ibumu.

Karena dia ibu pria yang kucintai, aku akan memanggilnya Ibu.

Ibu.

Aku tahu Ibu tidak menyukaiku karena aku seorang aktris,

tapi aku tidak akan bisa berpisah dengan Pil Mo.

Aku sangat mencemaskannya. Tidak bisa kubiarkan dia terluka.

Jika Ibu marah tentang ini, Ibu bisa hidup kembali

dan mendampingi Pil Mo.

Jika Ibu tidak bisa melakukannya, aku yang akan melindungi dia.

Entah apa yang terjadi di antara kita

hanyalah salah paham atau yang sebenarnya.

Tapi untuk sekarang, aku akan melindungi putra Ibu.

Aku akan melindunginya

dari wanita keji dan jahat itu

yang hanya menyulitkannya.

Jadi, izinkan aku menjaga Pil Mo,

dan beristirahatlah dengan damai.

Boleh aku duduk di sampingmu?

Kita akan menemui Se Hu di sini?

Dia duduk di samping jendela.

Seol Ki Chan?

Dia adalah Se Hu?

Se Kyung.

Kenapa kamu ada di sini?

Sedang apa kamu di sini?

Apa kamu

mengikutiku lagi?

Jangan konyol.

Memangnya aku ada waktu untuk mengikutimu?

Aku baru saja rapat di sini.

Kenapa dia belum datang juga?

Anda sudah menemuinya?

Jangan terima telepon mereka mulai sekarang.

Apa?/- Jangan bicara dengan mereka lagi.

Selain itu, lakukan segala cara untuk membungkam panti asuhan

sebelum Pak Oh berkunjung ke sana.

Kamu sanggup menanganinya?/- Aku akan mengurusnya.

Aku kehilangan sahabat karena kamu.

Karena kamu dan keserakahanmu!

Kosmetik Ruby adalah perusahaan yang cacat.

Kamu membayar lima juta dolar untuk tanah yang mengandung

limbah industri tanpa menyelidiki lebih jauh.

Kamu membohongiku?

Berani sekali kamu.

Aku akan menghancurkan semua milikmu satu per satu.

Cobalah merasakan hal yang sama.

Mana mungkin...

Mana mungkin Ki Chan adalah Se Hu.

Kenapa harus dia?

Tunggu sebentar.

Bu Lee mengetahuinya selama ini?

Apa yang terjadi?

Sesuai yang kukatakan kepadamu.

Aku tidak akan putus denganmu.

Walau itu berarti aku akan menjadi anak durhaka

dan aku akan dihukum karena ini,

aku akan bersamamu selamanya.

Terima kasih telah mengambil keputusan yang sulit itu.

Aku tidak akan

melepaskan tanganmu.

Aku pun demikian. Aku akan menempel di sisimu seperti permen karet.

Omong-omong, aku ingin minta tolong kepadamu.

Minta tolong?

Min Deul Lae.

Beraninya orang sepertimu duduk di samping Pimpinan?

Itu tempatku.

Itu adalah tempat

yang akhirnya kumiliki setelah 30 tahun!

Pijatannya enak.

Pijatannya enak, bukan?

Pil Soon, aku sangat iri.

Kamu kepala cabang di sini?

Andai ada kakak yang bisa membuka tempat seperti ini untukku.

Benar begitu, Sayang?/- Ini tidak penting.

Yang terjadi kepada Bu Lee lebih penting.

Bu Lee?

Kalian seharusnya melihat

ekspresi mukanya saat dia tercengang di sana.

Tadi dia sangat terkejut

dan itu lucu sekali.

Deul Lae sangat menyebalkan,

tapi dia membuatku puas hari ini. Aku menyukainya.

Dia memang mudah emosi.

Apa?

Kamu mengenalnya? Kalian berteman?

Itu...

Aku pernah melihatnya di TV karena dia seorang aktris.

Omong-omong, belum saatnya merasa senang.

Rencana kedua harus dilakukan selagi keadaan memihak kita.

Apa?

Rencana kedua?

Kita harus menemukan lokasi tempat dia meminta

tonik herbal yang beracun itu.

Benar. Kita harus menemukan para bedebah itu.

Ponsel Bu Lee pasti menyimpan

nomor telepon tempat itu. Coba cari tahu.

Baiklah.

Kamu juga bilang ibumu menulis wasiatnya sendiri, bukan?

Apa itu sudah pasti disegel?

Itu tidak disegel, tapi ditandai dengan cap jempolnya.

Benarkah?

Itu sudah pasti dipalsukan.

Dia bisa saja mengecapnya

dengan cap jempol ibumu saat dia tidur.

Semuanya ada di "The Its Know".

Kamu benar juga.

Kamu terdengar cerdas hari ini.

Aku selalu cerdas.

Omong-omong, soal wanita itu...

Makin kita menggali dirinya, dia makin mencurigakan.

Dia mirip bawang bombai.

Mari kita bergerak ke rencana kedua. Baiklah.

Kamu siap?/- Ya.

Satu, dua, tiga. Maju!/- Maju!

Astaga, wanita ini./- Apa-apaan itu?

Ayo kita lakukan lagi.

Satu, dua, tiga. Maju!/- Maju!

Hentikan itu!

Dia tidak datang?

Tapi kalian sudah berjanji akan bertemu.

Ya, aku menunggunya,

tapi dia bahkan tidak menjawab teleponnya.

Ada yang aneh.

Mungkin seharusnya aku tidak cerita tentang dirimu sebelum mencari tahu.

Kupikir orang tuamu benar-benar mencarimu.

Aku tidak tahu apa yang terjadi.

Ya, ini Seol Ki Chan dari Kosmetik Saudari.

Tadi kamu bilang siapa namamu?

Kamu sedang apa?

Yong Ha sering bersin belakangan ini.

Aku perlu teliti membersihkan kamar agar dia tidak terkena rhinitis.

Kenapa? Ada sesuatu di wajahku?

Tidak, aku hanya bersyukur karena ada kamu.

Biar aku yang bersihkan.

Kamu duduk saja di sini dan bersantai.

Maafkan aku.

Kurasa aku harus pulang lebih awal karena merasa kurang sehat.

Kamu sedang sakit? Akan kuantar pulang.

Tidak usah. Aku akan naik taksi.

Sampai jumpa./- Sampai bertemu besok.

Ha Se./- Jung Yoon.

Kini kamu terlihat seperti mahasiswa.

Kamu pasti populer di antara para gadis.

Jangan pura-pura tidak tahu.

Kamu sudah tahu siapa yang kusuka.

Aku serius dengan ucapanku kepadamu tempo hari.

Aku ingin resmi berpacaran denganmu.

Soal itu.../- Hei.

Ha Se. Ikutlah denganku.

Sedang apa kamu?

Lepaskan tangannya. Dia kesakitan.

Tutup mulutmu

jika kamu enggan dihajar oleh temanmu.

Jae Dong!

Lepaskan tanganku. Sakit!

Kenapa kamu tidak bisa bilang?

Kenapa kamu tidak bilang bahwa aku pacarmu?

Bagaimana bisa?

Orang-orang akan segera tahu jika aku mengatakannya.

Pak Wakasek juga akan tahu.

Kita juga hampir ketahuan waktu itu.

Kita sudah pasti harus putus jika ketahuan.

Kamu yakin karena takut ketahuan?

Bukan karena aku pengangguran dan belajar masuk universitas

selama tiga tahun?

Apa yang kamu bicarakan?

Kenapa kamu bilang pengangguran?

Kamu akan ikut audisi dan menjadi penyanyi.

Kamu akan menjadi sangat terkenal, jadi, untuk apa aku malu?

Aku takut

kamu akan kabur sebelum aku sukses.

Bahkan sekarang pun, kamu sangat manis dan cantik.

Kamu akan lebih cantik begitu mulai kuliah.

Teman priamu akan lebih banyak.

Lantas, kamu tidak akan puas punya pacar seperti aku.

Bodoh. Kamu tidak tahu betapa kerennya dirimu.

Bagiku, kamu pria paling tampan dan keren di dunia.

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left