Información de lanzamiento

아버님제가모실게요 Father I'll Take Care of You E30-170225
Comentario por anyhow
[VIU Version] Perfectly synced for all versions. Saya hanya menyelaraskannya dengan semua versi dari episode 30 dan mengunggahnya. Selamat menonton 😊

Etiquetas

other
Publicado el: 2017-02-26
Descargas: 3
Para personas con discapacidad auditiva: No

Vista previa de los subtítulos en Indonesian

Las primeras 200 líneas.

Dia orangnya.

Setelah dia mengambil foto untuk buku tahunan,

ayahnya meninggal.

Karena itu, dia tidak bisa datang untuk mengambil buku tahunannya.

Aku mendengar dia dikirim ke panti asuhan,

Astaga, kasihan sekali.

Dia pandai dan baik.

Adiknya selalu menunggunya

di taman bermain setiap hari.

Aku sering mengajaknya ke kantorku dan memberinya makanan.

Dia anak yang sopan.

Dia akan membungkuk untuk berterima kasih kepadaku.

Astaga, menyedihkan sekali.

Bagaimana hal seperti itu bisa terjadi kepada mereka?

Kurasa aku harus melakukan sesuatu untuk ini.

Aku tidak bisa membiarkan ini begitu saja.

"Episode 30"

Hyun Woo!

Aku harus bicara denganmu!

Dengar.

Apakah kamu...

Hei, Jeong Eun!

Kak Jeong Hwa?

Sedang apa kamu di sana? Bantu aku mengangkat koperku.

Hei, aku segera kembali. Tunggu di sini.

Ya?

Ya, Kak.

Omong-omong, dia siapa?

Bukan siapa-siapa. Hanya tetangga yang tinggal di seberang jalan.

Ayo masuk. Kenapa kamu kembali? Apa kamu sedang berlibur kemari?

Ini bagus. Bawakan koperku, ya?

Ayo masuk, Ye Bin.

Tunggu di sana, ya?

Astaga, lihat siapa yang datang. / - Jeong Hwa.

Putri ayah.

Aku sangat merindukan Ayah.

Sudah berapa tahun?

Kenapa tidak memberi tahu kami jika kamu akan datang?

Ayah baik-baik saja, bukan?

Tentu saja, Sayang.

Ayah.

Paman dan Bibi, Kak Jeong Hwa datang.

Mereka sudah bertemu, bahkan secara dramatis.

Ayah tidak berubah sama sekali.

Ayah tetap awet muda.

Hentikan, ayah sudah tua.

Kamu tahu berapa usia ayah tahun ini?

Han Jeng Hwa, apa kamu tidak merindukan nenek?

Nenek juga baik-baik saja, bukan?

Kamu tidak perlu menanyakan itu demi menyenangkan nenek.

Siapa yang datang? Kenapa berisik sekali?

Hei, Jeong Hwa.

Ibu, Ibu tampak tua sekali.

Apa terjadi sesuatu pada Ibu?

Apa Ibu menderita suatu penyakit?

Beraninya kamu bicara seperti itu kepada ibumu?

Kamu sudah bertahun-tahun tidak bertemu ibumu.

Berani-beraninya kamu tidak sopan dan menanyakan pertanyaan begitu?

Dia begitu karena anak-anaknya merepotkan dan membuatnya menderita.

Ada apa denganmu? Kamu tidak bilang akan datang.

Bagaimana dengan suami dan mertuamu?

Aku belum sempat duduk, tapi Ibu sudah banyak bertanya.

Bisakah Ibu memasakkan makanan untukku dahulu?

Aku tidak suka makanan di pesawat.

Sekarang, makanan di pesawat kelas satu pun tidak enak.

Kenapa diam saja?

Aku meminta Ibu memasak makanan.

Cepat.

Astaga.

Apa dia sudah masuk?

Bagaimana caranya membuat dia keluar?

Seharusnya aku tidak melewatkan kesempatan itu.

Apakah ini Ye Bin?

Terakhir kali nenek buyut melihatmu saat kamu masih sangat kecil.

Kita bertemu lagi hari ini.

Ye Bin, ini nenek buyutmu.

Ayo menyapa. Halo.

Ada apa dengannya?

Dia tidak bertemu Nenek sejak usia dua tahun. Dia merasa canggung.

Kamu tidak sepantasnya mengatakan itu dengan bangga.

Sehebat apa pun kehidupanmu di Amerika,

kenapa kamu tidak kembali lima tahun terakhir ini?

Apa aku tidak ada kegiatan? / - Lalu, apa yang kamu lakukan?

Kamu melepaskan pekerjaan hebatmu sebagai pembaca berita

dan pindah ke Amerika begitu kamu menikah.

Kamu hanya mengunjungi kami setelah Ye Bin lahir.

Ibu rumah tangga di Amerika juga sangat sibuk.

Memangnya hanya ibu rumah tangga di Amerika saja yang sibuk?

Ibu rumah tangga di Korea jauh lebih sibuk.

Kamu tidak perlu menyiapkan perjamuan mewah di hari peringatan

atau membuat kimchi dalam jumlah banyak.

Kamu masih saja kasar dan bermuka masam.

Kamu tidak berubah sama sekali.

Ibu, dia sedang makan.

Apa mertuamu baik-baik saja?

Ya. / - Suamimu?

Jawab dia.

Apa suamimu, James Jeong, baik-baik saja?

Kami ingin tahu apa dia memberimu banyak uang sebagai pengacara.

Ya, dia baik-baik saja.

Ibu, aku ingin dagingnya matang seperti sepek.

Baiklah, tunggu sebentar.

Senang bisa melihatmu, jadi, aku meneleponmu

untuk terakhir kali sebelum aku pergi.

Ada yang ingin kukatakan kepadamu.

Kamu mempunyai seorang kakak.

Kamu mempunyai seorang kakak.

Kamu mempunyai ayah, tapi kamu harus menemukan kakakmu dan berbahagia.

"Nona Kim Mi Young"

"Nona Kim Mi Young"

Nomor yang Anda tuju tidak terdaftar.

Silakan memeriksa dan memasukkan nomor kembali.

Ye Bin sangat cantik.

Dia mirip ayahnya.

Dia juga agak mirip Jeong Hwa.

Ibu benar. Dia berbeda dengan Ah In.

Benar.

Kamu sangat manis.

Seong Joon, kamu sudah pulang. / - Kamu sudah pulang.

Kamu sudah makan malam? / - Sudah.

Ye Bin, ini pamanmu. Sapalah dia.

Halo.

Apa Kak Jeong Hwa ada di sini?

Ya, dia sedang mandi. Sapalah dia setelah dia keluar.

Baiklah.

Halo, Ye Bin.

Lama tidak bertemu. Maaf paman tidak mengenalimu.

Kamu sudah besar.

Halo, Kak.

Lama tidak bertemu. Apa Kak James baik-baik saja?

Kamu masih tinggal di sini? / - Apa?

Sampai kapan kamu akan tinggal di rumah ini?

Bukankah seharusnya kamu sudah hidup mandiri?

Apa maksudmu? / - Jeong Hwa!

Ada apa, Ayah? Dia sudah bertahun-tahun tinggal bersama kita.

Sekarang, dia sudah dewasa. Dia seharusnya hidup mandiri.

Beraninya kamu? / - Ayah.

Apa Ayah masih lebih menyukai anak angkat Ayah dibandingkan aku?

Apa?

Hei, bisakah kamu berhenti bicara omong kosong?

Saat kamu pergi selama lima tahun,

Seong Joonlah yang paling baik kepada kami.

Bukan itu maksudku.

Dia terlalu kurang ajar.

Jeong Hwa, ikut ibu. Kita harus bicara. Ayo.

Ada apa? / - Hentikan dan ikut ibu.

Ibu, ini... / - Diam!

Apa wanita itu sudah gila?

Seong Joon.

Apa kamu gila? Ada apa denganmu? / - Apa aku salah?

Tolong hentikan. / - Dahulu, Ibu sangat kesal

saat pertama kali dia datang.

Ibu terlalu baik kepadanya.

Bukankah usianya sudah lebih dari 30 tahun?

Bagaimana Ibu bisa tinggal dengannya selama lebih dari 20 tahun?

Hei. / - Dia sudah dewasa.

Suruh dia pindah.

Aku bingung apa yang terjadi kepada keluargaku.

Sudahlah, lupakan saja. Kita harus bicara tentang kamu.

Kenapa denganku? / - Kenapa James belum meneleponmu?

Dia tidak hanya tidak menelepon kami sejak kamu tiba.

Tapi sudah lama dia tidak pernah menelepon.

Jangan memusingkan dia.

Jeong Hwa.

Paman tahu Jeong Hwa kembali ke Korea?

Ya, dia tiba di Bandara Incheon pukul 2 dini hari tadi.

Sekarang putri Hyung Seop yang arogan sudah kembali.

Keadaan ini semakin menguntungkan kita.

Sidang perceraian antara dia dan James Jeong, seorang pengacara

di Washington D.C., belum selesai.

Paman menerima laporan bahwa dia menggugat cerai

karena James terlalu kekanak-kanakan.

Sedangkan, dia bermasalah dengan ibu mertuanya.

Kemungkinan, dia akan menang.

Kemungkinan besar, dia akan mendapatkan tunjangan yang besar.

Aku yakin Han Hyung Seop akan merasa sangat buruk.

Tentu. Sebagai orang tua, pasti sedih melihat putrinya

bercerai.

Tapi tidak sebanding dengan kesedihan orang yang ditinggal mati.

Aku ingin Han Hyung Seop merasakan sakitnya kematian

dengan membuat putrinya terpuruk.

Aku harus mencari cara.

Bagaimana dengan ayahmu? / - Dia meninggal secara tidak adil.

Sopir itu akhirnya tewas gantung diri.

Karena itu, aku kehilangan adikku.

Dia memiliki dua orang putra.

Dahulu, aku diadopsi. Sekarang, aku mencari adikku

yang telah hilang 20 tahun lalu.

Jadi,

jika keadaannya seperti itu...

Ibu.

Ibu!

Ibu, putri Ibu kembali. Kenapa Ibu mengabaikan aku?

Ibu!

Ae Ri, aku demam.

Jadi, aku tidak bisa bernyanyi untukmu

di bawah jendela kamarmu.

Aku ingin kamu ke tempat kita

melakukan ciuman pertama kita.

Aku masih mengingat aroma bibirmu

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left