Las primeras 200 líneas.
Baik.
Bayangkanlah...,
Kiamat baru saja dimulai.
Baik, aku membayangkannya.
Tak seorangpun siap, kan?
Karena itu baru saja terjadi, dan kekacauan di mana-mana,
semua orang berkata "Apa yang harus kita lakukan?"
"Dunia sudah berakhir"
Dan kita berubah menjadi iblis,
kasar, kejam,
membakar mobil-mobil.
Dan salah satu dari kami keluar...,
dengan ratusan pon kuningan dan baja diikat di belakang kami
dan mulai membakar segalanya,
benar-benar dikepung oleh api.
Ya?
Menurutmu siapa yang harus bertanggung jawab?
Ibu Medusa? Persetan dengan Ibu Medusa.
Bung, sepertinya aku tak akan keluar lagi malam ini.
Kejadian yang lalu begitu buruk.
Aku tak tahu hal buruk apa lagi yang bakal terjadi.
la mungkin meludahi aku, atau menendang kemaluanku.
Pasti sangat menyenangkan.
Kita bisa bersenang-senang.
Baik, dengar. Malam ini kita keluar lagi.
Kurasa gadis-gadis tak menyukai aku lagi.
Kau tahu apa yang kupikirkan saat itu ketika aku menatap matamu...,
dan kau menodongkan pistol besar itu ke arahku?
Apa?
Keras kepalamu mengingatkan aku akan Tuan Humungous.
Tidak, aku serius. Itu mengagumkan.
Dan aku adalah Birdman saat itu. Manis sekali.
Baik, dengar. Kita akan keluar malam ini,
jika aku memergoki kalian menatap seseorang...,
Aku tak peduli apakah dia pria, kau harus memukulnya.
Jemput mereka, dan bawa mereka pulang,
dan aku akan berada di samping kalian sepanjang waktu.
Sepanjang waktu.
Baik. / Sampai aksi penyelesaian.
Baiklah.
Benar kita tak butuh tangki itu?
Ya. Baiklah.
Kau takut ia memantul?
Bung, kau memegang senapan laras 12.
Tak masalah. / Baiklah.
Tunggu.
Sudah beres. Kita beralih ke diesel.
Gas propana hanya untuk perempuan.
Penerjemah: xtalplanet
Ayo, sudah waktunya bersiap.
Tuan dan nyonya,
tolong perhatiannya sebentar.
Namaku John Huck, dan ini saatnya acara utama.
Coba lihat makluk kecil mungil ini...,
jangkrik!
Baiklah. Hei! Mana lampu sorotnya?
Halo. Baiklah. Terima kasih.
Aku butuh dua orang nekat...,
untuk berlomba memakan jangkrik...,
memperebutkan karcis restoran seharga $50.
Hei, Johnny! Kenapa?
Apakah itu Milly?
Aku akan memakan jangkrik itu. Apa sulitnya?
Baiklah. Adakah diantara kalian...,
yang mau bersaing dengan gadis tak berdosa ini?
Kenapa?
Aku akan bertanding dengan anak papi itu. / Baik.
Sial. Terdengar ancaman bagiku, kan?
Baiklah. Kita lihat pertandingannya!
Kau akan kalah.
Bung, kulihat itu hal paling manis yang pernah kau lakukan.
Kukira itu hal paling tolol yang pernah kulakukan.
Bung, kau dapat nomor teleponnya? / Persetan kau.
Hei, bung.
Astaga, bukankah ini gadis nakal...,
yang mencuri kehormatanku?
Akulah orangnya. / Apa kabar? Silakan duduk.
Baiklah. / Oh, hei.
Hei.
Pertunjukan yang bagus tadi.
Terima kasih. / Sepertinya sudah 12 jam...,
aku tak pernah melihat gadis yang memasukkan begitu banyak kotoran di mulutnya.
Oh, wow. / Sangat memikat.
Maaf. Namaku Aiden.
Milly. / Asal kalian tahu,
mungkin tadi hal paling bodoh yang pernah kulakukan demi $50.
Kau pikir itu bodoh? Harusnya kalian ada di sini minggu lalu.
Apa? Minggu lalu kami ada di sini! / Kau di sini?
Ya. Ketika orang tua menyeramkan itu keluar dari kerumunan.
Tidak! / Apa masalah pria itu?
Jadi kau yang membakar mereka?
Kubiarkan kalian tahu rahasia kecil.
Mereka yang membakar aku. / Apa?
Ya! / Kami di sini berjam-jam.
Dan kau merindukan itu? / Ya.
Astaga. Yang kuinginkan di malam itu hanyalah...,
melihat hal itu.
Sepertinya kau banyak teman. / Ya!
Hati-hati pada anak-anak ini. Mereka berbahaya.
Mereka yang harus hati-hati terhadap kami.
Baik. Kita akan butuh...,
tiga gelas bir dan satu satu gelas besar.
Astaga. Tidak. / Apa?
Baik, kalau begitu wiski saja. Ya?
Joe! / Masing-masing dua gelas wiski.
Kau punya kartu remi?
Aku tak diizinkan mengeluarkan kartu remi di sini.
Aku sudah tahu. / Bagus.
Hei, kau rupanya, sobat. / Hei.
Kau pikir bisa menyelinap begitu saja tanpa diperhatikan?
Aku tidak menyelinap. Aku berniat mengambil minuman untukmu.
Sungguh? / Ya.
Tapi aku tidak ahli dalam mendapatkan perhatian bartender.
Tak apa, kita bisa lakukan bersama. / Baik. Keren.
Jadi, temanmu itu sedikit brengsek.
Apa, Aiden? / Ah! Ayo!
Tidak, dia cuma sinting.
Sekali kau mengenalnya, dia adalah pria termanis yang pernah ada.
Aku percaya. Hei, apa kau bersedia menemui aku?
Maaf. Aku sibuk. / Bagaimana pekerjaanmu?
Baik. Kau tahu, seperti biasa. / Ya, aku mendengarmu.
Apa yang bisa kuambilkan untukmu? / Um...,
Aku butuh dua gelas bir dan dua gelas wiski.
Kau lihat? / Sempurna.
Bagus.
Jadi namamu Woodrow? / Ya.
Milly. / Senang berkenalan denganmu.
Sama-sama.
Tadi mengagumkan, bukan? / Apa?
Perlombaan tadi. / Oh, ya, ya.
Kita berlomba bersama.
Kau memanggilku anak papi. / Ya.
Aku berpikir "Wow, siapa pria ini?"
Dan ternyata aku tidak bisa memakan seekor jangkrikpun.
Oh, kau benar. / Mungkin.
Jadi kau siapa? Dari mana asalmu? Apa yang kau lakukan?
Oh, wow. Baiklah.
Aku tinggal di sekitar sini,
tapi asalku dari Wisconsin.
Dan aku menghabiskan..., / Oh, astaga.
Apa?
Maaf. Sepatumu.
Oh, ya. Aku harus membeli yang baru. Yang ini sudah kumal sekali.
Maafkan aku. Apa pekerjaanmu?
Aku membuat penyembur api.
Kau membuat penyembur api? / Ya.
Sialan kau. / Tidak, aku serius.
Dan aku bersemangat soal itu.
Mungkin itu hal paling aneh yang pernah aku dengar.
Aku menyukaimu.
Aku juga.
Baik, minumlah.
Aku mabuk. Tak bisa. / Baik. Akan kubuat kesepakatan.
Maukah kau pulang bersamaku jika aku meminum semuanya?
Tidak.
Baik. Kalau begitu itu kesepakatan kita.
Astaga.
Tidak.
Astaga.
Hei!
Kalian tak apa-apa?
Tampaknya dia mendatangi kita.
Sial.
Baik. Taruh ini diantara payudaramu.
Tunggu. Tidak.
Dan masukkan ini ke dalam mulutmu.
Jangan jadi pengecut.
Jadi? / Jadi?
Senang sekali bisa bertemu denganmu di sini.
Sama-sama.
Apakah kita bisa keluar lain kali?
Tentu saja.
Bagaimana kalau besok malam kita makan malam?
Ya. / Baiklah. Keren.
Kau ingin nomor teleponku? / Ya.
Aku butuh nomor teleponmu. / Baik.
Apa kabar, teman? / Hei, apa kabar.
Oh, sial. / Ya.
Kau dari mana?
Oh, tunggu. Bukankah ini sudah hari sabtu?
Apa yang mereka lakukan padamu?
Menelan pedang berapi?
Apa? / Tidak.
Mereka membuatku memakan jangkrik. Hidup-hidup.
Itu menjijikkan, Milly.
Aku tahu.
Serius, itu jorok.
Maksudku, itu cara yang baik untuk sakit.
Sebenarnya...,
aku bertemu pria keren tadi.
Iyakah?
Dia menjadi lawanku dalam lomba itu,
dan aku mengalahkannya.
Aku mau tidur.
Baik. / Selamat malam.
Selamat malam.
Hei, Tn. Dancy Feet. Bisa minta tolong pegang ini sebentar?
Ya.
Gadis yang tadi malam? / Ya?
Itu sangat sinting, kan? / Aku tahu, bung.
No comments yet. Be the first to leave one.