Las primeras 66 líneas.
Episode 13
Guru Negara sedang berpatroli
Minggir!
Guru Negara sedang terburu-buru.
Aku juga sedang terburu-buru.
Aku lihat,
lebih baik Guru Negara memberi jalan untukku.
Guru Negara, beri jalan!
Guru Negara, beri jalan!
Cari mati!
Serang!
Guru Negara ini benar-benar tidak masuk akal.
Sihir iblis!
Sihir iblis!
Lapor!
Lapor Guru Negara,
ada siluman menghalangi jalan di depan.
Ada siluman menghalangi jalan.
Berani-beraninya siluman menghalangi jalanku!
Berani sekali menghalangi jalanku!
Ada apa ini?
Guru Negara, beri jalan!
Guru Negara, beri jalan!
Guru Negara!
Lapor!
Oh
Oh, ternyata kau
Aku paling benci nenek sihir tua sepertimu yang berlagak seperti dewa!
Ada berita lagi.
Sudahlah.
Malas meladenimu.
Guru Negara
Ada orang tak dikenal menghalangi jalan di depan.
Iya, iya, aku tahu.
Nanti saja kita bicarakan.
Lizhu sudah kudapatkan!
Kali ini kita kaya!
Ayo pergi!
Cepat pergi ke Tiankeng.
Jangan pedulikan siapa pun yang menghalangi jalan.
Baik.
Adik-adik jangan menangis
Ibu, Ibu tertawa gembira
Adik-adik jangan menangis
Ayah, Ayah membuat boneka
Kupu-kupu tetaplah kupu-kupu,
tak bisa terbang keluar dari jaring.
Ayimu
Jenderal
Ikat dia!
Jangan biarkan harta karun ini kabur!
Sialan!
Apa terburu-buru?
Domba kecil
Kamu akan kuurus
Bos
Bagaimana, perlu lapor pejabat?
Lapor pejabat?
Kau tidak lihat mereka itu pejabat?
Hai
Tunggu saja nanti kau disuruh membersihkan tempat ini
Katakan!
Kau orang siapa?
Siapa yang mengirimMu?
Aku orang Hu.
Kau juga.
No comments yet. Be the first to leave one.