Leyla Everlasting

Leyla Everlasting (9 Kere Leyla)

Descargar subtítulo en Indonesian

Información de lanzamiento

Leyla Everlasting NF WEB-DL
Comentario por MarBot
Retail from Netflix

Etiquetas

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Publicado el: 2020-12-07
Descargas: 19
Para personas con discapacidad auditiva: No

Vista previa de los subtítulos en Indonesian

Las primeras 200 líneas.

PERSEMBAHAN NETFLIX

Ini menjadi ladang pembantaian lagi.

Penemuan pembunuhan.

Jika dipikir-pikir, seorang pria menemukan cara untuk membunuh.

Dia bunuh saudaranya.

Suatu penemuan!

Yang mereka tahu hanyalah cara membunuh.

Jika tak ada orang untuk dibunuh, mereka bunuh diri sendiri…

di mana wanita menemukan cinta.

Apa yang dilakukan pria?

Cinta tak cukup bagi mereka.

Mereka harus menipu wanita agar percaya mereka rela mati

hanya untuk membuktikan diri.

"Aku mencintainya, jadi, kubunuh dia."

"Dia tak mencintaiku, jadi, kubunuh." "Dia mencintai orang lain, jadi, kubunuh."

Cinta harusnya tak berujung ke pembunuhan, tapi hanya untuk bercinta.

Tapi bagaimana!

Sayang, aku terbiasa dengan kematian aku tak merasa sedih lagi.

Tapi dilupakan itu menyakitkan.

Tak ada yang ingat namaku.

Namaku Lilith.

Lilith.

Penyihir berambut merah.

Wanita pertama. Sebelum adanya hawa.

Pelayan Ular.

Perusak rumah tangga, pencemburu, pembenci wanita, pemakan pria,

Apakah aku tampak seperti itu?

Aku istri pertama Adam,

tapi aku menjadi penyihir pertama manusia.

Lihat semua lukisan dan manuskrip itu.

Semua tentang kepahlawanan Adam.

Tak ada yang bertanya tentang perbuatanku.

Adam membuat dunia lebih baik, dan aku memburu wanita, bukan?

Enyahlah dari sini.

Ini dunia pria.

Aku yang menciptakan tulisan.

Aku yang pertama belajar dan mengajar cara bertani.

Aku mendomestikasi hewan, dan menciptakan roda.

Persetan dengan fabel "wanita mengurus rumah."

Mereka tak tahu cara membangun rumah.

Langsung saja membahas masalah lain.

Aku ingat saat kami menggeliat dari lumpur.

Kami bingung dan telanjang.

Semua sangat indah.

Sampai aku bilang aku tak mau tunduk.

Apa yang terjadi?

Masih ada api membakar di diriku.

Bagaimana aku memadamkannya?

Aku sudah habiskan tujuh keran.

Beberapa pria memang layak dipertahankan.

Jadi, aku akan mencoba lagi…

lagi, lagi dan lagi,

hingga kutemukan hasrat terdalamku.

Hasrat terdalammu, yang harus kau cari.

Aku memberi tahu bukan hanya terapismu, tapi juga temanmu.

NERGIS PENASEHAT PERKAWINAN

Ny. Leyla, apa hasrat terdalammu?

Apa yang mungkin jadi hasrat terdalamku?

- Ademku, tentu saja. - Sangat menarik.

Lalu apa arti Tn. Adem bagimu?

ADEM EVLIYAOGLU ARKEOLOG

LEYLA EVLIYAOGLU IBU RUMAH TANGGA

Dia hidupku.

Aku ketakutan jika dia tiba-tiba mati…

Kenapa… Apa? Kenapa kau berkata itu?

Kenapa bicara kematian? Tak ada hubungannya.

Kau lihat bagaimana dia panik? Dia tak bisa mengurus dirinya.

Jika kutinggalkan sendiri dua minggu, dia bisa mati…

Kenapa mati? Ayolah.

Tn. Adem, ketakutan pada kematian selalu muncul saat kita bicara.

Takut mati ini menghambat hidupmu. Sejak perkumpulan pemburu…

Dia bukan pemburu. Biar kujelaskan.

Saat Adem masih anak-anak, dia tertimpa pamannya dari balkon.

Ya, dan hasilnya adalah ini…

- Trauma. - Benar. Trauma.

Ini hasil dari trauma itu.

Paman…

- Aku paham. - Tidak. Dia paman orang tuaku.

- Terserah. - Tubuhnya besar.

Tak ada yang paham.

Berkat pengetahuan modern, orang bisa hidup hingga 150 tahun.

- Ya, benar. - Mereka yang punya uang, tentu.

Bersyukurlah, kau punya banyak uang.

Maaf menyela, tapi Adem tak mengurus uang.

Rumah besar, tabungan dan deposito…

Dia tak mengurus itu semua. Semua di bawah kendaliku.

Itu semua benda duniawi baginya.

Sayang, kau belum makan seharian. Kau harus makan sesuatu.

Makan ini.

- Aku tak mau. - Tapi asam lambungmu…

Aku tak mau. Aku tak sarapan.

Apel sudah cukup.

Aku bosan dengan pernikahan.

Jadi, artinya, kau tak mau menikahiku lagi?

Ya…

Aku masih muda.

Anggap saja

ada wanita muda, cantik,

berkulit putih, pintar, menggoda dengan bibir merah muda.

Adem, hati-hati. Itu pertanyaan jebakan.

Tentu, semua pria tua… Maksudku, pria dewasa punya fantasi.

Bicara tentang fantasi, bagaimana Tn. Adem di ranjang?

Oh!

Ini pertanyaan jebakan.

Pertama, Adem dan aku menikah karena cinta.

Maksudku, bercinta, mengerti…

Jika saja dinding di wastu bisa bicara.

Suatu hari, dia ingin bercinta, dan pulang cepat dari kerja.

Dia masih muda dan bergairah dulu.

- Astaga, Ny. Leyla. - Ya, dia tak mau berhenti.

- Dia harusnya tak berhenti. - Aku tak mau mendetail.

- Dia harusnya tak berhenti. - Sepertinya kau juga tak bisa berhenti.

Dia harusnya tak berhenti.

Jangan berhenti! Jangan!

Cokelat rasberi.

Apa?

Rasanya seperti cokelat rasberi.

Aku ingin bilang itu, tapi tak bisa selesaikan kalimat.

Adem?

Kau tak suka hidungku?

Aku suka.

Kau operasi plastik dua kali, kusuka keduanya.

Ya, aku memang punya hidung bagus.

Itu indah.

Mungkin kau tak mencintai jiwaku.

Kenapa tidak, Pai Ceri?

Jiwamu seindah hidungmu.

- Itu bintangku. - Leo. Bintang yang bagus.

Jika kau tak suka, kita carikan yang baru.

Apa yang tak kau suka dariku? Pasti ada yang kurang.

Aku suka segalanya darimu, Apel Merahku.

Tidak.

Kau tahu? Mari menunggu Leyla di sini.

Dia bisa tahu apa yang kau tak suka dariku.

Sudah kubilang aku akan mencari cara, Puding Manis.

Ya, tapi kau tak mencarinya.

Mungkin Leyla tahu.

Mungkin kau harus mengurangi sesi konsultasi kami.

Bilang, "Ini tak bisa.

Berikan dia separuh properti, dan ceraikan dia."

Kau bilang itu. Atau aku yang bilang padanya?

Tamumu sudah datang, dan kau masih di ranjang.

Ini hari lelang.

Jika aku orang lain…

Kita harus bangun.

…apakah aku mencintai diriku?

Tentu. Aku tetap akan jadi diriku.

Semua orang mencintaiku.

Contohnya, Haris.

Harris di sini lagi?

- Haris. - Harris.

Harris.

HARIS ADIVAR PENGACARA

Apa kabarmu? Kuharap baik.

FARUK GARIPOGLU ANAK BUAH MAHDUM

HARUN GARIPOGLU ANAK BUAH MAHDUM

Kau mau ke mana? Tunggu saja.

Salam, Tn. Mahdum.

Apa? Hentikan. Jangan.

Apakah perlu?

Ini masalah prinsip.

Datanglah ke rumahku, jika ada waktu.

Saat aku tak ada di rumah.

MAHDUM AKSAMAN KOLEKTOR

SPESIALIS ARTEFAK PUTRA YANG BERDUKA

Anak buahku

akan memberikan dua jilid bukuku, Prinsipku dan Zen.

Kau akan membacanya dua kali.

Jangan tiga kali. Dua sudah baik.

- Apa kabar? - Aku baik-baik saja.

Kau yang terobsesi dengan angka dua.

Pak…

Izin penjualan koleksi Tn. Adem.

Ini daftarnya. Tanda tangan.

Jika kau bisa tanda tangan…

Perlu aku baca?

Ya. Tidak membaca adalah kelemahan usia kita.

Kau tak kenal Tn. Adem. Ini pertama kali kau bekerja padanya.

Dia akan menulis "Roma Kuno" di sini, dan ternyata artefaknya…

adalah palsu.

- Mari lakukan sesuai aturan. - Di mana Tn. Adem?

Tentu saja di rumah. Dasar bajingan!

- Adem? - Apa?

Aku dan Haris, menurutmu kami pasangan serasi?

Tidak, Kompot Italiaku.

Ini saatnya bilang, "Aku harus bicara dengan Leyla."

Jangan memikirkannya.

Aku tak suka berpikir. Buruk untuk otakku.

Aku menjadi depresi jika memikirkan hal lain selain diriku sendiri.

Aku tak suka menjadi depresi. Aku jadi tegang dan buruk untuk kulitku.

Jangan depresi, Sayang.

Sirop Mapelku, kita akan segera menikah…

begitu aku bercerai.

Maksudku, jika Leyla mau bercerai. Segera.

Dia tak mau bercerai. Ini rumit.

Ada banyak sekali properti.

Baiklah, Adem! Ini sudah terlalu lama.

Aku tak suka jika bertele-tele.

Berikan aku waktu. Aku akan tangani ini, Sayang.

DAFTAR CAKRAM MUSIK

More Indonesian subtitles for Leyla Everlasting

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left